Anda di halaman 1dari 28

Confined Space

Entry

0
Confined Space Fatalities

M echanism
Co ntact with Electricity 19

Single Co ntact with


9
Chemical o r Substance

Slide o r Cave-in 9
Di negara industri, terdapat 53
Falls fro m a Height 4
orang meninggal di confined
Explo sio n 3
spaces dari 1989 - 1992
Hit by Falling Objects 2

Hit by M o ving Objects 2

Trapped by M o ving
2
M achinery

Hypo xic A tmo sphere 2

Dro wning 1

0 2 4 6 8 10 12 14 16 18 20
number

1
Apakah Confined Space ?

Confined Space adalah tempat yang tertutup atau


terbatas dari tekanan udara / atmosfir dan dirancang
bukan sebagai tempat bekerja, dan –
(a) Setiap saat dapat-
Atmosfir dapat terkontaminasi
Kekurangan atau kelebihan oksigen atau
Menyebabkan engulfment, dan
(b) Masuk dan keluar yang terbatas

2
Pengenalan / Recognition

Beberapa confined  Vaults


spaces dengan mudah  Pipes / Pipa
dikenali:
 Trenches
Manholes
 Tunnels / Terowongan
Boilers
 Ducts
Furnaces
 Bins
Sewers
 Pits
Silos
Yang lain tidak mudah
Hoppers
dikenali – WASPADA
3
Putting It Simply

 Tempat bekerja ini tidak dirancang sebagai tempat


bekerja
 Tempat kerja ini bisa tertutup sebagian atau penuh
 Jalan masuk terbatas
 Tedapat potential hazard
Potential hazards:
Risk of engulfment
Udara yang kurang oksigen
Udara yang terkontaminsi
4
Alasan bagi Kecelakaan Confined Space

Kecelakaan terjadi karena:


– Orang tidak mengenali Confined Space
– Anggap remeh terhadap Hazards dan Resiko
– Tidak melakukan langkah pencegahan
– Terlalu mempercayai perasaan
– Tidak mentaati prosedur yang berlaku
– Mencoba menyelamatkan pekerja lain
Risk Assessment harus dilakukan bagi semua
pekerjaan yang berhubungan dengan Confined
Space
5
Two Major Hazards

PHYSICAL ATMOSPHERIC

Tiap hazard haruslah ditimbang dan dibuat keputusan!

6
Bahaya Atmosfir

Tiga bahaya utama atmosfir major atmospheric hazards:


– Kekurangan Oxygen / O2
– Keracunan
– Terbakar

7
Oxygen Levels

8
Oxygen Deficiency / Kekurangan Oksigen

O2 banyak di atmosphere – Tingkat Flammable tinggi


21 % None (Normal Concentration)
18 % Susah berkonsentrasi
12-16% Emosi tidak stabil , bingung, sempoyongan, bernafas
lebih cepat
10-12% Kehilangan koordinasi otot, keletihan dsb
6-10% Tidak dapat bergerak, bingung & vomiting, hilang
kesadaran
5% Nafas Sengal, kejang, sesak nafas, meninggal
4% Hilang kesadaran dan kejang-kejangion <1m
2% Segera hilang kesadaran dan kejang-kejang
0% Koma – Kerusakan otak < 5 menit
9
Gas Beracun
Sumber:
Gas beracun di confined
– Proses alami
spaces dapat dibagi dalam
decomposition
dua kelompok:
– Residu dari
1 Asphyxiates:
pemberishan dan
pengeringan • Nitrogen
• Methane
– Kebocoran pada
confined space dari • Carbon Dioxide
pipa, saluran dsb 2 Irritants:
– Dari pekerjaan yang • Ammonia
dilakukan di confined • Chlorine
space • Hydrogen Sulphide
– Hembusan udara dan
angin (exhaust fumes
dsb) 10
Gas Yang Mudah Menyala / Combustible
Gases
 Nyala api dapat terjadi bilamana terdapat:
Bahan Bakar / Fuel
O2
Sumber Pemantik Nyala / Ignition Source
Reaksi berantai berkelanjutan
Fuel
Tiap gas
membutuhkan
campuran tertentu Chemical
Air Reaction Heat
atas bahan bakar
dan O2 untuk
terbakar.
11
Batas Ledakan / Explosive Limits

Batas campuran udara /


Bahan Bakar yang
menyebabkan gas
terbakar/meledak ditentukan
dalam:
– Lower Explosive Limit (L.E.L)
– Upper Explosive Limit (U.E.L)

12
Sumber Pemantik / Ignition Sources

Sumber pemantik / ignition sources memberi energi yang cukup


untuk menyalakan/meledakkan. Sumber pemantik bisa berupa
percikan api, hangat atau permukaan yang panas. Ignition sources
biasa ditemui di confined space termasuk:
– open flames, seperti welding torches atau cigarette lighters;
– electrical arcing dari incorrectly installed wires atau electrically
overloaded fittings;
– Permukaan panas, seperti steam lines, heaters atau panas
dari bola lampu;
– static electricity sparks (misalnya oleh bahan synthetic)
– frictional sparks (misalnya perkakas metal bergesek/pukul
dengan objek lainnya);
– Percikan api atau panas oleh non-intrinsically safe electrical
equipment (e.g. a mobile phone, radio, flashlight, wristwatch or
pager).

13
Pengujian Atmospher / AtmosphericTesting

 Sebelum memasuki  Bilamana telah melebihi


confined space, batas waktu yang telah
ditentukan,apapun
atmosphere HARUS
alasannya, seluruh
diuji untuk personil harus segera
mengetahui: keluar dari confined
O2 levels space, dan tidak ada yang
Flammable gases boleh masuk sampai
Toxic contaminants udara didalamnya kembali
ke level normal.
 Pengujian harus TIDAK ADA
dilakukan oleh penguji pengecualian atas
yang kompeten dan ketentuan ini.
terlatih.
14
Monitoring Udara / Atmospheric Monitoring
Selalu uji udara
pada berbagai
tingkatan untuk Good Air
menyakinkan aman
memasuki confined
space

Poor Air
GOOD AIR di
permukaan,
bukan berarti
GOOD AIR
dibawahnya
Deadly Air

15
Bahaya Physical / Physical Hazards
Poor Housekeeping
Flooding

Daerah Basah
Galian Dalam

Ledakan
Api

Kurang Cahaya Suara

Restricted Access Protrusions

Electricity di Daerah Basah Tangga

16
Bahaya Elektrik / Electrical Hazards
Kontak dengan sumber listrik dapat menyebabkan kerugian bagi
kesehatan, diantaranya:
 Luka bakar ketika panas mengenai jaringan tubuh;

 Kontraksi otot yang tidak sengaja – bilamana seseorang tidak dapat


terlepas dari suatu objek sampai sumber energi terputus.;
 ventricular fibrillation – ketika tubuh menerima sengatan listrik, otot
jantung akan gagal berkontraksi untuk memompa darah ke seluruh
tubuh;
 cardiac arrest – jantung berhenti, dan

 pulmonary arrest – ketika syaraf otak yang mengontrol pernafasan


rusak, menyebabkan kesusahan dalam bernafas.
 Dari semua gangguan kesehatan tersebut, kontak listrik di confined
space menyebabkan bahaya lain yang unik Sebagai contoh, bilamana
seseorang tersentak oleh sengatan listrik, dengan mudah ia akan
membentur dinding atau objek lain dalam confined space. Bila bekerja
dengan tangga, scaffolding, atau tempat yang tinggi, sengatan listrik
dapat menyebabkan jatuh.

17
Bahaya Elektrik - Pengontrolan
Peralatan listrik portable harus —
 Terhubung dengan ground, diproteksi dengan extra-low voltage
supply dengan transformer diluar confined space;
 Terproteksi oleh residual current device, yang berada diluar confined
space; atau
 Bilamana terdapat kemungkinan mudah menyala, harus diyakini sudah
sangat aman.
Kabel Listri / Supply cables harus-
 Peralatan listrik portable harus disambung dengan kabel fleksibel yang
kualitasnya tidak boleh kurang dari type heavy duty .
 Kabel harus diberi pelindung untuk mengurangi kerusakan.
Double-insulated tools
 Bilamana diperlukan, diperkenankan untuk menggunakan double-
insulated electrical tools

18
Bahaya di Confined Space Yang Lain

 Suara / Noise levels dapat lebih keras di dalam confined space. Hal
ini dapat menyebabkan waktu pekerja didalamnya lebih pendek tanpa
pelindung telinga. Dan juga suara di dalam confined space dapat
mempersulit komunikasi antar pekerja di dalam confined space space.
 Falling objects bahaya bagi pekerja yang berada didalam tempat
terbatas yang terbuka permukaannya, atau ada pekerjaan diatas para
pekerja.
 Pencahayaan / Lighting levels didalam confined space tidak
mencukupi untuk bekerja aman di dalamnya.
 Awkward atau vertical entry points dapat menimbulkan bahaya seperti
jatuh dari ketinggian .
 Tekanan Thermal / Thermal stress – bekerja di lingkungan yang
panas dapat mempengaruhi pekerja seperti sakit, kram, dan heat
stroke.

19
Bahaya di Confined Space Yang Lain
 Bahaya Biologi / Biological Hazards
• Orang yang bekerja di Confined Space dapat terpapar
dengan Bahaya Biologi (mis: grain silos tempat bacteria
dan jamur yang dapat menyebabkan gangguan
kesehatan).
• Resiko terpapar dengan zoonotic diseases dari hewan
yang tinggal di confined space (mis : psittacosis dari
kotoran burung merpati).
• Infeksi juga bisa terdapat di dalam unsur didalam confined
(mis. Terpapar dengan media pembawa virus hepatitis A,
leptospirosis, tetanus dan gastroenteritis).
 Bahaya Psikologi / Psychological hazards
• Salah satu atau kombinasi bahaya di confined space
dapat menyebabkan gangguan psikologi seperti stress
dan claustrophobia.
20
Bahaya di Confined Space Yang Lain

 Bahaya Compressed Gas / Compressed gas hazards


• Kecuali tabung yang digunakan untuk self-contained
breathing apparatus, tidak ada tabung bertekanan atau
liquefied gas diperbolehkan dibawa ke dalam confined
space.
• Supply Gas bertekanan atau liquefied gas ke peralatan di
dalam confined space harus dimatikan pada cylinder valve
bilamana tidak dipergunakan. Tabung gas harus
diamankan.
• Selang penyuplay gas untuk peralatan di dalam confined
space harus dilokalisir, suspended atau diberi pelindung
untuk mencegah kerusakan.
• Selang tersebut harus diuji dan diperiksa dari kebocoran
sebelum digunakan.
21
Sebelum Memasuki Confined Space
Penilain Resiko / Risk Assessment
– Untuk apa confined space dipergunakan? (Penyimpanan
Bahan Kima ,dsb)
– Apakah terdapat bahaya sehubungan dengan
pengoperasian dalam kondisi normal ? (kurang ventilasi dsb)
– Kapan terakhir kalinya terdapat bahaya di confined space
tersebut? (cleaning dsb)
– Apakah ada bahaya physic / physical hazards?
(penerangan dsb)
– Bahaya apa yang terdapat sehubungan dengan pekerjaan
/ work scope.
Risk Assessment harus dilakukan sebelum melakukan
pekerjaan di semua Confined Space

22
Memasuki Confined Space / Confined Space
Entry
ENTRY PERMIT
diperlukan sebelum
memasuki semua confined
space DANGER
Seseorang dianggap telah
memasuki confined space
begitu bagian wajah atau CONFINED
lengannya memasuki SPACE
bagian permukaan
confined space. Entry by
HOT WORK PERMIT Permit Only
diperlukan bagi seluruh
pekerjaan hot work
pada confined space.

23
Standby Person

Standby personnel harus terlatih dan berkompeten dalam :


Menggunakan peralatan SCBA
Memberikan Tindakan Pertolongan Pertama, termasuk
CPR
Menggunakan sistem komunikasi apapun yang akan
digunakan.
Prosedur penyelamatan pada confined space.
Ketentuan Confined space entry

24
Tugas Standby Person
JANGAN PERNAH MENINGGALKAN ENTRY
POINT
Berkomunikasi dengan team kerja
Maintain Entry Exit Register (Siapa masuk & Siapa keluar)
MENGERTI DAN FAMILIAR DENGAN EMERGENCY
PROCEDURES
•Mengenali permasalahan
•Mengamati bahaya di luar confined space.
•Menjaga jalan masuk yang bersih, ke dan dari area kerja .
•Menghubungi rescue personnel saat ada tanda bahaya
•Melakukan apa yang bisa dilakukan terhadap orang yang terluka
sampai bantuan tiba
•Membantu menyelamatkan dari luar confined space bila
memungkinkan 25
Tanggungjawab Supervisor

• Memastikan confined space telah diisolasi sesuai dengan prosedur


LOTO .
• Memastikan risk assessment telah dilakukan, bahaya dikontrol dan
dikomunikasikan kepada pekerja.
• Memastikan pekerja telah mendapatkan pelatihan dalam prosedur
confined space.
• Memastikan confined space telah diuji dan udaranya aman untuk
dimasuki
• Memastikan sentry pada tempatnya dan terlatih atas kewajiban sentry
• Memastikan emergency rescue plan berada di tempat
• Memastikan semua ketentuan perizinan telah dilakuan dan didapatkan

26
Pertanyaan

27