Anda di halaman 1dari 16

Sejarah Perekonomian Indonesia

Pemerintah Kolonial Portugis

• Sistem monopoli perdagangan


cengkih dan pala di Ternate.
• Terganggu dan kacaunya jaringan
perdagangan.
• Rakyat menjadi miskin dan
menderita.
VOC

• Menguasai pelabuhan
• Mendirikan benteng
• Politik devide et impera
• Hak Oktroi
• Pelayaran Hongi
• Hak Ekstirpasi
Pendudukan Inggris

Paham Liberal Perdagangan Bebas Landrente

Menginginkan terciptanya
sistem ekonomi yang bebas
dari unsur paksaan
Pemerintah Hindia Belanda

Sistem Tanam Paksa Politik Pintu Terbuka Politik Etis


Pemerintah Jepang

Fokus peningkatan
Romusha produksi beras
Kebijkan Ekonomi Pada Masa
Orde Lama

Masa pasca kemerdekaan


• Program pinjaman nasional
• Upaya menembus blokade beras ke india
• Konferensi ekonomi februari 1946
• Pembentukan planning board
• Kasimo plan
Masa Demokrasi Liberal

• Gunting Syarifuddin
• Program benteng (kabinet natsir)
• Nasionalisasi De Javasche Bank menjadi
Bank Indonesia
• Sistem ekonomi Ali-Baba (kabinet Ali
Sastroamijoyo I)
• Pembatalan sepihak atas hasil-hasil
Konferensi Meja Bundar
Masa Demokrasi Terpimpin

• Devaluasi yang diumumkan pada 25 Agustus


1959
• Pembentukan Deklarasi Ekonomi (Dekon)
• Devaluasi yang dilakukan pada 13 Desember
1965 menjadikan uang senilai Rp 1000
menjadi Rp 1.
PEREKONOMIAN INDONESIA MASA
ORDE BARU

• Kondisi Perekonomian Awal Masa Orde Baru


terjadinya hiperinflasi (650%), utang luar
negeri mencapai US$2,5 miliar (kurs saat itu),
tingkat pertumbuan ekonomi relative rendah ,
tingkat kemiskinan yang tinggi.
KEBIJAKAN EKONOMI MASA ORDE
BARU
• Kebijakan ekonomi yang bersifat prioritas
1. Penerbitan APBN
2. debt rescheduling
3. Merangsang eksportir
4. Menghentikan konfrontasi terhadap Malaysia
5. Kembali menjadi anggota badan-badan
keuangan internasional
6. Mengeluarkan beberapa peraturan
LANDASAN PENENTUAN KEBIJAKAN

• Trilogi Pembangunan
1. Stabilitas Nasional yang dinamis
2. Pertumbuhan ekonomi tinggi
3. Pemerataan pembangunan dan hasil-
hasilnya.
• Rencana pembangunan lima tahun (REPELIT)
1. Repelita I (1 April 1960 - 31 Maret 1974)
2. Repelita II (1 April 1974 -31 Maret 1979)
3. Repelita III (1 April 1979 – 31 Maret 1984)
4. Repelita IV (1 Apri 1984 – 31 Maret 1989)
5. Repelita V (1 Apri 1989 – 31 Maret 1984)
6. Repelita VI (1 Apri 1994 – 31 Maret 1999)
DAMPAK PENERAPAN KEBIJAKAN

• Dampak positif
1. Pertumbuhan ekonomi yang tinggi
2. Penurunan angka kematian
3. swasembada beras
4. Penurunan angka kemiskinan
5. Perkembangan GDP perkapita
6. Masuknya Investor asing
7. menumbuhkan rasa nasionalisme
8. Pengangguran berkurang
Dampak Negatif

1. Kerusakan alam
2. Ketimpangan ekonomi dan sosial
3. marginalisasi sosial
4. konglomerasi dan KKN
5. Pembangunan tidak merata
6. Kecemburuan pada transmigran
The End