Anda di halaman 1dari 40

MODEL-MODEL

PEMBELAJARAN BIOLOGI

Eka Aprilia Mardiansyah : 4401414027


Arum Subekti : 4401414044
Dyah Ayu Puspitorini : 4401414045
Alvin Rifqi Rijal : 4401414060
Nining Puji Astuti : 4401414063
Model-Model Pembelajaran Biologi

PROJECT BASED
LEARNING

DISCOVERY PROBLEM BASED


LEARNING LEARNING
Project Based Learning
Project Based Learning memiliki karakteristik :
1) Peserta didik membuat keputusan tentang sebuah kerangka kerja
2) Adanya permasalahan atau tantangan yang diajukan kepada peserta didik
3) Peserta didik mendesain proses untuk bertanggungjawab untuk mengakses dan
mengelola informasi untuk memecahkan permasalahan
4) Peserta didik secara kolaboratif bertanggungjawab untuk mengakses dan
mengelola informasi untuk memecahkan permasalahan
5) Proses evaluasi dijalankan secara kontinyu
6) Peserta didik secara berkala melakukan refleksi atas aktiviras yang sudah
dijalankan
7) Produk akhir aktivitas belajar akan dievaluasi secara kualitatif
8) Situasi pembelajaran sangat toleran terhadap kesalahan dan perubahan
Langkah-Langkah Operasional

Penentuan Menyusun
Menyusun jadwal
pertanyaan mendasar perencanaan proyek

Evaluasi pengalaman Menguji hasil Monitoring


Project Based Learning

Peran Guru Peran Siswa


 Mendesain pembelajaran  Bertanya dan berpikir
 Membuat rubrik  Melakukan riset
penilaian sederhana
 Menilai siswa  Melakukan kegiatan
belajar sendiri/
kelompok
 Mengaplikasikan
pembelajaran
Sistem Penilaian

Yang harus dinilai :


 Perencanaan
 Penyusunan Desain
 Pengumpulan Data
 Analisis Data
 Laporan
Aspek yang harus
dipertimbangkan dalam penilaian
proyek
 Kemampuan Pengelolaan
 Relevansi
 Keaslian
Contoh Lembar Kerja Tugas Proyek
KEGIATAN PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK

MATA PELAJARAN : Biologi


KELAS :X
TOPIK : Virus
SUB TOPIK : Peranan Virus dalam Kehidupan dan Jenis-jenis
partisipasi remaja dalam menanggulangi persebaran
virus
TUGAS : Merancang dan membuat model/charta atau poster
peran virus dalam aspek kesehatan
KOMPETENSI DASAR
3.3 Menerapkan pemahaman tentang virus berkaitan dengan ciri, replikasi dan peran virus
dalam aspek kesehatan masyarakat.
3.4 Menyajikan data tentang replikasi dan peran virus dalam aspek kesehatan dalam bentuk
model/charta
INDIKATOR
1. Menerapkan pemahaman tentang peranan virus dalam menaggulangi penyebaran virus
2. Merancang dan mendesain model/charta atau poster tentang replikasi dan peran virus
dalam aspek kesehatan
3. Mempresentasikan model/charta atau poster hasil rancangan yang dihasilkan
MODEL PEMBELAJARAN PENEMUAN
(DISCOVERY LEARNING)
a. Definisi dan Konsep

1.) Definisi
Discovery learning adalah suatu proses pembelajaran yang penyampaian
materinya disajikan secara tidak lengkap dan menuntut siswa terlibat secara aktif
untuk menemukan sendiri suatu konsep ataupun prinsip yang belum diketahuinya.
2.) Konsep
Proses belajar akan berjalan dengan baik dan kreatif jika guru
memberikan kesempatan pada siswa untuk menemukan suatu konsep, teori,
aturan, atau pemahaman melalui contoh-contoh yang dijumpai dalam
kehidupannya.
Manfaat penggunaan discovery learning :
1. Mengubah kondisi belajar yang pasif menjadi aktif dan kreatif.
2. Mengubah pembelajaran yang teacher oriented ke student oriented.
3. Mengubah modus Ekspositori, siswa hanya menerima informasi secara
keseluruhan dari guru ke modus discovery, siswa menemukan informasi
sendiri.
b. Langkah-langkah Operasional
Implementasi dalam Proses Pembelajaran
1.) Perencanaan
a. Menentukan tujuan pembelajaran
b. Melakukan identifikasi karakter siswa
c. Memilih materi pelajaran
d. Menentukan topik yang harus dipelajari siswa secara induktif.
e. Mengembangkan bahan-bahan belajar berupa contoh-contoh,
ilustrasi, tugas, dll.
f. Mengatur topik pelajaran dari yang sederhana ke yang kompleks.
g. Melakukan penilaian proses
2.) Pelaksanaan

a. Stimulation (stimulasi/pemberian rangsang)


b. Problem statement
(pernyataan/identifikasi masalah)
c. Data collection (pengumpulan data)
d. Data processing (pengolahan data)
e. Verification (pembuktian)
f. Generalization (penarikan kesimpulan)
c.) Sistem Penilaian

 TES
 NON TES

Penilaian dapat berupa penilaian


pengetahuan, ketrampilan, sikap, hasil kerja
siswa.

Penilaian Penilaian proses,


pengetahuan (tes sikap dan hasil kerja
tertulis) siswa (penilaian sikap)
Kelebihan dari model
discovery learning
a. Dapat melatih siswa belajar secara mandiri
b. Melatih kemampuan bernalar siswa
c. Melibatkan siswa secara aktif dalam kegiatan pembelajaran untuk
menemukan sendiri dan memecahkan masalah tanpa bantuan orang lain.
Kekurangan dari model
discovery learning
a. Menyita banyak waktu karena mengubah cara belajar yang biasa
digunakan.
b. Memfasilitasi siswa dalam kegiatan penemuan.
c. Mengonstruksi pengetahuan awal siswa agar pembelajaran dapat
berjalan optimal.
KD. 3.3 ; Topik :VIRUS

1. STIMULASI Menayangkan gambar penderita AIDS  lalu


apersepsi
2. PROBLEM STEATMENT Guru memberikan masalah
berkaitan dengan gambar AIDS sampai siswa dapat berpikir
dan bertanya
Contoh:
-Bagaimanakah ciri-ciri virus yang menyerang
tumbuhan,hewan/manusia?
-Kasus penyakit apa saja yang disebabkan oleh virus?
3. DATA COLLECTION Mencari informasi dan mendiskusikan
4. DATA PROCESSING Mengolah data hasil pengamatan
tentang perbedaan karakteristik virus yang menyerang
tumbuhan
5. VERIVIKASI Mendiskusikan struktur dan reproduksi virus
penyebab penyakit dan mengaitkan perilaku yang harus
dilakukannya dan memverivikasi dengan data-data pada
buku sumber
6. GENERALISASI Menyimpulkan ciri dan karakter virus
Model Pembelajaran
Berbasis Masalah
(Problem Based Learning)
Model Pembelajaran Berbasis
Masalah (Problem Based
Learning)
5 strategi penerapan :

1. permasalahan sebagai kajian


Menyajikan
masalah 2. permasalahan sebagai penjajakan
pemahaman
kontekstual
sehingga 3. permasalahan sebagai contoh
merangsang
4. permasalahan sebagai bagian yang
peserta didik terpisahkan dari konsep
untuk belajar. 5. permasalahan sebagai stimulus
aktivitas
autentik
Peran Guru, Peserta Didik dan Masalah
GURU sebagai pelatih PESERTA DIDIK MASALAH sebagai
sebagai problem awal tantangan dan
solver motivasi
Asking about thinking Peserta yang aktif Menarik untuk
(bertanya tentang dipecahkan
pemikiran)
Memonitor pembelajaran
Probbing (menantang Terlibat langsung dalam Menyediakan kebutuhan
peserta didik untuk pembelajaran yang ada hubungannya
berpikir) dengan pelajaran yang
Menjaga agar peserta Membangun dipelajari
didik terlibat pembelajaran
Mengatur dinamika
kelompok
Menjaga berlangsungnya
proses
Tujuan dan Hasil

1. Keterampilan berpikir dan keterampilan


memecahkan masalah

2. Pemodelan peranan orang dewasa,


menjembatani gab antara pembelajaran
sekolah formal dengan aktivitas mental
diluar sekolah

3. Belajar pengarahan sendiri (self directed


learning)
:
Kurikulum Perlu Autonomi
Proyek = aktivitas
Strategi
Sasaran
Proyek sesuai Constructive
Responsibility Menekankan pengetahuan Investigation
Menyelesaikan
Tugas permasalahan dgn
direali konsep Driving
sasi Reliasme Question
Diskusi, presentasi,
Pembelaja evaluasi
Active Keterampilan
ran
mandiri Learning umum

Umpan Balik Pemecahan masalah, kerja


kelompok, self-management
Prinsip proses pembelajaran
pbl
1. Konsep Dasar
2. Pendefinisian Masalah
3. Pembelajaran mandiri
4. Pertukaran pengetahuan
5. Penilaian
1. Konsep belajar

 Fasilitatormemberi konsep
dasar, petunjuk, referensi, atau
link dan skill yang diperlukan

 Konsep yang diberikan tidak


perlu detail
Pendefinisian masalah

 Fasilitator menyampaikan permasalahan dalam


kelompok, peserta didik melakukan kegiatan

1. Brainstorming 2. Seleksi alternatif

Muncul Alternatif pendapat Memilih pendapat lebih


fokus
3. Menentukan permasalahan,
pembagian tugas kelompok, mencari
referensi
Pembelajaran mandiri

 Masing-masing peserta didik mencari berbagai sumber


yang dapat memperjelas isu yang sedang diinvestigasi

Agar peserta didik mencari informasi


 Tujuan dan mengembangkan pemahaman yang
relevan

Informasi dipresentasi dikelas, harus


relevan dan dapat dipahami
Pertukaran pengetahuan

Peserta didik Presentasi hasil


kumpul kelompok dalam
dengan pleno (kelas besar)
kelompok

mengklarifikasi Mengakomodasi masukan dari


capaiannya dan pleno, menentukan simpulan
merumuskan akhir, dokumentasi akhir
solusi kelompok
Penilaian

Penilaian thd
kecakapan dapat
Pengetahuan diukur baik
hardware,
software
pengetahuan

skill sikap
Penguasaan keaktifan dan
softskill partisipasi dalam
diskusi, kerjasama
tim
Sistem penilaian pbl

Knowledge

Skill Attitude
CONTOH PENERAPAN
THANK YOU

ANY
QUESTIONS
?
DISKUSI
1. Pak Andre : Perbedaan Discovery learning dan Inqury learning
2. Noor : Perbedaan discovery learning dan Problem BL
3. Milatina: Dalam PJBL cara mengajak siswa aktif
4. Rizky : Kontrol guru dalam proses PjBL