Anda di halaman 1dari 65

Triage

• Triage : tier / to sort / Memilih


• Pertama kali digunakan dalam dunia militer
• Tujuan digunakan di IGD adalah
memperioritaskan pasien yang datang
berdasarkan kegawatan
Sejarah
• 1972 : Baron Dominique Jean Larey, dr bedah militer
dari napoleon (jendral perancis) menggunakan untuk
menolong korban peperangan.
• 19 th – 20th Triage umum digunakan dalam dunia
militer.
• Awal 1900 triage mulai diadopsi untuk IGD
• Pre hospital triage
• Triage di lokasi
• Triage di IGD
Macam macan Triage
• Disaster triage
• Pre hospital triage
– Phone triage
– Triage Lapangan
• ED Triage
– Primary triage
– Secondary triage
– Tersier triage
Disaster Triage
Transport & Extraction
START (30:2: Can Do)
Pasien

Bisa berjalan? ya
(Green)
tidak
Bisa bernafas?

Tidak, ya
Reposisi jalan nafas (Normal 10-30)/min?

Tdk bernafas bernafas Normal abnormal


(Black) (RED) (Cek nadi radial) (RED)

Tdk ada nadi Ada nadi


(RED) (beri perintah)

Mengikuti perintah Tidak respon


(Yellow) (RED)
MASS
pasien

berjalan? ya
(Green)
tidak
Perintah gerakan tangan

mengikuti
Tidak mengikuti
(Yellow)

Evaluasi.
Beri intervensi penyelamatan
nyawa.

Perlukaan tidak
Perlukaan fatal
fatal
(BLACK)
(RED)
Phone Triage
Phone Triage
• Proses Triage melalui telephone dengan
pertanyaa secara sistematis berdasarkan
gejala sehingga operator dapat meberi saran
tindak lanjut berdasarkan berat masalah yang
diderita penelpon
Triage di Ruang Gawat Darurat
• Mengelompokan pasien berddasarkan kegawatan
• Tujuan triage
– Memilih pasien yang benar (to get the right patient)
– Menempatkan ke tempat yang tepat (to the right
place)
– Pada saat yang tepat (at the right time)
– Memberikan ke petugas yang tepay (with the right
care provider)
• Triage adalah tulang punggung IGD
Sistem Triage berdasar tingkat kegawatan
• Triage berdasarkan sistem
– Australian Triage Scale
– Canadian Triage and Acuity Scale
– Manchester triage system
– Emergency severity index
5 level Triage
• Australian Triage Scale
• Canadian triage and Acuity scale
each 5 level have extensive list symptom and
complain
• Manchester Triage system
patient chief complaint allocated one of 52
flocarat diagram
• Emergency severity index
Australian Triage Scale
Canadian triage and
Acuity Scale

6/29 symptom list


Mancester Triage System
Emergency severity index
• Sistem Triage yang ideal
– sederhana > keputusan cepat
– Definisi jelas> keakuratan tinggi
– Reliable & valid
• Emergency severity index (ESI)
ESI : Triage dengan 5 tingkat kegawatanis (ESI1 –
ESI5) dikembangkan oleh dokter Richard Wuerz dan
David Eitel di Amerika
Pertanyaan untuk menentukan kebutuhan intervensi
penyelamatan nyawa.
• Apakah pasien adaa gangguan jalan nafas?
• Apakah Pasien Bernaafas?
• Apakah pasien teraba nadi?
• Apakah erawat menilai ada masalah di laju nadi, ritme nadi
dan kualitas nadi?
• Apakah pasien terintubasi di pra hospital?
• Apakah pasien ada masalah di ventilasi? Oksigenasi?
• Apakah pasien membutuhkan pengobatan segera, atau
intervensi haemodinamik seperti resusitasi cairan atau
darah?
Life saving intervention
Life saving intervention
Ringkasan
• Lihat dan tentukan segera
• Gunakan peralatan minimal
• Memenuhi ESI 1
– Obstruksi jalan nafas
– Gangguan di brheathing, distress nafas berat,
gagal nafas
– Gangguan cirkulasi
– Gangguan kesadaran dengan tidak respon nyeri
Remeber
AVPU
Example ESI lavel 1
• Cardiac arrest • Chest pain, pale, diaphoretic, blood
• Respiratory arrest pressure 70/palp.
• Severe respiratory distress • Weak and dizzy, heart rate = 30
• SpO2 < 90 • Anaphylactic shock
• Critically injured trauma patient who • Baby that is flaccid
presents unresponsive • Unresponsive patient with a strong
• Overdose with a respiratory rate of 6 odor of
• Severe respiratory distress with • alcohol
agonal or gasping type respirations • Hypoglycemia with a change in
• Severe bradycardia or tachycardia mental status
with signs of hypoperfusion • ntubated head bleed with unequal
• Hypotension with signs of pupils
hypoperfusion • Child that fell out of a tree and is
• • Trauma patient who requires unresponsive
immediate • to painful stimuli
• crystalloid and colloid resuscitation
• Apakah resiko tinggi?
– Kondisi yang sekiranya dapat berubah cepat atau
kondisi yang membutuhkan tatalaksana yang
sersifat sensitive terhadap waktu
– Pasien dengan potensi mengancam nyawa atau
anggota gerak
– Berdasarkan amnanesa, pemeriksaan, observasi
dan terutama “sixth sense”
Contoh Resiko Tinggi
• Pasien dengan nyeri dada dengan kecurigaan akut
sindroma coroner akut
• Perlukaan jarum pada pekerja kesehatan
• Stroke yang tidak memenuhi kriteria ESI 1
• Kecurigaan kehamilan luar kandungan dengan
hemodinamik stabil
• Pasien kemoterapi atau immunokompremise dengan
demam
• Pasien dengan percobaan bunuh diri
Is the Patient Confused, Lethargic, or Disoriented
• Pasien penurunan kesadaran yang tidak memenuhi
kriteria ESI 1
• Pasien dngan penurunan kesadarn kronis tidak
memenuhi kriteria ESI 2
Is the Patient in Severe Pain?
– Pasien dengan pain score 7/10 tau lebih
– Gunakan 2 macam cara pemeriksaan skala nyeri
– Ihat respon fisik terhadap nyeri untuk menunjang skala nyeri
• Ekspresi wajah, menangis, berkerut
• Diaphoresis
• Postur tubuh
• Perubahan tanda vital, hipertensi, takikardia, takipnea
increased respiratory rate
– Pasien dengan skala nyeri berat akan tetapi dapat diintervensi
dengan prosedur keperawatan sederhana tidak memenuhi
kriteria ESI 2
Is the Patient is severe Distress?
• Severe distress dapat fisik ato phisikologis:
– Korban serangan seksual
– Korban kekerasan rumah tangga
– Pasien gaduh gelisah
• ESI Level 3,4 & 5
– Beapa banyak sumber daya yang dibutuhkan
untuk mendisposisi penderita
• 0 > ESI 5
• 1 > ESI 4
• 2 atau lebih > ESI 3
– Berdasar SOP lokal
– Berbeda tiap rumah sakit
Resources
Resource Examples
 DL,UR/CR, PT/PTT=1 sumber daya
 DL, CXR=2 sumber daya
 Ro Thorak, Ro Abdomen series=1 sumber daya
 CXR,CT Scan=2 sumber daya
 DL,CT Scan, EKG=3 sumber daya
Example Predicting Resources
• ESI level 3,4, Dan 5 dipertimbangkan resiko rendah
• ESI level 4 dan 5 dianggap pasien stabil dan
dapat dirawat oleh petugas level menegahdan
perawatan cepat (fast track care)
• ESI level 3 perlu evaluasi mendalam
• Sebelum memutuska n pasien ke patient in ESI
level 3, pertimbangkan tanda vital
• Jika pasien ESI level 3 masuk dalam danger
zone vital sign pertimbangakn up triage ke ESI
level 2
Danger Zone Vital Sign
TERIMA KASIH
Example cases
“My doctor told me I am about 6 weeks
pregnant and now I think I am having a
miscarriage,” reports a healthy looking 28-year-
old female. “I started spotting this morning and
now I am cramping.” No allergies; no PMH;
medications: prenatal vitamins. Vital signs: T 98°
F, HR 112, RR 22, BP 90/60.
Example cases
“The baby has had diarrhea since yesterday. The whole
family has had that GI bug that is going around,”
reports the mother of a 15-month-old. She tells you the
baby has had a decreased appetite, a low-grade
temperature, and numerous liquid stools. The baby is
sitting quietly on the mother’s lap. The triage nurse
notes signs of dehydration. No PMH, no known drug
allergies, no medications. Vital signs: T 100.4° F, HR
178, RR 48, BP 76/50.
Example cases
A 34-year-old obese female presents to triage
complaining of generalized abdominal pain (pain scale
rating: 6/10) for 2 days. She has vomited several times
and states her last bowel movement was 3 days ago.
She has a history of back surgery, takes no
medications, and is allergic to peanuts. Vital signs: T
97.8° F, HR 104, RR 16, BP 132/80, SpO2 99 percent.