Anda di halaman 1dari 17

FAULT TREE ANALYSIS (FTA)

Teknik Keselamatan dan Kesehatan Kerja


Pengertian

 Merupakan suatu studi dengan pendekatan deduktif


 Merupakan metode untuk menganalisa kombinasi dari
equipment failure dan human error
 Analisa dibuat secara top-down
Tujuan
• mengindentifikasi kombinasi equipment failure dan
human error yang dapat menyebabkan terjadinya
kecelakaan secara sistematis sehingga dapat
dilakukan koreksi untuk meningkatkan product
safety, memperkecil plant failure dan injuries
Penggunaan
Tahap disain :
• FTA digunakan untuk membuka hidden failures modes yang
diakibatkan oleh kombinasi equipment failures and human error
• Menjadi dasar pemilihan alternatif desain atau prosedur

Tahap operasi :
FTA digunakan untuk memprediksi, mengidentifikasi dan
mengevaluasi kombinasi kegagalan (equipment failures and human
error) yang dapat menyebabkan terjadinya suatu kecelakaan
Kelebihan
• Sebagai metode kualitatif mampu mengidentifikasi kombinasi
kejadian yang dapat menyebabkan suatu kecelakaan.
• Analis dapat fokus hanya pada faktor yang berkontribusi pada
kemungkinan kecelakaan.
• Untuk mencari faktor yang berkontribusi pada sistem yang
kompleks lebih mudah menggunakan pendekatan deduktif
daripada induktif
Kekurangan

• Tidak dapat digunakan untuk suatu sistem


yang sangat vulnerable yang hanya
membutuhkan satu kegagalan yang dapat
mengakibatkan kecelakaan.
Simbol – Simbol Dalam FTA
Simbol – Simbol Dalam FTA
Langkah-Langkah Pengerjaan FTA

1. Tentukan masalah yang akan dianalisa


(problem definition)
2. Buatkan gambar konstruksi FTA (FTA
construction)
3. Melakukan analisis terhadap model FTA
4. Dokumentasi
Penentuan Masalah Untuk Dianalisa
• pada FTA, masalah adalah ‘particular accidents atau main system
failure’ yang digambarkan sebagai ‘TOP EVENT’
• Top event jangan terlalu umum, seperti ‘fire at the plant’
• Top event jangan terlalu sempit, seperti ‘valve failure’
• Top event harus spesifik untuk masalah yang akan dianalisa, sebisa
mungkin mengandung 3W : what, where, when
Contoh : ‘fire in the process oxidation during normal operation’
Contoh-contoh top event :
– meledaknya tangki…….
– pecahnya vessel……
– overheating of…….
Pembuatan Konstruksi FTA

LANGKAH PEMBUATAN GAMBAR FAULT TREE ANALYSIS (FTA) :

Pembuatan FTA dimulai dari top event, kemudian ke event berikutnya


sampai akhirnya ke basic event seperti gambar berikut.

1. Tetapkan kejadian puncak (Top Event) yang diinginkan.

3. Tentukan hubungan kontributor level pertama ke kejadian


puncak (Top Event) dengan menggunakan Gerbang Logika
(Logic Gate).

2. Tentukan kontributor level pertama terhadap kejadian Puncak

5. Tentukan hubungan kontributor level kedua ke kontributor Level


Pertama Dengan Menggunakan Gerbang Logika (Logic Gate).

4. Tentukan konributor level kedua.

6. Lanjutkan sampai basic event. 15


Analisis FTA
• Analisis kualitatif
mereduksi konstruksi FTA menjadi logika ekivalen yang
terdiri dari kombinasi beberapa basic events yang dapat
menyebabkan terjadinya top event.
Kombinasi beberapa basic event yang cukup untuk
menyebabkan terjadinya top event inilah yang disebut
minimal cut sets.
• Analisis kuantitatif
memasukkan nilai probabilitas basic event untuk
menunjukkan probabilitas dari top event.
Contoh
• Apabila keandalan peralatan listrik
suplai internal adalah 0.925, keandalan
peralatan listrik suplai eksternal adalah
0.933 dan suplai listrik DC adalah
0.995, maka peluang munculnya top
event adalah
Menghitung Minimal Cut Set
• Penyelesaian
P (I) = P (E1E2)
= P (E1) P (E2)
= (1- 0.925) (1- 0.933) = 0.005025
P (T) = P (I U E3)
= P (I) + P (E3) – P (I) P (E3)
= 0.005025+(1- 0.995)-0.005025 (1-0.995)
= 0.01
engine doesn't start

lock of compresion
lock of fuel lock of spark

gasket
leaks
spark
fuel tank fuel line plug wiring
empty blocked piston doesn't move failure
failure

Magnet
contractor failure
failure

no energy to
bearings frozen
turn over broken
rod
jammed
piston

dead pull card


braker
battery