Anda di halaman 1dari 7

DISTRIBUSI FREKUENSI

1. Kelas Interval : Banyak objek dikumpulkan


dalam kelompok berbentuk a – b
2. Urutan Kelas Interval : disusun mulai data
terkecil terus ke bawah sampai nilai data
terbesar, Berturut-turut mulai dari atas
kelas interval pertama, kelas interval kedua,
… kelas interval terakhir. (KOLOM KIRI).
3. Bilangan-bilangan di sebelah kiri kelas
interval disebut ujung bawah. Bilangan-
bilangan disebelah kanan kelas interval
disebut ujung atas.
4. Frekuensi berisikan bilangan-bilangan yang
menyatakan berapa buah data yang
terdapat dalam tiap kelas interval. (KOLOM
KANAN)
5. Batas bawah : data ujung bawah dikurangi
0,5 (satuan). Data ujung bawah dikurangi
0,05 (1 desimal)
6. Batas atas : data ujung atas ditambah 0,5
(satuan). Data ujung atas ditambah 0,05 (1
desimal)
7. Tanda Kelas: ½ (ujung bawah + ujung atas)
Langkah-langkah Pembuatan
Tabel Distribusi Frekuensi
1. Tentukan Rentang : data terbesar dikurangi
data tekecil (99-35 = 64)
2. Tentukan banyak kelas interval : minimal 5
kelas maksimal 15 kelas Gunakan rumus
Sturgess 1+(3,3)Log n (n = banyak data).
Banyak Kelas = 1 + 3,3Log 80 = 7,2802
( tentukan = 7 atau 8)
3. Panjang Kelas Interval : P = Rentang /
Banyak Kelas P= 64/7 = 9,14 (tentukan P=9
atau 10).
LANJUTAN …

4. Pilih Ujung Bawah Kelas Interval Pertama,


yaitu: data terkecil atau lebih kecil darai data
terkecil (selisihnya tidak boleh lebih dari
panjang kelas yang ditentukan)

5. Misal P = 10, Ujung bawah ditentukan 31.


Kelas Pertama berbentuk 31 – 40, kelas kedua
41 – 50, …
NILAI UJIAN STATISTIK NILAI UJIAN STATISTIK
TINGKAT III JURUSAN TRO TINGKAT III JURUSAN TRO

NILAI F (%) NILAI F (%)


UJIAN UJIAN
31 – 40 2 31 – 40 2,5
41 – 50 3 41 – 50 3,75
51 – 60 5 51 – 60 6,25
61 – 70 14 61 – 70 17,50
71 – 80 24 71 – 80 30,00
81 – 90 20 81 – 90 25,00
91 – 100 12 91 – 100 15,00
JUMLAH 80 JUMLAH 100,00
Tabel Frekuensi Kumulatif