Anda di halaman 1dari 20

KEBUTUHAN ZAT HARA DAN NUTRISI PADA TUMBUHAN

O
L
E
H
KELOMPOK 3
AKBAR
SUMARNI
INDAH RESKI KURNIASARI
NUTRISI PADA TUMBUHAN

 DEFENISI
Nutrisi dapat di artikan sebagai
proses memperoleh nutrien,
sedangkan nutiren dapat
diartikan sebagai zat-zat yang
dibutuhkan untuk kelangsungan
hidup. Untuk keperluan
hidupnya.
Nutrien (hara) yang Diperlukan
Tumbuhan

Nutrien atau hara adalah unsur atau senyawa


kimia yang digunakan
untuk metabolisme atau fisiologi organisme. Nutrien
bagi tanaman diperlukan untuk memenuhi
kebutuhan hidupnya seperti pertumbuhan dan
pembiakan. Nutrien yang diperoleh tumbuhan akan
disimpan dalam tubuh tumbuhan tersebut, dan
dipergunakan. Tubuh tumbuhan atau tanaman,
sebagian besar terdiri dari tiga unsur, yaitu karbon
(C), hidrogen (H) dan oksigen (O).
UNSUR HARA MAKRO DAN MIKRO TUMBUHAN

C, H, O, N, P, S,
MAKRO Ca, Mg, (Na, Si).

MIKRO Fe, Mn, Zn, Mo, B,


Cl.

Semua unsur yang diperlukan oleh tumbuhan terkecuali


karbon, didapatkan melalui akar. Absorpsi ini dibantu
oleh luas penampang akar dan adanya ion-ion pada
membran sel. Baik makro dan mikronutrien diperoleh
akar tumbuhan melalui tanah.
Ditinjau dari segi fisiologis nutrisi tanaman
dapat dibagi dalam bebrapa kelompok

Kelompok pertama
Mencakup unsur-unsur pokok dari bahan organik tanaman yakni :
C, H, O, N, dan S.
Kelompok kedua
Adalah gugusan P, B, dan Si serta gugusan lainnya, menunjukkan
kesamaan tingkah laku biokimia,
Kelompok ketiga
Adalah K, Na, Mg, Mn, Cl. Kelompok ini diambil dari
larutan tanah dalam bentuk ion. Dalam sel tanaman ion-ion ini
dalam bentuk ion bebas atau dapat diadsorbsi dan menjadi ion
tidak bebas yaitu dalam bentuk anion organik, sebagai contoh
penyerapan Ca2+ oleh group karboksil dari pektin
Pengaruh Defisiensi (kekurangan)
Unsur Hara

Defisiensi atau kahat unsur hara adalah


kekurangan meterial (bahan) yang berupa
makanan bagi tanaman untuk
melangsungkan hidupnya. Kebutuhan
tanaman akan unsur hara berbeda-beda
tergantung dari jenis tanamannya, ada
jenis tanaman yang rakus makanan dan
adapula yang biasa saja. Jika unsur hara
dalam tanah tidak tersedia maka
pertumbuhan tanaman akan terhambat
dan produksinya menurun.
UNSUR HARA MAKRO

NITROGEN
PHOSPHORUS
KALIUM
SULFUR

Gambar 4 Gejala defisiensi


Gambar 5 Gejala defisiensi S S (Sulfur) pada tanaman jagung
pada tanaman ubikayu
MAGNESIUM

Gambar 6 Gejala defisiensi Mg


(Magnesium)
pada tanaman tomat.

Gambar 7 Gejala defisiensi Mg pada tanaman jeruk dan appel


KALSIUM

Gambar 9 Gejala defisinsi Ca pada tanaman tomat.

Gambar 10 Gejala defisiensi Ca


pada akar dan daun tanaman
ubikayu
UNSUR HARA MIKRO

BESI
MANGAN
SENG
COPPER

Gambar 14 Gejala defisiensi Cu (tembaga, Copper)


pada tanaman gandum.
BORON

Gambar 15. Gejala defisiensi B


(boron) pada beberapa tanaman
MOLYBDENUM

Gambar 17 Gejala defisiensi Mo (Molybdenum) pada tanaman rockmelon


(kiri), dan tomat (kanan), dan tomat (kanan). Sumber: Weir (2004)/kiri, dan
Epstein & Bloom (2004)/kanan
KHOLOR

\
Gambar 18 Gejala defisiensi Cl (Chlorine) pada tanaman tomat dan gandum (WB881 durum wheat) yang ditanam secara hidroponik. Sumber:
Epstein & Bloom (2004)/tomat; Engel et al.(2001)/gandum