Anda di halaman 1dari 27

PERSENTASE

LAPORAN PENDAHULUAN UKL-UPL


PEKERJAAN :
PEMBANGUNAN EMBUNG PULAU MAKIAN
TAHUN ANGGARAN 2016

Ternate, 29 Maret 2016


LATAR BELAKANG

Pulau Makian salah satu Pulau yang terletak wilayah administrasi Kab. Halmahera
Selatan Provinsi Maluku Utara, Pula Makian merupakan pulau dengan jumlah
penduduk 9.470 dengan luas wilayah 55, 5 km2, dengan tingkat kepadatan 170, 63
dan laju pertumbhan penduduk sebesar 1,28 %, dengan potensi sumber daya alam
yang tinggi, kualitas sumber daya manusia yang maju sehingga pulau ini sangat
perlu untuk dikembangkan.
Dengan kondisi tersebut, Pulau Makian dari tahun ke tahun telah memiliki
kendala dalam ketersedian air minum untuk domestic maupun industry, sebagai
kota adat dan budaya yang tinggi diharapkan menjadi daerah tujuan para
wisatawan, migrant maupun investor oleh karna itu dibutuhkan adanya prasarana
dan sarana penyedian air yang memadai untuk memenuhi ketersedian air minum.
Secara astronomis, Kabupaten Halmahera Selatan terletak di antara 126045’ -
129030’ Bujur Timur dan antara 0030’ Lintang Utara -2000’ Lintang Selatan.
Berdasarkan posisi geografinya, Kabupaten Halmahera Selatan memiliki batas-
batas: Utara - Kota Tidore Kepulauan, dan Kota Ternate: Selatan - Laut Seram,
Timur - Laut Halmahera, Barat - Laut Maluku. Luas wilayah Kabupaten
Halmahera Selatan adalah 40.236,72 km2, yang terdiri dari daratan 8.779,32 km2
(22 persen) dan lautan 31.484,40 km2 (78 persen).
MAKSUD DAN TUJUAN
Tujuan penyusunan dokumen Upaya Pengelolaan Lingkungan (UKL) dan Upaya
Pemantauan Lingkungan (UPL) UKL/UPL Pembangunan Embung Makian Sebagai
Acuan untuk mencegah, mengendalikan dan menanggulangi dampak negatif yang
timbul, serta mengembangkan dampak positif pada lingkungan akibat dari rencana
kegiatan.
UKL-UPL adalah pengelolaan dan pemantauan terhadap
Usaha dan/atau Kegiatan yang tidak berdampak penting terhadap lingkungan hidup
yang diperlukan bagi proses pengambilan keputusan tentang penyelenggaraan Usaha
dan/atau Kegiatan.

KEGUNAAN STUDI UKL/UPL


Kegunaan Upaya Pengelolaan Lingkungan dan Upaya Pemantauan Lingkungan
UKL/UPL Pembangunan Embung Makian antara lain :
1. Memberikan petunjuk tentang tata cara untuk menangani dampak yang timbul,
sehingga dampak negatif dapat dicegah dan ditanggulangi seminimal mungkin
serta mengembangkan dampak positif.
2. Memberikan petunjuk kepada Pemrakarsa, Manajemen Proyek dan instansi terkait
mengenai lingkup tugas dan tanggung jawabnya dalam Upaya Pengelolaan
Lingkungan (UKL) dan Upaya Pemantauan Lingkungan (UPL).
LINGKUP KEGIATAN

Ruang lingkup pekerjaan yang harus dilakukan oleh penyedia jasa dalam
rangka penyususnan UKL/UPL Pembangunan Embung Makian adalah sebagai
berikut :

1. Sosialisasi
2. Survey komponen lingkungan
3. Analisa data
4. Penyususnan dokumen UKL/UPL
5. Presentasi UKL/UPL
6. Perbaikan dokumen
7. Persetujuan dokumen UKL/UPL
LOKASI PEKERJAAN

Lokasi Kegiatan
Pada KAK disebutkan studi UKL/UPL
UKL/UPL Pembangunan Embung Makian
masuk ke wilayah administrasi Kabupaten
Halmahera Selatan, Secara astronomis,
Kabupaten Halmahera Selatan terletak di
antara 126045’ - 129030’ Bujur Timur dan
antara 0030’ Lintang Utara -2000’ Lintang
Selatan. Berdasarkan posisi geografinya,
Kabupaten Halmahera Selatan memiliki
batas-batas: Utara - Kota Tidore
Kepulauan, dan Kota Ternate: Selatan -
Laut Seram, Timur - Laut Halmahera,
Barat - Laut Maluku. Luas wilayah
Kabupaten Halmahera Selatan adalah
40.236,72 km2, yang terdiri dari daratan
8.779,32 km2 (22 persen) dan lautan
31.484,40 km2 (78 persen). Dan untuk
Kec. Makian jumlah penduduk mencapai
9.470 jiwa, luas wilayah 55,5 km2 dengan
kepadatan penduduk 4,39 %.
Peta Ikhtisar Pembangunan Embung Makian

Sumber : Perencanaan PT. Jasa Patria Gunatama, 2013


Peta Topografi Pembangunan Embung Kayoa

Sumber : Perencanaan PT. Jasa Patria Gunatama, 2013


Peta Luas Genangan Pembangunan Embung Kayoa

Sumber : Perencanaan PT. Jasa Patria Gunatama, 2013


BAGAN ALIR PELAKSANAAN PEKERJAAN
MULAI

Pekerjaan
Persiapan

Administrasi Mobilisasi personil Pengumpulan


dan peralatan data sekunder

Kunjungn
lapangan

Konsep laporan
pendahuluan

Diskusi

Survey dan kajian


lapangan

Survei sosial Survey sosial


Survey fisik kimia Survey biologi
ekonomi budaya
Analisa dan
penyusunan dokumen

Upaya pemantauan lingkungan


Upaya pengelolaan (UPL)
lingkungan (UKL)
- Komponen lingkungan
- Jenis dampak yang harus yang dipantau
dikeloa - Tata cara /teknik
- Tata cara pengelolaan pemantauan yang meliputi
dampak lokasi dan periode
- Lingkup petugas serta pemantauan
tanggung jawab - Lingkup petugas tanggung
pemrakarsa, pelaksana jawab pemrakarsa dan
proyek dan instansi/dinas instansi terkait dalam
terkait dalam pengelolaan pengelolaan dan pemantauan
lingkungan yang bersangkutan

Kesepakatan isi
dokumen UKL-UPL
dengan pemrakarsa

Diskusi

Final Lap.Akhir

SELESAI
METODE PENGAMBILAN
. DATA
Data yang diperlukan dalam studi ini meliputi data primer dan data sekunder. Data primer
adalah data yang didapatkan dari lapangan dengan pengukuran langsung, dan observasi di
lapangan atau di lokasi studi. Sedangkan data sekunder adalah data yang langsung bisa
diperoleh tanpa harus mendatangi lokasi.

BAGAN ALIR METODE PENGUMPULAN DATA


METODE IDENTIFIKASI DAMPAK
Identifikasi dampak lingkungan mengacu pada Peraturan Pemerintah Republik
Indonesia Nomor 27 Tahun 2012 tentang izin lingkungan dan Peraturan Menteri
Lingkungan Hidup Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2012 Tentang Pedoman
Penyusunan Dokumen Lingkungan Hidup, lampiran IV. Pedoman Pengisian Formulir
UPL dan UKL (Upaya Pemantauan Lingkungan dan Upaya Penglolaan Lingkungan)

METODE PREDIKSI DAMPAK


Pelaksanaan prediksi dampak lingkungan ditujukan untuk memperoleh gambaran
secara kulitatif dan kuantitatif tentang intensitas/besarnya dampak yang diperkirakan.
Prakiraan besar dan kecilnya suatu dampak atau penting tidaknya suatu dampak
terhadap aspek lingkungan diuraikan secara berturut-turut sesuai dengan tahapan
proyek yaitu tahap pra kostruksi, konstruksi dan pasca konstruksi.
Untuk memberi gambaran secara kuantitatif tentang dampak terhadap komponen /
parameter lingkungan digunakan metode formal (prakiraan cepat, matematik) dan
metode informal (instuisi, pangalaman dan analogi)
EVALUASI DAMPAK
Berdasarkan prediksi dampak, yaitu dengan membandingkan kualitas
lingkungan sebelum dan sesudah ada proyek serta membandingkan
kulitas lingkungan terhadap baku mutu lingkungan yang ada diperoleh
intensitas dampak yang selanjutnya digunakan sebagai penunjang dalam
evaluasi dampak, sehingga dapat ditentukan prioritas penanganannya.

METODA PERUMUSAN UKL DAN UPL


Upaya Pengelolaan Lingkungan (UKL) dan Upaya Pemantauan
Lingkungan (UPL) disusun dengan mengacu/menggunakan petunjuk
teknis Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 27 Tahun 2012
tentang izin lingkungan dan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup
Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2012 Tentang Pedoman
Penyusunan Dokumen Lingkungan Hidup, lampiran IV. Pedoman
Pembuatan Matrik UPL dan UKL dan Pedoman Pengisian Formulir UPL
dan UKL (Upaya Pemantauan Lingkungan dan Upaya Penglolaan
Lingkungan)
Formulir UKL-UPL sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat (2) huruf b
memuat :
a. Identitas pemrakarsa
b. Rencana usaha dan/atau kegiatan
c. Dampak lingkungan yang akan terjadi, dan program pengelolaan
serta pemantauan lingkungan
d. Jumlah dan jenis izin perlindungan dan pengelolaan lingkungan
hidup yang dibutuhkan; dan
e. Pernyataan komitmen pemrakarsa untuk melaksanakan ketentuan
yang tercantum dalam formulir UKL-UPL.
f. Daftar Pustaka; dan
g. Lampiran
Idhar Sahdar. ST. MT
1 Nama pemrakarsa :
Nip. 19760 200701 1 026
Pejabat Pembuat Komitmen Perencanaan dan Program Balai Wilayah Sungai
2 Jabatan :
Maluku Utara
3 Alamat kantor, : Jl. Jati Besar No. 443 Ternate, Prov Malut
Nomor telepon/ (0921) 327932 / (0921) 327932
4 :
Fax Kode pos 97716
: Idhar Sahdar. ST. MT
: Nip. 19760 200701 1 026
5 Penanggung Jawab
: Pejabat Pembuat Komitmen Perencanaan dan Program Balai Wilayah Sungai
Maluku Utara
Nama
6 : CV. Rancang Rencana Indonesia
perusahaan/Penyusun
7 Alamat : Jl. Taman makam Pahlawan Komp. BBD Raya No. 9 Makassar
Telepon (Fax) : (0411) 585980
8
Lokasi : Desa Dalam Kecamatan Makian Kab. Halmahera Selatan

Rencana usaha atau kegiatan, Komponen lingkungan, Dampak-dampak yang akan


9 Lingkup pekerjaan : terjadi, Upaya Pengelolaan Lingkungan, Upaya Pemantauan Lingkungan dan
Pelaporan
Skala/Besaran rencana Panjang pipa 9000 m, kapasitas bak reservoir 350 m³. jembatan pipa 4 buah, bak
10 usaha dan/atau :
Kegiatan tandon 4 buah 3x3x2.5 m = 225 m³.
C. Dampak lingkungan yang akan terjadi, dan program
pengelolaan serta pemantauan lingkungan

Tahap Pra-Konstruksi

Penentuan Lokasi dan Trase Intake dan jaringan distribusinya

• Kegiatan ini meliputi identifikasi titik awal dan titik akhir proyek. (pengukuran dan
pemasangan patok khususnya untuk menentukan intake, bak penampungan dan tandon
serta bangunan pelengkap lainnya

Pembebasan Tanah
Kegiatan pembebasan tanah ada yang meliputi daerah
intake, bak penampungan, tandon dan jaringan distribusi
C. Dampak lingkungan yang akan terjadi, dan program
pengelolaan serta pemantauan lingkungan

Tahap Konstruksi

Mobilisasi Alat Berat


• Sebelum kegiatan pelaksanaan konstruksi dimulai

Pengangkutan Material

(Batu, pasir
dan semen)
Kebisingan dan
peningkatan partikel debu
Mobilisasi
Tenaga Kerja
Pembuatan/Pengoperasian
Base camp
Pembuatan
Jalan Masuk
Pekerjaan
Galian Tanah
C. Dampak lingkungan yang akan terjadi, dan program
pengelolaan serta pemantauan lingkungan

Tahap Pasca Konstruksi

Pengoperasian Embung Makian

Pemeliharan Embung Makian


D. Jumlah dan jenis izin perlindungan dan pengelolaan
lingkungan hidup yang dibutuhkan
Berdasarkan Permen LH No 16 Tahun 2012 Tntang Pedoman
Penyusunan Dokumen LH

Berdasarkan jenis kegiatan yang saat ini sedang dilakukan


maka yang diperlukan adalah izin PPLH Pengelolaan
Limbah Padat
E. pernyataan komitmen
pemrakarsa untuk
melaksanakan ketentuan
yang tercantum dalam
formulir UKL-UPL

F. Daftar Pustaka;
G. Lampiran
dan
PERUMUSAN UPAYA PENGELOLAAN LINGKUNGAN ( UKL )

PERATURAN MENTERI NEGARA LINGKUNGAN HIDUP REPUBLIK INDONESIA NOMOR 16 TAHUN 2012 TENTANG
PEDOMAN PENYUSUNAN DOKUMEN LINGKUNGAN HIDUP
PERUMUSAN UPAYA
PENGELOLAAN
LINGKUNGAN ( UKL )
Kondisi rona awal jalan akses masuk ke
intake
Kondisi rona lingkungan jalan masuk ke intake embung Makian
ukuran lebar 3 m
Kondisi rona awal flora areal kokasi kegiatan
Fauna warga yang berpotensi berdampak
SEKIAN
&
TERIMA KASIH