Anda di halaman 1dari 10

PENGANGGARAN SEKTOR PUBLIK

LANJUTAN

Nama Anggota Kelompok :


1. Ika Megi Lestari (RRC1C016032)

2. Meilani (RRC1C016022)

3. Novita Ravi Ningsih (RRC1C0160)


TEKNIK ANGGARAN PUBLIK
PENDEKATAN NPM

1. Anggaran Kinerja

Anggaran kinerja didasarkan pada tujuan dan


sasaran kinerja. Oleh karena itu, anggaran
digunakan sebagai alat untuk mencapai tujuan.
Penilaian kinerja didasarkan pada pelaksanaan
value for money dan efektivitas anggaran.
2. Zero Based Budgeting (Zbb)
 Penyusunan anggaran dengan menggunakan konsep Zero
Based Budgeting dapat menghilangkan incrementalism dan
line-item karena anggaran diasumsikan mulai dari nol (zero-
base). ZBB tidak berpatokan pada anggaran tahun lalu untuk
menyusun anggaran tahun ini, namun penentuan anggaran
didasarkan pada kebutuhan saat ini.
 Proses Implementasi ZBB
1. Identifikasi unit-unit keputusan
2. Penentuan paket-paket keputusan
3. Paket keputusan incremental.
PLANNING, PROGRAMMING, AND
BUDGETING SYSTEM (PPBS)
•PBBS merupakan teknik penganggaran yang didasarkan pada teori
sistem yang berorientasi pada output dan tujuan dengan penekanan
utamanya adalah alokasi sumber daya berdasarkan analisis ekonomi.
PBBS ini ditujukan untuk membantu manajemen pemerintah dalam
membuat keputusan alokasi sumber daya secara lebih baik.
• Proses implementasi PPBS:
1. Menentukan tujuan organisasi
2. Mengidentifikasi program-program dan kegiatan
3. Mengevaluasi berbagai program
4. Pemilihan program
5. Alokasi sumber daya ke masing-masing program yang disetujui
Pola Penganggaran
JENIS-JENIS ANGGARAN

1. Anggaran operasional dan anggaran modal(current


vs capital budgets)
2. Anggaran berdasarkan pengesahan (tentavive
enacted budgets)
3. Anggaran dana umum vs anggaran dana khusus
(general vs special budgets)
4. Anggaran tetap vs anggaran flexsibel(fixed vs
flexsible budget)
5. Anggaran eksekutif vs anggaran legislatif (executive
vs legislative budget)
Prinsip - Prinsip Anggaran Publik
CONTOH PENGANGGARAN DI
ORGANISASI SEKTOR PUBLIK

Pemerintah Pusat LSM

Pemerintah Daerah

Partai Politik Yayasan


Penganggaran Publik Diberbagai
Negara Maju
1. Inggris
Terdapat 3 pertalian sistem pembuatan keputusan : sistem komite survei
pengeluaran publik (PESC), analisis program dan review (PAR), dan staf review
kebijakan pusat (CPRS).

2. Prancis
Aplikasi PPBS pada organisasi pertahanan dikenal sebagai “planning,
programming, and preparation of the budget” dan menawarkan kerangka kerja
yang terkoordinasi untuk pembuatan keputusan yang tersentralisasi dan
pengendalian. Aplikasi pada departemen sipil yang dikenal sebagai “optimization
of public expenditure” yang lebih menekankan pada aplikasi teknik penilaian
investasi. Keduanya , jika dikombinasikan ke dalam akan menjadi “ rationalization
of the budget choice (RBC). RBC mempunyai 3 komponen yaitu struktur program,
studi analisis, dan sistem informasi.
3. Kanada
Perencanaan pengeluaran terdiri dari 2 tahap : pertama, perencanaan
pengeluaran yang terdiri dari penyiapan 3 anggaran, dengan jumlah yang
berbeda pada tingkat “saat ini” dan “ menurun”. Kedua, berhubungan dengan
penilaian efisiensi, penentuan pengeluaran input, dan bagaiman didelegasikan ke
bagian administratif.
Penganggaran Publik di Negara
Berkembang
 Pengenalan sistem PPBS di india, indonesia, malaysia,
nepal ,dan srilangka tiak membawa perubahan
dalam memfungsikan perencanaan dan
penganggaran yang akan dilaksanakan dalam basis
rangkap dua. Cakupan dari sistem baru juga
terbatas. Di malaysia dan indonesia hal itu hanya
terbatas pada anggaran pembangunan, semntara di
india, anggaran kinerja di siapakan sebagai dokumen
pendukung.