Anda di halaman 1dari 22

LOGO

PERSEKUTUAN
PEMBENTUKANNYA DAN USAHANYA

Disususn Oleh Kelompok 1:


Dini Gita Cahyani 115040003
Inka Widyawati 115040021
Fika Atriani 115040024
Elinda Sulistiawati 115040031
K. Julio Rona Here 15190155
Pengertian

Apa itu Persekutuan?

Persekutuan (Partnership) adalah suatu


penggabungan diantara dua orang
(badan) atau lebih untuk memiliki
bersama-sama dan menjalankan suatu
perusahaan guna mendapatkan
keuntungan atau laba.

Kelompok 1
Karakteristik Persekutuan

Berusaha bersama-sama
1 (Mutual Agency)

Jangka waktu terbatas


2 (Limited Life)

Tanggungjawab yang tidak


3 terbatas (Unlimited Liability)

Memiliki suatu bagian/hak


4 didalam persekutuan

Pengambilan bagian
5 keuntungan persekutuan

Kelompok 1
Macam-macam Bentuk Persekutuan

1.Persekutuan
dapat diklasifikan
ke dalam:

Persekutuan Persekutuan Jasa-


Perdagangan jasa (Non Trading
(Trading Partnership)
Partnership)

Kelompok 1
Macam-macam Bentuk Persekutuan

Persekutuan Umum Buku catatan dan


laporan keuangan
Persekutuan Pembagian
Terbatas keuntungan
2. Persekutuan Masalah pembebanan
Joint-stock dapat pula dan penerimaan imbalan
Companies jasa tertentu
dibedakan
Besarnya investasi antara: Asuransi jiwa

Penyelesaian masalah
Hak dan kewajiban
Antar anggota

Kelompok 1
Akuntansi terhadap Penyertaan Modal dalam
Persekutuan

Contoh 1 :
Tuan A, B dan C mendirikan suatu persekutuan dengan investasi
masing – masing Rp75.000; Rp25000; dan Rp50.000. Mereka
setuju untuk membagi keuntungan atau kerugian dengan
perbandingan yang sama. Apabila persekutuan mendapat
labaRp90.000, maka rekening modal untukmasing – masing
anggota menjadi sbb:

Kekayaan Modal A Modal B Modal C


Bersih

Investigasi mula- Rp150.000 Rp75.000 Rp25.000 Rp50.000


mula

Keuntungan Rp90.000 Rp30.000 Rp30.000 Rp30.000


bersih

Jumlah Rp240.000 Rp105.000 Rp55.000 Rp80.000


Kelompok 1
Akuntansi terhadap Penyertaan Modal dalam
Persekutuan
Contoh 2 :
Tuan D dan E masing – masing bersepakat untuk
membentuk sebuah persekutuan. Tuan D telah memiliki
sebuah perusahaan yang sudah berjalan. Tuan E
bermaksud menanamkan modalnya dalam persekutuan
sebanyak Rp100.000.

Kelompok 1
Akuntansi terhadap Penyertaan Modal dalam
Persekutuan

Neraca Perusahaan Tuan D sebelum


Bergabung
Kas Rp64.800 Utang dagang Rp96.000

Piutang dagang Rp80.000 Modal Tuan D Rp161.600

Cadangan kerugian Rp4.800


piutang
Rp75.200

Persediaan barang Rp85.600


dagangan
Supplies kantor Rp6.400

Meuble & alat kantor Rp48.000

Akum. Penyusutan Rp22.400

Rp25.600

Rp257.600 Rp.257.600

Kelompok 1
Akuntansi terhadap Penyertaan Modal dalam
Persekutuan
Tuan D dan E bersepakat bahwa dalam pembentukan persekutuan ini
Tuan D meminta beberapa syarat untuk merubah posisi keuangan
pada neraca per 31 Des 1979, Sbb:

A. Uang kas yang diambil seluruhnya oleh Tuan D


B. Piutang dagang sebesar Rp4000, dianggap tidak tertagih dan
harus dihapus. Cadangan kerugian piutang ditetapkan 4% dari
saldo piutang yang baru.
C. Barang-barang yang telah dinilai atas dasar HPP yang dihitung
dengan metode LIFO dinilai kembali berdasar harga pasar
sehingga nilainya menjadi Rp106.400.
D. Nilai pengganti sebesar Rp60.000, terhadap aktiva ini telah disusut
sebesar 50% dan dicatat berdasar nilai sehat sebesar Rp30.000
E. Kepada Tuan D diberikan Goodwill atas reputasi perusahaannya
yang dinilai sebesar Rp40.000

Kelompok 1
Ada dua cara prosedur pembukuan dalam
persekutuan D dan E yang baru dibentuk
1. Persekutuan yang baru dibentuk melanjutkan buku-buku
perusahaan terdahulu (Tuan D)
a. Mencatat penilaian kembali berbagai macam aktiva perusahaan
Tuan D, sesuai dengan ketentuan yang disepakati bersama.

Cadangan kerugian Piutang Rp1.760


Persediaan barang dagangan Rp20.800
Akum. Peny. Meble & Alt Kntr Rp22.400
GoodWill Rp40.000
Piutang dagang Rp4.000
Meuble & Alt Kntr Rp18.000
Modal Tuan D Rp62.960

Kelompok 1
2. Persekutuan yang baru dibentuk membuka buku-buku baru tersendiri
a. Mencatat kekayaan bersih perusahaan Tuan D, sebagai setoran modal
kepada persekutuan
Piutang dagang Rp76.000
Perseediaan brg dagangan Rp106.400
Supplies Kantor Rp6.400
Meuble dan Alt Kntor Rp30.000
GoodWill Rp40.000
Cadangan kerugian piutang Rp3.040
Hutang dagang Rp96.000
Modal Tuan D Rp159.760

b. Mencatat setoran modal Tuan E


Kas Rp100.000
Modal Tuan E Rp100.000

Kelompok 1
b. Mencatat setoran modal Tuan E
Kas Rp100.000
Modal Tuan E Rp100.000

c. Mencatat pengambilan uang kas leh Tuan D


Modal Tuan D Rp64.800
Kas Rp64.800

Kelompok 1
Persekutuan D dan E
Neraca pembukuan, Per 2 Jan 1980

Aktiva Hutang & Modal


Aktiva Lancar: Hutang Lancar:
Kas Rp100.000 Hutang Dagang Rp96.000
Piutang dagang Rp76.000
Cdgn Kerugian Piutang (Rp3.040)

Rp72.960
Persediaan Brg Dagang Rp106.400

Supplies Kantor Rp6.400


Jumlah Aset Lancar Rp285.760 Jumlah Hutang Lancar Rp96.000

Aktiva Tetap: Modal:


Meubel & Alat Kantor Rp30.000 Modal, Tuan D Rp159.760

Goodwill Rp40.000 Modal, Tuan E Rp100.000


Jumlah Aktiva Rp355.760 Jumlah Hutang & Modal Rp355.760
Akuntansi terhadap kegiatan (Usaha)

Persekutuan
Tujuan utama dari proses akuntasi yang diselenggarakan
adalah didalam rangka menentukan laba atau rugi periodik.
Laba atau rugi periodik ditentukan berdasarkan
perbandingan antara jumlah seluruh pendapatan dan biaya
menurut dasar waktu (Accrual Basic).

Kelompok 1
Masalah terhadap kegiatan
persekutuan, sbb

3. Penyajian lap. keuangan(Neraca,


Laporan Perhitungan Rugi Laba
& Laporan Perubahan Modal) 1. Penentuan jumlah hak
didalam persekutuan pemilikan relatip daripada
anggota didalam persekutuan

Masalah

2. Pembagian laba atau rugi


persekutuan kepada
para anggota pemilik

Kelompok 1
Hak Pemilikan dan atau Defisit Modal
dalam Perusahaan

Rek. Modal Pemilik u/ Rek. Pribadi untuk


1. Penanaman modal Pengambilan kas atau
(Investasi) mula-mula aktiva lain dalam jumlah
pada saat persekutuan yang diperkirakan atas
dibentuk sebagian laba dalam
2. Penanaman modal periode akuntansi yang
(Investasi) tambahan bersangkutan.
dan penarikan modal
yang ditanamkan
didalam persekutuan
yang bersifat relatif
permanen

Kelompok 1
Pembagian Laba (Rugi) didalam
persekutuan

perbandingan atas perbandingan penyertaan


dasar perjanjian modal
Cara pembagian
3
2
Dibagi sama Ditentukan
bunga modal dari
masing-masing
1 Laba Rugi 4 anggota,
selebihnya dibagi
atas dasar
5 perjanjian

6 Diberikan gaji sbg pemilik & bonus


kpd anggota yg aktif bekerja,
Ditetapkan bunga u/ modal dari anggota, sisanya dibagi atas dasar
lalu gaji sbg pemilik & bonus u/ anggota perjanjian
berjasa, sisanya dibagi atas perjanjian Kelompok 1
Masalah Gaji pemilik dan Bunga Modal

Apa itu gaji pemilik dan bunga


modal?

Gaji pemilik adalah biaya yang terjadi


atas jasa yang diberikan kepada
perusahaan, sedang bunga modal yang
ditanamkan oleh para pemilik merupakan
biaya atas modal yang diinvestasikan
didalam perusahaan.

Kelompok 1
Gaji Pemilik dan atau Bunga Modal
di atas jumlah laba bersih

Gaji pemilik dan atau bunga modal dari masing-


masing anggota harus diperhitungkan lebih dahulu
di dalam pembagian laba, bagi perusahaan itu
memperoleh keuntungan maupun mengalami
kerugian.

Kelompok 1
Koreksi atas laba (rugi) tahun-tahun
yang lalu
3 alternatif yang diipakai untuk menyelesaikan alokasi atas laba rugi
tahun- tahun yang lalu:

1 2 3
Jumlah koreksi Apabila koreksi laba Apabila koreksi laba
labarugi yang relatif rugi cukup besar rugi cukup besar
kecil jumlahnya dan sulit jumlahnya, tetapi
diidentifikasikan dapat
dengan tahun-tahun diidentifikasikan
tertentu. kepada tahun –
tahun buku tertentu.

Kelompok 1
Laporan Keuangan pada Persekutuan

L. P. Rugi-Laba Neraca L. Per. Modal


Bunga pinjaman & LPM dlm prsekutuan
gaji merupakan by. Sisi passive didalam
identik dg Lap. Per.
perusahaan & harus neraca persekutuan
Laba yg ditahan pd
dikurangkan dari menggunakan dasar
perusahaan
pendapatan u/ “konsep pemilik”, perseroan terbatas.
menentukan laba. dengan LPM merupakan
Bunga atas modal & menonjolkan hak ikhtisar semua
gaji pemilik pemilikan tiap-tiap transaksi yg
diperlakukan sbg anggota melalui mengakibatkan
perhit. pembagian rekening modalnya kenaikan atau
laba (rugi). secara terpisah. berkurangnya saldo .

Kelompok 1
LOGO