Anda di halaman 1dari 14

Assalamualaikum Wr. Wb.

APLIKASI/PENERAPAN HUKUM GAUSS

 Oleh :
 Moh. Dedy Indra Setiawan 160514610063
PENERAPAN HUKUM GAUSS

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya


bahwa hukum Gauss dapat digunakan
untuk menentukan medan listrik dari
muatan yang terdistribusi dan dilingkupi
oleh permukaan tertutup yaitu permukaan
Gauss.
PENERAPAN HUKUM GAUSS

 Namun demikian, hukum Gauss akan sangat


berguna untuk diterapkan pada sistem yang
simetris. Ada beberapa sistem dimana sistem
tersebut memiliki sifat simetri. Simetri sendiri
dapat digolongkan menjadi tiga macam yaitu
simetri spheris, simetri silindris, dan simetri
bidang.
SIMETRI SPHERIS
Hukum Gauss dapat digunakan untuk mencari Medan
Listrik (E) dari sebuah bola pejal dan bola berongga :

Perhatikan sebuah bola pejal


yang memiliki jari-jari R
dan membawa muatan total
sebesar Q
SIMETRI SPHERIS
A. Medan Listrik di luar bola pejal (r > R)
Untuk menentukan medan listrik di luar
r bola pejal, terlebih dahulu kita gambar
R
permukaan Gauss untuk bola bermuatan
Q tersebut, seperti terlihat pada gambar
Seperti yang kita ketahui bahwa Hukum
Gauss menyatakan :
SIMETRI SPHERIS
A. Medan Listrik di luar bola pejal (r > R)

r Untuk daerah di luar bola pejal, permukaan


R
Gauss melingkupi bola pejal seluruhnya
Q dan dengan demikian permukaan Gauss ini
melingkupi muatan total sebesar Q.
Sehingga Medan listrik di luar bola pejal dapat
dicari dengan rumus:
SIMETRI SPHERIS
B. Medan Listrik di dalam bola pejal (R > r)
Kasus ini berbeda dengan sebelumnya. Di
R setiap titik di dalam bola terdapat muatan-
r
muatan yang melingkupi titik tersebut
Q sehingga medan listrik yang dihasilkan pada
titik tersebut berbeda dengan medan listrik
di titik yang lain.

Medan listrik pada suatu titik yang berjarak r dari pusat bola
dipengaruhi oleh distribusi muatan di sekitarnya. Walaupun
distribusi muatan bisa jadi tidak seragam namun densitas muatan
bola adalah sama sehingga akan lebih mudah jika medan listrik
kita tentukan dalam variabel densitas muatan bola, ρ.
SIMETRI SPHERIS
B. Medan Listrik di dalam bola pejal (R > r)

R
r

r
SIMETRI SPHERIS
C. Medan Listrik di luar bola berongga (r > R)
Langkah pertama adalah membuat permukaan Gauss yang
melingkupi bola berongga tersebut.

Permukaan Gauss melingkupi seluruh


muatan pada bola berongga sehingga
dengan menggunakan hukum Gauss
kita dapat langsung menentukan
medan listrik yang dihasilkan pada
daerah tersebut.
SIMETRI SPHERIS
D. Medan Listrik di dalam bola berongga (R > r)
Di dalam bola berongga, kita dapat membuat permukaan Gauss di sembarang
tempat untuk daerah dimana r < R.

Tanpa menggunakan pembuktian


matematis kita dapat mengetahui bahwa
tidak ada medan listrik yang dihasilkan
di dalam bola berongga tersebut. Hal ini
dikarenakan di dalam daerah yang
dilingkupi permukaan Gauss tidak ada
muatan dan dengan demikian tidak
mungkin terdapat medan listrik di daerah
tersebut.
SIMETRI SILINDER
Untuk mencari Medan Listrik yang ada
di luar kawat silinder, maka pertama
kita harus menggambar permukaan
gauss berbentuk silinder yang
melingkupi kawat silinder tersebut.
Seperti yang kita ketahui hukum gauss
”The charge per unit length is λ” menyatakan bahwa :

*Sehingga muatannya

*Luas Permukaan
SIMETRI BIDANG

Sebuah bidang yang luas memiliki


distribusi muatan pada kedua
permukaannya.
Densitas muatan pada permukaan
bidang adalah σ. Medan listrik
yang dihasilkan oleh bidang
tersebut dapat dicari dengan hukum
Gauss.
SIMETRI BIDANG

* Perhatikan bahwa (Q/A)tidak lain adalah


densitas muatan permukaan bidang σ.
Dengan demikian, untuk kasus pada soal di
atas, maka: σ = Q/A