Anda di halaman 1dari 14

LABORATORIUM PATOLOGI ANATOMI

FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS SEBELAS MARET
SURAKARTA

Asistensian Praktikum Neoplasma

Bela Dirk ( G0009037 )


MATERI PRAKTIKUM PA

1.PATOLOGI SEL
-DEGENERASI/PERUBAHAN PADA SEL
-GANGGUAN PERTUMBUHAN NON
NEOPLASTIK
2.NEOPLASMA
-NEOPLASMA EPITEL
-NEOPLASMA EPITEL KELENJAR
-NEOPLASMA JARINGAN MESENKHIMAL
-NEOPLASMA SEKUNDER
-TUMOR CAMPUR
-TERATOMA
PATOLOGI SEL
DEGENERASI/PERUBAHAN
PADA SEL
• BENGKAK KERUH SEL
• PERUBAHAN HIDROPIK
• PERUBAHAN HYALIN
• PERUBAHAN LEMAK
• PERUBAHAN MUKOID
BENGKAK KERUH SEL (HEPAR)
• Manifestasi pertama sel
pada hampir semua jejas.
• Paling ringan
• Reversible
• Biasanya pada sel tubulus
ginjal, sel HEPAR, dan sel
otot jantung.

• Makros : hepar agak besar,


kenyal, pucat, kapsul
tegang.
• Mikros : jar.hepar dan
lobus2nya, sel2 parenkhim
yang bengkak, sitoplasma
bertambah dan keruh,
nukleus kadang-kadang
kurang jelas.
PERUBAHAN HIDROPIK
(MOLA HIDATIDOSA)
• Reversible
• Penimbunan air dan metabolit yang
LEBIH BANYAK di dalam vakuol2 di
sitoplasma.
• Pembengkakan vili-vili chorealis.
• Proliferasi trofoblas.
• Makros : kista echinococcus, kista
berdinding tipis,tidak cerah,mudah
pecah, berisi cairan jernih.
• Mikros : 3 karakteristik!!!
1.Proliferasi sel-sel trofoblas yakni
syncitio-trofoblas dan terutama sito-
trofoblas,
• 2. Perubahan hidropik jaringan
stroma vili,
• 3. Sel fibroblas serta kolagen yang
jarang dan pembuluh darah sedikit.
PERUBAHAN HYALIN
(LEIOMIOMA UTERI)
• Gambaran perubahan ini menyerupai
tulang rawan yakni homogen, jernih,
polos dan tanpa struktur.
• Makros :
-pada penampang uterus terlihat massa
tumor yang berbatas tegas, kenyal, PUTIH,
ADA WHORL LIKE APPEARANCE
-pada daerah yg mengalami perubahan
hyalin TIDAK ADA WHORL LIKE
APPEARANCE, homogen, konsistensi
kenyal-lunak.
• Mikros : berkas sel tumor asal otot
polos miometrium, sel tumor uniform
dengan inti bulat panjang (potongan
membujur) dan bulat (potongan
melintang), massa hyalin MERAH
MUDA diantara sel-sel tumor otot
polos uterus.
PERUBAHAN LEMAK (HEPAR)
• Akumulasi abnormal trigliserida
dalam parenkim sel.
• Gangguan metabolisme lemak baik
di dalam, menuju dan dari hepar.
• Akibat kelaparan, DM, alkoholisme,
dll.
• Makros : hepatomegali, PUCAT
sampai KUNING, lebih lunak dan
tumpul, permukaan irisan
menonjol.
• Mikros : penambahan jar.ikat pada
jar.hepar dan lobulus2nya, ukuran
antar lobulus tidak sama, terdapat
vakuol2 bekas tempat lemak pada
sel parenkim hepar, inti sel hepar
terdesak ke tepi akibat vakuol
lemak yang besar, infiltrasi limfosit
di antara jar.fibrosis pada trigonum
kiernan.
PERUBAHAN MUKOID
• Perubahan miksomatosa
• Timbunan musin di dalam
sitoplasma sel/jaringan
• Makroskopis : benjolan pada
dinding kolon,kenyal-padat,pada
pembelahan warna putih, daerah
berlendir.
• Mikroskopis : sel epitel kolumner
pada dinding kolon,kelompok2
kelenjar yg mengalami
keganasan, sel2 tumor yg
mengalami tanda keganasan.
POLIMORF, PLEIMORF, INTI SEL
HIPERKROMASI, MITOSIS
PATOLOGIS, daerah perlendiran,
SIGN RING CELL
PATOLOGI SEL
GANGGUAN PERTUMBUHAN
NON NEOPLASTIK
• HIPERPLASIA ENDOMETRIUM
TIPE KISTIK
• HIPERPLASIA PROSTAT BENIGNA
• EPULIS FIBROMATOSA
• HEMORRHOID
Hiperplasia Endometrium tipe Kistik
• Hiperplasia kistik yg
ditandai dgn
abnormalitas dan
penebalan akibat
kelebihan estrogen yang
absolut dan relatif.
• Makroskopis :
endometrium yg tebal,
terdapat penonjolan
polypoid
• Mikroskopis : Swiss
cheese pattern, diantara
kelenjar terdapat
perdarahan dan nekrosis.
Hiperplasia Prostat Benigna
dengan metaplasia skuamosa
• Reversible
• Hiperestrenisme relatif
• Hiperplasia pada bagian lobus medius
dan lobus lateralis
• Makroskopis : Pembesaran kelenjar
prostat dgn tonjolan yg berbatas tegas,
proliferasi kelenjar dominan warna
kuning kemerahan, lunak, keluar cairan
seperti susu, proliferasi stroma
dominan maka tonjolan sulit
dibedakan.
• Mikroskopis : proliferasi kelenjar
dominan  gambaran back to back,
proliferasi stroma dominan 
pertumbuhan berlebihan dari jaringan
pengikat dan otot polos, dijumpai
metaplasia skuamosa epitel kelenjar.
Epulis Fibromatosa
• Epulis adalah
Penonjolan/pertumbuhan baru yg
terdapat pada ginggiva yang bukan
neoplasma.
• Respon dari iritasi kronis.
• Makroskopis : benjolan
halus/irreguler pada ginggiva, kenyal
padat, warna merah jambu, merah
tua sampai merah ungu.
• Mikroskopis : tampak epidermis dari
ginggiva, dibawah epidermis tampak
jaringan ikat kolagen dengan
sejumlah fibroblas yang bervariasi,
subepitelial tampak komponen
inflamasi(limfosit dan sel plasma),
inflamasi dapat lebih berat dan
meluas jika disertai ulserasi, dapat
mengalami kalsifikasi.
Hemorrhoid
• Plexus venosus
hemorrhoidalis
mengalami varices.
• Makroskopis : tonjolan
yg bervariasi yg kadang2
keluar dari anus, basis
tonjolan melebar, teraba
halus dan lunak.
• Mikroskopis : tampak
vena2 melebar dengan
sebukan sel limfosit,
atrofi valvula venosa,
dinding vena ada yg
tebal dan tipis, hipertrofi
tunika muskularis .
Terima Kasih . . .
Selamat belajar . . .