Anda di halaman 1dari 8

“EKOLOGI HEWAN”

HABITAT DAN RELUNG EKOLOGI

Kelompok : IV
Ariansyah A22115 089
Moh.Rezki A22115 021
Astria A22115 112
Asrini A22115 121
Definisi Habitat

Habitat adalah suatu komunitas biotik atau serangkaian


komunitas-komunitas biotik yang ditempati oleh hewan atau populasi
kehidupan. Habitat yang sesuai menyediakan semua kelengkapan habitat
bagi suatu spesies selama musim tertentu atau sepanjang tahun.
Kelengkapan habitat terdiri dari berbagai macam jenis termasuk makanan,
perlindungan, dan faktor-faktor lainnya yang diperlukan oleh spesies
hidupan liar untuk bertahan hidup dan melangsungkan reproduksinya secara
berhasil (Bailey,1984).
Macam-macam Habitat

Berdasarkan variasi habitat menurut waktu dibagi menjadi 4 macam


(Kramadibrata,1996) yaitu :
1. Habitat yang konstan
2. Habitat yang bersifat memusim
3. Habitat yang tidak menentu
4. Habitat yang efemeral
Definisi Mikrohabitat

Mikrohabitat merupakan sebagian dari habitat yang luas


dapat mempunyai iklim yang berlainan dari iklim habitat. Didalam
mikrohabitat terdapat komunitas kecil-kecil dan di dalam mikrohabitat
tertentu mungkin terdapat mikroorganisme, yang tidak ada di tempat
lain. Komunitas kecil ini membentuk komunitas hutan (Ewusie,
1990).
Relung Ekologi

Relung ekologi merupakan gabungan khusus antara


faktor fisik (mikrohabitat) dan kaitan biotik (peranan) yang
diperlukan oleh suatu jenis untuk aktivitas hidup dan eksistensi
yang berkesinambungan dalam komunitas (Soetjipto, 1992).
Dalam relung ekologi terdapat :
• Homerange (Daerah atau Wilayah Jelajah)
• Teritori
Pengertian Asas Persaingan dan Pemisahan Relung Ekologi

Asas Persaingan, persaingan antar makhluk hidup berfungsi


untuk saling mengontrol pertumbuhan suatu komponen yang ada alam,
yang berlangsung secara dinamis. Persaingan yang ada di alam
merupakan sebuah proses seleksi untuk menjaga keseimbangan dan
stabilitas.
Dampk Pemisahan Relung Ekologi

Dampak dari pemisahan relung ekologi adalah spesies-spesies


dapat berkoeksistensi dalam habitat yang sama, dapat memenuhi
kebutuhannya, meminimalisir terjadinya kepunahan. Tujuan dari
penyederhanaan relung untuk mengurangi spesies-spesies didalam
ekosistem kompleks agar ketika terjadi suatu gangguan, ekosistem tersebut
dapat pulih lebih cepat dan tidak menimbulkan kerusakan permanen