Anda di halaman 1dari 9

DEFINISI GGK

• Gagal ginjal kronik (GGK) adalah kemunduran fungsi ginjal yang


progresif dan ireeversibel dimana terjadi kegagalan kemampuan
tubuh untuk mempertahankan keseimbangan metabolic, cairan dan
elektrolit yang mengakibatkan uremia atau azotemia.
ETIOLOGI

• Gangguan pembuluh darah ginjal


• Gangguan emonilogis
• Infeksi
• Gangguan metabolic
• Kelainan kongenital dan herediter
• Obat-obatan
PATOFISIOLOGI
• Pada waktu terjadi kegagalan ginjal sebagian nefron (termasuk
gglomerulus) diduga utuh sedangkan yang lain rusak (hipotesa nefron
utuh). Nefron-nefron yang utuh hipertropi dan memproduksi volume
filtrasi yang meningkat disertai reabsorsi walaupun dalam keadaan
penurunan GFR / daya saring. Metode adaptif ini memunginkan
ginjal untuk berfungsi sampai ¾ dari nefron-nefron rusak. Beban
bahan yang harus dilarut menjadi lebih besar daripada yang
direabsorpsi berakibat diuresis osmotik disertai poliuri dan haus.
KLASIFIKASI
• Stadium 1 : penurunan cadangan ginjal, pada stadium kadar
kreatinnin serum normal dan penderita asimptomatik
• Stadium 2 : isufisiensi ginjal, dimana lebih dari 75% jaringan telah
rusak, Blood Urea Nitrogen (BUN) meningkat, dan kreatinin serum
meningkat
• Stadium 3 : gagal ginjal stadium akhir atau uremia.
MANIFESTASI KLINIK

• gejala dini: lethargi, sakit kepala, kelelhan fisik dan mental, berat
badan berkurang, mudah trsinggung, depresi.
• b. gejala yang lebih lanjut: anoreksia, mual disertai muntah, nafas
dangkai atau sesak nafas waktu ada kegiatan atau tidak, udem yang
disertai lakukan, pruritis mungkin tidak ada tapi mungkin juga sangat
parah.
PEMERIKSAAN PENUNJANG • Darah
• BUN/kereatinin :↑
• hitung darah lengkap : Ht↓, Hb <7-8 gr%
• urine • eritrosit : waku hidup↓
• volume : <400 ml /24 jam (oliguria)/anuria • -GDA,PH: asidosis metabolik
• warna : urine keruh • Na++ serum: ↓
• berat jenis <1,015 • K+:↑
• osmulalitas <350m osm/kg • Mg++/fosfat: ↑
• klirens kreatinin : turun • -pprotein (khusus albumin): ↓
• Na >40mEq/lt •
• protein : proteinuria (3-4+) •
• Osmolalitas serum >285m osem/kg
• KUB foto: ukuran ginjal/ureter/KK dan obstruksi (batas)
• Pielogram retrogred : identifikasi ekstrafaskuler, massa.
• Sistouretrogram berkemih: ukuran KK, refluks kedalam ureter, retensi.
• Ultrasono ginjal:sel.jaringan untuk diagnosis histologist`
• Endoskopi ginjal,nefroskopi:batu,hematuria,tumor
• EKG:ketidakseimbangan elektrolit dan asam basa
• Foto kaki,tengkorak,kolumna spinal dan tangan:demineralisasi
PENAKTALAKSANAAN

• Pengaturan minum→pemberian cairan


• Pielogram retrograd=<intake garam
• Pengendalian K+ darah
• Penanggulangan anemia→transfusi
• Penanggulangan asidosis
• Pengobatan dan pencegahan infeksi
• Pengaturan protein dalam makan:Rp
• Pengobatan neuropati
• Dialisis
• Transplantasi
KONSEP ASUHAN KEPERAWATAN
• pengkajian
• Riwayat keehatan dahulu
Kemungkinan adanya DM,nefrosklerosis,hipertensi,GNC/GGA yang tidak teratasi,obstruksi/infeksi tr.urinarius ,penyalahgunaan
analgetik
• Riwayat kesehatan keluarga
Riwayat asidosis tubulus ginjal dan penyakit polikistik dalam keluarga
• Riwayat kesehatan sekarang
o Aktivitas/istirahat:kelelahan yang ekstrem,kelemahan,malaise
o Sirkulasi:riwayat hipertensi lama adalah berat,palpitasi,nyeri dada
o Integritas ego:faktor strees,contoh finansial,hubungan dan sebagainya.perasaan tak berdaya,tak ada harapan,tak ada kekuatan
o Eliminasi:penurunan frekuensi urine,uliguria,anuria,abdomen kembung,diare/konstipasi
o Makanan/cairan:BB↑(edema),BB↑(malnutrisi),anorexia,nyeri ulu hati,mual/muntah,rasa metalik tak sedap pada mulut(nafas
amoniak),penggunaan deuritik.
o Neurosensori:sakit kepala ,penglihatan kabur,kram otot/kejang,sindrom kaki gelisah,kebas rasa terbakar pada telapak
kaki,kebas/kesemutan dan kelemahan, terutama extermitas bawah(neuropati perifer)
o Nyeri/kenyaman:nyeri panggul,sakit kepala,kram otot/nyeri kaki(memburuk mlm hari)
o Pernafasan:nafas pendek,dispnoe nokturnal paraksismal,batuk dengan/tanpa sputum kental dan banyak
o Keamanan:kulit gatal,ada/berulangnya infeksi
o Sexualitas:penurunan libido,amenore,infertilitas
Diagnosa keperawatan

Resti penurunan curah jantung b.d ketidakseimbangan cairan


mempengaruhi volume sirkulasi,karya miokardial tahan vascular
sistemik,akumulasi toxin,gangguan frekuensi,irama,konduksi jantung