Anda di halaman 1dari 20

ASUHAN KEPERAWATAN PASIEN

DENGAN ISOLASI SOSIAL

Disampaikan oleh
Dyah Widodo, SKp., M.Kes
Tujuan pembelajaran
Peserta didik mampu:
 Melakukan pengkajian pada pasien isolasi sosial
 Menetapkan diagnosa keperawatan pasien isolasi sosial
 Melakukan tindakan keperawatan kepada pasien dengan
isolasi sosial
 Melakukan tindakan keperawatan kepada keluarga
pasien isolasi sosial
 Mengevaluasi kemampuan pasien dan keluarga dalam
merawat pasien isolasi sosial
 Mendokumentasikan hasil asuhan keperawatan pasien
dengan isolasi
PENGERTIAN
Isolasi sosial adalah keadaan di mana seorang
individu mengalami penurunan atau bahkan
sama sekali tidak mampu berinteraksi dengan
orang lain di sekitarnya.

Pasien mungkin merasa ditolak, tidak diterima,


kesepian, dan tidak mampu membina hubungan
yang berarti dengan orang lain.
Pengkajian Pasien Isolasi sosial

Tanda dan gejala Isolasi sosial :


 Merasa kesepian atau ditolak oleh orang lain
 Merasa tidak aman berada dengan orang lain
 Mengatakan hubungan yang tidak berarti
dengan orang lain
 Merasa bosan dan lambat menghabiskan waktu
 Tidak mampu berkonsentrasi dan membuat
keputusan
 Merasa tidak berguna
 Tidak yakin dapat melangsungkan hidup
Tanda dan gejala yg diobservasi:

 Tidak memiliki teman dekat


 Menarik diri
 Tidak komunikatif
 Tindakan berulang dan tidak bermakna
 Asyik dengan pikirannya sendiri
 Tidak ada kontak mata
 Tampak sedih, afek tumpul
Merumuskan Diagnosa Keperawatan

Isolasi sosial
Tindakan Keperawatan Pasien Isolasi sosial
Tujuan :
Pasien mampu:
1. Membina hubungan saling percaya
2. Menyadari penyebab isolasi sosial
3. Berinteraksi dengan orang lain
Tindakan Keperawatan Pasien Isolasi sosial
Tindakan Keperawatan:

1. Membina Hubungan Saling Percaya, dengan cara:


 Mengucapkan salam setiap kali berinteraksi dengan
pasien
 Berkenalan dengan pasien: perkenalkan nama dan nama
panggilan yang Saudara sukai, serta tanyakan nama dan
nama panggilan pasien
 Menanyakan perasaan dan keluhan pasien saat ini
Tindakan Keperawatan Pasien Isolasi sosial

 Buat kontrak asuhan: apa yang Saudara akan lakukan


bersama pasien, berapa lama akan dikerjakan, dan
tempatnya di mana
 Jelaskan bahwa Saudara akan merahasiakan informasi yang
diperoleh untuk kepentingan terapi
 Setiap saat tunjukkan sikap empati terhadap pasien
 Penuhi kebutuhan dasar pasien bila memungkinkan
Tindakan Keperawatan Pasien Isolasi sosial
2. Membantu pasien mengenal penyebab isolasi sosial,
dengan cara:
 Menanyakan pendapat pasien tentang kebiasaan
berinteraksi dengan orang lain
 Menanyakan apa yang menyebabkan pasien tidak ingin
berinteraksi dengan orang lain
Tindakan Keperawatan Pasien Isolasi sosial
3. Membantu pasien mengenal keuntungan
berhubungan dengan orang lain, dengan cara:
mendiskusikan keuntungan bila pasien memiliki banyak
teman dan bergaul akrab dengan mereka
Tindakan Keperawatan Pasien Isolasi sosial
4. Membantu pasien mengenal kerugian tidak
berhubungan, dengan cara:
 Mendiskusikan kerugian bila pasien hanya mengurung diri
dan tidak bergaul dengan orang lain
 Menjelaskan pengaruh isolasi sosial terhadap kesehatan
fisik pasien
Tindakan Keperawatan Pasien Isolasi sosial
5. Membantu pasien untuk berinteraksi dengan
orang lain secara bertahap, dengan cara:
 Beri kesempatan pasien mempraktekkan cara berinteraksi
dengan orang lain yang dilakukan di hadapan Saudara
 Mulailah bantu pasien berinteraksi dengan satu orang
(pasien, perawat atau keluarga)
Tindakan Keperawatan Pasien Isolasi sosial
 Bila pasien sudah menunjukkan kemajuan, tingkatkan
jumlah interaksi dengan dua, tiga, empat orang dan
seterusnya.
 Beri pujian untuk setiap kemajuan interaksi yang telah
dilakukan oleh pasien.
 Siap mendengarkan ekspresi perasaan pasien setelah
berinteraksi dengan orang lain. Mungkin pasien akan
mengungkapkan keberhasilan atau kegagalannya. Beri
dorongan terus menerus agar pasien tetap semangat
meningkatkan interaksinya
Tindakan Keperawatan Kepada Keluarga
Tujuan: setelah tindakan keperawatan keluarga
mampu merawat pasien isolasi sosial
Tindakan:
1.Mendiskusikan masalah yang dirasakan keluarga dlm
merawat pasien
2. Menjelaskan tentang:
Masalah isolasi sosial dan dampaknya
Penyebab isolasi sosial
Cara merawat pasien isolasi sosial
3. Memperagakan cara merawat pasien isolasi sosial
4. Membantu keluarga mempraktekkan cara merawat yang
telah dipelajari
5. Menyusun perencanaan pulang
Evaluasi
 Pasien:
 Menyebutkan penyebab, keuntungan berinteraksi,
kerugian tidak berinteraksi.
 Menggunakan cara berinteraksi secara teratur sesuai
jadwal
 Keluarga:
 Menyebutkan pengertian, penyebab, tanda dan gejala
isolasi sosial
 Menyebutkan cara merawat pasien isos
 Mendemonstrasikan cara merawat
 Menyebutkan tempat rujukan yg sesuai
Dokumentasi
3. Hubungan Sosial
a. Orang yang berarti bagi pasien:

b. Peran serta dalam kegiatan kelompok atau masyarakat:

c. Hambatan berhubungan dengan orang lain:

Masalah keperawatan: --------------------------------------------------------------


Terapi Aktivitas Kelompok
 Sesi I: Kemampuan memperkenalkan diri
 Sesi II: Kemampuan berkenalan
 Sesi III: Kemampuan bercakap-cakap
 Sesi IV: Kemampuan bercakap-cakap topik
tertentu
 Sesi V: Kemampuan bercakap masalah pribadi
 Sesi VI: Kemampuan bekerja sama
 Sesi VII: Evaluasi kemampuan sosialisasi
Pertemuan Kelompok Keluarga
 Kelompok Besar:
 Membahas materi isos
 Diskusi sesuai materi isos
 Kelompok Kecil
 Sharing persepsi pengalaman merawat
 Dipandu oleh perawat