Anda di halaman 1dari 10

Etiologi Obesitas

Penyebab Obesitas
a. Genetik
b. Aktivitas fisik
c. Perilaku makan
d. Neurogenik
e. Hormonal
f. Dampak penyakit lain
a. Genetik
 20-25% kasus obesitas dapat disebabkan faktor
genetik.
 Penyebab monogenik (gen tunggal) dari obesitas
adalah mutasi MCR-4 -> defisiensi leptin
kongenital
b. Aktivitas Fisik
 Gaya hidup tidak aktif dapat dikatakan sebagai
penyebab utama obesitas
 Suatu penelitian mengatakan bahwa menonton tv
lebih dari 5 jam meningkatkan prevalensi & angka
kejadian obesitas pada anak 6-12 th sebesar 18%
c. Perilaku Makan
 Perilaku makan yang tidak baik disebabkan oleh
beberapa sebab, diantaranya adalah karena
lingkungan dan sosial.
 Pemberian susu botol pada bayi kecenderungan
diberikan pada jumlah yang berlebihan -> obesitas
>>
d. Faktor Psikologi (stres)
Stres kronis  merangsang hipotalamus memerintahkan
kelenjar hipofisis melepaskan hormon adenokortikotropin
(ACTH) ke korteks adrenal  hormon kortisol ↑ 
merangsang nafsu makan selama periode pemulihan 
makanan sebagai objek yang dapat memberinya ketenangan.
d. Neurogenik
 Orang dengan tumor hipofisis yang menginvasi
hipotalamus seringkali mengalami obesitas yang
progresif
 hipotalamus lateral (HL) yang menggerakkan nafsu
makan (awal atau pusat makan)
 hipotalamus ventromedial (HVM) yang bertugas
menintangi nafsu makan (pemberhentian atau pusat
kenyang)
e. Hormonal
Walaupun sangat jarang, adakalanya obesitas
disebabkan oleh endocrine disorder, seperti pada
Sindroma Cushing, hiperaktivitas adrenokortikal,
hipogonadisme, dan penyakit hormon lain.
f. Dampak Penyakit Lain
 hypogonadism, Cushing syndrome,
hypothyroidism, insulinoma, craniophryngioma
dan gangguan lain pada hipotalamus.
 Beberapa anggapan menyatakan bahwa berat
badan seseorang diregulasi baik oleh endokrin dan
komponenen neural
Daftar Pustaka
 http://lib.ui.ac.id/file?file=digital/122846-S09039fk-
Prevalens%20obesitas-Literatur.pdf
 https://www.scribd.com/doc/51214869/LTM-3-Etiologi-
Dan-Patofisiologi-Obesitas