Anda di halaman 1dari 10

Oleh :

Indra Fahmi
Ahmad Yani
Dedek Solehuddin
Hasneti Wahyu
JALAN

Bangunan
pelengkap jalan

Fasilitas lalu lintas &


Jalur Lalu Lintas fasilitas pendukung
pengguna jalan

Pendukung
Konstruksi jalan
LINTAS ATAS
(OVER PASS)

LINTAS BAWAH
JEMBATAN (UNDER PASS)
Jalur Lalu Lintas
(Permen PU Tahun 2011
Pasal 15)

JALAN
TEROWONGAN LAYANG
Jembatan
Jembatan sebagaimana Lintas Atas (Over Pass)
dimaksud dalam Pasal 15 harus Overpass adalah bagian dari fly
dilengkapi dengan: over yang merupakan terusan
a. sistem drainase; dan dari 2 ujung fly over. Overpass
b. ruang untuk menempatkan merupakan salah satu cara
utilitas. untuk menanggulangi
permasalahan lalu lintas yang
terjadi saat ini.

Lintas Bawah (Under Pass)


Underpass adalah jalan yang
dibuat di bawah tanah dan
fungsinya sama dengan Flyover
yaitu untuk mengurai
kemacetan.
Jalan layang
Jalan layang sebagaimana
dimaksud dalam Pasal 15 huruf
d harus dilengkapi dengan:
a. sistem drainase; dan
b. tempat pemasangan utilitas.

Terowongan.
Terowongan sebagaimana dimaksud
dalam Pasal 15 huruf e harus dilengkapi
dengan:
a. sistem drainase;
b. tempat pemasangan utilitas;
c. sistem aliran udara buatan;
d. sistem penerangan jalan umum; dan
e. fasilitas untuk keadaan darurat.
SALURAN TEPI
JALAN

Pendukung
Konstruksi Jalan GORONG-
(Permen PU Tahun 2011 GORONG
Pasal 21)

DINDING
PENAHAN TANAH
Saluran tepi jalan
merupakan saluran untuk
menampung dan mengalirkan
air hujan atau air yang ada di Gorong-gorong
permukaan jalan, bahu jalan, merupakan saluran air di
dan jalur lainnya serta air bawah permukaan jalan
dari drainase di bawah muka berfungsi mengalirkan air
jalan, di sepanjang koridor dengan cara memotong
jalan. badan jalan secara
melintang.

Dinding Penahan Tanah


merupakan bangunan
konstruksi untuk menahan
beban tanah ke arah
horisontal dan vertikal.
Dinding penahan tanah
dapat digunakan untuk
menyokong badan jalan yang
berada di lereng atau di
bawah permukaan jalan.
fasilitas lalu lintas dan
Jembatan fasilitas pendukung Teluk bus
penyeberangan pengguna jalan yang dilengkpi
(Permen PU Tahun 2011 Pasal 25)
pejalan kaki halte

terowongan
penyeberangan Tempat parkir
pejalan kakai di badan jalan

Pulau jalan trotoar


Jembatan penyeberangan Terowongan penyeberangan
pejalan kaki pejalan kaki
merupakan bangunan jembatan merupakan bangunan
yang diperuntukkan untuk terowongan melintang dibawah
menyeberang pejalan kaki dari permukaan Jalan diperuntukkan
satu sisi jalan ke sisi jalan yang bagi pejalan kaki yang
lainnya. menyeberang dari satu sisi
jalan ke sisi jalan yang lainnya.

Pulau jalan
merupakan bangunan di jalur
lalu lintas yang ditinggikan yang
tidak dilalui oleh kendaraan
bermotor, berfungsi sebagai
kanal, memisahkan, dan
mengarahkan arus lalu lintas.
Trotoar
merupakan bangunan yang
ditinggikan sepanjang tepi jalan Tempat parkir di badan jalan
yang diperuntukkan bagi lalu merupakan bangunan pelengkap
lintas pejalan kaki. jalan yang berfungsi sebagai
fasilitas untuk kendaraan
berhenti di luar badan jalan.

Teluk Bus Yang Dilengkapi Halte


merupakan bangunan di sisi jalan berbentuk teluk
yang dilengkapi tempat berteduh, diluar jalur lalu
lintas, diperuntukkan bagi bus untuk berhenti
sementara menurunkan dan menaikan penumpang,
dan menunggu calon penumpang bus.