Anda di halaman 1dari 28

Pengertian Artikel Non-Penelitian

Artikel non penelitian mengacu kepada


semua jenis artikel ilmiah yang bukan
merupakan laporan hasil penelitian. Ketentuan
penulisan artikel non-penelitian sama dengan
ketentuan menulis makalah pendek
(panjangnya tidak lebih dari 20 halaman),
kecuali dalam makalah pendek abstrak dan
kata kunci tidak harus ada.
Langkah Sebelum Menulis Artikel Non-
Penelitian

• Topik sudah dipilih


• Sumber-sumber acuan sudah disiapkan
• Peta informasi sudah dibuat
• Garis besar/sistematika tulisan sudah dirancang.
• Selama menulis, perubahan masih mungkin terjadi.
Membuat Garis Besar,
Menulis, dan Menelaah

• Ikuti sistematika yang ditentukan oleh penerbit ( misalnya:


JP atau PTJJ)
• Buat extended out-line:
Kembangkan uraian (isi) ringkas setiap subtopik yang
terdapat dalam out-line.
• Tidak harus sekali jadi, perubahan mungkin dilakukan
sementara menulis.
• Mulailah menulis, manfaatkan peta informasi.
• Reviu /telaah tulisan
Menelaah Artikel

Telaah mandiri:
• Cermati seluruh naskah dari berbagai aspek, sampai
penulis merasa yakin bahwa kesalahan sudah sangat
minimal.
Telaah Sejawat:
• Minta teman sejawat atau pakar menelaah artikel yang
sudah ditelaah oleh penulis.
• Perbaiki, dengan mengakomodasi masukan dari penelaah.
Menelaah Artikel dari
Aspek Substansi

Kebenaran Konsep:
• Konsep diakui kebenarannya oleh ilmuwan/pakar,
hasil penelitian,
• Tidak bertentangan dengan etika ilmu pengetahuan
• Cermat dalam paparan/cakupan
• Mutakhir
Kecermatan Isi (Accuracy)

Segi Akademik
• Konsep, teori, prinsip, dll: dapat dipertanggungjawabkan
kebenarannya, sesuai dengan perkembangan mutakhir.
• Dikembangkan atas dasar hasil penelitian/ bukti empirik /
kajian teoritik.
Kesesuaian
Judul- abstrak-pendahuluan-uraian-kesimpulan -saran
Judul Artikel
• Menggambarkan isi artikel
dengan pas.
• Terdiri dari 12-15 kata.
• Singkat, padat, mudah
dipahami
• Memuat kata-kata kunci
• Tidak ada singkatan,
rumus, jargon
• Menarik
Ketepatan Cakupan

• Kesesuaian dengan
karakteristik jurnal
yang dituju (lihat batas
jumlah halaman)

• Keluasan dan
kedalaman sesuai
dengan judul artikel
Abstrak

• Inti sari atau sari pati isi artikel


• Lengkap, utuh, padat dan ringkas
• Penelitian: masalah, tujuan, metodologi (desain
penelitian, populasi/sampel, teknik pengumpulan
data, analisis data), temuan, kesimpulan/saran)
• Artikel nonpenelitian: pendahuluan, inti, penutup
(kesimpulan atau implikasi)
• 150-200 kata.
Ketercernaan
Naskah
Mudah tidaknya naskah dipahami:
• Sistematika pemaparan yang baik dan logis
• Modus ekspresi (verbal, numerikal, figural) yang
jelas.
• Bahasa ragam ilmiah yang komunikatif
• Format naskah (penomoran, paragraf, ketentuan
teknis, dll) yang tertib.
Penulisan Referensi
• In the body of the text, citations are in parentheses:
….. (Lastname, Year).
• With multiple citations, list alphabetically and
separate with a semi-colon: (Angeleyes, 2009;
Mushymind, 1945).
• In the reference section, the elements of a
reference are generally: Lastname, Initials. (Year).
Title of the publication. City, State/Country:
Publisher.
Penulisan Referensi
• Examples:
Gagné, R. M. (1985). The conditions of learning (4th
ed.). New York: Holt, Rinehart & Winston.

Gagné, R. M., & Merrill, M. D. (1990). Integrative


goals for instructional design. Educational
Technology Research & Development, 38(1), 23-
30.
Penulisan Referensi

• Dalam teks: nama belakang, tahun, di taruh dalam


kurung: (Santrock, 2008), jika mengutip: nama
belakang, tahun, halaman: (Santrock, 2008: 65).
• Dalam Daftar Referensi: nama belakang, initial.
(tahun). judul buku (miring). kota: penerbit.
• Santrock, J. W. (2008). Educational Pschology.
(3rd ed). New York: McGraw-Hill.
Penulisan Referensi
Kumpulan karya ilmiah dalam buku:
• Darling-Hammond, L. & Goodwin, A. L. (1993).
Progress toward professionalism in teaching.
Dalam: G. Cawelti (ed). Challenges and
achievement of American Education, The 1993
ASCD year book.19-52. Alexandria: Association
for Supervision and Curriculum Development
(ASCD)
Penulisan Referensi

• Artikel Jurnal:
• Indriasih, A. (2007). Penerapan pembelajaran Koperatif
JIGSAW untuk meningkatkan hasil belajar IPS di SD.
Jurnal Pendidikan. 10 (2), 78-84.
Aspek Bahasa

• Pilihan Kata
• Struktur Kalimat
• Alinea
• Ejaan
• Gaya Bahasa
Pilihan Kata (Diksi)
Cermati:
• Kata-kata yang belum umum dipakai
• Istilah teknis:
* yang sudah ada terjemahannya dalam bahasa
Indonesia: simpang baku, balikan
* yang belum ada terjemahannya: beri penjelasan(
teacher’s centered)
* istilah asing yang sukar dipahami
• Kata-kata yang digunakan dengan makna yang
salah: acuh, besok, bergeming
Struktur Kalimat
• Menentukan tingkat keterbacaan
• Kalimat efektif
• Cermati:
 Kalimat rancu: beranak bercucu
 Penggunaan sinonim yang tidak perlu
 Kata/ungkapan yang tidak berfungsi
 Unsur kalimat yang hilang, hingga makna
kalimat kabur.
Contoh-contoh

Kalimat rancu karena banyak keterangan:


Keberhasilan mahasiswa ditentukan oleh berbagai faktor,
seperti kemampuan menguasai materi, kemauan untuk bekerja
keras, dan kesempatan yang tersedia, yang semuanya itu juga
dipengaruhi oleh keberuntungan yang sering dijadikan
kambing hitam dalam kegagalan, yang tentunya berbeda bagi
setiap orang.

Kalimat dengan kata-kata sinonim yang tidak perlu:


Kiranya dapat dipahami dan dimengerti, bahwa.....
Contoh-Contoh
Ungkapan/kata yang tidak berfungsi:
Sistem ujian seperti ini pada akhirnya menyebabkan
tingginya tingkat kegagalan pada setiap masa ujian per
semester.

Unsur kalimat yang hilang:


Dengan dibangunnya jembatan itu memperlancar arus lalu
lintas.
Dalam keadaan melarat memikirkan berbagai upaya untuk
hidup.
Alinea/Paragraf

• Rangkaian kalimat yang merupakan kesatuan yang kompak


• Bukan kumpulan kalimat
• Cermati:
Apakah semua kalimat merupakan bagian utuh dari
alinea/hubungan antarkalimat cukup padu.
Hubungan antarparagraf
Ejaan (1)
• Salah satu ciri utama bahasa tulis yang menentukan tingkat
keterbacaan.
• Pedomani: EYD
• Cermati:
Penulisan di dan ke sebagai :
- kata depan (terpisah): di depan,
ke sawah
- awalan (menyatu): dimakan, ditulis
Ejaan (2)
• Penulisan kata majemuk yang mendapat awalan & akhiran
(menyatu).
Contoh:
dianaktirikan, dipertanggungjawabkan

• Penulisan kata-kata serapan:


Contoh:
- konteks, bukan kontek
- aktivitas, bukan aktifitas
- analisis, bukan analisa.
Gaya Bahasa

• Artikel jurnal adalah karya


ilmiah.
• Ragam bahasa resmi
• Gunakan kata ganti orang
ketiga atau gunakan bentuk
pasif.
• Tiap penulis punya gaya
masing-masing.
Akses E-Journal

• PROQUEST:
Meliputi : MIPA/Science, SOSIAL, PERTANIAN
• URL : search. Proquest.com
• Id : 46DT32R77X
• Password : pqdikti2011
Akses E-Journal
• GALE/Cengage Learning
Meliputi : Seni, Teknik, dan Sosial, Humaniora dan
Pendidikan,
• URL : infotrac. Galegroup.com/itweb
• Id : ptn080
• Password : success
• UT
• URL : infotrac.galegroup.com/itweb/idut
• Password : knowledge
Akses E-journal
• EBSCO
Dikti
• Meliputi : Ekonomi, Kesehatan,
• URL : search.epnet.com
• Id : ns180942
• Password : password
• UT
• URL : search.ebscohost.com
• Id : ns180942
• Password : password
TERIMA KASIH