Anda di halaman 1dari 20

MANAJEMEN KEUANGAN (FINANSIAL MANAGEMENT)

2. MANAJEMEN KEUANGAN


1.MANAJEMEN KEUANGAN TERDIRI DARI SEMUA
AKTIVITAS YG BERHUBNGAN DNG PEROLEHAN UANG
DAN PEMANFAATAN SECARA EFEKTIF. MANAJER KE
UANGAN, DISAMPING HRS MENETAPKAN CARA TERBAIK
UNTUK MENINGKATKAN VOLUME UANG DLM
ORGANISASI PERUSAHAAN, JUGA HRS MENJAMIN
BAHWA PENGGUNAAN UANG JUGA TETAP TERARAH
PADA TUJUAN PERUSAHAAN. MANAJEMEN KEUANGAN
YG EFEKTIF JUGA MENCAKUP PERENCANAAN YG
CERMAT, YG DIMULAI DNG PENETAPAN KEBUTUHAN
PEMBIAYAAN PERUSAHAAN.

MANAJAMEN KEUANGAN ADALAH MANAJEMEN


TERHADAP FUNGSI2 KEUANGAN. SEDANGKAN FUNGSI
MERUPAKAN KEGIATAN UTAMA YANG HARUS
DILAKUKAN OLEH MEREKA YANG BERTANGGUNG
JAWAB DLM BIDANG TERTENTU. (Suad husnan, 1994)
DILAKUKAN OLEH MEREKA YANG BERTANGGUNG JAWAB
DLM BIDANG TERTENTU. (Suad husnan, 1994)
MEREKA MELAKUKAN KEGIATAN SBB:
1.Untuk menjalankan usahanya, Perusahaan memerlukan berbagai
aktiva riil (real assets). Diantara aktiva2 tersebut ada yg berwujud
(tangible) misalnya; mesin, bangunan, peralatan kantor dan
sebagainya,
2.Ada pula yg tidak berwujud, seperti kecakapan teknis dan
manjerial, merek dagang dan paten.
3.Semua aktiva itu untuk memperolehnya harus dibayar. Untuk
memperoleh uang yang diperlukan, perusahaan mungkin menjual surat
sura berharga yang disebut sebagai aktiova finansial (finansial assets).
Surat2 ini mempunyai harga karena mempunyai claims terhadap
aktiva riil perusahaan. Aktiva finansial ini terdiri atas saham (baik
biasa maupun preferen), obligasi, utang bank, kewajiban sewa dan
lain sebagainya.
Karena itu manajer Keuangan menghadapi dua masalah
utama:
Pertama, berapa banyak perusahaan melakukan Investasi, dan
pada aktiva apa saja investasi tersebut. Kedua, Bagaimana cara
memperoleh kas intuk membelanjakan Investasi tersebut.
Jawaban atas pertanyaan pertama pertama, merupakan
keputusan investasi atau capital budgeting Perusahaan. Inilah
yang merupakan salah satu kegiatan utama atau fungsu
Manajemen keuangan; yg disebut (allocation of funds). Jawaban
atas pertanyaan Kedua ; merupakan keputusan pembelanjaan
(Finansial decision) oleh Manajer Keuangan. Dan ini merupakan
kegiatan utama Manajer Keuangan sebagai fungsi mendapatkan
dana (Raising of Fund). Dengan demikian fungsi utamanya :
menggunakan dana dan mendapatkan dana.
Manjemen Aliran Dana (Manjr Keuangan) mendapatkan dana dari:
Pertama , Luar Perusahaan (External financing) dan Kedua
berasal dari operasi, disebut sebagai dana dari Dalam (Internal
Financing)
CORPORATE FINANCE
Corporate Finance
• Some important questions that are answered
using finance
1. What long-term investments should the firm take
on?
2. Where will we get the long-term financing to pay
for the investment?
3. How will we manage the everyday financial
activities of the firm?
Goal Of Financial Management
• What should be the goal of a corporation?
– Maximize profit?
– Minimize costs?
– Maximize market share?
– Maximize the current value of the company’s
stock?
• Does this mean we should do anything and
everything to maximize owner wealth?
Cash flows between the firm & the financial market
2.FUNGSI KEUANGAN
Fungsi Manajemen Keuangan terdiri dari tiga putusan Utama:

1. Keputusan Investasi; Investasi modal, Keputusan


mengalokasikan modal, Penentuan jumlah aktiva yang
dimiliki perusahaan, Komposisi dari aktiva2 tsb, Corak risiko
bisnis yag dimiliki Perusahaan.

2. Keputusan Financing (Pembelanjaan); Keputusan ini ter


masuk penentuan finasial mix atau struktur modal yg terbaik.

3. Keputusan Deviden; Keputusan ini meliputi keputusan ttg


pembagaian pendapatan untuk dibayarakan kepada pemegang
saham sbagai deviden atau untuk digunakan dalam perusahan
tersebut sebagai laba yg ditahan.
3.SUMBER DAN PENGGUNAAN DANA
Sumber dana Perusahaan, dapat dibagi dua bagian; a). Dari
dalam Perusahaan sendiri, b). Dari Luar.

Sumber dana dari dalam perusahaan meliputi: a)Penggunaan


laba perusahaan, penggunaan cadangan dan penggunaan laba yg
tidak dibagi.

Sumber dana dari luar perusahaan meliputi: a) Dari pemilik,


dalam bentuk saham; dan b) dari pinjaman (baik pinjaman
jangka pendek maupun pinjaman jangka panjang).
Keuangan dan Sumber Pendanaan (1)
Boma – Bisma - Indra
SUMBER PENDANAAN
Dalam merencanakan kegiatan usaha di bidang pembangunan Pabrik CPO perlu dukungan sumber pendanaan yang efektif
dan efisien dengan mengadakan pendekatan pada lembaga-lembaga keuangan baik di dalam negeri maupun dari luar negeri
untuk mendukung pendanaan intern perusahaan maupun dalam membantu customer untuk modal kerja dan investasi pabrik.

Sumber-sumber pendanaan tersebut antara lain misalnya berasal dari :

 Dalam Negeri
 Kredit Modal Kerja Bank Mandiri
 Pinjaman dari Perkreditan Nasional Mandiri (PNM)
 Pinjaman dari Tira Austenite
 Pinjaman dari Dana Jamsostek
 Pinjaman dari Pengusaha Lokal

 Luar Negeri
 Loan dari EXIM BANK / MECIB Malaysia
 Loan dari STI Nederland
 Loan dari TAWA Internasional Finance and Trust Singapura
 Loan dari Alpha Capital USA
 Loan dari IDN Australia
 Equity dari Kwantas Corporation Berhad Malaysia

Tingkat bunga atau biaya modal kerja masing-masing sumber pendanaan berbeda-beda, dan disesuaikan dengan kondisi
proyek yang akan dibiayai.
Keuangan dan Sumber Pendanaan (2)
Boma – Bisma - Indra

STRATEGI KEUANGAN
Dengan berpedoman bahwa setiap rupiah yang dikeluarkan harus menghasilkan rupiah yang lebih bersar, maka harus dilakukan
evaluasi yang cermat terhadap perencanaan proyek yang akan dilaksanakan.

Evaluasi tersebut meliputi :


 Kalkulasi Awal dan Anggaran Pelaksanaan
 Margin yang akan diperoleh
 Biaya dan Modal yang dibutuhkan (cost of money)
 Jangka waktu pengembalian
 Tingkat Resiko yang akan dihadapi.

ANALISA KEUANGAN
Sebagai ilustrasi perencanaan untuk pembangunan sebuah PKS, maka perhitungan biaya harus dianalisa dan meliputi :

 Rincian Penjualan Proyek


 Struktur Biaya Produksi Proyek (termasuk pekerjaan di lapangan)
 Skim Pendanaan yang digunakan
 Perhitungan Bunga dan Jadual Pengembalian Pokok
 Perhitungan Rugi/Laba Proyek
 Aliran Kas Masuk dan Keluar
 Perencanaan S-Curve
Beberapa Contoh Skim Pendanaan (1)
Boma – Bisma - Indra
FINANCING SCHEME
FUNDS IDN FUNDED - FOR PALM OIL INDUSTRY
ASSOCIATES LOAN
US$
REPAYMENT

SOURCE DUE DILLEGENCE


OF FUND
MARKET
85 % ESCROW ACC. AGREEMENT 51 % SHARE
REPLACEMENT Export Local
LOAN IDN LOAN AGREEMENT
PT.PKS NEW LP 70% 30%
100% SHARE HOLDER
US$

LOCAL PRE
PARTNER FS PT.PKS CPO
Share
PT. PKS MILL
IDN LP BBI
51% 44% 5%
Local Company US$

X Contract
7.5 % - ASSET PT.PKS EPC CONTRACTOR
Y MOU
7.5 %- FRESH MONEY IDN BBI
Perf. Guarantee :
•Training
X 34 % •Manaj. Operator selama 2
Y 10 % th
1 Year 10% Share (Alternative 1)
•After Sales Service
•Spare Part

5-6 Years 22% Share (Alternative 2) X 22 %


Y 22 %
Beberapa Contoh Skim Pendanaan (2)
Boma – Bisma - Indra
Financing Scheme for Palm Oil Mill Project
( Kwantas Corporation Berhad )
Raw Material (FFB) Supply Contract
Raw Material (FFB) Supply

Acceptable Indonesian Bank Performance Bond Cooperatives or Private


Plantation Company
or Acceptable Insurance Performance Bond

Turnkey
Turnkey Contractor Project Company – Shareholding
Contract
Long Term
CSI – BBI – Pindad Malaysian Investor 70% - 80%
CPO/PK Contract Malaysian Investor
Consortium (Public Listed)
Off - Taker (Public Listed)
Recourse during Construction

Cooperatives or 20% - 30%


Private Plantation Company
Period (18 months)

Malaysian Investor
(Public Listed)
Cash Loan
(70% of Total Project Value)

Country Risk Malaysian Bank


M E C I B Guarantee or EXIM

Corporate Guarantee
Malaysian Investor
(Public Listed)
4.PASAR MODAL: ALTERNATIF PENDANAAN
PERUSAHAAN
 Pasar Modal merupakan salah satu alternatif yg dapat
dimanfatkan Perusahaan untuk memenuhi kebutuhan dananya.
Walaupun telah ada lembaga perbankan, namun karena terbatasnya
leverage, suatu perusahaan tidak dapat memperoleh pinjaman dari
bank.
Lahirnya lembaga perbankan memang lebih dahulu dari lembaga
keuangan lainnya (pasar modal). Jasa2 perbankan telah tampil
lebih dahulu dalam membangun perekonomian negara. Sejalan
dengan eksistensinya dana perbaknan terus meningkat dalam
setiap tahunnya.
Pasar Modal yang diyakini sebagai wahana penghimpun dana
jangka panjang akan merupakan alternatif sumber2 dana bagi
pembiayaan proyek2 investasi tersebut.
Pasar modal sebenarnya bukan hanya sekedar wahana pengerahan
dana masyarakat, tapi dapat pula menimbulkan multiplier efek yg
luas dalam pembangunan suatu negara.
Pasar Modal yg diyakini sebagai wahana penghimpun dan jangka
panjang akan merupakan alternatif sumber dana bagi perusahaan
swasta,BUMN maupun perusahaan daerah. Saling ketergantungan
isi mengisi antara peranan pasar modal dan pernbankan dalam
menarik dana masyarakat dan mengalokasikannya, terkait
dengan kebutuhan dan dari perusahaan2 itu sendiri.

Umumnya perbankan mengalokasikan kreditnya sebagai modal


kerja (jangka pendek) karena mereka memang memiliki dana
jangka pendek yang lebih banyak. Sedangkan perusahaan untuk
investasinya mutlak memerlukan dana jangaka panjang disamping
dana jangka pendek tadi. Jika para pemegang saham yg ada
tidak sanggup menyediakan dana jangka panjang dan dana intern
perusahaan tidak mencukupi, maka paling tepat bagi Perusahaan
adalah berpaling pada Pasar Modal.
oKARAKTERISTIK PASAR MODAL
Pasar Modal merupakan pelengkap disektor keuangan terhadap
dua lembaga lainnya yaitu Bank dan Lembaga pembiayaan.Pasar
Modal memberikan jasanya yaitu menjembatani hubungan antara
pemilik dana dalam hal ini disebut sebagai Pemodal (investor)
dengan peminjam dana dalam hal ini disebut Emiten
(Perusahaan yg go public). Para Pemodal meminta instrumen
Pasar Modal untuk keperluan investasinya port folionya
sehingga pada akhirnya dapat memaksimumkan penghasilan.
Semakin efisien dan efektif pengelolaan Pasar Modal, maka
semakin banyak pula calon emiten yg berdatangan ke Pasar
Modal, berarti hal ini sekaligus pula memperbaiki posisi equity
nya dan pada akhirnya akan memperkuat daya saingnya di indus
tri dimana ia terlibat.
Karena Surat Saham dan Obligasi ini dijual kepada masyarakat,
maka persyaratan full disclosure dan full transfarancy harus pula
dipenuhi oleh emiten yg bersangkutan. Masyarakat Pemodal mem
beli suatu komoditi yg sangat abstrak dan karenanya kualitas dari
komoditi ini yaitu saham dan atau obligasi ditentukan oleh
kualitas informasi yg tersedia dari Perusahaan emiten yg
bersangkutan.
Dalam hal ini peranan dari lembaga2 penunjang pasar modal seper
ti akuntan publik, notaris, konsultan hukum, penjamin emisi, guaran
tor, penilai dan wali amanat adalah sangat diperlukan.
Penjamin Emisi dalam proses penentuan harga dan penawaran
perdana instrumen pasar modal itu, juga sangat berkepentingan
terhadap pendapat akuntan public itu. Demikian pula halnya pada
gilirannya, para pialang (broker) yg aktif menjadi perantara jual
beli instrumen pasar modal itu, juga sangat berkepentingan dengan
pendapat akuntan public itu. Disini kelihatan peranan akuntan
publik selalu di[erlukan mulai dari rencana emisi, proses emisi
dan berikutnya pada proses jual beli dipasar sekunder.
oUNDANG UNDANG PASAR MODAL
Selama ini dasar hukum pasar modal adalah undang2 No.15
Tahun 1992. Undang2 tersebut dirasakan sdh tidak sesuai
dengan perkembangan yg ada.
Mengingat kekurangan2 tsb maka mulai 1 Januari 1996 berlaku
secara efektif Undang2 Pasar Modal yg baru.
5.INSTRUMEN PASAR MODAL
Instrumen Pasar Modal adalah semua surat2 berharga (securities)
yg diperdagangkan di bursa. Instrumen pasar modal ini umumnya
bersifat jangka panjang.