Anda di halaman 1dari 86

DIARE

NAMA KELOMPOK 2 :
1. RIEKA NURUL DWI A. 201510410311053
2. SALSABILA AZ ZAHRA 201510410311057
3. DINDA FARIDA 201510410311072
4. BAIQ RIZKY LESTARI 201510410311075
5. DIAN PRAWITASARI 201510410311086
6. M. RAIHAN AROZAK 201510410311087
7. TRIMIANTI HIDAHYATUN N. 20151410311100
Definisi Diare

Diare adalah buang air besar dengan konsistensi lembek


atau cair, bahkan dapat berupa air saja dengan frekuensi
lebih sering dari biasanya (tiga kali atau lebih) dalam satu
hari
EPIDEMIOLOGI DIARE
Diare akut merupakan
masalah umum ditemukan
diseluruh dunia.

Beberapa rumah sakit di Indonesia


data menunjukkan diare akut
karena infeksi terdapat peringkat
pertama s/d ke empat pasien
dewasa yang datang berobat ke
rumah sakit

Di Indonesia, setiap tahun sekitar


100 juta episode diare didapatkan
13,3 % di Puskesmas, di rumah
sakit didapat 0,45% pada penderita
rawat inap dan 0,05 % pasien rawat
jalan.

Penyebab utama disentri di


Indonesia adalah Shigella,
Salmonela, Campylobacter
jejuni, Escherichia coli, dan
Entamoeba histolytica.
Patofisiologi
Inflamasi Noninflamasi
Mekanisme Invasi mukosa atau cytotoxin Enterotoksin atau berkurangnya
mediated inflammatory response kapasitas absorpsi usus kecil

Lokasi Kolon, usus kecil bagian distal Usus kecil bagian proksimal

Diagnosis Terdapat leukosit feses, kadar Tidak ada leukosit feses, kadar
laktoferin feses tinggi laktoferin feses rendah

Penyebab
Bakteri Campylobacter* Shigella species Salmonella* Escherichia coli**
Clostridium difficile Yersinia Clostridium perfringens
Vibrio parahaemolyticus Staphylococcus aureus Aeromonas
Enteroinvasive E.coli Plesiomonas hydrophilia Bacillus cereus Vibrio
shigelloides cholerae

Virus Cytomegalovirus* Adenovirus Rotavirus Norwalk


Herpes simplex virus

Parasit Entamoeba histolytica Cryptosporidium* Microsporidium*


Isospora Cyclospora Giardia
lamblia
Klasifikasi Diare
Terdapat beberapa pembagian diare ( Juffrie,2011) :
1. Pembagian diare menurut etiologi
 Diare Spesifik : Diare yang disebabkan oleh infeksi bakteri, virus,
atau parasit. Contoh: disentri.
 DiareNon Spesifik : Diare yang disebabkan oleh malabsorbsi
makanan, rangsangan oleh zat makanan, gangguan saraf.
2. Pembagian diare menurut mekanismenya yaitu gangguan
 Absorpsi

 Gangguan sekresi
3. Pembagian diare menurut lamanya diare
 Diare akut yang berlangsung kurang dari 14 hari.
 Diare kronik yang berlangsung lebih dari 14 hari dengan etiologi non
infeksi
 Diare persisten yang berlangsung lebih dari 14 hari dengan etiologi
infeksi.
Etiologi Diare
 gangguan pada proses absorpsi atau sekresi
 kelainan di usus halus
 gangguan motilitas, inflamasi dan imunologi
 Infeksi virus ( Rotavirus )
 Infeksi Bakteri
Penyebab diare akut dan kronik pada bayi,
anak – anak, dan remaja

Jenis Diare Bayi Anak-anak Remaja


Akut • Gastroenteritis • Gastroenteritis • Gastroenteritis
• Infeksi sistemik akibat • Keracunan makanan • Keracunan makanan
pemakaian antibiotik • Infeksi sistemik akibat • akibat pemakaian
pemakaian antibiotik antibiotik

Kronik • Pascainfeksi • Pascainfeksi • Penyakit radang usus


• Defisiensi disakaridase • Defisiensi • Intoleransi laktosa
sekunder disakaridase sekunder • Giardiasis
• Intoleransi protein susu • Sindrom iritabilitas • Penyalahgunaan laksatif
• Sindrom iritabilitas kolon (anoreksia nervosa)
colon • Penyakit seliak
• Fibrosis kistik • Intoleransi laktosa
• Penyakit seliakus • Giardiasis
• Sindrom usus pendek
buatan
Cara Penularan
 Umumnya melalui cara fekal-oral yaitu
a. Melalui makanan atau minuman yang
tercemar oleh enteropatogen, atau
b. Kontak langsung tangan dengan penderita atau
c. Barang-barang yang telah tercemar tinja penderita
atau
d. Tidak langsung tetapi melalui lalat
Faktor Resiko :
 Faktor resiko yang dapat meningkatan penularan enteropatogen antara
lain:
1. Tidak memberikan ASI secara penuh untuk 4-6 bulan pertama
kehidupan bayi,
2. Tidak memadainya penyediaan air bersih,
3. Pencemaran air oleh tinja,
4. Kurangnya sarana kebersihan (MCK),
5. Kebersihan lingkungan dan pribadi yang buruk,
6. Penyiapan dan penyimpanan makanan yang tidak higenis dan
cara penyapihan yang tidak baik.
7. Gizi buruk,
8. Imunodefisiensi,
9. Berkurangnya keasaman lambung,
10. Menurunnya motilitas usus,
11. Faktor genetik.
Gejala Diare
Feses yang keluar Sakit perut Berat Badan
banyak, cair atau lembek Lemas
Menurun
dan berwarna gelap

Sakit kepala Dehidrasi Produksi urin Mual dan


menurun muntah
DIAGNOSA
1) Pemeriksaan Umum : Untuk mengetahui apakah
seorang pasien terkena diare dan faktor apa saja yang
menyebabkannya
2) Pemeriksaan Lanjut : Beberapa jenis metode
pemeriksaan untuk kasus diare di antaranya adalah tes
darah, analisis sampel tinja, dan pemeriksaan rektum.
Komplikasi
Kehilangan cairan Hipokalemia dan
dan kelainan elekrolit asidosis metabolik

syok hipovolemik

nekrosis tubular akut


ginjal

Gagal multi organ


Pengobatan Diare
Terapi farmakologi
 Pengobatan Golongan Adsorbensia

Mekanisme kerja : digunakan sebagai terapi


simptomatik pada diare. Obat golongan adsorben
memiliki kemampuan mengikat dan menginaktivasi
toksin bakteri, mengabrobsi nutrien, toksin racun dan
penyebab diare. Penggunaan obat adsorbem harus
dipisahkan dengan obat oral lainnya selama 2-3 jam.
Polycarbophil
Attapulgite
Kaolin pectin (Guanistrep)
Arang hitam
Gambar Sediaan

1. Golongan Adsorben

Polycarbophil Guanistrep

Attapulgite Norit (arang aktif)


Golongan Anti Motilitas
Nama obat Indikasi Dosis Kontraindikasi Efek samping Perhatian
Loperamide HCl Pengendalian Diare akut Kolitis Kelelahan; Kehamilan
DEWASA: PO 4 mg pseudomembran kantuk; pusing. Kategori C.
dan kelegaan diikuti 2 mg setelah karena penggunaan Ruam. Nyeri Tidak
simptomatik setiap tinja yang tidak antibiotik; Diare perut; distensi dianjurkan
terbentuk; tidak akut yang atau untuk anak-
pada diare akut
melebihi 16 mg / 24 berhubungan ketidaknyamana anak <2 thn.
atau kronis akut; jam. dengan organisme n; sembelit; Gunakan
pengurangan ANAK 8 - 12 YR (> 30 yang menembus mual; muntah; dengan hati-
KG): 2 mg 3x sehari dinding usus mulut kering. ( a hati pada
volume output 6 - 8 YR (20 -30 KG): 2 (misalnya toksigenik to z) anak kecil.
ileostomy. (a to z mg 2x sehari. Escherichia coli, Hentikan jika
2 -5 YR (13 - 20 KG): Salmonella, dan distensi
)
Hari pertama: 1 mg 3x Shigella); kondisi di abdomen
sehari mana konstipasi atau gejala
Diare kronis harus dihindari; tak
diare berdarah; diinginkan
DEWASA: PO 4 demam; kolitis lainnya
sampai 8 mg 4x sehari ulserativa akut terjadi. ( a to
atau 2x sehari (a to z) (potensi megacolon z)
toksik). ( a to z )
Nama obat Mekanisme Dosis Indikasi Kontraindikasi Efek samping perhatian

Diphenoxylat Diphenoksil DEWASA: Dosis awal: PO 5 Terapi kterus obstruktif; Pusing; kantuk; Kehamilan:
e HCl / at, terkait mg 4x sehari. adjunctive diare yang terkait sedasi; sakit Kategori B.
Atropine dengan ANAK 2 -12 thn : PO 0,3- dalam dengan kepala; rasa Risiko atropinisme
Sulfate meperidin, 0,4 mg / kg / hari dalam pengobatan enterocolitis tidak enak; lebih tinggi,
menurunka 4 dosis terbagi. ( a to z ) diare (a to z pseudomembran kelesuan; terutama dengan
n motilitas ) atau bakteri kegelisahan; sindrom Down.
saluran GI. penghasil euforia; depresi; Beritahu dokter
Atropin enterotoksin; mati rasa dan hentikan
menghamba glaukoma sudut ekstremitas; terapi untuk
t overdosis sempit; kebingungan distensi abdomen
diphenoxyla kontraindikasi jika Mulut kering; atau gejala tak
te yang digunakan pada anoreksia; mual; diinginkan lainnya.
disengaja. anak <2 thn ( a to z muntah; Ketidakseimbangan
(a to z) ) ketidaknyamana cairan / elektrolit:
n perut; ileus Dehidrasi dapat
paralitik; menyebabkan efek
megakolon samping, terutama
beracun; pada anak kecil.
pankreatitis; Jika terjadi
sembelit. dehidrasi atau
Pembengkakan ketidakseimbangan
gusi; anafilaksis; elektrolit, mungkin
hipertermia ( a perlu
to z) menghentikan
terapi sampai
kondisi terkoreksi.
Kerusakan hati:
Gunakan dengan
sangat hati-hati;
bisa memicu koma
hepatic. ( a to z)
Golongan anti sekretorik
Gambar Sediaan

2. Anti Motilitas Dan Anti Sekretorik

Loperamide
Bismuth sub salisilat

Diphenoxylate
Golongan Antibiotik

Nama obat Komposisi Dosis Indikasi Kontraindikasi Efek samping perhatian

Primadex Sulfametoksa sulfa/trime mengobati hipersensitif mual, pregnancy,


(A to Z Drug zol 800mg, 800/160mg diare sulfonamide, muntah, anak<2
Fact, 2003) trimetoprim tiap 12 jam traveler, anak < 2 nyeri perut, bulan, AIDS
co- 160 mg (ISO, selama 5 bakteri bulan, pusing,
trimoxazole vol. 46) hari (A to Z) Shigellosis megaloblasti peptic ulcer,
enteritis s anemia
Lain - lain

Nama obat Komposisi Dosis Indikasi Kontraindika Efek samping perhatian


si
Entrostop Attapulgit Dewasa : pengobatan anak < 3 konstipasi, pregnancy
(A to Z Drug 650mg, 1200 – simptomati tahun, feses keras, , tidak
Fact, 2003) pectin 50 1500mg/do s pada digunakan kematian dikosumsi
pectin mg ( ISO sis. diare ( DIH pada pada janin ( bersama
Vol. 50 ) Maksimal : 17th penderita DIH 17th susu
8400mg/har edition ) demam > 2 edition )
i ( DIH 17th hari, colitis
edition )
Nama obat Komposisi Dosis Indikasi Kontraindikasi Efek samping perhatian

Scopma (A Hyoscine- Dewasa : Spasme alergi, dermatitis, simpan


to Z Drug N- 10mg 3 kali gastrointes glaucoma, mulut pada suhu
Fact,2003) nutylbromi sehari tinal ( anak kering, ruangan
hyoscine de 10 mg ( dapat Martindale, dengan pandangan bebas
ISO Vol 47 ) ditingkatka 36th alergi kabur cahaya
n 20mg 4x edition ) atropin langsung
sehari (
Martindale
36th
edition )
Nama obat Lacto-B

Komposisi Per Viable cell lactobacillus acidop hillusbifidobacterium longun, streptococcus


faeelum 1 x 107 CFU/g vit C 10 mg, vit B 0,5 mg, vit B2 0,5 mg, vit B5 0,5 mg,
niacin 2 mg protein 0,02 g, fat 0,1 g/sachet (ISO vol.49)

Indikasi Pengobatan diare yang tidak rumit, terutama yang disebabkan oleh terapi antibiotik;
membangun kembali flora fisiologis dan bakteri normal dari saluran usus (DIH 17th
ed)

Kontraindikasi Hipersensitivitas untuk setiap komponen formulasi (DIH 17th ed.)

Dosis Anak :
1-6 th : 3 sachet per hari
< 1 th : 2 sachet per hari
Dapat digunakan bersama makanan bayi dan susu formula
Efek samping Perut kembung (DIH 17 th ed.)

Perhatian Untuk anak yang masih mengkonsumsi ASI silahkan berkonsultasi terlebih dahulu
Nama obat Zinc sulfate 54,9 mg setara dengan zinc 20 mg ( ISO vol. 49)

Indikasi Suplemen zinc ( DIH )

Kontraindikasi Akumulasi gangguan ginjal dapat terjadi difailr ginjal akut ( BNF for children )

dosis Oral : 110 – 220 mg zinc sulfate setara dengan 24 – 50mg zinc / 3 kali / hari (
DIH )

Efek samping Gangguan gastrointestinal seperti sakit perut, dispepsia, mual, muntah, iritasi
lambung, gastritis jika dikonsumsi dalam perut kosong ( Martindel 36th )

perhatian Hati – hati pada penderita ginjal jika mengkonsumsi berlebihan menyebabkan
kerusakan ginjal ( ISO Vol. 49)
PHAROLIT
Komposisi Nacl 3,5g , Na citrate 2,5g , kcl 1,5g Iso 48 hal : 406
, glucose 20g
Indikasi digunakan untuk penggantian oral Martindale 36’ 1672
elektrolit dan cairan pada pasien
dengan dehidrasi, khususnya yang
diasosiasikan dengan diare akut
dari berbagai etiologi.
Dosis Dewasa: 200 sampai 400 ml Martindale 36’ 1672
larutan rehidrasi oral
Anak-anak: 200ml
Kontraindikasi tidak sesuai untuk pasien dengan Martindale 36’ 1672
obstruksi gastrointestinal, gagal
ginjal oligurik atau anurik, atau
bila rehidrasi parenteral thera
[porf ditandai seperti pada
dehidrasi berat atau muntah yang
sulit diatasi.
Efeksamping Muntah bisa terjadi setelah Martindale 36’ 1672
mengonsumsi larutan rehidrasi
oral
Perhatian Garam rehidrasi oral atau tablet Martindale 36’ 1672
effervescent harus dilarutkan
hanya dengan air dan pada volume
yang ditentukan
Gambar sediaan
3. Antibiotik

Primadex

4. Lain - lain
Terapi Non Farmakologi
Fluid and Electrolyte Management

Cara membuat Oralit Dosis ORS yang


• Oral rehydration (Kementrian
direkomendasikan
solution (ORS) Kesehatan R.I, 2011) :
untuk:
atau oralit • Cuci tangan
dengan sabun dan • orang dewasa
digunakan pada
bilas dengan air adalah 200-400
kasus diare ringan
hingga bersih. mL diminum tiap
sampai sedang.
• Sediakan 1 gelas setelah buang
• Rehidrasi dengan
air minum (200 air besar, atau 2-
menggunakan ORS
mL) Pastikan oralit 4 liter selama 4-
harus dilakukan
dalam keadaan 6 jam
secepatnya yaitu
bubuk kering. (Nathan,2010).
3-4 jam untuk • Masukkan 1
menggantikan bungkus oralit ke
cairan serta dalam air minum
elektrolit yang di gelas.
hilang selama • Aduk cairan oralit
diare untuk sampai larut.
mencegah adanya • Larutan oralit
dehidrasi. jangan disimpan
lebih dari 24 jam.
Dietary Management
 Pasien dianjurkan makan tetap seperti biasa, namun
sedapat mungkin menghindari makanan berlemak dan
makanan dengan kadar gula yang tinggi serta dihindari
pula makanan pedas.
 Perlu dihindari juga minuman yang mengandung kafein.
 Pasien dianjurkan untuk banyak minum air putih, dan
jika diperlukan dapat disertai pemberian ORS
PENCEGAHAN
Memberi imunisasi campak pada
Memberi ASI dan MPASI pada bayi anak mulai usia 9 bulan

Beraktifitas menggunakan air bersih

Menggunakan jamban yang bersih Mencuci tangan dengan air bersih


Membersihkan sampah dan limbah
dan sabun
PRAKTIKUM
Resep 1
dr. Anthony Wijaja Sp.A
SUP : 999/DU/357.1/77.46.243.2009
Praktek Klinik Mutiara
Jl. Sudirman No.3 Malang 0341-595959

No. Resep : 00002 12 Maret 2018

R/ lacto-B No. XIV


S 3.dd.I sachet

R/ oralit No. X
SUC

R/ zinc tablet No. X


S 1 dd ½

Pro : Anak Bella (3th)


Alamat : jl. Ceker ayam no. 7A
No hp : 081123345
MENERIMA & MENGINTERPRETASIKAN RESEP

1. Tanggal penulisan resep / copy resep : 12 maret 2018


2. Data penulisan resep/copy resep : dr. Anthony Wijaja Sp.A
3. Tanggal pembuatan resep/ copy resep : 13 maret 2018
4. Data Pasien : Bella 3 tahun
5. Sediaan yang diminta :
a. Lacto B sebanyak 14 bungkus
b. Oralit sebanyak 10 bungkus
c. Zinc sebanyak 1 strip
6. Aturan pakai :
a.Lacto B: tiga kali sehari satu bungkus
b.Oralit : satu bungkus dilarutkan dalam 200 ml air matang tiap setelah BAB.
c. Zinc : satu kali sehari setengah tablet
7. Catatan lain : -
Analisa Aspek Legal
A. Validitas prescriber
1. Nama dokter : dr. Anthony Sp.A
2. Alamat pasien : Jl. Ceker ayam No.7A Malang
3. SIP : 999/DU/357.1/77.46.243.2009
4. Telp : 0341-595959
5. Paraf dokter : Ada
6. Tanggal penulisan resep: 12 maret 2018
7. Keseuaian spesialisasi : sesuai

B. Validitas pasien
1. Nama pasien : bella
2. Umur : 3 tahun BB: 19kg
3. No hp : 081123345
4. Alamat : jl.ceker ayam no.7A
Analisis Aspek Keselamatan Pasien
Nama obat Lacto-B

Komposisi Per Viable cell lactobacillus acidop hillusbifidobacterium longun, streptococcus


faeelum 1 x 107 CFU/g vit C 10 mg, vit B 0,5 mg, vit B2 0,5 mg, vit B5 0,5 mg,
niacin 2 mg protein 0,02 g, fat 0,1 g/sachet (ISO vol.49)

Indikasi Pengobatan diare yang tidak rumit, terutama yang disebabkan oleh terapi antibiotik;
membangun kembali flora fisiologis dan bakteri normal dari saluran usus (DIH 17th
ed)

Kontraindikasi Hipersensitivitas untuk setiap komponen formulasi (DIH 17th ed.)

Dosis Anak :
1-6 th : 3 sachet per hari
< 1 th : 2 sachet per hari
Dapat digunakan bersama makanan bayi dan susu formula
Efek samping Perut kembung (DIH 17 th ed.)

Perhatian Untuk anak yang masih mengkonsumsi ASI silahkan berkonsultasi terlebih dahulu
Nama obat Zinc sulfate 54,9 mg setara dengan zinc 20 mg ( ISO vol. 49)

Indikasi Suplemen zinc ( DIH )

Kontraindikasi Akumulasi gangguan ginjal dapat terjadi difailr ginjal akut ( BNF for children )

dosis Oral : 110 – 220 mg zinc sulfate setara dengan 24 – 50mg zinc / 3 kali / hari (
DIH )

Efek samping Gangguan gastrointestinal seperti sakit perut, dispepsia, mual, muntah, iritasi
lambung, gastritis jika dikonsumsi dalam perut kosong ( Martindel 36th )

perhatian Hati – hati pada penderita ginjal jika mengkonsumsi berlebihan menyebabkan
kerusakan ginjal ( ISO Vol. 49)
Oralit
Analisis Kesesuaian Dosis

Nama Obat Dosis dalam Dosis literature Kesesuaian


resep
Lacto B 1xp = 1 sachet Anak 1-6 tahun = 3 sesuai
1xh = 3 sachet sachet sehari
Oralit 1xp = 200 ml Anak 1-1 sesuai
200ml setiap
setelah BAB
Zinc 1xp = ½ tablet Anak 1-10 tahun sesuai
(10mg) 10mg per hari
1xh= 10 mg
Pasien Assessment
1. Alamat pasien? Jl. Ceker ayam no 7A
2. No telepon ? 081123345
3. Pekerjaan pasien? murid PAUD
4. Keluhan pasien? Sakit perut dan BAB lebih dari 5 kali sehari dan
rewel
5. Tindakan yang sudah dilakukan? Diberikan susu
6. Informasi dari dokter? Katanya diare dan ada obat yang harus
diminum bersama makanan
7. Bagaimana pola hidup pasien? Suka minum susu, main di
playground
8. Riwayat sebelum sakit? Sehabis liburan ke jepang 2 minggu dan
hanya suka minum susu
9. Penyakit lain yang diderita? Tidak ada
10. Riwayat alergi? Tidak ada
Masalah terkait farmasetis
No Nama obat Masalah Farmasetis Penyelesaian
1 Lacto B Berbentuk serbuk dalam Dikonsumsi
kemasan (sachet) bersama dengan
makanan atau
susu
2 Oralit Bentuk sediaan adalah Dilarutkan
serbuk dalam kemasan dengan segelas
(sachet) air atau 200 ml
air sebelum
diminum
3 Zinc Bentuk sediaan adalah Dilarutkan
tablet dengan air di
sendok
Masalah Terkait Klinis
No Jenis DRP DRP’s yang ditemukan Penyesuaian
1 Interaksi obat Zinc dapat berinteraksi Beri jeda dalam
dengan makanan/minuman pemberian zinc dan
yang mengandung kalsium. zinc tidak boleh
Zinc dapat berinteraksi diberikan bersama
dengan lacto B. dengan susu

2 Penyakit yang tidak diterapi - -


3 Penberian obat tanpa indikasi - -

4 Pemilihan obat yang tidak tepat - -

5 Over dosis - -
6 Under dose - -
7 Reaksi obat yang tidak diinginkan Efek samping dapat berupa Hentikan pemakaian
mual, muntah dan perut obat dan segera
kembung konsultasi ke dokter

8 Gagal mendapat obat - -


Penyiapan Obat
Pengambilan obat

Nama Kekuatan Bentuk Perhitungan Jumlah Kadaluarsa


Obat sediaan
Lacto B Serbuk Diambil 14 bungkus Agustus
kemasan seluruhnya 2020
Oralit Serbuk Diambil 10 bungkus November
kemasan seluruhnya 2020
Zinc 20mg Tablet Diambil 10 tablet (1 Juni 2018
seluruhnya strip)
Perhitungan Harga
1. R/ Lacto B No.XIV
Harga = 7.235/ sachet (sudah termasuk PPN)
HNA = 14 x 7.235 = 101.290
Profit = (20/100 x 101.290 ) + 101.290 = 121.548
Total HJA = Rp. 121.548,- ~ Rp. 121.600,-

2. R/ Oralit No. X
Harga = 728 / sachet (belum termasuk PPN)
HNA = 10 x 728 = 7.280
PPN 10 % = 10/100 x 7.280 = 728
HNA + PPN = 7.280 + 728 = 8.008
Profit = 20/100 x 8.008 = 1.601,6
HJA = 8.008 + 1.601,6 = Rp. 9.609,6 ~ Rp. 9.700
3. R/ Zinc No. X
Harga = 7.938/ 10 tablet (belum termasuk PPN)
HNA = 10/10 x 7.938 = 7.938
PPN 10 % = 10/100 x 7.938 = 793,8
HNA + PPN = 7.938 + 793,8 = 8.731,8
Profit = 20/100 x 8.731,8 = 1.746,36
HJA = 8.731,8 + 1.746,36 = Rp. 10.478,16~ Rp. 10.500

4. Total biaya yang dibayarkan :


121.600 + 9.700 + 10.500 = Rp. 141.800,-
Cara Peracikan

1. Lacto B : diambil 14 Bungkus, dimasukkan ke plastic


klip, dan di beri etiket putih

2. Oralit : diambil 10 Bungkus, dimasukkan ke plastic


klip, ; dan di beri etiket putih

3. Zinc : diambil 1 strip (10 tablet) , dimasukkan ke


plastik klip, dan diberi etiket putih
Etiket dan Label
a. Untuk lacto B
Etiket : putih No. Resep: 00002 Tanggal: 13/3/18
Nama Pasien : Bella
Aturan Pakai : tiga kali sehari satu bungkus, saat makan (boleh di campur
dgn makanan/susu)
Label :-

Rieka Nurul, S.Farm., Apt


053
2015
02 13 Maret 2018

Bella
3th
3 1 Sachet
Etiket dan Label
b. Untuk oralit
Etiket: Putih No. Resep: 00002 Tanggal: 13/3/18
Nama Pasien : Bella
Aturan Pakai : 5 kali sehari setelah BAB dilarutkan dalam segelas air atau
200 ml air
Label :-

Rieka Nurul, S.Farm., Apt


053
2015
02 13 Maret 2018

Bella
3th
5 1 Sachet Setelah BAB
Dilarutkan dalam 200 ml air
Etiket dan Label
c. Untuk Zinc
Etiket : putih No. Resep: 00002 Tanggal: 13/3/18
Nama Pasien : Bella
Aturan Pakai : satu kali sehari setengah tablet dilarutkan dalam air
Label :-

Rieka Nurul, S.Farm., Apt


053
2015
02 13 Maret 2018

Bella (3th)

1 1/2
1 jam

Dilarutkan dalam air


Turunan Resep Rieka, S.Farm., Apt
053
 Perlu/ tidak perlu : perlu 2015

 Alasan : digunakan untuk arsip dari pasien

Dr. Anthony
12 Maret 2018
13 Maret 2018
0002
Bella 3 th
R/ lacto-B No. XIV
S 3.dd.I sachet
---det---

R/ oralit No. X
SUC
---det---

R/ zinc tablet No. X


S 1 dd ½
---det---
13 Maret 2018

Stem
pel
apot
ek
Rieka Nurul, S.Farm.,
Apt
PENYERAHAN OBAT DISERTAI
INFORMASI YANG TERKAIT
lacto B

 Lacto B diberikan sebanyak 14 sachet digunakan sebagai


probiotik untuk melawan bakteri penyebab diare, dapat
digunakan untuk pengobatan kurang lebih 5 hari
 Lacto B berupa serbuk dalam kemasan, dapat
dikonsumsi dengan makanan atau susu
 lacto B diminum tiga kali sehari satu bungkus pada saat
makan.
 Obat disimpan didalam pintu kulkas
 Dapat timbul efek samping seperti , mual, muntah, dan
perut kembung. Bila efek samping terjadi pemakaian
obat dapat dihentikan dan segera konsultasikan ke
dokter
PENYERAHAN OBAT DISERTAI
INFORMASI YANG TERKAIT
oralit

 Oralit digunakan untuk mencegah kehilangan cairan


dalam tubuh selama diare dan menangani resiko
dehidrasi, diberikan sebanyak 10 bungkus
 Oralit diminum dengan cara dilarutkan dalam segelas air
200ml setiap setelah BAB
 Obat disimpan di kotak obat atau dapat juga disimpan
ditempat yang kering, bersih, terhindar dari paparan
sinar matahari langsung
 Dapat timbul efek samping muntah saat pemberian
oralit, pemakaian dapat ditunda selama 10 menit lalu
dilanjutkan sedikit sedikit namun jika efek samping
terjadi secara berkelanjutan maka segera hentikan
untuk penggunaanya dan segera konsultasikan kepada
dokter
PENYERAHAN OBAT DISERTAI
INFORMASI YANG TERKAIT
zinc
 Zinc diberikan sebanyak 10 tablet, Zinc digunakan sebagai suplemen
tambahan bagi tubuh, dapat digunakan untuk pengobatan selama kurang
lebih 5 hari
 Zinc diminum satu kali sehari setengah tablet dengan cara dilarutkan
dengan air setelah makan
 Jangan dikonsumsi bersama dengan makanan yg mengandung kalsium
seperti susu
 Beri jeda pemakaian zinc dengan lacto B dengan selang waktu minimal 1
jam
 Dapat timbul efek samping mual muntah, pusing. Jika timbul secara
berkelanjutan, segera hentikan dan kembali konsultasi dengan dokter
 Untuk penyimpanannya sendiri bisa disimpan dikotak obat atau ditempat
yang bersih, kering dan terlindung dari sinar matahari langsung.

 Untuk pengobatan Non farmakologi : Apabila bepergian jauh, hendaknya


tetap lebih diperhatikan untuk kebersihan tempat makan,
Resep 2
dr. Charles Anthony
SUP : 999/DU/357.1/77.46.243.2009
Praktek Klinik Bintang
Jl. Sudirman No.3 Malang 0341-595959
No. Resep : 000029 13 Maret 2018

R/ Primadex forte No. X


S 2.dd.I

R/ Entrostop tab No X
SUC
R/ Scopma No VI
S 3 dd I prn

Pro : Tn Beni (35th)


Alamat : jl. Dimoyo no 12
No hp : 031 777111
Menerima Dan Menginterpretasikan Resep
1. Tanggal penulisan resep / copy resep : 13 Maret 2018
2. Sediaan yang diminta :
a. Primadex forte tablet sebanyak 10 tablet
b. Entrostop tablet sebanyak 10 tablet
c. Scopma sebanyak 6 kaplet
3. Data penulisan resep/copy resep : dr. Charles Anthony
4. Aturan pakai :
a. Primadex forte : diminum dua kali sehari satu tablet
b. Entrostop : pemakaian diketahui
c. Scopma :diminum tiga kali sehari bila perlu
5. Tanggal pembuatan resep/ copy resep: 13 Maret 2018
6. Catatan lain : Tidak ada
7. Data Pasien : Tn. Beni ( 35th )
Analisa Aspek Legal
A. Validitas prescriber
1. Nama dokter : dr. Charles Anthony
2. Alamat pasien : Jl. Sudirman No.3 Malang
3. SIP : 999/DU/357.1/77.46.243.2009
4. Telp : 0341-595959
5. Paraf dokter : Ada
6. Tanggal penulisan resep : 13 Maret 2018
7. Kesesuaian spesialisasi : sesuai

B. Validitas pasien
1. Nama pasien : Tn. Beni
2. Umur : 35 tahun
3. No hp : 031777111
4. Alamat :jl. Dimoyo no 12
Analisis Aspek Keselamatan Pasien
Nama obat Komposisi Dosis Indikasi Kontraindikasi Efek samping perhatian

Primadex Sulfametoksa sulfa/trime mengobati hipersensitif mual, pregnancy,


(A to Z Drug zol 800mg, 800/160mg diare sulfonamide, muntah, anak<2
Fact, 2003) trimetoprim tiap 12 jam traveler, anak < 2 nyeri perut, bulan, AIDS
co- 160 mg (ISO, selama 5 bakteri bulan, pusing,
trimoxazole vol. 46) hari (A to Z) Shigellosis megaloblasti peptic ulcer,
enteritis s anemia
Nama obat Komposisi Dosis Indikasi Kontraindika Efek samping perhatian
si
Entrostop Attapulgit Dewasa : pengobatan anak < 3 konstipasi, pregnancy
(A to Z Drug 650mg, 1200 – simptomati tahun, feses keras, , tidak
Fact, 2003) pectin 50 1500mg/do s pada digunakan kematian dikosumsi
pectin mg ( ISO sis. diare ( DIH pada pada janin ( bersama
Vol. 50 ) Maksimal : 17th penderita DIH 17th susu
8400mg/har edition ) demam > 2 edition )
i ( DIH 17th hari, colitis
edition )
Kontraindika Efek
Nama obat Komposisi Dosis Indikasi perhatian
si samping

Scopma (A Hyoscine- Dewasa : Spasme alergi, dermatitis, simpan


to Z Drug N- 10mg 3 kali gastrointes glaucoma, mulut pada suhu
Fact,2003) nutylbromi sehari tinal ( anak kering, ruangan
hyoscine de 10 mg ( dapat Martindale, dengan pandangan bebas
ISO Vol 47 ) ditingkatka 36th alergi kabur cahaya
n 20mg 4x edition ) atropin langsung
sehari (
Martindale
36th
edition )
Pasien Assessment
1. Alamat pasien? Jl. Dimoyo no 12
2. No hp ? 031777111
3. Pekerjaan pasien? Dosen
4. Keluhan pasien? Feses berdarah, perut nyeri / mulas, demam,
diare lebih dari 4 kali sehari
5. Tindakan yang sudah dilakukan? Minum diatab
6. Informasi dari dokter? Entrostop diminum setelah BAB sebanyak 2
tablet setiap satu kali minum
7. Bagaimana pola hidup pasien? Makan disembarangan tempat,
suka mengkonsumsi makanan pedas.
8. Riwayat sebelum sakit? Tidak ada
9. Penyakit lain yang diderita? Tidak ada
10. Riwayat alergi? Tidak ada
Analisis Kesesuaian Dosis
Nama Obat Dosis dalam resep Dosis literature Kesesuaian

Primadex forte 2 kali sehari 1 tablet sulfa/trime 800/160mg sesuai


1xp: tiap 12 jam selama 5
trimetropim 160mg, hari
sulfametoksazol 800mg
1xh :
Trimetoprim : 320mg
Sulfametoksazol :
1600mg
Enterostop 1xp = 2 tablet 1 kali pakai 2 tab, sesuai
maksimal 12 tablet atau
8400mg / hari

Scopma 1xp = 10mg 10mg 3 kali sehari sesuai


1xh = 3x sehari = 30mg
Masalah terkait farmasetis

No Nama obat Masalah Farmasetis Penyelesaian


1 Primadex Forte - -
2 Enterostop tab - -
3 Scopma - -
Masalah Terkait Klinis
No Jenis DRP DRP’s yang ditemukan Penyesuaian

1 Interaksi obat Dalam resep terdapat Penggunaan obat –


obat golongan adsorben obat lain dijeda
dengan obat
golongan adsorben
2 Penyakit yang tidak diterapi - -

3 Penberian obat tanpa indikasi Konsumsi obat diatab Untuk penggunaan


dihentikan
4 Pemilihan obat yang tidak - -
tepat
5 Over dosis - -

6 Under dose - -

7 Reaksi obat yang tidak Konstipasi, demam, Hentikan


diinginkan mual, muntah pemakaian obat
dan segera
konsultasi ke
dokter
8 Gagal mendapat obat - -
Penyiapan Obat
Pengambilan obat

Nama Obat Kekuatan Bentuk Perhitungan Jumlah Kadaluarsa


sediaan

Primadex Trimetoprim : tablet Diambil seluruhnya 10 tablet Oktober 2019


Forte 160mg
Sulfametoksazol:
800mg
Molagit Attapulgite: tablet Diambil seluruhnya 10 tablet Mei 2020
700mg
Pectin : 50mg
Scopma Hyoscine-N- Kaplet Diambil seluruhnya 6 kaplet Desember 2019
nutylbromide 10
mg
Perhitungan Harga
 Perhitungan Harga
1) Primadex Forte = 8.200/strip (belum PPN)
- PPN (10%) = 10/100 x 8.200 = 820
- HNA + PPN = 8.200 + 820 = 9.020
- Indeks apotek (20%) = (20/100 x 9.020) + 9.020
 HJA = 10.824

 2) Scopma = 1.472/strip (belum PPN)


- PPN (10%) = 10/100 x 1.472 = 147.2
- HNA + PPN = 1.472 + 147.2 = 1619,2
- Indeks Apotek (20%) = (20/100 x 1619,2) + 1619.2 = 1943
- Untuk 6 tab = 6/10 x 1943 = 1165 (HJA)

 3) Molagit = 5000/strip (+ PPN)


- Indeks apotek (20%) = (20/100 x 5000) + 5000
HJA = 6000

 Total Harga = 10.824 + 1.165 + 6.000 = 17.989 ~ 18.000


Cara Peracikan

1. Primadex Forte : diambil 1 strip (10 tablet) Primadex Forte,


dimasukkan ke dalam plastik klip, dan di beri etiket putih
dan label NI
2. Molagit : diambil 1 strip (10 tablet) Molagit, dimasukkan ke
dalam plastik klip, dan di beri etiket putih
3. Scopma : diambil 6 kaplet Scopma, dimasukkan ke dalam
plastik klip, dan di beri etiket putih dan label NI
Etiket dan Label
a. Untuk Primadex Forte
Etiket : putih No. Resep: 00029 Tanggal: 13/3/18
Nama Pasien : Tn. Beni ( 35 th )
Aturan Pakai : dua kali sehari satu tablet, setelah makan, harus dihabiskan
( diminum 2 jam setelah minum obat molagit
Label : Tidak boleh diulang tanpa resep dokter
Etiket dan Label
b. Untuk Molagit
Etiket : putih No. Resep: 00029 Tanggal: 13/3/18
Nama Pasien : Tn. Beni ( 35 th )
Aturan Pakai : satu kali pakai diminum 2 tablet, setelah Buang Air Besar (
maksimal 12 tablet / hari )
Label :-
Etiket dan Label
c. Untuk Scopma
Etiket : putih No. Resep: 00029 Tanggal: 13/3/18
Nama Pasien : Tn. Beni ( 35 th )
Aturan Pakai : tiga kali sehari satu kaplet bila perlu, sesudah makan (
diminum 2 jam setelah minum obat molagit
Label : Tidak boleh diulang tanpa resep dokter
Turunan Resep
 Perlu/ tidak perlu : perlu
 Alasan : sebagai arsip untuk pasien Tn. Beni
PENYERAHAN OBAT DISERTAI
INFORMASI YANG TERKAIT
(Primadex forte)

 Primadex forte diberikan sebanyak 10 tablet, obat ini digunakan


untuk pengobatan infeksi dari saluran pencernaan, pemberian
obat ini dapat digunakan untuk pengobatan selama 5 hari
 Untuk aturan pemakaiannya diminum dua kali sehari satu tablet,
sesudah makan dan harus dihabiskan. Untuk waktu meminumnya 2
jam setelah meminum obat molagit
 Pada primadex forte terdapat efek samping yang kemungkinan
muncul seperti mual muntah, namun tidak semua pasien
mengalaminya, dan jika terjadi kepada pasien dan terus
berkelanjutan segera hentikan untuk penggunaanya, dan
konsultasikan kepada dokter
 Untuk penyimpanan dari obat ini disimpan dikotak obat /
ditempat yang bersih, kering, dan terlindung dari sinar matahari
langsung
 Kadaluarsa pada obat Primadex Forte pada Oktober 2019
PENYERAHAN OBAT DISERTAI
INFORMASI YANG TERKAIT
(Molagit)

 Molagit diberikan sebanyak 10 tablet, obat ini digunakan untuk


pengobatan diarenya yang bekerja dengan menyerap air sehingga
membentuk konsistensi dari tinja menjadi tidak cair dan lunak,
pemberian obat ini dapat digunakan untuk pengobatan selama
satu hari karena dilihat dari keluhan pasien yang mengalami diare
lebih dari 4 kali dalam sehari
 Untuk aturan pemakaiannya diminum sebanyak 2 tablet untuk
satu kali minumnya, sesudah BAB. Penggunaanya sendiri maksimal
12 tablet dalam sehari
 Pada molagit terdapat efek samping yang kemungkinan muncul
seperti konstipasi, namun tidak semua pasien mengalaminya, dan
jika terjadi kepada pasien dan terus berkelanjutan segera
hentikan untuk penggunaanya, dan konsultasikan kepada dokter
 Untuk penyimpanan dari obat ini disimpan dikotak obat /
ditempat yang bersih, kering, dan terlindung dari sinar matahari
langsung
 Kadaluarsa pada obat Molagit pada Mei 2020
PENYERAHAN OBAT DISERTAI
INFORMASI YANG TERKAIT
(Scopma)

 Scopma diberikan sebanyak 6 kaplet, obat ini digunakan untuk


pengobatan kram / rasa mulas pada perut, pemberian obat ini
dapat digunakan untuk pengobatan selama 2 hari
 Untuk aturan pemakaiannya diminum tiga kali sehari satu kaplet
bila perlu ( bila mulas ), sesudah makan. Untuk waktu
meminumnya 2 jam setelah meminum obat molagit
 Pada Scopma terdapat efek samping yang kemungkinan muncul
seperti pendangan kabur, mengantuk. Namun tidak semua pasien
mengalaminya, dan jika terjadi kepada pasien dan terus
berkelanjutan segera hentikan untuk penggunaanya, dan
konsultasikan kepada dokter
 Untuk penyimpanan dari obat ini disimpan dikotak obat /
ditempat yang bersih, kering, dan terlindung dari sinar matahari
langsung
 Kadaluarsa pada obat Primadex Forte pada Desember 2019
PENYERAHAN OBAT DISERTAI
INFORMASI YANG TERKAIT

 Pengobatan non farmakologi : diusahakan untuk selalu


memperhatikan kebersihan dari tempat makan ( jangan
makan disembarangan tempat ), dikurangi untuk
pengkonsumsian makanan pedasnya, untuk penggunaan obat
diatab sebaiknya diberhentikan karena sudah mendapatkan
obat dari dokter yang sesuai dengan keluhan pasien, setelah
meminum obat sebaiknya diusahakan untuk istirahat karena
terdapat efek yang kemungkinan muncul yaitu mengantuk.
Daftar Pustaka
 Amin, Lukman Zulkifli. 2015. Tatalaksana Diare Akut. CDK-230/ vol.
42 no. 7. Jakarta: Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI
 Berardi, R.R., et al. 2009. Handbook of Nonprescription Drugs : An
Interactive Approach to Self Care 16th Edition. Washington DC :
American Pharmascist Association
 Blenkinsopp A, Paxton P. Symptoms in the Pharmacy: A Guide to the
Management of Common Illness. 6th Ed. 2009, Blackwell Science Ltd.
 Ciesla WP, Guerrant RL. Infectious Diarrhea. In: Wilson WR, Drew WL,
Henry NK, et al editors. Current Diagnosis and Treatment in
Infectious Disease. New York: Lange Medical Books, 2003. 225 - 68.
 Guerrant RL, Gilder TV, Steiner TS, et al. Practice Guidelines for the
Management of Infectious Diarrhea. Clinical Infectious Diseases
2001;32:331-51.
 Hendarwanto. Diare akut Karena Infeksi, Dalam: Waspadji S,
Rachman AM, Lesmana LA, dkk, editor. Buku Ajar Ilmu Penyakit
Dalam Jilid I. Edisi ketiga. Jakarta: Pusat Informasi dan Penerbit
Bagian Ilmu Penyakit Dalam FKUI ;1996. 451-57.
 Kementrian Kesehatan RI. 2011. Diare di Indonesia. Buletin Jendela
Data dan Informasi Kesehatan Volume 2 Triwulan 2. Jakarta: Redaksi
Datinkes Departemen Kesehatan
 Nathan, A, 2010. Non-prescription Medicines. USA: Pharmaceutical Press.
 Rani HAA. Masalah Dalam Penatalaksanaan Diare Akut pada Orang Dewasa.
Dalam: Setiati S, Alwi I, Kasjmir YI, dkk, Editor. Current Diagnosis and
Treatment in Internal Medicine 2002. Jakarta: Pusat Informasi Penerbitan
Bagian Penyakit Dalam FK UI, 2002. 49-56.
 Soewondo ES. Penatalaksanaan diare akut akibat infeksi (Infectious
Diarrhoea). Dalam : Suharto, Hadi U, Nasronudin, editor. Seri Penyakit
Tropik Infeksi Perkembangan Terkini Dalam Pengelolaan Beberapa penyakit
Tropik Infeksi. Surabaya : Airlangga University Press, 2002. 34 – 40
 Sweetman, Seon C, dkk.2009. Martindale The Complete drug Reference
36thed. USA : Pharmaceutical Press
 Tatro, D.S. 2003. A to Z Drug Facts. San Francisco: Facts and Comparison
 Thielman NM, Guerrant RL. Acute Infectious Diarrhea. N Engl J Med
2004;350:1: 38-47
TERIMAKASIH 