Anda di halaman 1dari 32

FAAL PARU

Victor P.M
Pulmonologi SMF IPD RSUD Dok 2
PENDAHULUAN
Fungsi sistem respirasi :
• pertukaran gas pernapasan
• filtrasi udara
• melembabkan udara
• Penciuman
• Bersuara
• Pertahanan
• keseimbangan asam – basa
• Metabolisme dan merubah zat - zat bioaktif
PENDAHULUAN
2 Jenis pernapasan :
• Internal
• Eksternal

Proses pernapasan :
• Ventilasi
• Difusi
• Perfusi
VENTILASI
• Proses keluar masuk udara pernapasan ke – dari saluran
napas
• Udara mengalir dari tempat dengan tekanan lebih tinggi ke
tempat dengan tekanan lebih rendah

• inspirasi => tekanan alveolus di bawah tekanan lingkungan


di luar tubuh
• Ekspirasi => tekanan alveolus di atas tekanan lingkungan
di luar tubuh
• Hukum Boyle :
 Pada suhu konstan, tekanan gas berbanding terbalik
dengan volume gas
 P1V1 = P2V2
Guyton,Text book of medical physiology,Ed11th,2006
ANATOMI

Cardiopulmonary Anatomy and Physiology Essentials for Respiratory care,4th ed 2002


ANATOMI

Chest 81 : 1 Januari 1982


ANATOMI - FISIOLOGI OTOT RANGKA

Guyton,Text book of medical physiology,Ed11th,2006


ANATOMI - FISIOLOGI OTOT RANGKA

Youtube.com
VENTILASI TEKANAN NEGATIF
• Tekanan lingkungan diluar tubuh 0 cmH2O

• Saat inspirasi tekanan paru < tekanan lingkungan diluar


tubuh

• Mengapa?
VENTILASI TEKANAN NEGATIF

Youtube.com
VENTILASI TEKANAN NEGATIF

Youtube.com
VENTILASI TEKANAN NEGATIF

Levitzky, Pulmonary Physiology 7th ed 2003


DIAFRAGMA

Physiologic basis of respiratory disease, BC Decker 2005


DIAFRAGMA

Youtube.com
OTOT INSPIRASI LAIN

m.intercostalis eksternus
m.sternocleidomastoideus
m.scalenus
m.pectoralis major
m.trapezius
m.parasternalis
m.latissimus dorsi

Youtube.com
OTOT INSPIRASI LAIN

Cardiopulmonary Anatomy and Physiology Essentials for Respiratory care, 4th ed 2002
OTOT EKSPIRASI

•Otot Ekspirasi bekerja pada saat ekspirasi aktif


•m.intercostalis internus
•Otot abdomen

Cardiopulmonary Anatomy and Physiology Essentials for Respiratory care, 4th ed 2002
OTOT EKSPIRASI

•Otot Ekspirasi bekerja pada saat ekspirasi aktif


•m.intercostalis internus
•Otot abdomen

Youtube.com
VENTILASI
Volume paru
VENTILASI
Volume semenit :
Jumlah udara pernapasan yang keluar masuk
saluran napas dalam satu menit

Volume semenit = RR x Vt
VENTILASI

• Ruang rugi anatomi (150cc)


• Ruang rugi alveolar : Alveolus yang mengalami
ventilasi tapi tidak mengalami perfusi => pada
orang normal tidak ada atau sangat sedikit
• Ruang rugi fisiologis : Ruang rugi anatomi +
ruang rugi alveolar
VENTILASI
VENTILASI
Tujuan pemeriksaan spirometri :
Menilai status faal paru
(normal, restriksi, obstruksi, campuran)
 Menilai manfaat pengobatan
 Memantau perjalanan penyakit
 Menentukan prognosis
 Menentukan toleransi tindakan bedah
VENTILASI
Derajat berat restriksi
KV < 80% nilai prediksi
 Restriksi ringan 80% > KV < 60%
 Restriksi sedang 60% > KV > 30%
 Restriksi berat KV < 30%
VENTILASI
Derajat berat Obstruksi
VEP1/KVP <75%
 Obstruksi ringan 75% > VEP1/KVP < 60%
 Obstruksi sedang 60% > VEP1/KVP > 30%
 Obstruksi berat VEP1/KVP < 30%
DIFUSI
DIFUSI
Hukum Fick : Kecepatan perpindahan gas
melalui membran difusi sebanding dengan luas
membran difusi, perbedaan tekanan parsial gas
dan berbanding terbalik dengan ketebalan
membran difusi
VENTILASI - PERFUSI
Ventilasi semenit = VT x RR
500cc x 12 = 6000 cc

Ventilasi alveolar = 350cc x 12 = 4200 cc

Cardiac output = SV x N
70 cc x 80 = 5600 cc

=> Ventilasi / perfusi 4200/5600 = 0,75


TRANSPORT O2 dan CO2
Oksigen sebagian kecil larut dalam plasma dan
sebagian besar dibawa oleh Hemoglobin
(oksihemoglobin)

Karbondioksida larut dalam plasma dan berikatan


dengan hemoglobin (karboksihemoglobin)
Kontrol pernapasan
TERIMAKASIH