Anda di halaman 1dari 21

KELARUTAN &

HASIL KALI KELARUTAN


1

By. Habibati, S.Pd., M.Sc


Submateri
2

1. Hasil Kali Kelarutan (Ksp)


2. Kelarutan dalam Air
3. Kelarutan dalam Ion Senama
4. Pengendapan
1. Hasil Kali Kelarutan (Ksp)
3

 Jika akan membuat larutan gula, maka gula hrs


dilarutkan dlm air. Jika gula terus ditambahkan dlm
jumlah air yg tetap, maka pd suatu saat akan terdpt
gula yg tdk larut dlm air.
 Larutan yg terjadi di mana zat pelarut (air) sdh tdk
mampu lg utk melarutkan suatu zat terlarut, disebut
larutan jenuh.
 Larutan jenuh merupakan batas maksimum
kelarutan suatu zat. Setiap zat mempunyai batas
kelarutan yg berbeda-beda.
 Ksp hanya berlaku utk larutan elektrolit.
4

 Dalam suatu larutan elektrolit, apabila larutan


jenuhnya sdh tercapai, maka zat-zat yg terlarut akan
terionisasi membentuk kation dan anion.
 Jika keadaan sdh lewat jenuh, maka akan terdpt
molekul elektrolit yg tdk larut.
 Molekul elektrolit yg tdk larut masih dlm bentuk
padatan.
 Antara ion yg tjd krn ada senyawa yg larut dan
molekul sisa yg berupa padatan akan tjd reaksi
kesetimbangan heterogen.
5
 Dlm teori kesetimbangan heterogen, jika ada larutan dan
padatan, maka senyawa yg berupa padatan tdk diperhitungkan.
Jadi dalam perhitungan harga tetapan kesetimbangan, hanya
ion-ionnya sj yg dilibatkan.
 Tetapan kesetimbangan yg berlaku utk ion dari larutan elektrolit
yg sedikit larut (sukar larut) disebut tetapan hasil kali
kelarutan (Ksp).
 Harga Ksp merupakan perkalian konsentrasi kation dan
konsentrasi anion masing2 dipangkatkan dg bilangan yg
diikatnya.
Contoh:
 AgCl (s) ↔ Ag+ (aq) + Cl- (aq)
 maka, Ksp AgCl = [Ag+] [Cl-]
 Mg(OH)2 (s) ↔ Mg2+ (aq) + 2 -OH (aq)
 maka, Ksp Mg(OH)2 = [Mg2+] [-OH]2
6

 Jadi, Ksp adalah perkalian kation dan anion pangkat


bilangannya.
 Sehingga diperoleh rumusan:
AxBy (s) ↔ xAy+ (aq) + yBx- (aq)
 Ksp AxBy = [Ay+]x . [Bx-]y
di mana: x = bilangan yg diikat kation
y = bilangan yg diikat anion
Contoh Soal
7

 Tuliskan rumus Ksp dari garam berikut:


a. AgBr
b. Ag2CO3
c. PbI2
d. Ba3(PO4)2
2. Kelarutan dalam Air
8

 Utk zat2 yg sukar larut (sedikit larut), maka keadaan


jenuh merupakan batas kelarutan, shg seluruh zat
yg larut akan terionisasi.
 Keadaan tepat jenuh merupakan batas
maksimum zat pelarut utk melarutkan zat terlarut.
 Kelarutan zat elektrolit dalam air (s) didefinisikan
sbg konsentrasi maksimum suatu zat dlm air shg
tercapai keadaan tepat jenuh.
 Banyaknya zat terlarut dpt dihitung dr data Ksp, atau
kebalikannya dari harga kelarutan dpt dicari harga
Ksp.
Perhitungan Kelarutan (s) dari Data Ksp
9

 Harga kelarutan dilambangkan dengan s, maka


rumusnya adalah:
AxBy (s) ↔ xAy+ (aq) + yBx- (aq)
s xs ys
 s=
Lanjutan
10

 Ksp dari senyawa yg memiliki jumlah ion-ionnya =2


 AgCl ↔ Ag+ + Cl-
s s s
 Ksp AgCl = [Ag+] [Cl-]
 Ksp AgCl = [s] [s]
 Ksp AgCl = s2
 s = √Ksp
11

 Ksp dari senyawa yg memiliki jumlah ion-ionnya =3


Ag2CrO4 ↔ 2Ag+ + CrO4-
s 2s s
 Ksp Ag2CrO4 = [Ag+]2 [CrO4-]
 Ksp Ag2CrO4 = [2s]2 [s]
 Ksp Ag2CrO4 = 4s3
 s=
12

 Ksp dari senyawa yg memiliki jumlah ion-ionnya =4


Al(OH)3 ↔ Al3+ + 3-OH
s s 3s
 Ksp Al(OH)3 = [Al3+] [-OH]
 Ksp Al(OH)3 = [s] [3s]3
 Ksp Al(OH)3 = s. 27s3
 Ksp Al(OH)3 = 27s4
 s=
13

 Ksp dari senyawa yg memiliki jumlah ion-ionnya =5


Ba3(PO4)2 ↔ 3Ba2+ + 2PO43-
s 3s 2s
 Ksp Ba3(PO4)2 = [Ba2+] [PO43-]
 Ksp Ba3(PO4)2 = [3s]3 [2s]2
 Ksp Ba3(PO4)2 = 27s3. 4s2
 Ksp Ba3(PO4)2 = 108s5
 s=
Contoh Soal
14

1. Diketahui Ksp Ag2CrO4 pd T=25oC adalah 2,4.10-12.


Tentukan kelarutan Ag2CrO4 dlm air pd suhu tsb
dan tentukan konsentrasi [Ag+] dalam keadaan
jenuh!
2. Diketahui Ksp AgCl pada suhu 25oC = 1,6.10-10. Jika
Mr AgCl = 143,5, tentukan massa AgCl terlarut dlm
100 ml larutan!
3. Pada suhu tertentu kelarutan Ca(OH)2 sebesar
0,074 gram dalam 100 ml larutan. Tentukan Ksp
Ca(OH)2 jika Mr Ca(OH)2 = 74?
3. Kelarutan dalam Ion Senama
15

 Jika kita melarutkan zat dlm air, maka zat larut akn
terionisasi membentuk ion-ionnya.
 Seandainya AgCl dimasukkan dalam larutan AgNO3,
berarti sebelum membentuk ion Ag+ dan ion Cl-, dlm
larutan sudah ada ion Ag+ dari AgNO3.
 Ion Ag+ yg sdh ada dlm larutan tsb disebut ion
senama. Begitu jg kalau kita melarutkan AgCl
dalam larutan NaCl maka ion Cl- dlm larutan disebut
ion senama.
16

 Menurut azas kesetimbangan adanya ion senama akan


mempengaruhi reaksi kesetimbangan.
AgCl (s) ↔ Ag+ (aq) + Cl- (aq)
 Jika dalam larutan sudah ada ionAg+ atau sudah ada ion
Cl-, maka reaksi ke kanan akan sukar, berarti elektrolit
akan semakin sukar larut.
 Utk perhitungan kelarutan dg adanya pengaruh ion
senama, maka konsentrasi ion senama dimasukkan
sesuai dg yg diketahui dan ion yg lainnya sebagai
kelarutan.
 Adanya ion senama dlm larutan akan memperkecil
(mempersukar) kelarutan suatu zat.
 NOTE: Hati-hati dg bilangan yg diikatnya.
Contoh Soal
17

1. Diketahui Ksp AgCl = 1,6.10-10. Tentukan kelarutan


AgCl dalam:
 a. Larutan AgNO3 0,1 M
 b. Larutan NaCl 0,2 M
2. Diketahui Ksp Ag2CrO4 = 2,4.10-12. Tentukan
kelarutan Ag2CrO4 dalam:
 a. Larutan AgNO3 0,1 M
 b. Larutan Na2CrO4 0,1 M
4. Pengendapan
18

 Pencampuran dari dua jenis larutan elektrolit dpt


membentuk endapan, tetapi ada juga yg tdk
membentuk endapan . Hal ini bergantung pd jumlah
ion-ion yg dicampurkan dibandingkan dg harga Ksp-
nya.
 Pengendapan dpt terjadi dr pencampuran dua
larutan elektrolit jika perkalian dr konsentrasi ion-
ion elektrolit tsb dipangkatkan dg bilangannya lebih
besar dr harga Ksp-nya.
19

 Utk meramal terjadinya endapan digunakan hasil kali


konsentrasi ion, atau Q. Harga Q dibandingkan thd Ksp.
 Dalam proses pencampuran ini dapat terjadi 3
kemungkinan, yaitu:
 Jika [Ay+]x . [Bx-]y > Ksp AxBy, Q>Ksp, maka lewat jenuh,
pencampuran menghasilkan endapan.
 Jika [Ay+]x . [Bx-]y = Ksp AxBy, Q=Ksp, maka
pencampuran akan mulai mengendap (keadaan seperti
ini disebut tepat jenuh)
 Jika [Ay+]x . [Bx-]y < Ksp AxBy, Q<Ksp, maka larutan
belum jenuh, pencampuran belum menghasilkan
endapan
20

 Pengenceran: Larutan pekat + pelarut = Larutan


encer
 Pencampuran: Larutan 1 + larutan 2 = Larutan
campuran
 Mcampuran = M1.V1 + M2.V2+ .../V1 + V2 + ...
 NOTE: dalam perhitungan hrs digunakan
konsentrasi setelah pencampuran.
Contoh Soal
21

1. 500 ml larutan AgNO3 10-4 M dicampur dg 500 ml


larutan NaCl 2.10-6 M. Jika Ksp AgCl = 1,6.10-10,
apakah terbentuk endapan AgCl?
2. Diketahui Ksp Ag2CrO4 = 2,4.10-12. Jika 25 ml
larutan AgNO3 10-3 M dicampur dg 75 ml larutan
Na2CrO4 10-3 M. Apakah terjadi endapan?