Anda di halaman 1dari 11

Oleh :

Shofa Sayyidatul Khusna


NIM : A1R15037

PROGRAM STUDI DIPLOMA III KEPERAWATAN


SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN
“HUTAMA ABDI HUSADA”
TULUNGAGUNG

PROPOSAL KARYA TULIS ILMIAH


ASUHAN KEPERAWATAN PADA IBU HAMIL DENGAN MASALAH
KPERAWATAN ANSIETAS DI RUANG BERSALIN RSUD dr. ISKAK
TULUNGAGUNG
BAB I

Pada Ibu Hamil dengan Pre


INTRODUCTION eklampsia Berat,dapat Mengalami
komplikasi baik pada ibu maupun
janin. Hal ini dapat memicu
ansietas.

Di dunia 2% dan 10% dari


kehamilan mengalami PEB
INSIDEN Di indonesia 102/100.000
kelahiran hidup terjadi PEB
Di jawa timur Preeklamsia-
eklamsia 29,9%
Di tulungagung sebanyak 11
kasus
peningkatan aktifitas sistem saraf
simpatis, perubahan tekanan
darah, denyut jantung,
DAMPAK pernafasan, termasuk aliran utero
plasenta juga ikut terganggu

memindahkan sumber
SOLUSI
ketakutan atau membantu
pasien mengatasi ketakutan
tertentu
Preeklampsia berat adalah timbulnya hipertensi disertai
DEFINISI dengan proteinuria pada umur kehamilan lebih dari 20
minggu atau segera setelah persalinan dan gangguan multi
system pada kehamilan yang dikarakteristikan disfungsi
endothelial, peningkatan tekanan darah karena vasokonstriksi,
proteinuria akibat kegagalan glomerulus, dan oedema akibat
peningkatan permeabelitas vaskuler (fauziyah, 2012).

ETIOLOGI vasospasme arteriola


Peb

Komplikasi : pada janin dapat menyebabkan


premature dan pertumbuhan janin terhambat
pada ibu dapat menimbulkann gejala pusing,
nyeri sampai uluh hati bahkan sesak

Memicu Adrenalin

Tegang, kwatir, jantung berdebar, tremor, suara


bergetar, peningkatan keringat

Ansietas
MANFES PEB RINGAN
1. Kenaikan tekanan darah
sistolik antara 140-
1. tekanan darah sistolik 160mmHg dan tekanan darah
>160mmHg atau tekanan diastoik 90-110mmHg
darah diastolik >110mmHg 2. Proteinuria secara kuantitatif
2. trombosit <100.000/mm3 >0,3gr/l dalam 24jam
3. proteinuria 3. Edema pada pretibial,dinding
(>3gr/liter/24jam) atau abdomen, lumbosakral, wajah
positif 3 atau 4, pada atau tangan
pemeriksaan kuantitatif bisa
disertai dengan :
a) oliguria (urin
<400ml/24jam)
b) keluhan serebral,
gangguan penglihatan
c)nyeri abdomen MANFES PEB BERAT
d)gangguan fungi hati
e)gangguan perkembangan
intrauterine.
peningkatan aktifitas sistem saraf
simpatis, perubahan tekanan darah,
KOMPLIKASI
denyut jantung, pernafasan, termasuk
aliran utero plasenta juga ikut terganggu

pantau tingkat kecemasan dengan skala


PENTALAKSANAAN
HARS (halminton anxiety rating simtomp)

ANC(antenale care) rutin 4X


Waspada tanda PEB
Batasi asupan kolesterol
PENCEGAHAN
Olah raga ringan
Konsumsi buah yang kaya antioksidan
Ansietas adalah perasaan was –was atau kwatir, atau tidak
Pengertian nyaman akan terjadi sesuatu yang dirasakan sebagai ancaman,
ansietas berbeda engan rasa takut. Takut merpeningkatan
aktifitas sistem saraf simpatis, perubahan tekanan darah,
denyut jantung, pernafasan, termasuk aliran utero plasenta juga
ikut terganggu
upakan penilainaan intelektual terhadap sesuatu yang
berbahaya, sedangkan ansietas adalah respon emosi terhadap
penilaian tersebut (keliet, 2012].

1.Ansietas ringan
2.Ansietas sedang
Klasifikasi
3. Ansietas berat
4. panik
Tanda ansietas
upaya mengatasi
ansietaas
1. Gelisah
2. Insomnia
3. Ketakutan
4. Khawatir
1. Renvcana penyuluhan
5. Wajah tegang
2. Berikan informasi
6. Nadi meningkat
mengenai sumper
7. Suara bergetar
informasi
8. Tremor tangan
3. Informasikan tentang
9. Tekanan darah naik
gejala ansietas,
10.Peningkatan keringat
kepada anggota
11.Letih, gangguan tidur
keluarga
12.Diare
4. Mengajarkan distraksi
13.Mulut kering
relaksasi
14.Jantung berdebar-
debar
15.Keseringan berkemih
1. Rencana
penelitian
7. Etik
penelitian
2. Lokasi dan
waktu
METODE
6. Analisa data PENELITIA
N

3. Subyek
penelitian

5. Uji
keabsahan data 4.
Pengumpulan
data