Anda di halaman 1dari 15

BAGAIMANA MELAKSANAKAN SURVEI CEPAT

UNTUK MEMBANTU PEMENANGAN


Konsep Sampling

 Tujuan Sampling :
Menduga karakteristik suatu populasi dari sebagian informasi yang kita
ambil

Populasi

Sampel
Konsep Sampling

• Sampel berbeda dengan populasi. Dalam sampel kita hanya menangani sebagian dari anggota
populasi. Karena itu secara teoritis ada kesalahan hasil yang diperoleh dari suatu sampel. Kesalahan
ini terjadi karena kita mengamati sebagian orang dan bukan mewawancarai semua orang. Kesalahan
yang terjadi karena pengambilan sampel ini yang disebut sebagai sampling error.
• Jika semua anggota dalam populasi diwawancarai sebagai sampel, maka nilai sampling error adalah
0%. Ini artinya tidak ada perbedaan antara hasil sampel dengan hasil populasi.
• Semakin kecil anggota dari populasi yang diamati, sampling error semakin besar. Karena itu hubungan
antara sampling error dengan jumlah sampel berbanding terbalik. Semakin besar sampel, semakin
kecil angka sampling error. Sebaliknya semakin kecil sampel, semakin besar angka sampling error.
• Survei/polling menerapkan prinsip probabilitas untuk penarikan sampel.
• Pemilihan sampel dilakukan dengan metode yang biasa disebut teknik sampling yang memungkinan
setiap anggota populasi mempunyai peluang yang sama untuk dipilih atau tak dipilih jadi responden.
Dengan prinsip ini, pengukuran pendapat dapat dilakukan dengan hanya melibatkan sedikit orang.
Meski tanpa melibatkan semua anggota populasi, hasil survei/polling dapat digeneralisasikan sebagai
representasi suara mayoritas.
Seberapa besar variasi yang ada dalam populasi?

• Biasanya kita tidak mengetahui besarnya keragaman atau variasi yang ada
dalam populasi.
• Kuantifikasi terhadap parameter populasi akan menghasilkan ukuran-ukuran
yang berupa proporsi.
• Ragam suatu sebaran yang memiliki parameter proporsi.
• Ragam maksimum  sampel maksimum.
• Jadi, semakin besar variasi atau ragam populasi maka ukuran sampel
hendaknya semakin besar pula.
• Semakin besar ukuran sampel maka semakin besar informasi mengenai
karakteristik populasinya.
• Ukuran sampel tidak dipengeruhi oleh ukuran populasi, melainkan oleh
besarnya variasi dalam populasi.
Seberapa besar sampel yang harus kita ambil?

2
Z [ p (1-p) ] . N
n = 2 2
Z [ p (1-p) ] + (N-1). E
Z Mengacu kepada nilai z (tingkat kepercayaan). Jika tingkat kepercayaan yang dipakai 90%,
nilai z adalah: 1.65. Tingkat kepercayaan 95%, nilai z adalah 1.96. Sedangkan tingkat
kepercayaan 99%, nilai z adalah 2.58
p (1-p) Variasi populasi. Variasi populasi di sini dinyatakan dalam bentuk proporsi. Proporsi dibagi ke
dalam dua bagian dengan total 100 % (atau 1).
E Kesalahan sampel yang dikehendaki (sampling error). Misalnya sampling error 1% atau 0.01
N Jumlah populasi

Jika disederhanakan maka persaman itu menjadi

Margin of error at 99% confidence


Margin of error at 95% confidence
Margin of error at 90% confidence
DESAIN SURVEI

TUJUAN SURVEI Perilaku Pemilih di Kota Palangkaraya

POPULASI Penduduk Kota Palangkaraya

SASARAN Penduduk berumur 17+ atau punya hak


pilih

KERANGKA SAMPLE Daftar TPS di seluruh Kota Palangkaraya

SAMPLE Nama penduduk yg terpilih jadi responden


Metode Pengambilan Sampel

STRATIFIKASI BERDASARKAN PROPORSI


KECAMATAN JUMLAH PENDUDUK PER KECAMATAN.
Kecamatan dengan jumlah penduduk paling banyak akan
mendapatkan responden paling banyak

TPS DI MASING-MASING DESA/KELURAHAN DIAMBIL TPS


SESUAI PROPORSINYA

DI MASING-MASING TPS DIAMBIL RESPONDEN


RESPONDEN BERDASARKAN LEMBAR ACAK
MELAKSANAKAN QUICK SURVEI
Misal kita akan melakukan survei di KABUPATEN JAYAPURA dengan sample sebanyak
500 responden :
1. Memilih 50 TPS dengan cara merandom.
2. Dimasing-masing TPS dipilih 10 responden secara acak

JUMLAH
PERSENTASE
KECAMATAN TPS L P PEMILIH TPS
PEMILIH
TERPILIH

1. BUKIT BATU 35 4.711 4.410 9.121 2,32 2


2. JEKAN RAYA 294 52.228 51.964 104.192 26,45 26
3. PAHANDUT 207 33.585 33.280 66.865 16,97 17
4. RAKUMPIT 11 1.555 1.372 2.927 0,74 1
5. SABANGAU 35 7.107 6.784 13.891 3,53 4
TOTAL 582 99.186 97.810 196.996 50 50
MERANDOM TPS
NOMOR
NO. KECAMATAN KELURAHAN
TPS
Jumlah TPS 35
1 BUKIT BATU BANTURUNG 1 Terpilih 2
2 BUKIT BATU BANTURUNG 2
3 BUKIT BATU BANTURUNG 3 Titik Awal 4
4 BUKIT BATU BANTURUNG 4
5 BUKIT BATU BANTURUNG 5 Range 17,5
6 BUKIT BATU BANTURUNG 6
7 BUKIT BATU BANTURUNG 7 TPS TERPILIH
8 BUKIT BATU BANTURUNG 8
9 BUKIT BATU HABARING HURUNG 1
4 4 BUKIT BATU BANTURUNG 4
10 BUKIT BATU HABARING HURUNG 2 22 22 BUKIT BATU TANGKILING 2
11 BUKIT BATU KANARAKAN 1
12 BUKIT BATU MARANG 1
13 BUKIT BATU MARANG 2
14 BUKIT BATU MARANG 3
15 BUKIT BATU MARANG 4
16 BUKIT BATU SEI GOHONG 1
17 BUKIT BATU SEI GOHONG 2
18 BUKIT BATU SEI GOHONG 3
19 BUKIT BATU SEI GOHONG 4
20 BUKIT BATU SEI GOHONG 5
21 BUKIT BATU TANGKILING 1
22 BUKIT BATU TANGKILING 2
23 BUKIT BATU TANGKILING 3
24 BUKIT BATU TANGKILING 4
25 BUKIT BATU TANGKILING 5
26 BUKIT BATU TANGKILING 6
27 BUKIT BATU TANGKILING 7
28 BUKIT BATU TANGKILING 8
29 BUKIT BATU TUMBANG TAHAI 1
30 BUKIT BATU TUMBANG TAHAI 2
31 BUKIT BATU TUMBANG TAHAI 3
32 BUKIT BATU TUMBANG TAHAI 4
33 BUKIT BATU TUMBANG TAHAI 5
34 BUKIT BATU TUMBANG TAHAI 6
35 BUKIT BATU TUMBANG TAHAI 7
MERANDOM TPS
NOMOR
NO. KECAMATAN KELURAHAN
TPS
Jumlah TPS 35
1 SABANGAU BERENG BENGKEL 1
Terpilih 4
2 SABANGAU BERENG BENGKEL 1
3 SABANGAU BERENG BENGKEL 2 Titik Awal 2
4 SABANGAU DANAU TUNDAI 1
5 SABANGAU KALAMPANGAN 1 Range 8,75
6 SABANGAU KALAMPANGAN 2
7 SABANGAU KALAMPANGAN 3 TPS TERPILIH
8 SABANGAU KALAMPANGAN 4
9 SABANGAU KALAMPANGAN 5 2 2 SABANGAU BERENG BENGKEL 1
10 SABANGAU KALAMPANGAN 6
11 SABANGAU KALAMPANGAN 7 11 11 SABANGAU KALAMPANGAN 7
12 SABANGAU KALAMPANGAN 8
13 SABANGAU KALAMPANGAN 9
20 20 SABANGAU KERENG BANGKIRAI 5
14 SABANGAU KAMELOH BARU 1 28 28 SABANGAU KERENG BANGKIRAI 13
15 SABANGAU KAMELOH BARU 2
16 SABANGAU KERENG BANGKIRAI 1
17 SABANGAU KERENG BANGKIRAI 2
18 SABANGAU KERENG BANGKIRAI 3
19 SABANGAU KERENG BANGKIRAI 4
20 SABANGAU KERENG BANGKIRAI 5
21 SABANGAU KERENG BANGKIRAI 6
22 SABANGAU KERENG BANGKIRAI 7
23 SABANGAU KERENG BANGKIRAI 8
24 SABANGAU KERENG BANGKIRAI 9
25 SABANGAU KERENG BANGKIRAI 10
26 SABANGAU KERENG BANGKIRAI 11
27 SABANGAU KERENG BANGKIRAI 12
28 SABANGAU KERENG BANGKIRAI 13
29 SABANGAU SABARU 1
30 SABANGAU SABARU 2
31 SABANGAU SABARU 3
32 SABANGAU SABARU 4
33 SABANGAU SABARU 5
34 SABANGAU SABARU 6
35 SABANGAU SABARU 7
CARA MEMILIH RESPONDEN DARI DAFTAR DPT

LEMBAR ACAK

6 450 224 277 506 123 462 583 233 331 140 159 358 273 597 44 479 400 237 453 256 373 496 229 515

415 101 365 367 289 593 265 562 307 185 345 378 66 27 432 314 50 458 486 308 262 396 302 175 586

537 298 431 191 295 95 595 139 390 104 110 269 55 58 198 292 219 285 574 465 290 532 144 78 374

357 354 385 64 571 23 138 509 380 26 362 254 170 280 338 575 508 137 448 284 257 564 552 320 190

172 97 343 309 418 241 252 471 584 163 35 340 129 141 29 422 45 121 481 573 135 384 120 497 181

402 112 90 441 282 403 459 223 517 152 337 361 221 499 522 493 158 410 482 424 316 426 75 240 527

505 212 5 572 470 17 570 560 267 154 467 551 548 116 438 447 173 34 382 590 567 568 389 503 59

399 197 519 313 556 576 352 63 348 255 287 171 189 225 347 208 178 371 433 70 33 194 442 437 210

PILIH ANGKA DARI KIRI KE KANAN YANG LEBIH KECIL DARI JUMLAH PEMILIH YANG ADA DI DPT

Contoh: Misal di TPS XXX ada 200 daftar pemilih yang ada di DPT,

maka 10 orang terpilih itu adalah pemilih dgn nomor urut didaftar DPT : 6, 123, 140, 159, 44, 101, 185, 66,
27, 50
MEMILIH RUMAH YANG DIDATANGI

3. Responden dipilih dengan cara di random sistematis dari daftar nama yang ada di DPT.
Contoh kita akan memilih 10 responden yang ada di DPT yang terdaftar di TPS-1 di Desa
Rumah Tiga . Setelah terpilih nama-nama responden tinggal didatangi dan ditanya dgn
kuesioner yang dibacakan oleh surveyor yg dilatih untuk netral saat mewawancara.

STATUS JENIS KELAMIN


No. NIK NAMA UMUR ALAMAT
PERNIKAHAN
LK PR
6 - GENITA 35 S 1 Desa xxx, RTxxx
123 - FERONIKA 20 B 1 Desa xxx, RTxxx
140 - FEBY 41 S 1 Desa xxx, RTxxx
159 - FEBIYOLA J 28 S 1 Desa xxx, RTxxx
44 - FAUSTINUS 22 B 1 Desa xxx, RTxxx
101 - FERONIKA 49 S 1 Desa xxx, RTxxx
185 - FITRIANI 18 B 1 Desa xxx, RTxxx
66 - FLAFIA 51 S 1 Desa xxx, RTxxx
27 - FRANSINA 29 S 1 Desa xxx, RTxxx
50 - LAODE 33 S 1 Desa xxx, RTxxx
MELAKSANAKAN QUICK SURVEI

4. Dalam Melaksanakan Survei, petugas lapangan (pewawancara) harus bersikap dan


berpakai yang sopan
5. Saat survei dilaksanakan pewawancara tidak boleh melakukan kampanye agar data yang
diperoleh tidak bias.
6. Wawancara menggunakan kuesioner dengan jumlah pertanyaan antara 8-10 pertanyaan:
- Nama, alamat, umur (ada di DPT)
- Agama
- Penghasilan
- Pekerjaan
- Pendidikan
- Siapa Kandidat yang akan dipilih
- Apa alasan memilih kandidat tersebut
- Apakah sudah yakin/mantap dengan pilihannya?
- Dll.
8. Tim input data yg bertugas menginput kuesioner hasil wawancara ke komputer (excel
atau spss)
9. Analisa dan laporan hasil survei.
MENGENALI 5 TIPE PEMILIH
Tipe A: Memilih Pasangan calon dari PDI Perjuangan dan
bersedia jadi relawan tim sukses.
Tipe B: Memilih Pasangan calon dari PDI Perjuangan tapi tidak
bersedia jadi relawan tim sukses.
Tipe C: Tidak tahu memilih pasangan cagub-cawagub siapa, atau
belum memutuskan, atau merahasiakan pilihan.
Tipe D: Memilih pasangan calon lain tapi tidak bersedia menjadi
relawan tim sukses calon lain itu.
Tipe E: Memilih pasangan calon lain dan bersedia menjadi relawan
tim sukses pasangan calon lain itu.
Tipe F: Tidak memilih

Ket: Tipe masing-masing pemilih inilah yg harus dicatat di lembar kontrol


Apakah orang yg dikunjungi masuk kategori tipe A, B, C, D, E atau F
KARTU KONTROL
Nama Relawan :
Wilayah Tugas – Kecamatan :

PILIHAN PASLON
NO. NAMA RESPONDEN ALAMAT NO. TLP TIPE KETERANGAN
1 2 3 4
berubah jika dikasih
1 GENITA X
uang
Keluaganya pengurus
2 FERONIKA X
partai
3 FEBY F
4 FEBIYOLA J C nunggu pemberian
5 FAUSTINUS X
6 FERONIKA X
7 FITRIANI X
8 FLAFIA X
9 FRANSINA X
10 LAODE C minta kaos
11 KRISTIAN X