Anda di halaman 1dari 164

Pembahasan

Kardiovaskular
2015
TIMSES FKA DAN FK B 2015
E. Berrel chest
Baca halaman 11 buku dok syam ya teman 
B. Darah kotor bercampur darah
bersih ke seluruh tubuh (hal 123
dok syam)
Baca jg hal.121 kelainan kongenital
dok syam
D. Vena cava inferior
baca hal 98 buku dok syam
Vena cava inferior dalam cavitas thoracicae pendek sekali karena merupakan jarak antara atrium dextrum
dengan diaphragmaa.
B. Atrium sinistrum
Karena esophagus terletak di posterior atrium sinistrium
5. B. 4
buku dok syam hal 39
A. Cavum thoracalis dikurang paru
buku dok syam hal 15
C. 3
dok syam hal 73
Arcus aorta mempercabangkan A. brachiocephalica, A.carotis communis sinistra, A.subclavia sinistra
8. d. Ventriculus dexter

Bisa dilihat di buku dok syam hal 41


“Ventriculus dexter
-trabecula septomarginalis merupakan trabecular bebas dari dinding
ventriculus tepi melekat pada septum interventriculare”
9. d. Apex cordis

Buku dok syam hal 67


“anastomosis paling banyak pada apex cordis”
10. c. Vertebra thoracalis 2 & 4

Kalo dari penjelasan dok syam di kelas, truncus symphaticus itu


berasal dari vertebra thoracalis 1-5. Dari pilihan ngga ada yang pas
banget, coba cek lagi aja ya guys
11. d. Diafragma

Buku dok syam hal 24


“pericardium melekat pada alat sekitarnya sehingga pericardium di bagi
atas :
1. Pericardii pars diaphragmatica yang paling luas
2. Pericardii pars sternalis yang sedikit perlekatannya
3. Pericardii pars lateralis (ke mediastinum)
12. b. Atrium sinistrum

Buku dok syam hal 31


“sinus obliquus pericardii dibatasi oleh
Kiri : V. Pulmonalis superior sinistra dan V. Pulmonalis inferior sinistra
Kanan : v. Pulmonalis superior dextra dan V. Pulmonalis inferior dextra,
V. Cava superior dan V. Cava inferior
Depan : Atrium sinistrum
13. e. Valva tricuspid dan valva bicuspid

Buku dok syam hal 118


“After load : ventriculus sinister sistole darah dipompakan ke aorta
melalui valva semilunaris aorta. Pada saat yang sama valva
bicuspidalis menutup. Begitu juga darah berasal dari ventriculus
dextrum dipompakan ke truncus pulmonalis melalui valva semilunaris
pulmonalis dan pada saat yang sama valva tricuspidalis menutup. “
14. c. A. vertebralis sinistra

Arteri vertebralis mendarahi otak


15. A.

• soalnya utk memeriksa apakah dia hipertensi atau tidak lihat ke buku
penuntun praktikum ya guysss
• Bedain hiperreaktor  resiko hipertensi tinggi
16. B

hipertensi karena viskositas darah yg tingg artinya darahnya terlalu


kental membutuhkan obat pengencer darah
17. A

Harvard step test adalah tes sederhana utk mengetahui ketahanan


serta kebugaran fisik
Baca lagi yaa buku penuntun praktikum dan bahan2 UPI ... .
18. D

• karena itu dia varises lbh sering di tungkai bawah jd gaya gravitasi sgt
berpengaruh soalnya pd tungkai bawah melawan gaya gravitasinya lbh
besar jd tekanannya jg lbh besar
• 19. Laki-laki 45 tahun merasakan nyeri dada selama 30 menit. Nyeri
seperti diremas dan ditindih benda padat. Pada anamnesa didapat
pusing, banyak keringat dan rasa mau mati. Pada pemeriksaan fisik
didapatkan pucat, berkeringat dan dingin. TD 150/90mmHg, CK-MB,
myoglobin, troponin T dan I meningkat. Pada EKG didapatkan ST elevasi
pada Lead II, III dan aVF. Diagnosis STEMI. Lokasi infark miokard adalah…
a. Anterior
b. Anteroseptal
c. Lateral
d. Inferior
e. –
• Penentuan Lokasi infark miokard
LOKASI INFARK MIOKARD AKUT LOKASI ELEVASI SEGMEN ST

Anterior V3-V4

Anteroseptal V1,V2,V3,V4

Anterior ekstensif I,aVL, V2-V6

Anterolateral I, aVL, V3,V4,V5,V6

Inferior II,III,aVF

Lateral I,aVL,V5,V6

Septum V1,V2

Posterior V7,V8,V9
Buku cara mudah membaca EKG
Ventrikel kanan V3R-V4R
20. Pada kasus diatas (No. 19) apabila terjadi infark pada bagian
‘lateral’, maka pada EKG akan menunjukkan…
a. Elevasi segmen ST di Lead V1-V4/V5
b. Elevasi segmen ST di V1-V3
c. Elevasi segmen ST V5-V6 dan elevasi segmen ST/Q patologis di Lead
I dan aVL
d. Elevasi segmen ST di Lead V1-V6, I, dan aVL
e. Elevasi segmen ST di Lead II, III, aVF, V1-V3

*penjelasannya sama dengan nomor 19


21. Diketahui: iramanya reguler, gelombang P upright dan uniform pada
Lead II, dimana setiap gelombang P masing-masing mengawali QRS
complex. P-R interval: 0.12-0.20 second and QRS complex: 0.06-0.10
second. Apa kesimpulan hasil EKG tersebut?
a. Sinus bradikardi P : Durasi 0,08-0,1 s
Tinggi tidak lebih dari 2,5 mm
b. Sinus takikardi Q : Durasi <0,04 s
Tinggi <
c. Sinus disritmia Interval PR : Durasi 0,12 – 0,2 s
Interval QT : Durasi 0,38 s
d. Sinus arrest QRS complex : Durasi <0,1 detik
Laju : 60-100x/menit
e. Sinus rhythm normal
22. Seorang pemuda, datang ke RSUD untuk melakukan general medical check up, bila
hasil pemeriksaan EKG dari pemuda tersebut memberikan gambaran sebagai berikut

Dengan hasil analisis Rhythm regular, Heart rate 41x/menit, gelombang P upright
uniform pada Lead II, gelombang P mengawali setiap gelombang QRS complex. Apa
kesimpulan hasil EKG tersebut…
a. Sinus takikardia
b. Sinus bradikardia
c. Sinus disritmia
d. Sinus arrest
e. Sinus rhythm normal
23. C
Note : no.23 sepertinya itu bukan V1 tapi lead 1 karena kalau lihat axis
itu dilihat di lead 1 dengan avf kenapa axis jantungnya normal waktu itu
gambarnya

Lihat puncak R pada lead 1 dan avf (puncak R nya keatas semua) pada
lead 1 dan avf puncak R normalnya keatas jadi axis jantung normal
24. B
25. E
a. Bukan (yang meningkatkan depolarisasi influx Na)
b. Bukan (repolarisasi lebih lambat diakibatkan oleh peningkatan ion
kalsium intrasel secara perlahan, pada soal peningkatan ion kalsium
ekstrasel)
c. Bukan (harusnya menurun)
d. Bukan ( fase plateau karena ion kalsium masuk ke intrasel
e. Kekuatan kontraksi miokardium menurun (karena ion kalsium itu
yang paling banyak di ekstrasel jadi kalau ion kalsium tetap di
ekstrasel jantung mengalami penurunan berkontraksi)
26. D
Note: fase plateau disebabkan karena influks kalsium masuk ke intrasel
Persamaan Poiseuille

p x r 4 p
Q 
8 L R

dengan Q adalah debit, r adalah jari-jari pembuluh, p


adalah
tekanan darah, η adalah viskositas darah, dan L adalah
panjang
pembuluh serta R adalah hambatan.

e-mail: syarif_ir74@yahoo.com
27.Lengkapin option temanku ..
• Tekanan darah naik jika  viskositas naik , panjang bertambah , jari2
mengecil dan hambatan diperbesar

p x r 4 p
Q 
8 L R

dengan Q adalah debit, r adalah jari-jari pembuluh, p


adalah
tekanan darah, η adalah viskositas darah, dan L adalah
panjang
28.B
• Tekanan darah naik jika  viskositas naik , jari2 mengecil dan
hambatan diperbesar
• Vasodilator menurunkan tekanan darah dengan r membesar dan n
( viskositas mengecil ) . Kebalikannya

p x r p
4
Q 
8 L R
dengan Q adalah debit, r adalah jari-jari pembuluh, p
adalah
tekanan darah, η adalah viskositas darah, dan L adalah
panjang
29. A 300
• Hery 27 tahun mau SKJ tapi ditengah jalan ketemu ular besar, lalu jantung Hery berdetak cepat,
debit darah naik 3,5x dari normal (debit darah pada pembuluh arteri jantung 0,1L/menit, tekanan
darah 120mmHg). Kemudian dia periksakan ke dokter. Berapa kenaikan tekanan darah pada saat
bertemu dengan ular besar (dalam mmHg)…
• Naik 3,5 dari normal  3,5 X 120 = 420 mmHg
• Kenaikan tekanan darah = 420 – 120 = 300 mmHg
30. C
• 80mmHg diubah ke mm
• 80 mmHg X 13 = 1040
Contoh (3):
Kasus orang ketakutan
Seorang yang mempunyai debit darah 100 cm3/menit
mempunyai tekanan darah 120 mmHg. Bila tiba-tiba
ia dikejar anjing herder besar, maka debit naik
menjadi 5 kali normal, berapa tekanan darahnya ?
Bagaimana cara mengatasinya
Jawab :
Bila kenaikan debit hanya diatasi dengan tekanan,
maka tekanan = 5 x 120 mmHg = 600 mmHg.

e-mail: syarif_ir74@yahoo.com
31. Sistem pembangkit dan penghantaran impuls jantung, dilakukan oleh
beberapa
bangunan
khusus, salah satunya berfungsi untuk menghantarkan denyutan jantung ke
miokardium
ventrikel. Bangunan yang dimaksud adalah..
a. Saraf simpatis
b. Serat purkinje
c. Berkas his atrioventrikularis
d. Nodus atrioventrikularis (AV)
e. Nodus sinoatrialis (SA)
Serat Purkinye:
Serat jantung khusus yang berfungsi mengatur denyut
jantung.dengan cara mengatur kontraksi kedua atrium &
ventrikel.
Diameter serat lebih besar dari pada serat jantung.
Komponen sistem konduksi yang membawa impuls +/4 X lebih cepat dari pada
serat otot jantung.
(Sumber: slide histo)
32. Berikut adalah pernyataan yang sesuai dengan atrium sinistrum...

a. Membentuk apex cordis


b. Menerima darah dari vena pulmonalis
c. Berhubungan dengan katup trikuspidalis
d. Pada lapisan subendokardium terdapat serat purkinje
e. Endokardium lebih tipis dibanding ventrike
A -> salah, yg membentuk apex cordis adalah ventrikel sinistra
B -> benar
C -> salah, yg berhubungan dengan katup trikuspidalis adalah atrium
dan ventrikel dextra
D -> salah, serat pukinje terdapat pada lapisan subendokardium
ventrikel
E -> salah, endocardium atrium lebih tebal dari ventrikel
33. Seorang pria berusia 30 tahun datang ke UGD dengan luka sayatan di paha
kiri. Dokter
mendiagnosis luka tersebut mengenai pembuluh darah dengan perdarahan
yang cukup
banyak. Bagaimana gambaran histologi dari pembuluh darah yang terkena...

a. Terdapat vasa vasorum di tunika media


b. Tunika elastika interna tidak jelas
c. Tidak terapat vasa vasorum di tunika media
d. Tebalnya tunika media hampir sama dengan tebal tunika adventitia
e. Tunika adventitia lebih tebal dari tunika media
Luka sayatan di paha kiri = A. femoralis = A. sedang.
• Tunika adventitia A. Muskular:
- Relatif tebal hampir sama dengan tunika media nya
- Serat kolagen, serat elastin, fibroblast & sel adiposa
- Saraf & vasa vasorum menembus ke tunika media
(sumber: slide histo)
34. Pernyataan di bawah ini yang sesuai dengan anastomo
sis atrio-venosa adalah...

a. Lapisan tunika intimma tebal


b. Bisa diteukan di organ usus
c. Banyak ditemukan di daerah muka
d. Endotelnya langsung terletak di ats tunika media
e. Otot polos banyak tersebar di lapisan tunika medi
ANASTOMOSIS ARTERIOVENOSA
Merupakan hubungan langsung pembuluh arteri ke vena tanpa melalui
pembuluh kapiler.
- Arteriole pada anastomose arteriovenosa berbentuk spiral, yang relatif
mempunyai otot polos yang tebal.
- Endotelnya langsung terletak diatas tunika media yang berfungsi sebagai
sfingter.
- Sebagai pengaturan panas pada permukaan tubuh.
(sumber: slide histo)
35. D Penderita mengalami takikardi

• sesak nafas bila berjalan. Pada pemeriksaan diketahui bahwa penderita mengidap hipertensi
kronik. Diagnosis dokter penderita ini mengalami gagal jantung kiri.
• Mengalami peningkatan denyut jantung ( takikardia )
• Lihat ciri2nya yaa . Option E harus nya penurunan pengeluaran urine
Gagal jantung
kiri
•Efek forward :
•Tekanan darah sistemik menurun
•Kelelahan
•Peningkatan kecepatan denyut jantung ( Takikardia )
•Penurunan pengeluaran urine
•Efek backward :
•Peninggian kongesti paru
•Dispneu
•Gagal jantung kanan
36. D Angiotensin 2 perubahan dari
angiotensin 1
• Angiotensin 2 perubahan dari angiotensin 1

• Efek dari Angiotensin 2 :


• Stimulasi saraf simpatis – bersifat presif – cenderung meningkatkan
tekanan darah
• Perangsangan aldosterone – retensi natrium dan air – vol darah
meningkat – tekanan darah meningkat
• vasokonstriksi pembuluh darah – peningkatan tekanan darah
37. D aldosterone
• Enzim yang dikeluarkan ginjal pada saat terjadinya hipertensi sehingga
air di retensi tubuh
• Kata kunci retensi air  aldosterone u/ retensi air dan natrium di
ginjal  meningkatkan volume darah  tempat sekresinya oleh zona
glomerulosa di korteks adrenal .
38. D Makrofag memfagosit sel
lemak
• Monosit akan berubah  makrofag yang akan menangkap /
memfagosit Ox-LDL dan berubah menjadi sel busa ( foam cell )
• Lihat setelah slide ini point 3 dan 4

27
28
39. C Katup mitral
• sesak nafas dan berdebar-debar. Bunyi jantung 1 mengeras. Katup
jantung yang memiliki kelainan adalah…
• Lihat dari ciri2 nya adalah katup mitral yg terkena . Sesak nafas – dan
bunyi jantung 1 …
• Cek slide IPD kelainan katup  stenosis mitral
STENOSIS KATUP MITRAL
GEJALA
• sesak nafas : aktivitas, demam, kehamilan, palpitasi

PEMERIKSAAN FISIK
• Penampakan umum : normal, tetapi pada stenosis mitral berat
memperlihatkan “wajah mitral”. Tanda-tandanya ialah sianosis pada wajah
dan ekstremitas
• Palpasi :
• apeks normal, tetapi kadang-kadang sulit ditemukan, kecuali pada
posisi tertentu (lateral dekubitus)
• lift pada area ventrikel kanan
• Auskultasi :
• bunyi jantung pertama yang mengeras (M1 mengeras)
• opening snap
• murmur diastolik, lamanya murmur sesuai dengan derajat obstruksi
• bunyi jantung P2 yang mengeras
• bising Graham Steel
40.C Hipertrofi massif ventrikel kiri

Cek option yaa sisanya disfungsi sistolik , bedakan disfungsi


sistolik dan disfungsi diastolik teman2 

•Akibat kontraktilitas jantung berkurang (disfungsi sistolik)


• Cedera iskemik
• Tekanan atau volume yg berlebihan
• Kardiomiopati dilatasi
• Otot yg cedera  kontraksi lemah  rongga jantung tidak dpt kosong
sepenuhnya

•Ketidakmampuan ventrikel untuk berelaksasi sempurna saat diastole untuk mengisi ventrikel
(disfungsi diastolik)

•Hipertrofi massif ventrikel kiri


•Fibrosis miokardial
•Deposisi amiloid
•Perikarditis konstriktif
41. B terbentuk asam laktat .
As laktat terbentuk dulu baru Ph miokardium turun

Angina Pektoris
• Nyeri spt diperas / tertekan / ketidaknyamanan pd
substernal / prekordial akibat suplai O2 tdk adekuat ke sel
miokardium (iskemik) tanpa bahaya infark
• Nyeri dpt menjalar ke lengan, rahang atau torak
• Patogenesis :
Iskemia miokardium  sel miokardium melakukan
glikolisis utk memenuhi kebutuhan energi  terbentuk
asam laktat  menurunkan pH miokardium  nyeri
42. C Penyakit jantung reumatik
• demam tinggi, tidak ditemukan infeksi atau luka pada kulit, tidak ditemukan
kelainan pada saluran cerna . pembesaran kelenjar limf leher, parasistolik
murmur mitral. Pada pemeriksaan echo ditemukan stenosis mitral .
• Ada demam , murmur parasistolik mitral dan echo stenosis mitral  mengarah ke
PJR ( penyakit jantung rematik ) krn sudah mengenai kerusakan pd katup

Demam Reumatik &


Peny. Jantung Reumatik
•Klinis :
• Perubahan sekunder karena stenosis mitral
• Hipertrofi atrium kiri
• Hipertrofi ventrikel kanan
• Gagal jantung kongestif
•Komplikasi :
• Endokarditis infektif
• Fibrilasi atrial sekunder krn dilatasi atrium
43. C Arteri sedang/muscular di tunika media

• arteriosclerosis monckeberg jelas yaa lihat kalsifikasi fokal nya dimana


…..
ARTERIOSKLEROSIS
MONCKEBERG (Sklerosis
kalsifikasi medial)
• Kalsifikasi fokal pd media arteri muskuler
berukuran kecil /sedang
• Tanpa disertai radang
• Sebag. besar tidak mengenai intima / adventisia
• Pd A. femoralis, tibial, ulnar, genitalia
• Pd usia > 50 thn
44. D Hemangioma

• benjolan berwarna merah pada kulit lengan atas sebelah kanan. Pada pemeriksaan mikroskopik
terlihat gambaran ruang-ruang yang dilapisi sel proliferatif dari sel endotel pembuluh darah, di
dalam lumen terdapat darah
• Cek penuntun praktikum kardiovaskular halaman 61
• Mikroskopis
• Hemangioma kapilare : Ditemukan ruang2 berukuran kecil dilapisi sel-sel endotel proliferatif
kadang2 menutup lumen , dalam lumen terdapat darah
• Hemangioma kavernosa : Ditemukan ruang2 berukuran besar dilapisi sel-sel endotel proliferatif
dalam lumen terdapat darah
45. E Hepatitis ( termasuk penyakit
hati )
Penyebab sekunder: obesitas, alkoholisme, kontrasepsi
hormonal/estrogen, sindroma nefrotik, DM, hipotiroid, Cushing dis.,
penyakit hati.
46. ???
PRA ANALITIK PEM. PROFIL LIPID
• Tes baru boleh dilakukan 2-3 bulan setelah stres/peny akut, mis: infark
miokard, stroke, kehamilan, trauma, weight loss.
• Hasil abnormal harus dikonfirmasi dengan spesimen baru dgn jarak
waktu 1 minggu sebelum mulai terapi.
• Puasa min. 12 jam, duduk tenang 15 menit sebelum pengambilan
darah.
• Pengambilan vena lebih dari 3 menit akan memberikan variasi hasil
sebesar 5%.
47. Lengkapin option yaa .
Kemarin ada option Apo A / Apo B  bisa ini jawabannya karena
jika Apo A tinggi ( protektif ) dan Apo B ( aterogenik) rendah maka
perbandingan akan tinggi tetapi resiko PJK rendah  ini
perbandingan yg dimaksud soal
• Apo B tinggi: aterogenik
• Apo A tinggi: protektif
• Risiko PJK tinggi: kolesterol total / HDL > 5
dan Apo B / Apo A > 1.
• Makin tinggi HDL= baik.
• Makin tinggi kolesterol total, Apo B, LDL, Lipoprotein A, dan sd-LDL=
buruk, karena aterogenik.
48. E
• Insidens Rate : Frekuensi penyakit baru yang berjangkit dalam
masyarakat di suatu tempat / wilayah / negara pada waktu tertentu.
• Prevalence Rate : Frekuensi penyakit lama dan baru yang berjangkit
dalam masyarakat di suatu tempat/ wilayah/ negara pada waktu
tertentu.

027
49. D
• Epidemiologi : Ilmu yang mempelajari pola kesehatan dan penyakit serta
faktor yang terkait di tingkat populasi.
• Wabah : Kejadian berjangkitnya suatu penyakit menular dalam masyarakat
yang jumlah penderitanya meningkat secara nyata melebihi dari pada
keadaan yang lazim pada waktu dan daerah tertentu serta dapat
menimbulkan malapetaka (UU No 4. Tahun 1984).
• Pandemi : Keadaan dimana suatu masalah kesehatan (umumnya penyakit),
frekuensinya dalam waktu singkat meningkat tinggi dan penyebarannya
telah mencakup wilayah yang luas.
• Surveillance : Pengamatan dilakukan secara terus menerus dan teratur
terhadap aspek penyakit (penyebaran, kejadian penyakit, kematian) untuk
kepentingan pencegahan dan penanggulangan.
• Incidence Rate : Frekuensi penyakit baru yang berjangkit dalam masyarakat
di suatu tempat / wilayah / negara pada waktu tertentu.
027
50 Tn. A berusia 60 tahun datang ke klinik dengan keluhan nyeri pada
tungkai kanan dan bengkak sejak 1 minggu yang lalu. Pada pemeriksaan
ditemukan udema dan eritema mulai dari musculus gastrocnemius
sampai cruris pedis teraba regular. Pada pemeriksaan lab didapatkan
peningkatan D dimer. Apa yang menyebabkan hal tersebut…
a. Adhesi trombosit
b. Agregasi trombosit
c. Defisiensi estrogen
d. Defisiensi vitamin K
e. Stasis vena
Menurut aku ini kasus nya deep venous thrombus Karena disini terjadi
peningkatan D dimer dan nadi disini cruris pedis teraba regular
a.Adhesi trombosit : bukan Karena adhesi dan agresi trombosti itu
merupakan awal dari arteriall thrombus
b.Agregasi trombosit : ya kayak yang A lah
c.Defisiensi estrogen : aturan increase estrogen
d.Defisiensi vitamin K : itu mah kalo perdarahan…
e.Stasis vena
• 51.Tn. B, usia 25 tahun, datang ke poliklinik RS yarsi dengan keluhan
sesak nafas dan nyeri dada saat berolahraga. Setelah PF didapatkan
bunyi jantung M1 melemah dan murmur sistolik di interkosta 4 dan 5
linea midklavikula sinistra. Gangguan katup yang didapatkan oleh
pasien adalah…
• a. Stenosis aorta
• b. Stenosis mitral
• c. Stenosis tricuspid
• d. Regurgitasi mitral
• e. Regurgitasi tricuspid
REGURGITASI KATUP MITRAL

GEJALA
• sesak nafas, dicetuskan oleh aktivitas
• mudah lelah

PEMERIKSAAN FISIK
• Penampakan umum : normal, kecuali ada gejala-gejala
dekompensasi
• Palpasi :
• apeks tergeser ke lateral dan lebih luas daripada normal
• lift pada area ventrikel kiri
• Auskultasi:
• pada area katup mitral : BJ I melemah, tapi BJ II melebar
• murmur pansistolik, murmur early-mid-diastolik
• Itu kan murmur sistolik interkosta 4-5 sinistra lagi , dah lah mantap
• Kalo aku cara hafalinnya gini :
murmur: diastolik : stenosis mitral
sistolik : regurgitasi mitral
sistolik : stenosis aorta
diastolik : regurgitasi aorta
• 52.Tn. C 45 tahun mengalami sesak nafas sejak 2 minggu yang lalu.
Sesak nafas makin memburuk jika … dan hanya membaik ketika tidur
berbaring setengah duduk. Menurut firmingham, salah satu kriteria
mayor dari gagal jantung adalah …
A. Asites
B. Efusi pleura
C. Edema tibia
D. Gallop
E. Murmur
• Mayor : PND, distensi vena jugularis,rales,kardiomegali,edema paru,
gallop, peningkatan tekanan vena,refluks hepatojugular positif
• Minor : selain dari itu wkwkwk
• 53.Tn. D 65 tahun datang ke UGD karena tiba-tiba pingsan di kantor.
Setelah diperiksa tekanan darah 130/110 bunyi A2 P2 melemah.
Terdapat murmur sistolik pada ICS II linea parasternalis sinistra. Pada
pemeriksaan foto thorax terdapat hipertrofi ventrikel kiri. Apa
patofisiologi gagal jantung pada pasien tersebut…
A. Tekanan ventrikel kiri meningkat
B. Volume ventrikel kiri meningkat
C. Disfungsi miokardium
D. Hambatan perkembangan volume jantung
E. Kenaikan cairan perikardium
Kasus ini adalah stenosis aorta karena tekanan nadi menyempit
130/110 ( jarang anatara sistol dan diastole terlalu dekat ) 
termasuk etiologi gagal jantung yg berhubungan dengan terkanan
berlebihan
Beban tekanan berlebihan (abnormal pressure overload ) termasuk dari
etiologi gagal jantung yang dapat disebabkan oleh stenosis aorta,
koarktasio aorta, hipertensi, stenosis pulmonal
2. Beban ventrikel yang berlebihan
(ventricular overload)
2.1. Beban tekanan berlebihan
(abnormal pressure overload)

• Beban tekanan berlebihan ke dalam ventrikel pada waktu


kontraksi (sistolik) dalam batas tertentu masih dapat diatasi
oleh kemampuan kontraktilitas miokard ventrikel.
• Beban tekanan sistolik yang berlebihan diluar kemampuan
ventrikel (afterload) → hambatan pengosongan ventrikel →
menurunkan curah ventrikel (ventrikel output) atau isi
sekuncup.
• Contoh : stenosis aorta, koarktasio aorta, hipertensi, stenosis
pulmonal
STENOSIS KATUP AORTA
GEJALA
• sesak nafas, nyeri dada
• sinkop (setelah obstruksi bertahun-tahun)

PEMERIKSAAN FISIK
• denyut nadi lemah dan memanjang
• stenosis aorta yang berat : tekanan nadi menyempit dan denyut arteri
lambat
• Palpasi :
• getaran sistolik (sistolik thrill) pada interkostal ke-2 dekat sternum
dan dekat leher (area katup aorta)
• Auskultasi :
• BJ II pada area katup aorta lemah dan kadang tidak terdengar
• paradoxical splitting dari bunyi jantung kedua
• murmur sistolik (diamond shaped murmur sistolik)
54. Ny. E 35 tahun pasca melahirkan 1 minggu yang lalu mengeluh sesak nafas.
Pada pemeriksaan fisik tekanan darah 130/90mmHg, takikardi, nafas 28x/menit,
murmur sistolik, hepatomegaly, asites dan edema tungkai. Pada pemeriksaan
ekokardiografi didapatkan jantung membesar, penurunan fungsi ejeksi. Apakah
diagnosisnya…
a. Emboli paru
b.Efusi perikard
c.Kardiomiopati dilatasi
d.Kardiomiopati restriktif
e.Tamponade jantung
K.Dilatasi peripartum: pembengkakan jatung yang dari ibu hamil
(melahirkan)
Dan didukung dari manisfestasi nya menunjukan ke arah kardiomiopati
dilatasi(kata kunci nya menurunnya efrection ejection&murmur sistolik)
55. Tn. F 40 tahun mengeluh sesak nafas dan nyeri dada mendadak
setelah operasi fraktur femur dextra 2 hari yang lalu. Pada pemeriksaan
fisik ditemukan TD 80/60mmHg dan peningkatan tekanna vena
jugularis. EKG terlihat ST elevasi Lead III, aVF dan aVL. Apa
diagnosis pasien tersebut…
a.Emboli paru
b.Infark miokard akut
c.KOR pulmonal
d.Perikarditis akut
e.Kardiomiopati hipertofi
EMBOLI
PARU
Gejala :
 Sesak nafas, pucat, banyak
berkeringat
 Batuk-batuk produktif, nyeri dada
 Tanda :
 Takipnea, rapid pulse of small
amplitude
 JVP meningkat
 Murmur sistolik dan heaving di
trikuspid (LSS)
 Lab :
 Keseimbangan V/P terganggu 
pO2 
 Hiperventilasi  pCO2 
56. C
• Diketahui terdapat riwayat operasi jantung yang berkaitan dengan
risiko terjadinya pericarditis, gejala yang timbul menyerupai gejala
gagal jantung kanan yang merupakan manifestasi pada pericarditis
konstriktif.
57.E
• Terdapat 3 patofisiologi yang khas dari thrombosis vena dalam
menurut Virchow, yaitu:
1. Stasis Vena
2. Hiperkoagulasi
3. Kerusakan Endotel
58. D
Penyakit Obstruksi (PPOK) dapat
menimbulkan terjadinya hipertensi
pulmonal yang disebabkan oleh
hipoksia, peregangan vaskuler, dan
berkurangnya pembuluh darah
59. C
• Terdapat murmur sistolik pada SIC 4-5 linea sternalis dextra (Katup
Trikuspid). Murmur pada katup tricuspid yang terjadi pada saat fase
sistolik merupakan tanda bahwa katup mengalami kelainan
regurgitasi.
60. A
61. C
IKA

Soal IKA itu slide plek plek!!. Jadi hafalin tiap penyakit
berdasarkan kata kunci utamanya, inget kata kunci
utama, bukan keseluruhan slidenya kamu hafalin..
Disini udah dicontohin cara nemuin kata kunci utama dari
tiap penyakit yaaa..
62. B VSD
Kata kunci utama : BISING PANSISTOLIK SIC III STERNALIS SINISTRA
Kata kunci bantuan : BB menurun, sulit menyusu, kebiruan (sianosis)
Diagnosis: VSD
VSD
63. E
Kita bahas pilihannya satu persatu yaaa
A. -
B. ASD
C. TOF
D. ASD
E. VSD
VSD
ASD
T
O
F
64.D
Kata kunci utama: pembesaran ventrikel kanan dan vaskularisasi paru
kurang
Diagnosis: TOF
TOF
65.E stenosis pulmonal
Kata kunci utama : Murmur di SCI III/6 Linea Sternalis Sinistra
Kata kunci tambahan : Ga ada demam dan ga ada kebiruan

Diagnosis : Stenosis pulmonal


Stenosis Pulmonal
Kita bahas pilihannya satu satu yaaa..
Semua butuh profilaksis sbe tapi ada kecuali, ASD
a. ASD
b. Semua
c. Propanolol bukan mencegah gagal jantung, dia itu beta blocker, dia tugasnya
mengurangi spasme pembuluh darah (jadi pembuluh darahnya dilonggarkan) dan
menurunkan frekuensi denyut jantung.
d. Sepatu boots itu kata kunci utama TOF. Diinget inget yaaa, ini sering keluar 
e. Sindroma itu terkait PDA, kalau ada sindrom ini, nanti sianosisnya terlihat di tubuh
bagian bawah.
Stenosis pulmonal
ASD
TOF si jantung boots
67.B
Kata kunci utama : Murmur pansistolik SIC III linea sternalis Sinistra
Kata kunci tambahan : Pasien lahir cukup bulan
Diagnosis : VSD
kenapa pasien lahir cukup bulan jadi kata kunci? Karena kalau dibilang pasien
lahir prematur, atau kurang bulan, langsung arahkan kecurigaan pada PDA
okaay 😊 tapi harus tetep baca juga clue lainnya yaa
VSD
PDA
68.D
Inget tadi VSD, apa sih yang terjadiii?
Pada VSD terjadi pembesaran di Ventrikel dan Atrium KIRI
VSD
Semua orang bisa menilai kalau mimpimu itu mustahil, tapi hanya
satu orang yang tahu bagaimana mewujudkannya, kamu.

Biarkan mereka menertawakanmu, tapi jangan biarkan pesimis dan


minder menjatuhkanmu. Karna sesungguhnya yang dapat
menjatuhkanmu adalah dirimu sendiri.

Jangan menyalahkan orang lain atas apa yang terjadi padamu, karna
apapun yang terjadi, itu semua karna kamu yang mengizinkannya
terjadi. Hidupmu tak akan berjalan tanpa kamu menginginkannya
berjalan.

#sokbijak
69. Seorang anak laki-laki 6 tahun dengan keluhan demam dan
sianotik. Sianotik terjadi saat sedang bermain dengan temannya.
Keadaan umum somnolen. Tekanan darah 110/70, nadi 50x/menit
cepat dan dalam. Tampak sianotik pada bibir dan ujung-ujung jari.
Diagnosis pasien ini adalah…

•• Saat sedang bermain  Aktivitas


fisik  Memicu “Hypoxic spell”
- Hiperpnea: Napas cepat dan
dalam
- Sianosis meningkat
- Hlangnya bising jantung

DIAGNOSIS: TETRALOGY OF
FALLOT (TOF)
70. Gambaran yang didapatkan pada rontgen thorax adalah…

A. Vaskular Paru Berkurang


71. Tatalaksana penyakit di atas adalah…

D. Ketamine untuk meningkatkan


aliran balik sistemik
72 D. 2 kriteria mayor + 1 kriteria minor

• Nyeri sendi berpindah dan


Pemeriksaan lutut : kemerahan,
bengkak, teraba panas, ROM
terbatas  Poliartritis (Mayor)
• Foto thorax menunjukkan
kardiomegali  Karditis (Mayor)
• Demam Tinggi  Demam
(Minor)
73. Terapi apa yang tepat untuk pasien tersebut…

B. Prednisone dan aspirin karena


sudah termasuk karditis sedang 
ada kardiomegali

Jika karditis ringan  tanpa


kardiomegali  hanya aspirin saja
74. D
• Bukan berbuat baik ( hafalin soalnya yang lengkap yaaa hehehe )
• tapi jika organ ini baik maka baiklah seluruh tubuh dari hadis nabi 
yaitu qalbu  termasuk I’jaz ilmi
KEDUDUKAN KALBU
(Rohani dan Medis)

:Rasulullah bersabda

Ketahuilah sesungguhnya dalam tubuh ada segumpal daging, apabila ia baik


maka baiklah seluruh tubuh dan bila rusak maka rusaklah seluruh tubuh.
Ketahuilah itu adalah kalbu. (HR Ibnu Majah dengan sanad shahih).
75.B
• Takhalli – tahali – tajalli cek setelah slide ini pembahasannya
UPAYA MENDAPATKAN KESEHATAN
ROHANI

Tazkiyatun Nafsi

Takhalli (mengosongkan diri dari hal-


dal yang negatif) dan Tahalli (mengisi
dengan perilaku positif).
Mengisi ruhiyah dengan perbuatan
terpuji, ibadah.
Tajalli.
76. Lengkapin yaaa temanku
77. C/E
Skenario nyaa pasien dikasih obat
kandesartan,
bisoprolol,furosemid,spironolakton.
Pertanyaannya terapi farmakologi yang
tepat umtuk pasien ini???
78. B
Karena obat bisoprolol ialah beta blocker yang tipe
kardioselektif mekanisme kerjanya salah satunya
menurunkan frekuensi denyut jantung(kronotropik
negatif) . Jadiiii,, yang tepat bisoprolol yaaa baca lagi ya
jenis beta blokernya siapa tau diganti jenis obatnya
hehehhe.
Baca buku farmakologi fk ui edisi 5 hal
346 dan slide dokter lilian
79. A

• Mekanisme kerja dan Efek samping ACE INHIBITOR salah satunya hipotensi kan
nah efek sampingnya sebanding sama antagonis Ang II kan dokter lilian
batubara Mkes pernah bilang kan waktu kuliah))))
80 . D
• Udah tau lah yaaa
81 . C
• Udah tau lah yaaaa kan udah ada di pembahasan dan slide
dokter lilian :*
82. A
• Udah tau lah yaaa baca slide dosen lagii ya
Obat Gagal Jantung
1. Penghambat ACE (C/O: Enalapril)
• Menurunkan morbiditas dan mortalitas pada semua pasien
gagal jtg
• Mek kerja: menghambat konversi ang I menjadi ang II
• Efek ang II: vasokonstriksi, sekresi aldosteron, peningkatan
aktivitas simpatis dan hipertropi miokard
• Efek samping: batuk, hipotensi, hiperkalemia dan
angioedema
• Kontraindikasi: ibu hamil dan menyusui
83. D
• Udah tau lah yaa
• bronkospasme merupakan efek samping daro pasien riwayat asma
bronkial / PPOK sehingga pemakaian β bloker ( c/o : propranolol )
termasuk yg kardioselektif merupakan kontraindikasi untuk keadaan
ini
• FARMAKO UI HAL 347
84. A Prazosin
85.A
86. D
87. Vasodilator jawabannya tapi di
option gak ada 
88. C
89. C
• Udah tau lah yaaa
CLASS III: POTASSIUM CHANNEL
BLOCKERS
• Bretillium, dophetillid, amiodarone
• Sotalol  beta blocker, + class III effect
• Moa: blocking K+ channel
• Drugs that prolong effective refractory period by prolonging action potential
• Prolong AP by blocking K+ channels in cardiac muscle (↑ inward current
through Na+ & Ca++ channels)
• Quinidine & Amiodarone → prolong AP duration
• Bretylium & Sotalol → prolong AP duration & refractory period
• Ibutilide & Dofetilide → “pure” class III agents
• Reverse use-dependence
• Indication: Ventricular arrhythmia & atrial arrhythmia
90.D
• Myoglobin cepat meningkat  pada kerusakan otot  paling cepat ,
dan digunakan sbg Excellent NEGATIVE predictor of myocardial
injury
• –2 samples 2 – 4 hours apart with no rise in levels virtually
excludes AMI
Kadar dalam Serum meningkat dalam 2 jam setelah kerusakan otot
MYOGLOBIN (Mb)
• Low MW protein
• Skeletal & cardiac muscle Mb identical
• Kadar dalam Serum meningkat dalam 2 jam setelah
kerusakan otot
• Puncaknya pada jam 6 – 9
• Normal dalam 24 – 36 jam
• Excellent NEGATIVE predictor of myocardial injury
– 2 samples 2 – 4 hours apart with no rise in levels virtually excludes
AMI
• Rapid, quantitative serum immunoassays
91 . B , CK-MB

• ck mb , karena dr syukrini bilang kalau serangan kedua infark di pakai


ck mb jgn troponin , karena nilai troponin masih tinggi pada serangan
pertama jd tdk bisa dipakai acuan untuk pemeriksaan pd serangan
kedua
92. D NT Pro BNP
• Dari gejala sesak , bengkak perut dan kaki  gagal jantung
• U/ membedakan dgn paru digunakan NT Pro BNP
10. Pengukuran BNP/NT-pro BNP
 parameter baru untuk gagal jantung

- neurohormon : natriuretic peptide (NP) yang terdiri atas Atrial NP


(ANP), Brain NP (BNP) dan C-NP.

• BNP terutama pada jantung dan otak ( lebih banyak pada jantung)

• BNP disebut juga B-type Natriuretic Peptide (singkatan tetap BNP).


• Pada peningkatan stres dinding ventrikel dilepaskan proBNP 
dipecah menjadi BNP, (bagian aktif) danNT-proBNP( bagian tidak
aktif.)
10. Pengukuran BNP/NT-pro BNP
 parameter baru untuk gagal
jantung
- neurohormon : natriuretic peptide (NP)
yang terdiri atasAtrial NP (ANP), Brain NP
(BNP) dan C-NP.
• BNP terutama pada jantung dan otak ( lebih
banyak pada jantung)
• BNP disebut juga B-type Natriuretic Peptide
(singkatan tetap BNP).
• Pada peningkatan stres dinding ventrikel
dilepaskan proBNP  dipecah menjadi
Manfaat BNP /N-terminal pro-B-type NP (NT-
proBNP) :

- diagnosis dini
- penentuan kelas (staging) gagal jantung
- pemantauan terapi.
- indikator untuk kerusakan ventrikel kiri
dan prognosis gagal jantung
 BNP yang tinggi berhubungan erat
dengan peningkatan mortalitas
pasien
93. Kumpulkan soal kawan ku
94. A
Dari soal, ada keyword “Pasien mengaku sedang menjalani terapi kecanduan
napza.”
• Gol. Streptococcus viridans : Flora normal pada saluran nafas atas & mulut.
- S. sanguis; S. mitis; S. mutans (berperan dlm karies dentis); S. milleri.
• Gol. Enterococcus : Pada usus.
- Enterococcus faecalis; E. faecium.
• Gol. Staphylococcus : Pada kulit.
- S. aureus; S. epidermidis.

027
95. B

027
96. Arteriography?
Di soal, ada keyword “Pulsasi arteri dorsalis pedis melemah dan hampir
tidak teraba.”
• Arteriography : Menggunakan zat kontras yang disuntikkan ke arteri
untuk melihat letak sumbatan.
• Phletysmograph : Instrumen untuk mengukur perubahan
volume dalam suatu organ atau seluruh tubuh (biasanya akibat dari
fluktuasi jumlah darah atau udara yang dikandungnya).
• Venography : Penyuntikan x-ray bahan kontras (dye) kedalam suatu
vena untuk menunjukkan bagaimana darah mengalir melalui
pembuluh darah.
• Angiography : Penyuntikan x-ray bahan kontras (dye) kedalam
pembuluh darah termasuk jantung, otak,dan ginjal untuk mendeteksi
adanya penyumbatan/penyempitan di dalam pembuluh darah.
027
97. B
Sumber : Buku Ajar Bedah Sabiston Essential’s of Surgery

027
98. Seorang ibu mempunyai IMT sekian, dokter
mendiagnosis si ibu menderita kolesterol tinggi. Dokter
menganjurkan si ibu untuk tidak makan tinggi lemak.
Berikut adalah makanan yang mengandung kadar
kolesterol tinggi...
a. Putih telur
b. Usus sapi (jeroan kan?)
c. Daging ayam
d. Daging sapi
e. Ikan
99. Berapa jumlah kolesterol yang dianjurkan dalam
makanan sehari-hari berdasarkan diet Theurapeutic
Lifesytle Changes?
a. < 100 mg
b. < 200 mg
c. < 250 mg
d. < 300 mg
e. < 350 m
100. Seorang pasien dengan tekanan darah 140/90
mmHg datang ke dokter untuk konsultasi diet garam.
Berapa diet garam yang dianjurkan...
A. 1-2 mg
B. 2-3 mg
C. 3-4 mg
D. 4-5 mg
E. 5-6 mg
Terimakasih buat teman2
yg bantu 1. 1-7 : Septira arindya
2. 8-14 : Deybi Eri Cahyani
3. 15-18 : Julia Qintan
4. 19-22 : Lufthi Fahreza
5. 23-26 : Ooy rokayah
6. 27-30 : Salma Nara
7. 31-34 : Mahek
8. 35-44 : Rizki Syukur
9. 45-47 & 90-92 : Dinda Rizqy
10. 48-49 & 93-97 : Anisa Ayuningtyas
11. 50-55 : Virta Andhika
12. 56-61 : Ahmad Rafi
13. 62-68 : Salma Nara
14. 69-73 : Suci Purnama
15. 74-78 : Rara Elvira
16. 78-89 : Meike Marsa
Notes :
• Yuk gunakan pembahasan dengan sebaik-baiknya dengan sambil cross
check dengan slide dosen , text book terkait dll .
• Ambil yang benar dan perbaiki yg salah