Anda di halaman 1dari 23

STRUKTUR KONSTRUKSI 4

“Merupakan bangunan tinggi yang menciptakan perbedaan


kondisi dalam mendesain, konstruksi, dan penggunaannya
melebihi dari bangunan pada umumnya”
The Council of Tall Buildings
and Urban Habitat

“High Rise adalah bangunan atau struktur tinggi yang pada


normalnya memiliki tambahan fungsi”
http://en.wikipedia.org/wiki/High-rise
•BEBAN VERTICAL :
 Beban Hidup
 Beban Mati
 Beban akibat hujan atau salju

•BEBAN HORIZONTAL (LATERAL LOADS) :


 Beban Angin
 Beban Bergerak (Gempa)

•BEBAN TAK TERDUGA :


 Beban Impact
 Beban akibat ledakan
Beban hidup adalah beban-beban yang bisa ada atau tidak ada pada struktur untuk suatu waktu
yang diberikan. Meskipun dapat berpindahpindah,beban hidup masih dapat dikatakan bekerja
secara perlahan-lahan pada struktur.
Beban penggunaan (occupancy loads) adalah beban hidup. Yang termasuk ke dalam beban
penggunaan adalah berat manusia, perabot, barang yang disimpan, dan sebagainya.

Beban hidup tepat di atas


kolom, tidak terjadi
lendukan
Balok di antara Kolom A
dan B tanpa beban

Terjadi beban hidup di bagian


tengah balok, maka balok
akan melenduk

Karena beban hidup bergerak


maka dilakukan pembebanan pada
2 titik yang berbeda
Beban hidup dapat diatasi
dengan Rigid Frame Beban hidup akan dialirkan melalui frame (rangka)
sampai ke pondasi

Beban hidup di ujung balok


Terjadi lendukkan
Ditarik agar tidak melenduk
adalah beban-beban yang bekerja vertikal ke bawah pada struktur dan mempunyai
karakteristik bangunan, seperti misalnya penutup lantai, alat mekanis, partisi yang dapat
dipindahkan, adalah beban mati. Semua metode untuk menghitung beban mati suatu elemen
adalah didasarkan atas peninjauan berat satuan material yang terlihat dan berdasarkan
volume elemen tersebut.

Pelat lantai Cladding

Balok

Kolom
Triangular Truss pada Burj Al Arab memiliki beban
mati (beban struktur itu sendiri) seberat hampir
sama dengan berat 20 bis tingkat

Untuk menyalurkan beban tersebut, maka


triangular truss disusun dari segitiga-segitiga
(karena segitiga merupakan bentuk yang paling
stabil

Beban, gaya tekan

Gaya diteruskan ke rangka


lain

Apabila ada dua gaya dipertemukan maka momen


gaya tersebut menjadi nol
Cladding (kulit luar
bangunan
merupakan beban
mati)

Contoh penggunaan X-
Brace Frame pada
Kaca merupakan beban mati JohnHancock Building
yang akan menekan balok
(struktur di bawahnya)

Beban dapat disalurkan dengan


X-brace frame, untuk
menghindari lendukkan akibat
beban dari kaca tersebut
 Rangka bangunan untuk menerima beban / menahan beban, sedangkan
dinding hanya sebagai penyekat / pengisi.

 Kolom portal harus menerus tidak boleh digeser untuk penyaluran beban
sampai ke pondasi dan ke tanah.

Penyusunan Rigid Frame yang benar

Penyusunan Rigid Frame yang salah


Struktur yang berada pada lintasan angin akan menyebabkan angin berbelok atau dapat
berhenti. Sebagai akibatnya, energi kinetik angin akan berubah bentuk menjadi energi potensial
yang berupa tekanan atau isapan pada struktur.

Pergerakkan angin di sekitar bangunan

Beban angin dapat menyebabkan Mengakibatkan ketidak


Beban angin bangunan mengalami lendukkan stabilan pada susunan plat
menyerang bangunan secara horizontal (ketidakstabilan) dan dinding
Penggunaan X-Brace Frame untuk menyalurkan beban angin

Penyaluran beban berbentuk segitiga,


Penggunaan truss sehingga diberi truss atau X-Brace Frame

Pertemuan 2 buah gaya akan menghasilkan


momen nol, karena Faksi = Freaksi
Penyaluran beban angin pada Burj Al Arab Dibagi menjadi dua untuk
mendapatkan bentuk segitiga

Beban angin
datang
Bentukkan Burj Al
Arab dibuat
aerodynamic,
sesuai dengan arah
datangnya angin

Apabila bangunan
mengikuti gaya
dorong angin, maka
Reinforced Concrete reinforced concrete
Beban angin
Spine menyerang
spine akan
menahan bangunan
bangunan
tersebut
Faktor Gempa pada bangunan tinggi
Gempa Bumi
Gempa Bumi adalah pergeseran tiba-tiba dari lapisan tanah di
bawah permukaan bumi yang menimbulkan getaran yang
disebut gelombang seismik. Gelombang ini menjalar
menjauhi fokus gempa ke segala arah di dalam bumi. Ketika
gelombang ini mencapai permukaan bumi, getarannya bisa
merusak atau tidak tergantung pada kekuatan sumber dan jarak
fokus, disamping itu juga mutu bangunan dan mutu tanah
dimana bangunan berdiri.
Jenis Gempa
• Gempa vulkanik adalah gempa yang disebabkan oleh kegiatan gunung api. Magma
yang berada pada kantong di bawah gunung tersebut mendapat tekanan
dan melepaskan energinya secara tiba-tiba sehingga menimbulkan getaran tanah.

• Karakteristik Gempa VulkanikGempa vulkanik biasanya terjadi di daerah sekitar gunung api
dan magnitudenya pada umumnya kecil rata rata kurang dari 5 Skala Richter. Gempa
vulkanik dengan magnitude 5-6 sangat jarang terjadi. Kedalaman gempa vulkanik berkisar
antara 0-40 km.

•Gempa bumi runtuhan :


biasanya terjadi pada daerah kapur ataupun pada daerah pertambangan, gempa bumi ini jarang
terjadi dan bersifat lokal.

•Gempa bumi buatan :


disebabkan oleh aktivitas dari manusia, seperti peledakan dinamit, nuklir atau palu yang
dipukulkan ke permukaan bumi.
STRUKTUR PENAHAN GEMPA
Seismic Bearing

Penggunaaan Bantalan karet alam untuk melindungi bangunan terhadap gempa


bumi, yang dikenal sebagi base isolation tampaknya akan semakin luas dan
berkembang dimasa mendatang. Indonesia sebagai salah satu negara yang rawan
gempa diperlu teknologi pembuatan bantalan tahan gempa.

Bangunan yg tanpa bantalan karet, jika


terkena getaran / gempa akan
bergoyang tidak stabil. Yg akan terjadi
bangunan akan runtuh.

Bangunan tanpa bantalan karet

Bangunan yg menggunakan bantalan


karet jika terkena getaran atau gempa
akan tetap bergetar namun tetap stabil.

Bangunan dengan bantalan karet


RANGKA GOYANG

Rangka baja ini dirancang untuk bisa bergoyang ke atas dan ke


bawah saat serangan gempa terjadi. Di tengah rangka baja ini
terdapat tendon (urat) baja yang bergerak elastis untuk
mengendalikan goyangan. Tendon ini juga berfungsi untuk
mengembalikan posisi bangunan ke tempat semula saat getaran
gempa sudah berhenti.
Pada gambar skematik di atas terlihat yang berwarna berbeda dengan sistem konvensional, rangka baja ini benar-benar
merah bergoyang terpisah dari pondasi saat terjadi gempa besar, Sekering
adalah rangka baja utama (steel braced-frame). baja juga turut menjaga bangunan dari kerusakan. Sekering ini
Warna putih adalah simulasi gedung tiga lantai.
Warna kuning adalah sekering
berfungsi untuk menyalurkan energi gempa agar bisa membatasi
yang terletak di dasar rangka (gambar inset). kerusakan hanya pada area tertentu. Sekering ini, seperti sekering
Di depan dan belakang sekering terdapat kabel baja listrik, bisa diganti bila rusak.
vertikal
untuk menarik gedung ke posisi semula saat gempa
berhenti.
Exoskeleton pada Burj Al Arab terlalu ramping, sehingga
Dapat bergoyang apabila terkena beban angin dan beban
gempa yang besar Maka digunakan Tune
Mass Dumper yang
berfungsi untuk
melawan beban
tersebut

Bagaimana cara Tune Mass Dumper


untuk mengurangi beban pada
exoskeleton?
Maka Tune Mass Dumper akan
bergoyang ke arah yang berlawanan
dengan arah beban

Exoskeleton
bergoyang
akibat beban
angin atau
gempa
Beban Gempa
Beban Tak Terduga
Beban tak terduga adalah beban yang tidak
dipertimbangkan karena berasal dari suatu kejadian
yang tidak terduga, misalnya pada kasus World
Trade Center .

Pada tanggal 11 September 2001, terjadi


pembajakkan pesawat. Pembajak kemudian
menabrakkan pesawat dengan WTC untuk
menghancurkan bangunan tersebut
Tabrakan pesawat menyebabkan
hancurnya core dan perimeter di
beberapa lantai bangunan

Terjadi kebakaran akibat tabrakan


yang diperkuat oleh bahan bakar
dari pesawat

Ketika suhu mencapai 1500oF


terjadi perlemahan kekakuan dari
truss yang menyebabkan truss
sistem runtuh secara vertikal
1.Terjadi tabrakan dengan pesawat,
menyebabkan tumpahnya bahan
bakar4 sehingga terjadi kebakaran.

2.Kebakaran yang terjadi


menyebabkan material-material di
dalamnya mengalami pengurangan
kekakuan

3.Hampir separuh struktur di lantai


95-94 (lokasi penabrakkan) runtuh,
menyebabkan terciptanya beban
vertikal akibat berat struktur yang
runtuh.

4. Lantai-lantai di bawah lantai 95-94 tidak kuat menahan beban vertikal akibat berat struktur.
Selain itu telah terjadi kerusakkan pada struktur utama (inti core)

5. Beban vertikal kemudian bertambah akibat berat lantai-lantai yang ikut runtuh.