Anda di halaman 1dari 12

KERANGKA TEORI

TOPIK 3
Harmon
Feb 2016
Topik Terkait
• Variabel
• Tinjauan Pustaka
• Kerangka Pemikiran
• Hasil Penelitian Terdahulu
• Hipotesis
Tinjauan Pustaka/Kajian Teoritis
• Digunakan untuk acuan dari permasalahan riset.
• Berasal dari pendapat para ahli, laporan peneliti sebelumnya,
jurnal, hasil seminar, surat kabar, media elektronik atau instansi
yang kompeten dan diakui datanya seperti BPS, Departemen
pemerintah dan lainnya.
Hal yang perlu diperhatikan dlm
membuat TP:
1. Pilih teori sesuaidengan permasalahan yang diteliti
2. Minimal berasal dari 3 sumber
3. Bisa menggunakan data berupa gambar, grafik, tabel
4. Gunakan teori dari jurnal ilmiah
5. Jumlah halm tiap variabel hendaklah sama, minimal 5 halm.
6. Tulislah sesuai kaidah ilmiah (EYD) dan gunakan prinsip deduktif
- induktif
……. …. … kkkkkkkk kkkkkkkkkkk. Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa: “
……………… adalah …………….. ……………….yyyyyyyyyy yyyyyyyyy y yyyyyyyy
yyyyyyyyyyyyy yyyyyyyyyyy yyyyyyy yyyyyyy pppppp (Harmon, 2013; Akbar, 2014;
Hana, 2014)
KERANGKA TEORI DAN VARIABEL
• Kerangka teori digunakan untuk membantu peneliti
menghubungkan keterkaitan antara satu variabel dengan
variabel lain.

VARIABEL
• Suatu konsep/simbol yang memiliki keragaman nilai dari objek
yang diamati. Simbol ini akan bervariasi untuk objek yang sama
atau nilainya bisa berbeda pada waktu yang sama untuk objek
yang berbeda.
– Contoh: pekerjaan, pendidikan, gender, motivasi
Jenis-jenis Variabel
• Indenpendent Variabel
• Dependent Variabel
• Moderating Variabel (variabel penguat)
– Efektivitas kerja pegawai (VB) akan meningkatkan kinerja perusahaan jika
Tata ruang kantor (VT) diatur sesuai dengan kebutuhannya, apalagi jika
didukung oleh pemilihan warna ruang yang serasi (VM).

• Intervening Variabel (berfungsi sebagai penghubung)


– Pengaruh tata ruang kantor (VB) akan meningkatkan efektivitas kerja (VT),
didukung oleh pemilihan warna ruang yang serasi (VM) dengan
bertambahnya kepuasan kerja (VI)

• Variabel Kontrol (ini ditetapkan oleh peneliti)


Kerangka Teori/Kerangka Pemikiran
• Konsep yang menghubungkan antara teori dengan beberapa
variabel yang diidentifikasi. Kerangka teori ini akan membantu
peneliti untuk sampai kepada postulat/asumsi-asumsi formulasi
dengan teori valid atau tidak. Postulat adalah asumsi dasar
yang kebenarannya diterima tanpa diuji kebenarannya.
Komponen mengkritisi Kerangka
Pemikiran (Sekaran, 1992):
• Teori yang dipakai pilihan dan terbaru
• Memiliki alur pikir yang logis
• Variabel yg dipakai sesuai dg permasalahan
• Melakukan kajian pd penelitian terdahulu
• Membuat diagram alur pemikiran
Gambaran Kerangka Teori
• Peneliti menentukan keterkaitan antar variabel secara logis
• Logika dan keterkaitan antar variabel, indikaktor dan teori
• Hasil penelitian terdahulu dpt digunakan untuk memperkuat
logika pemikiran.
• Hasil akhir berupa gambar grafis
• Memuat: artike, kutipan hsl penelitian, makalah ilmiah.
• Pada kerangka berfikir sudah tidak ada lagi definisi
Penelitian Terdahulu
Berisi tentang penelitian terdahulu yang dilakukan oleh peneliti lain dan memiliki
kemiripan dengan penelitian yang akan dilakukan, minimal 3 x jlh variabel

Tabel 3: Hasil Penelitian Terdahulu


No Peneliti & Th Judul Penelitian Kesamaan Perbedaan

...
TENTANG HIPOTESIS Penelitian:
• adalah pernyataan tentang dugaan sementara atas suatu konsep atau
variabel, ia dapat berupa hubungan antara dua variabel atau lebih.
Dirumuskan berdasarkan kerangka pemikiran.
– Syarat baik:
– Menyatakan hubungan variabel
– Dapat diuji secara emprik

• Contoh:
– ”Ada pengaruh XXXX terhadap YYYY”
– ”Semakin meningkat XXX maka semakin tinggi YYY”
– ”Karyawan yang memiliki motivasi tinggi akan memiliki kinerja tinggi pula”.

Bahasan lebih rinci tentang hipotesis statistik dan lainnya ada pada topik
tersendiri
TERIMA KASIH