Anda di halaman 1dari 17

FARMAKOTERAPI

MENINGITIS
Dra. Nun Zairina, SpFRS., Apt
Instalasi Farmasi RSUD Hadji Boejasin
Hp/WA 0812 3528 429
E-mail : nunzairina_parhani@yahoo.co.id
Tujuan Pembelajaran
Mahasiswa diharapkan mengetahui :
1. Apa penyebab meningitis dan bagaimana
penegakandiagnosisnya.
2. Bagaimana penatalaksanaan Meningitis.

23/03/2018 FF UMB 2018 2


MENINGITIS
• Meningitis bakterialis adalah suatu infeksi
purulen lapisan otak yang pada orang dewasa
biasanya hanya terbatas di dalam ruang
subaraknoid, namun pada bayi cenderung
meluas sampai ke rongga subdural sebagai
suatu efusi atau empiema subdural
(leptomeningitis), atau bahkan ke dalam otak
(meningoensefalitis).
MENINGITIS
DEFINISI : suatu reaksi
keradangan yang mengenai satu
atau semua lapisan selaput yang
membungkus jaringan otak dan
sumsum tulang belakang, yang
menimbulkan eksudasi berupa
pus atau serosa, disebabkan
oleh bakteri spesifik/non
spesifik atau virus.

3/23/2018 kuliah matrikulasi 4


MENINGITIS
Penyebab :
• Bakteri
• Virus
• Jamur
• Protozoa
ETIOLOGI MENINGITIS
1. Pada orang dewasa, bakteri penyebab
tersering adalah Diplococcus pneumonia dan
Neiseria meningitidis, Staphylococcus, dan
gram negatif.
2. Pada anak-anak, bakteri tersering adalah H.
Influenzae, Neiseria meningitidis, dan
Diplococcus pneumonia.
GEJALA KLINIS MENINGITIS
• Gejala tidak khas, panas +/-
• Anak tampak malas, lemah, tidak mau minum, muntah, kesadaran
NEONATUS menurun.
• Ubun-ubun besar, kadang-kadang cembung
• Pernafasan tidak teratur

• Gambaran klasik (-)


ANAK
• Hanya panas, muntah, gelisah, kejang berulang
2 bln-2 th
• Kadang-kadang“high pitched cry”

• Panas, menggigil, muntah, nyeri kepala


• Kejang
ANAK > 2 th • Gangguan kesadaran
• Tanda rangsang meningeal : kaku kuduk, tanda
brudzinski dan kernig (+)
3/23/2018 7
kuliah matrikulasi
GEJALA KLINIS MENINGITIS
Pada anak-anak dan remaja :
- Demam tinggi, sakit kepala, muntah.
- Perubahan sensori, kejang, mudah
terstimulasi, foto pobia.
- Delirium, halusinasi, maniak, stupor, koma,
kaku kuduk, tanda kernig dan brudzinski
positif, ptechial (menunjukkan infeksi
meningococcal).
GEJALA KLINIS MENINGITIS
Ciri khas :
• Pasien tampak sakit berat.
• Demam akut yang tinggi.
• Kesadaran menurun (lethargi atau gaduh
gelisah).
• Nyeri kepala, muntah.
• Kaku kuduk
PEMERIKSAAN DAN DIAGNOSIS
MENINGITIS

Pemeriksaan cairan serebrospinal dari pungsi lumbal,


diagnosis pasti meningitis dibuat berdasarkan gejala
klinis dan hasil analisis cairan serebrospinal.

Pemeriksaan radiologi : X-foto dada, CT Scan kepala (jika


ada kenaikan tekanan intrakranial dan lateralisasi)

Pemeriksaan lain : Darah (LED, lekosit, hitung jenis,


biakan), air kemih (kultur urin), uji tuberkulin, biakan
cairan lambung.
3/23/2018 kuliah matrikulasi 10
Pemeriksaan penunjang Meningitis
• Pungsi lumbal dan kultur Cairan Serebro Spinal :
lekosit (CBC) meningkat, glukosa darah menurun,
protein meningkat, tekanan cairan meningkat,
asam laktat meningkat, identifikasi
mikroorganisme penyebab.
• Kultur darah, urin dan nasofaring.
• Elektrolit serum, meningkat jika anak dehidrasi;
hipernatremi dan hipokalemi.
• Osmolaritas urin, meningkat dengan sekresi ADH.
• MRI, CT scan/angiografi.
Kontraindikasi pungsi lumbal

• Infeksi kulit • Ada tumor • Kelainan


di sekitar pembekuan
daerah • Tekanan darah
tempat intrakranial
pungsi meningkat • Penyakit
degenaratif
pada join
vertebra.

3/23/2018 kuliah matrikulasi 12


Terapi Antimikroba pada Meningitis dan
terapi simptomatis

Meningitis Meningitis bakterial, Meningitis bakterial, Pengobatan


tuberkulosa umur < 2 bulan umur > 2 bulan simptomatis
• INH : 1 tahun 6 • Cephalosporin • Kombinasi • Menghentikan
bulan generasi 3 Ampicillin dan kejang : diazepam,
• Rifamficin : 1 tahun • Kombinasi chloramphenicol dilanjutkan
• Streptomycin : 3 ampicillin dan • Cephalosporin phenytoin atau
bulan Chloramphenicol generasi 3 phenobarbital.
• Dexamethasone, 3
hari, diberikan 30
menit sebelum
antibiotik

3/23/2018 kuliah matrikulasi 14


Meningitis Tuberkulosa, terapi :
• INH 10-20 mg/kg/hari oral, 2 kali sehari ,
selama 1 tahun 6 bulan.
• Rifampicin 10-15 mg/kg/hari oral, 1 kali sehari
selama 1 tahun.
• Streptomycin sulfat 20-40 mg/kg/hari sampai
1 minggu; 1-2 kali sehari selama 3 bulan.
Terapi simptomatis Meningitis
• Diazepam IV 0,2-0,5 mg/kg/dosis, atau rektal
0,4-0,6 mg/kg/dosis; kemudian dilanjutkan
dengan Phenytoin IV 5 mg/kg/hari, diberikan
3 kali sehari.
• Antipiretik : paracetamol atau aspirin 10
mg/kg/dosis sambil dikompres air.
Terima kasih atas perhatiannya

Semoga bermanfaat