Anda di halaman 1dari 30

PRINSIP PERANCANGAN ARSITEKTUR - I

ARMELIA DAFRINA ST MT
SIRKULASI ANTAR RUANG

1. Pengertian sirkulasi
Sirkulasi sendiri adalah kata yang berasal dari bahasa inggris yaitu
circulation yang artinya perputaran atau peredaran.
Dalam Arsitektur sirkulasi adalah hubungan antar ruang satu dengan
ruang lainnya yang bisa dihubungkan baik secara horizontal maupun
vertikal.
Francis D.K. Ching (1993), alur sirkulasi dapat diartikan sebagai “tali” yang
mengikat ruang-ruang suatu bangunan atau suatu deretan ruang dalam
maupun luar menjadi saling berhubungan. Oleh karena itu kita bergerak
dalam waktu melalui suatu tahapan ruang.
• Sirkulasi menggambarkan sebuah pola pergerakan,
baik kendaraan maupun pejalan kaki diatas dan
disekitar tapak yang berpengaruh terhadap lamanya
dan beban puncak bagi lalu lintas kendaraan dan
pergerkan pejalan kaki. Sirkulasi merupakan gerak
terusan ruang berkaitan dengan dari mana asal
bergerak dan kemana arah tujuan bergerak, sehingga
fungsi dari sirkulasi adalah untuk menghubungkan
ruangan yang satu dengan ruangan lainnya.
• Jenis- jenis Sirkulasi
• Sistem Sirkulasi Manusia
• Aktivitas yang dilakukan oleh para pelaku seperti
pengunjung, pengelola suatu kawasan.
• Sistem Sirkulasi Kendaraan
• Aktivitas yang diperuntukan sebagai jalur akses
kendaraan seperti kendaraan pengunjung, pengelola
serta penyuplai kebutuhan suatu kawasan dengan
kegiatan tertentu.
KARAKTERISTIK SIRKULASI
Francis D.K. Ching dan Rustam Hakim merupakan ahli
dalam konsep SIRKULASI yang memperhatikan:
1. Pencapaian bangunan
2. Konfigurasi bentuk alur gerak
3. Hubungan Sirkulasi terhadap Ruang
4. BENTUK SIRKULASI PADA RUANG
1.PENCAPAIAN KE BANGUNAN
PENCAPAIAN LANGSUNG suatu pencapaian yang mengarah langsung
ke suatu tempat masuk melalui sebuah jalan yang segaris dengan sumbu bangunan.
Tersamar
Pencapaian yang samar-samar mempertinggi efek perspektif pada fasade depan
dan bentuk suatu bangunan. Jalur dapat diubah arahnya satu atau beberapa kali
untuk menghambat atau memperpanjang urutan pencapaian.
Berputar
Sebuah jalan berputar memperpanjang urutan pencapaian dan
mempertegas bentuk tiga dimensi suatu bangunan sewaktu
bergerak mengelilingi tepi bangunan. Jalan masuk bangunan
mungkin dapat dilihat dengan terputus-putus selama waktu
pendekatan untuk memperjelas posisinya atau dapat
disembunyikan sampai di tempat kedatangan.
2.KONFIGURASI BENTUK ALUR GERAK
 Pola Linear

Suatu pola sirkulasi ruang melalui garis yang mempunyai arah sehingga dapat
menjadi unsur pembentuk deretan ruang.Pola ini sangat mudah ditemui karena
banyak dipergunakan.
Contoh : jalan raya, jalan tol, sirkuit, lorong sekolah dan lorong rumah sakit.
Contoh :
• Robie House, Frank Llyod Wright
 Pola Radial

Suatu pola sirkulasi ruang melalui penyebaran


atau perkembangan dari titik pusat.Biasanya
pola radial ini mempunyai sifat mempunyai
banyak ruang pergerakan.Karena pola yang
digunakan sama seperti pola yang digunakan
pada jari – jari sepeda. Contoh : Gym,
stadium.
Contoh :
• Emirates Stadium, London
Pola Sirkulasi Grid
Pola sirkulasi grid
• Pola sirkulasi grid dapat dilihat degan ciri sebagai
berikut: Berkembang ke segala arah,tidak memiliki
pusat ruang,tidak dapat dibentuk suatu pengakhiran,
pola grid terdiri atas dua jalur sejajar yang
berpotongan pada interval-interval reguler dan
menciptakan area ruang berbentuk bujur sangkar
atau persegi panjang.
Contoh :
• Ruang perkantoran

• Gedung perkantoran
 Pola Spiral

Suatu pola sirkulasi ruang dengan cara


berputar menjauhi titik pusat. Pola
sirkulasi ini sangat berguna pada lahan
yang mempunyai luas terbatas dan pada
lahan yang mempunyai kontur tanah
yang curam. Contoh : ram parkiran di
mal, jalan didaerah pegunungan .
Contoh :
• The interior of London City Hall
PolaGabungan/NETWORK (JARINGAN)
Pola sirkulasi network dapat dilihat degan ciri sebagai
berikut : berkembang ke segala arah,dapat
menyesuaikan dengan kondisi tapak, mengarah pada
ruang yang dominan, tidak memiliki titik pusat ruang,
tidak dapat dibentuk suatu pengakhiran, Atau suatu
bentuk jaringan terdiri dari beberapa jalan yang
menghubungkan titik-titik tertentu didalam ruang.
Suatu pola sirkulasi ruang yang terdiri dari gabungan 4
pola ( linier, Radial, Spiral dan Network ) untuk
menciptakan suatu pola yang berbeda menimbulkan
kesan harmonisasi dari perpaduan 4 pola. Akan
tetapi untuk menciptakannya amat sulit., apabila
tidak sesuai akan menimbulkan kesan
membingungkan.Contoh Ruang perkantoran, ruang
kelas.
Contoh :
3. HUBUNGAN SIRKULASI TERHADAP RUANG
 Melewati Ruang (pass by spaces)
merupakan suatu pergerakan atau ruang lingkup gerak yang berfungsi
sebagai penghubung ruang satu dengan lainnya. Mempunyai beberapa
ciri :
– Mempertahankan integritas ruang ( keutuhan ruang, tanpa
mengganggu ruang lainnya )
– Menunjukan ruang yang bebas ( jalan, lorong dsb. )
– Menghubungkan ruang satu dengan lainnya
Pass by spaces membawa pengunjung melewati berbagai lokasi atau space
ruang yang terpisah jarak yang jelas, dalam menuju ruang lain yang dituju
oleh pengunjung
Contoh :

Lorong dalam hotel Lorong sekolah


Menembus Ruang Pass trough spaces
merupakan suatu pergerakkan / ruang lingkup gerak yang berfungsi sebagai penghubung ruang satu dengan
lainnya melalui / menembus ruang yang lain. Mempunyai beberapa ciri :
– Sirkulasi biasa menerus melewati dalam ruang
– Bila memotong sebuah ruang dapat membuat wilayah – wilayah tertenttu untuk menjadi tempat aktifitas /
ruang pergerakkan.
Pass trough spaces membawa pengunjung melewati ruang dalam ruang dalam pencapaian kesebuah ruang yang
dituju. Contoh altar pada gereja
Contoh :

Ruang Galeri Ruang Keluarga


 Berakhir Pada Ruang(terminate in a space )
merupakan suatu pergerakkan / ruang lingkup gerak yang berfungsi sebagai
pemfokus akses penghubung ruang yang dianggap penting (mempunyai
keunggulan dibandingkan yang ruang yang lain ) dan berakhir pada satu ruang.
Mempunyai beberapa ciri :
– Berkesan fungsional, formal
– Biasanya mempunyai satu akses jalan
Pola sirkulasi terminate in a space mebawa pengunjung datang langsung menuju
tempat tujuan secara frontal.
Pola sirkulasi terminate in a space mebawa pengunjung datang langsung menuju tempat tujuan secara frontal.

Contoh :
• The Colosseum, Roma, Italia
4. BENTUK Sirkulasi pada Ruang
 Tertutup
Membentuk suatu galeri publik atau koridor privat yang
berhubungan dengan ruang-ruang yang dihubungkannya melalui
akses-akses masuk di dalam sebuah bidang dinding.
Contoh :
 Terbuka Pada Satu Sisi
Membentuk sebuah balkon atau galeri yang menyajikan
kemenerusan spasial dan visual dengan ruang-ruang yang
dihubungkannya.
Contoh :
 Terbuka Kedua Sisi
Membentuk jalur setapak berkolom yang menjadi penambahan
fisik ruang yang dilaluinya tersebut.
Contoh :
TERIMAKASIH

Anda mungkin juga menyukai