Anda di halaman 1dari 11

Sosialisasi difteri

ade kartikasari sebba


hary satrisno

universitas gadjah mada


field epidemilogy training program
PERNAHKAH MENDENGAR
Penyakit Difteri?
Apa itu penyakit difteri?
CONTOH
TENGGOROKAN YANG
MENGALAMI DIFTERI

PERNAHKAH MENGALAMI SAKIT


SEPERTI INI?
Pengertian difteri
 Penyakit Difteri adalah penyakit infeksi akut pada
saluran pernafasan bagian atas. Penyakit ini
menyerang anak anak maupun orang dewasa
 biasanya bagian tubuh yang diserang adalah tonsil,
faring hingga laring yang merupakan saluran
pernafasan bagian atas.
 Penyebab adalah jenis bacteri yang diberi nama
Corynebacterium diphteriae.
Cara Penularan
1. Penularan langsung
Difteri bisa menular
dengan cara kontak
Air ludah yang Melalui pernafasan
langsung maupun
berterbangan saat kuman masuk ke
tidak langsung.
penderita berbicara, dalam tubuh orang
batuk atau bersin disekitarnya, maka
membawa serta terjadilah penularan
kuman kuman difteri. penyakit difteri dari
seorang penderita
kepada orang orang
disekitarnya.
Cara Penularan lainnya
2. Penularan secara tidak langsung

Kontaminasi barang Barang rumah tangga: Selain itu, Anda juga


pribadi: Penularan Dalam kasus yang dapat terkontaminasi
difteri bisa berasal jarang, difteri bakteri berbahaya
dari barang-barang menyebar melalui tersebut apabila
pribadi seperti gelas barang-barang rumah menyentuh luka orang
yang belum dicuci. tangga yang biasanya yang sudah terinfeksi.
dipakai secara
bersamaan, seperti
handuk atau mainan
yang terkontaminasi
Akibat penyakit difteri
 Setelah melalui masa inkubasi selama 2-4
hari kuman difteri membentuk racun atau
toksin yang dapat memicu beberapa
komplikasi yang berpotensi mengancam jiwa.
Diantaranya:
1. Masalah pernapasan.
2. Kerusakan jantung
3. Kerusakan saraf.
4. Difteri hipertoksik
Gejala penyakit difteri
 Demam, suhu tubuh meningkat sampai 38,9 derajat Celcius
 Batuk dan pilek yang ringan.
 Sakit dan pembengkakan pada tenggorokan
 Mual, muntah , sakit kepala.
 Adanya pembentukan selaput di tenggorokan berwarna
putih ke abu abuan kotor.
 Suara sesak
 Kesulitan untuk bernafas
 Ciri yang khusus pada difteri yaituterbentuknya lapisan yang
khas pada selaput lendir di saluran nafas, serta adanya
kerusakan otot jantung dan saraf.
Pencegahan difteri
 Mendapat vaksin untuk imunisasi difteri
 Menghindari kontak langsung dengan penderita difteri
 Menjaga kebersihan diri dan lingkungan sekitar termasuk mencuci
tangan sebelum makan
 Menjaga stamina tubuh dengan makan makanan yang bergizi agar
imunitas tubuh menjadi kuat
 Melakukan pemeriksaan kesehatan secara teratur
 Segera periksa ke pelayanan kesehatan bila mempunyai keluhan
sakit seperti gejala difteri
Pengobatan difteri
 Pengobatan difteri tidak bisa dilaksanakan sendiri dirumah
 segeralah di rawat dirumah sakit jangan sampai terlambat.
 difteri sangat menular penderita perlu diisolasi.
 Istirahat total di tempat tidur mutlak diperlukan untuk mencegah
timbulnya komplikasi yang lebih parah.
 Fisioterapi sangat diperlukan untuk penderita yang sarafnya
mengalami gangguan sehingga mengakibatkan kelumpuhan.
 Tindakan trakeotomi diperlukan bagi penderita yang tersumbat
jalan nafasnya, dengan membuat lubang pada batang tenggorokan
maturnuwun!