Anda di halaman 1dari 23

MUATAN LISTRIK

Muatan listrik adalah karakter intrinsik dari


dasar-dasar partikel yang menyusun benda.

Muatan dalam jumlah besar yang sebenarnya


terdapat di berbagai peralatan rumah tangga
biasanya tidak tampak karena muatan positif
dan negatif yang dimiliki sama besar.
Jika kedua muatan dalam keadaan setara atau
setimbang benda tersebut dianggap netral,
yang berarti benda itu tidak memiliki muatan
listrik neto.

Namun, jika kedua tipe muatan tersebut


tidak setimbang akan ada muatan listrik neto
Hukum Coulomb

Coulomb
( 1736 - 1806 )
Perumusan Hukum Coulomb

Besarnya gaya tarik menarik atau tolak menolak


antara dua muatan listrik sebanding dengan besar
masing-masing muatan dan berbanding terbalik
dengan kuadrat jarak kedua muatan.
F F
+
r
q1 q2

q1 xq2
F k
r2

Alat Uji Gaya Coulomb


(Neraca Puntir)
K = 9 x 10-9 Nm2c-2
Elektroskop

Elektroskop adalah alat untuk mengetahui apakah


suatu benda bermuatan listrik atau tidak.
Prinsip Kerja Elektroskop
Apabila sebuah benda bermuatan listrik
didekatkan pada elektroskop, maka elektron
pada bola konduktor akan bereaksi sesuai
dengan jenis muatan yang didekatkan.

Pada contoh, jika muatan negatif yang


didekatkan, maka elektron akan bergerak dari
ujung bola ke keping, sehingga kedua keping
menjadi bermuatan negatif.

Akibatnya terjadi gaya tolak menolak pada


kedua keping sehingga kedua keping terbuka.
Medan Listrik

Gaya Coulomb di sekitar suatu muatan listrik akan


membentuk medan listrik. Dalam membahas medan
listrik, digunakan pengertian kuat medan. Untuk medan
gaya Coulomb, kuat medan listrik adalah vektor gaya
Coulomb yang bekerja pada satu satuan muatan yang kita
letakkan pada suatu titik dalam medan gaya ini, dan

dinyatakan dengan E (r )

10
Muatan yang menghasilkan medan listrik disebut muatan
sumber. Misalkan muatan sumber berupa muatan  titik q.
Kuat medan listrik yang dinyatakan dengan E pada suatu

vektor posisi r terhadap muatan sumber tsb, adalah medan
pada satu satuan muatan uji. Bila kita gunakan muatan uji
 
sebesar q’ 0 pada vektor posisi (r ) relatif terhadap muatan
E

sumber, kuat medan r harus sama dengan
  F (r , q ' ) 1 q
E (r )   rˆ
q '
40 r 2

dimana r̂ adalah vektor satuan arah radial keluar.

11
Muatan sumber q berupa muatan titik seharga q dan
' 
terletak pada posisi r . Titik P berada pada
r posisi ,
 '
sehingga posisi relatif P terhadap muatan sumber(radalah
r )
. Vektor satuan arah SP haruslah sama dengan (r  r ' ) .
 '
r r
 
Jadi kuat medan listrik E pada titik r oleh muatan titik q
'
pada r, harus sama dengan
y
 
q
  1 q (r  r ' )
 ' E (r )    2  ' atau
(r  r ) 40 r  r ' r r
S
'  
r P   1 q(r  r ' )
E (r ) 
 40 r  r ' 3
r
x
12
Contoh 1 :
Misalkan muatan sumber adalah suatu muatan
titik pada koordinat S(1,4) dan tentukan kuat
medan di P(5,1). Jika besar muatan sumber
adalah q = 2 C dan posisi koordinat dinyatakan
dalam meter.

13
Garis-garis gaya

E
+
+
+ - - -
+ E - -
+ - -
+ -
+
+

14
Arah medan listrik
Medan Listrik oleh Distribusi Muatan Titik
q2
q1 Misalkan muatan sumber terdiri
'
r2 atas 3 muatan titik q1, q2 dan q3.
'
r1 q3 P Gaya resultan pada muatan uji q‘
' 
r3 r pada titik P adalah superposisi gaya
pada q’ oleh masing-masing muatan
sumber.


Bila kuat medan
 pada titik P (vektor posisi r ) oleh q1 saja


adalah E1 (r ) , dan kuat medan oleh q2 saja adalah E2 (r ),
 
dan oleh q3 saja adalah E3 (r ) , kuat medan resultan pada
  titik P adalah
     
E (r )  E1 (r )  E2 (r )  E3 (r )
Bila ada N buah muatan titik sebagai sumber, dengan
muatan sumber qi ada pada vektor ri ' , medan

resultan pada vektor posisi r adalah
 '
  N 
 N
1 qi (r  ri )
E (r )   Ei (r ) 
i 1 i 1 40
 
r  ri
' 3

Perhatikan, jumlahan pada persamaan di atas adalah


jumlahan vektor.
Medan Listrik oleh Distribusi Muatan Kontinu
Jika distribusi muatan tersebut adalah kontinu, maka medan
yang ditimbulkannya di setiap titik P dapat dihitung dengan
 
membagi elemen2 yang sangat kecil dq. Medan dE (r ) yang
ditimbulkan oleh setiap elemen akan dihitung, dengan
memperlakukan  elemen2 tsb sebagai muatan titik.
dE (r ) diberikan oleh
  1 dq
dE (r )  rˆ
40 r 2

Dimana r adalah jarak dari elemen muatan dq ke titik P. medan


resultan kemudian dicari dari prinsip superposisi dengan
menjumlahkan kontribusi2 medan yang ditimbulkan oleh
semua elemen muatan, atau
   
E (r )   dE (r )
Contoh 2 :
Dipol listrik. Sebuah muatan positif dan sebuah
muatan negatif mempunyai  besar q yang sama.
Berapakah besar medan E yang ditimbulkan oleh
muatan2 ini pada titik P, sejarak r sepanjang garis
pembagi tegak lurus dari garis yang
menghubungkan muatan2 tsb ? Anggap r >> a.
+q

θ
a
r P

 θ 
a E2 E1
θ 
-q E

19
Contoh 3 :
Gambar di bawah ini memperlihatkan sebuah
muatan q1 (=+1,0 x 10-6 C) 10 cm dari muatan q2
(=+2,0 x 10-6 C). Di titik manakah pada garis
yang menghubungkan kedua-dua muatan
tersebut medan listriknya sama dengan nol ?

x
q1 P q2
l

20
Contoh 4 :
Garis muatan tak berhingga. Gambar di bawah ini
memperlihatkan sebagian dari garis muatan tak
berhingga yang rapat muatan liniernya (yakni, muatan
persatuan panjang, diukur dalam C/m) mempunyai nilai
konstan λ. Hitunglah E sejarak y dari garis tersebut.

dE dEy
θ
P
dEx θ
r
y

0 dx
21
Contoh 5 :

Medan listrik diantara plat-plat sebuah osiloskop


sinar katoda adalah 1,2 x 104 N/C. Berapakah
simpangan yang akan dialami oleh sebuah elektron
jika elektron tersebut masuk pada arah tegak
lurus kepada medan dengan energi kinetik
sebesar 2000 eV. Panjang bagian yang membuat
penyimpangan adalah 1,5 cm.

22
Latihan Soal!
 Hitunglah (a) medan listrik E di udara pada jarak 35 cm dari
sebuah muatan titik q1 = 5x10-9C, (b) gaya pada suatu muatan q2
4x10-10C yang ditempatkan 35 cm dari q1, dan (c) gaya pada muatan
q3 = -4x10-10C yang ditempatkan 35 cm dari q1 (dimana q2 tidak
ada).
 Tiga muatan ditempatkan pada tiga sudut sebuah bujur sangkar
seperti pada gambar. Setiap sisi bujursangkar adalah 20 cm.
Hitunglah E pada sudut ke empat! Berapakah gaya yang diberikan
oleh muatan 6μC pada sudut yang kosong tersebut?
+8μC -5μC

-4μC

 Terdapat dua buah bola kecil bermuatan, q1 = +30x10-8C dan q2 =


-5x10-8C. Tentukan (a) medan listrik E pada titik P, (b) gaya pada
muatan -4x10-8C yang ditempatkan pada P, dan (c) posisi dimana
medan listrik nol (jika tidak ada muatan -4x10-8C).
q1 q2
5 cm P 5 cm 23