Anda di halaman 1dari 14

LAPORAN JAGA

12 OKTOBER 2017
IDENTITAS

• Nama : Tn. J
• Usia : 48 tahun
• Alamat : Jakarta
• Alamat : Karawang
ANAMNESIS

• Keluhan Utama
Pasien mengamuk dan memukul keluarganya sejak 1 hari SMRS
• Riwayat Penyakit Sekarang
• Pasien datang ke IGD RSJSH diantar oleh keluarganya karena mengamuk dan
memukul keluarganya sejak 1 hari SMRS. Awalnya pasien rutin berobat jalan sejak
tahun 2015 dan rutin minum obat-obatnya setiap hari. Pasien juga tidak
menunjukan perilaku aneh kembali, tetapi pasien tetap emosional dan mudah
marah. Pasien juga suka mengancam apabila kehendaknya tidak dituruti seperti
merokok. Sejak 1 bulan terakhir, pasien tidak kontrol kembali dengan alasan pasien
mengatakan dirinya sudah sehat, sehingga keluarga juga tidak membawa pasien ke
RS untuk kontrol. Pasien juga menjadi tidak minum obat dan sejak saat itu,
keluarga mengatakan pasien mulai berpikiran aneh. Pasien jadi lebih suka
mematikan lampu, memecahkan lampu, menjebol langit-langit tanpa sebab dan saat
ditanya, pasien hanya menjawab ‘tidak tahu’. Lalu, sejak 1 hari SMRS, pasien juga
memukul keluarganya karena ingin dibawa ke RSJ
ANAMNESIS
• Riwayat Penyakit Dahulu
Pada tahun 2001, pasien sudah mengalami hal yang sama,
seperti marah-marah, memecahkan kaca sehingga kemudian,
pasien drawat di RSJ. Setelah dirawat keadaan pasien membaik
dan pasien pulang serta rutin untuk kontrol dan rawat jalan
sejak 2001 hingga 2015. Pada tahun 2015, pasien kambuh
kembali tanpa sebab jelas, lalu sempat mengamuk dan memukul
anggota keluarganya. Keluarga pasien mengatakan ia hanya
berani marah pada orang yang lebih lemah dari dirinya. Riwayat
merokok sejak tahun 2015 dan merokoknya 3 bungkus per hari.
Riwayat trauma kepala, demam, kejang, dan penggunaan NAPZA
disangkal
STATUS MENTAL

1. Deskripsi Umum
• Penampilan : laki-laki, sesuai usia, tampak tidak terawat
• Kesadaran : Compos mentis
• Perilaku & aktivitas psikomotor: Normoaktif
• Pembicaraan: spontan, volume dan intonasi cukup,
artikulasi jelas
• Sikap terhadap pemeriksa: kurang kooperatif
STATUS MENTAL

2. Alam Perasaan
• Mood : Hipotim
• Afek : Tumpul
• Keserasian : Tidak Serasi
STATUS MENTAL

3. Gangguan Persepsi
• Halusinasi : Perlu Observasi
• Illusi : Perlu Observasi
• Depersonalisasi : Perlu Observasi
• Derealisasi : Perlu Observasi
STATUS MENTAL

4. Proses Pikir
• Arus pikir:
– Produktivitas : miskin ide
– Kontinuitas : Asosiasi Longgar
– Hendaya Bahasa : tidak ada
• Isi Pikir:
– Waham : Perlu observasi
– Preokupasi : Perlu observasi
– Obsesi : Perlu observasi
– Fobia : Perlu observasi
STATUS MENTAL

5. Pengendalian Impuls : Buruk

6. Daya Nilai
• Daya Nilai Sosial : Perlu observasi
• Uji Daya Nilai : Perlu observasi
• RTA : Terganggu
7. Tilikan : Derajat 1
8. Reliabilitas : Kurang dapat dipercaya
THE POSITIVE AND NEGATIVE
SYNDROME SCALE-EXCITEMENT
COMPONENT (PANSS-EC)
No. Kode Butir Penilaian Awal
1. P4 Gaduh Gelisah 5
2. P7 Permusuhan 3
3. G4 Ketegangan 4
4. G8 Ketidakoperatifan 2
5. G14 Pengendalian Impuls 4
yang Buruk
DIAGNOSIS MULTIAKSIAL

• Aksis I : F20.0 Skizofrenia Paranoid


• Aksis II : Perlu observasi
• Aksis III : Tidak ada
• Aksis IV : Masalah dengan primary support group
Masalah dengan lingkungan sosial
• Aksis V : GAF current 50-41
GAF HLPY 70-61
TATALAKSANA

• Risperidone 2 x 2mg
• THP 2 x 2mg
PROGNOSIS

• Ad Vitam : Dubia ad bonam


• Ad Functionam : Dubia ad bonam
• Ad Sanationam : Dubia ad bonam
SEKIAN DAN TERIMA KASIH