Anda di halaman 1dari 33

Pertemuan ke 1

ASUHAN 
KEBIDANAN 
HIV / AIDS
SUB BAB :

­PENGERTIAN HIV/AIDS
­KLASIFIKASI HIV/AIDS
­PENYEBAB, TANDA 
GEJALA DAN KOMPLIKASI 
HIV/AIDS
PETA PENYEBARAN HIV DI DUNIA
SUMBER DARI UNAIDS/WHO AIDS EPIDEMIC UPDATE 2005

East Europe &


Central Asia
West Europe 1.400.000
North 610.000
America East Asia & Pacific
1.000.000 1.100.000
North Africa &
Caribia Middle East South and East
440.000 540.000 Asia, 7.100.000
Indonesia
190,000 – 210.000
Sub-Saharan
Latin America Africa
1.700.000 25.400.000 Australia &
New
Zealand,
35.000
Estimasi jumlah infeksi baru HIV di negara wilayah Asia Tenggara
dan Selatan 1990-2009

Sumber: HIV/AIDS SEAR Report, WHO, 2011 
* DI INDONESIA, INFEKSI HIV MERUPAKAN SALAH SATU
MASALAH KESEHATAN UTAMA DAN SALAH SATU PENYAKIT
MENULAR YANG DAPAT MEMPENGARUHI KEMATIAN IBU DAN
ANAK.
* HIV TELAH ADA DI INDONESIA SEJAK KASUS PERTAMA
DITEMUKAN TAHUN 1987.
* SAMPAI TAHUN 2012 KASUS HIV & AIDS TELAH DILAPORKAN
OLEH 341 DARI 497 KAB/KOTA DI 33 PROVINSI.
* KEMEN KES MEMPERKIRAKAN, PADA TAHUN 2016 INDONESIA
AKAN MEMPUNYAI HAMPIR DUA KALI JUMLAH ORANG YANG
HIDUP DENGAN HIV & AIDS DEWASA DAN ANAK (812.798
ORANG) DIBANDINGKAN PADA TAHUN 2008 (411.543 ORANG),
BILA UPAYA PENANGGULANGAN HIV & AIDS YANG
DILAKSANAKAN TIDAK ADEKUAT SAMPAI KURUN WAKTU
TERSEBUT (LAPORAN PEMODELAN MATEMATIKA EPIDEMI HIV
DI INDONESIA, KEMKES, 2012).
PENULARAN HIV DARI IBU KE BAYI MASIH
TERBATAS, JUMLAH BUMIL YANG TERINFEKSI
HIV CENDERUNG MENINGKAT.
* PREVALENSI HIV PADA BUMIL DIPROYEKSIKAN
MENINGKAT DARI 0,38% (2012) == 0,49% (2016),
DAN JUMLAH
* BUMIL HIV POSITIF YANG MEMERLUKAN
LAYANAN PPIA JUGA AKAN MENINGKAT DARI
13.189 ORANG (2012) == 16.191 ORANG (2016)
* PROPORSI JUMLAH KASUS HIV PADA
PEREMPUAN MENINGKAT DARI 34% (2008) ==
44% (2011), SELAIN ITU JUGA TERDAPAT
PENINGKATAN HIV & AIDS YANG DITULARKAN
DARI IBU HIV POSITIF KE BAYINYA.
*JUMLAH KASUS HIV PADA ANAK 0-4 TAHUN
MENINGKAT DARI 1,8% (2010) == 2,6% (2011)
JUMLAH ANAK BERUSIA DI BAWAH 15 TAHUN YANG
TERTULAR HIV DARI IBUNYA PADA SAAT DILAHIRKAN
ATAUPUN SAAT MENYUSUI AKAN MENINGKAT DARI 4.361
(2012) == 5.565 (2016)
*MENCEGAH & MENGOBATI IMS DAPAT MENGURANGI
RISIKO PENULARAN HIV MELALUI HUBUNGAN SEKS.
ADANYA IMS DALAM BENTUK ULSERASI / INFLAMASI
AKAN MENINGKATKAN RISIKO MASUKNYA INFEKSI HIV
SAAT MELAKUKAN HUBUNGAN SEKS TANPA PELINDUNG
ANTARA SEORANG YANG SUDAH MENDERITA IMS
DENGAN PASANGANNYA YANG BELUM TERTULAR.
*PENYAKIT SIFILIS MASIH MENJADI MASALAH
KESEHATAN DUNIA DENGAN PERKIRAAN 12 JUTA ORANG
TERINFEKSI SETIAP TAHUNNYA. PADA ORANG YANG
MENDERITA SIFILIS, RISIKO HIV MENINGKAT 2-3 KALI
LIPAT. DATA WHO (2003), TERMASUK HASIL SEROSURVEI
DI INDONESIA, MENUNJUKKAN 0,8% DARI 395 BUMIL
YANG DIPERIKSA TERINFEKSI SIFILIS.
Estimasi dan proyeksi jumlah ibu hamil yang membutuhkan Layanan
PPIA di Indonesia tahun 2012-2016

Sumber: Pemodelan Matematik Epidemi HIV, Kemkes, 2012 
DATA KASUS HIV&AIDS TERAKHIR
(SUMBER DITJEN PPM & PL DEPKES RI)

FAKTOR RESIKO/RISK HIV AIDS TOTAL


+
Heteroseksual 1947 2256 4203
Pengguna Narkoba 1168 2920 4088
Suntik (IDU)
Homo/Biseksual 134 272 406
Transmisi Prenatal 30 75 105
Transfusi Darah 0 6 6
Tak Diketahui dan Tidak 1054 294 1348
Disebut
Total 4333 5823 10156
DATA KASUS HIV&AIDS TERAKHIR
(SUMBER DITJEN PPM & PL DEPKES RI)
HIV / AIDS
HIV (Human .
Immunodeficiency AIDS (Acquired
Virus) Immunodeficiency
Syndrome)
adalah virus golongan RNA
yang spesifik menyerang adalah kumpulan gejala klinis
sistem kekebalan akibat penurunan
tubuh/imunitas manusia dan sistem imun yang timbul
menyebabkan AIDS. akibat infeksi HIV
A: Acquired atau mendapatkan/menderita virus,
  A
(bukan diwarisi) untuk membedakan dengan
kondisi yang bersifat genetis atau mewarisi virus
yang mengakibatkan

I: Immuno- (kekebalan), karena virus ini menyerang


I sistem kekebalan tubuh danmeningkatkan
kerentanan terhadap infeksi.

D: Deficiency, kekurangan sel darah putih tertentu


D
dalam sistem kekebalan.

S: Syndrome, sindroma, berarti sekelompok gejala


S sebagai akibat infeksi HIV. ak berfungsinya
sistem kekebalan tubuh.
FASE DALAM HIV / AIDS
FASE WINDOW PERIOD
Prognosa / 
Perjalanan 
Penyakit HIV / 
AIDS
Fase Window Periode : Virus sudah berkontaminasi masuk 
dalam tubuh manusia, tetapi dalam pemeriksaan laboratorium 
belum ditemukan.

Fase Infectius : Virus mulai berinteraksi dan dalam pemeriksaan lab 
ditemukan antibody CD4 yang menurun. Normal 500­1500, bila 
CD4 < 500 berarti positif HIV. Dan bila CD4 200 berarti sudah 
harus dimulai pemberian ARV ( Anti Retro Virus )

Fase AIDS : Sudah mulai didapatkan kumpulan gejala dari berbagai 
penyakit sebagai akibat hilangnya kekebalan.
Masa Jendela/Window Period

adalah masa dimana seseorang yang sudah


terinfeksi HIV, namun pada pemeriksaan
antibodi di dalam darahnya masih belum
ditemukan/negatif.

Masa jendela ini biasanya berlangsung 3 bulan sejak


infeksi Limfosit adalah bagian dari sel lekosit yang
memiliki fungsi spesifik untuk fagositosis, memori awal.
   Kerusakan progresif pada sistem
kekebalan tubuh menyebabkan
pengidap HIV (Odha) amat
rentan dan mudah terjangkit
berbagai macam macam
penyakit/infeksi oportunistik.
Perbedaan antara HIV, infeksi HIV dan AIDS

HIV merupakan virus yang dapat menyebabkan infeksi.  Orang yang 
terinfeksi­HIV mungkin tidak menunjukkan gejala kesakitan, namun 
dapat menulari orang lain

Kebanyakan orang yang terinfeksi­HIV pada akhirnya akan terserang 
AIDS pada suatu waktu, yang mungkin bisa terjadi dalam jangka 
beberapa bulan bahkan sampai 15 tahun.  
AIDS merupakan sekelompok penyakit dan infeksi oportunistik 
yang akan berkembang setelah terinfeksi HIV dalam jangka waktu 
yang cukup lama (rata­rata 3­5tahun).

Diagnosa AIDS didasarkan atas hasil uji kriteria klinis dan 
hasil uji laboratorium (menurut pedoman WHO).  
Apakah seorang pengidap HIV dapat
dibedakan dari orang lainnya ?

Seorang  pengidap  HIV  tidak  dapat  dibedakan.   


Seorang  pengidap  HIV  terlihat  biasa  saja 
seperti  halnya  orang  lain  karena  tak 
menunjukkan gejala klinis.  Hal ini bisa terjadi 
selama 5 – 10 tahun.
Kenyataan Mengenai HIV DAN AIDS Saat 
Ini : 

HIV dan AIDS adalah penyakit infeksi menular yang dapat 
mengenai semua : umur, ras, etnis, profesi, wilayah, dan 
penularannya berlangsung sepanjang masa 
•.
•  Banyak RS tidak mampu mendiagnosis AIDS pada pasiennya

Pasien HIV AIDS masih asing bagi banyak sejumlah orang

Banyak orang mengatakan : “Yang kena Penyakit AIDS hanyalah 
orang­orang yang  hidupnya di dunia hitam/lokalisasi
Mengapa AIDS  Perlu  Perhatian Khusus? 

AIDS dapat menyerang siapa saja (pria, wanita, tua, muda, anak-anak
bahkan janin dalam kandungan ibu pengidap HIV, terutama usia produktif).

Orang yg terinfeksi HIV menjadi pembawa dan penular virus


HIV selama hidupnya walaupun penderita tampak sehat

Kasus AIDS merupakan fenomena gunung es, yg muncul


kepermukaan sebagian kecil dari yang sebenarnya menurut.
WHO 1 kasus HIV : tersembunyi 100 sampai dengan 200 orang.
Mitos seputar HIV dan AIDS  yang 
beredar di masyarakat :

• HIV dan AIDS adalah penyakit orang homoseksual 
• HIV dan AIDS adalah penyakit orang barat/turis 
• Menular hanya melalui hubungan seksual 
• Dapat menular lewat kontak seksual biasa 
• HIV dan AIDS merupakan penyakit kutukan Tuhan.
CIRI-CIRI ORANG TERKENA HIV YG TJD 3-6
MGG PASCA INFEKSI VIRUS YG UMUM TERJADI:
* DEMAM.
* NYERI TENGGOROKAN DAN BATUK.
* PEMBESARAN KELENJAR
* NYERI KEPALA.
* TULANG DAN OTOT YANG NYERI DAN PEGAL.
* MUDAH LELAH, LETIH DAN LESU.
* PENURUNAN BERAT BADAN YANG TIDAK
TERLALU BESAR
* MENURUNNYA NAFSU MAKAN
* MUAL, MUNTAH, DIARE
* MUNCUL RUAM KEMERAHAN PADA KULIT
* LUKA PADA ORGAN INTIM
* LUKA PADA MULUT
1. FLU PARAH = BIASANYA TERJADI PADA
2 MINGGU PERTAMA SETELAH VIRUS MASUK KE
DALAM TUBUH.
2. SAKIT KEPALA == SERING TERJADI PADA
PENDERITA HIV AIDS TERUTAMA PADA PRIA AKAN
TERJADI PADA TAHAP AWAL
3. DEMAM = DEMAM LEBIH DARI 38 DERAJAT
CELCIUS
4. MENGGIGIL PADA MALAM HARI
5. TUBUH SANGAT LELAH
6. SAKIT OTOT
7. RUAM HITAM PADA KULIT TUBUH
8. SAKIT TENGGOROKAN
9. PEMBENGKAKAN KELENJAR GETAH BENING
10. SESAK NAFAS
11. DIARE
12. PENGLIHATAN KABUR
13. PENURUNAN BERAT BADAN
TUBUH WANITA MENGALAMI BERBAGAI SERANGAN
ASIMTOMATIK.
2. PEMBENGKAKAN KELENJAR GETAH BENING
3. PENYAKIT INFEKSI ANTARA LAIN:
-INFEKSI PARU-PARU / PNEUMONIA ,TBC
– HEPATITIS C – INFEKSI GINJAL – INFEKSI SALURAN
KEMIH
– INFEKSI PENCERNAAN – INFEKSI OTAK – INFEKSI
KULIT.
4. DEMAM PARAH
5. PENYAKIT GANGGUAN REPRODUKSI =
* SIKLUS MENSTRUASI YANG TIDAK TERATUR KARENA
MASALAH SEL TELUR DAN PRODUKSI HORMON YANG
TIDAK SEIMBANG
* INFEKSI BAKTERI YANG MENYERANG PADA BAGIAN
VAGINA DAN ORGAN REPRODUKSI DALAM
* INFEKSI PMS YANG BISA DISEBABKAN KARENA
KLAMIDIA, GO , HPV
* KANKER SERVIKS YANG BISA DISEBABKAN KARENA HPV
* BERBAGAI JENIS PENYAKIT RADANG PANGGUL
6. MASALAH KESEHATAN KULIT
7. GEJALA LANJUTAN YANG PARAH = SETELAH HIV
BERKEMBANG MENJADI AIDS ANTARA LAIN:
- DIARE, MUAL, MUNTAH
-SAKIT KEPALA,NYERI OTOT, NYERI SENDI,TUBUH LELAH
-BATUK KRONIS,SESAK NAFAS,TIDAK BISA MENELAN
8. GEJALA AKHIR AIDS = KETIKA SEORANG WANITA
PENDERITA HIV AIDS SUDAH MEMASUKI TAHAP AKHIR
DARI AIDS ,ANTARA LAIN:
* KEHILANGAN MEMORI ATAU INGATAN BAIK JANGKA
PANJANG MAUPUN JANGKA PENDEK
* SELALU BINGUNG DAN TIDAK MUNGKIN UNTUK BISA
HIDUP SENDIRI
* MENTAL YANG SANGAT MELEMAH DAN MENYEBABKAN
KEHILANGAN KEMAMPUAN PEMAHAMAN TERHADAP
KEHIDUPAN
* KOMA
* BERBAGAI JENIS KANKER YANG SANGAT GANAS DAN
SERING MENYEBABKAN KEMATIAN MENDADAK
CIRI HIV AIDS PADA BAYI & ANAK-
ANAK:
1. PERTUMBUHAN BADAN YANG BURUK
2. PERKEMBANGAN LAMBAT
3. SERING KEJANG
4.INFEKSI TELINGA
5. DIARE
6. SARIAWAN
7.DEMAM
8. DEHIDRASI
9. INFEKSI PARU-PARU
BEBERAPA KOMPLIKASI HIV AIDS YANG
DAPAT TERJADI SEBAGAI BERIKUT:
1. TUBERKULOSIS (INFEKSI TBC)
2. SALMONELLOSIS (INFEKSI PENYAKIT YANG
BERASAL DARI MAKANAN)
3. CYTOMEGALOVIRUS (INFEKSI VIRUS YANG
MENYERANG SEL IMUN TUBUH)
4. HERPES ENCEPHALITIS (INFEKSI YANG
MENYERANG SYARAF OTAK)
5. KANDIDIASIS (INFEKSI YANG DISEBABKAN
OLEH JAMUR)
6. MENINGITIS KRIPTOKOKUS (INFEKSI
PERADANGAN SARAF PUSAT)
7. TOKSOPLASMOSIS (INFEKSI PENYAKIT
PADA WANITA HAMIL)
8. CRYPTOSPORIDIOSIS (INFEKSI PADA
SALURAN PENCERNAAN)
9. KANKER / TUMOR
A. SARKOMA KAPOSI (TUMOR/ KANKER
DARAH) = BIASANYA MUNCUL SEBAGAI
BENJOLAN MERAH MUDA, MERAH ATAU
UNGU PADA KULIT DAN MULUT. 
B.LIMFOMA (KANKER GETAH BENING)
10.SINDROM WASTING == KEHILANGAN
SETIDAKNYA 10 % DARI BB, SERING
DISERTAI DG DIARE, KELEMAHAN KRONIS
DAN DEMAM.
11.KOMPLIKASI NEUROLOGIS
12.PENYAKIT GINJAL
(ADC)ATAU ENSEFALOPATI TERKAIT HIV, MUNCUL
TERUTAMA PADA ORANG DENGAN INFEKSI HIV
LEBIH LANJUT. 
* LIMFOMA SUSUSNAN SARAF PUSAT(SSP) 
= TUMOR GANAS YANG MULAI DI OTAK ATAU
AKIBAT KANKER YANG MENYEBAR DARI BAGIAN
TUBUH LAIN.
* MENINGITIS KRIPTOKOKUS = DISEBABKAN OLEH
JAMUR CRYPTOCOCCUS NEOFORMANS, 
* INFEKSI CYTOMEGALOVIRUS (CMV) DAPAT MUNCUL
BERSAMAAN DENGAN INFEKSI LAIN. LEMAS PADA
LENGAN DAN KAKI, MASALAH PENDENGARAN DAN
KESEIMBANGAN, TINGKAT MENTAL YANG
BERUBAH, DEMENSIA, NEUROPATI PERIFER, KOMA
DAN PENYAKIT RETINA YANG DAPAT
MENGAKIBATKAN KEBUTAAN.
* INFEKSI VIRUS HERPES 
* NEUROPATI PERIFER MENGGAMBARKAN
KERUSAKAN PADA SARAF PERIFER
* DISTAL SENSORY
POLYNEUROPATHY MENYEBABKAN MATI RASA
ATAU PERIH YANG RINGAN HINGGA SANGAT
NYERI ATAU RASA KESEMUTAN YANG BIASANYA
MULAI DI KAKI DAN TELAPAK KAKI. 
* NEUROSIFILIS, AKIBAT INFEKSI SIFILIS YANG
TIDAK DIOBATI SECARA TEPAT,
* PROGRESSIVE MULTIFOCAL
LEUKOENCEPHALOPATHY (PML) TERUTAMA
BERDAMPAK PADA ORANG DENGAN PENEKANAN
SISTEM KEKEBALAN (TERMASUK HAMPIR
5%PASIEN AIDS)
* KELAINAN PSIKOLOGIS DAN NEUROPSIKIATRI 
* STROKE YANG DISEBABKAN OLEH
PENYAKIT PEMBULUH DARAH OTAK JARANG
DIANGGAP SEBAGAI KOMPLIKASI AIDS, 
* ENSEFALITIS TOKSOPLASMA
(TOKSOPLASMOSIS OTAK) =MUNCUL
PADA KURANG LEBIH 10% PASIEN AIDS
YANG TIDAK DIOBATI. 
* MIELOPATI VAKUOLAR MENYEBABKAN
LAPISAN MIELIN YANG MELINDUNGI
UNTUK MELEPASKAN DIRI DARI SEL SARAF
DI SARAF TULANG BELAKANG, MEMBENTUK
LUBANG KECIL YANG DISEBUT VAKUOL
DALAM SERAT SARAF. 
 TERIMA    KASIH