Anda di halaman 1dari 60

Asyhadu anlaa ilaaha illalloh

wa asyhadu anna Muhammadan rasuululloh

Rodliitu billaahi robbaa


wa bil-islaami diinaa
wa bi Muhammadin nabiyyaw wa rosuulaa

Robbii zidni ‘ilmaa


warzuqnii fahmaa
Aamiin....
Anjarwati

KONSEP DASAR ASUHAN KEHAMILAN


KONTRAK BELAJAR

Untuk penilaian teori: menggunakan MCQ dan essay dikerjakan dalam waktu 100 menit.
•Untuk penilaian praktik dengan checklist sesuai keterampilan
•Untuk penilaian tutorial dengan cheklis tutorial
•Kehadiran memberi kontribusi 10%
Hasil penilaian, baik dinyatakan secara absolute maupun secara huruf untuk menggambarkan mutu, didasarkan pada perolehan
nilai.

Selama perkuliahan:
1. Keterlambatan maksimal 15 menit
2. Tidak mengaktifkan Htandphon selular selama kuliah
3. Menggunakan seragam sesuai ketentuan
4. Melakukan pembelajaran mandiri sebelum dan sesudah pertemuan kelas
5. Menjaga kebersihan kelas dan lingkungan

NO KEGIATAN YANG DINILAI NILAI ABSOLUTE N NILAI ABSOLUT MUTU


O
1 Tutorial 20
2 Tugas 20 1 0 – 44 E
3 Ujian tulis tengah semester 10 2 45 – 54 D
3 55 – 69 C
4 Ujian tulis akhir semester 10
4 70 – 79 B
5 Praktik 30 5 80 – 100 A
5 Kehadiran 10
Jumlah 100
Kematian & Kesakitan Ibu
Di Indonesia

Angka kematian ibu , dibandingkan negara2 Asean


Penurunan AKI lambat

Salah satu terobosan : peningkatan kualitas pelayanan kebidanan

Untuk Bidan  Standar Asuhan Kebidanan :


Memberi asuhan berkualitas
ANGKA KEMATIAN IBU

 SDKI 1994 : 390/100.000KH


 SDKI 1997 : 334/100.000 KH

 SDKI 2003 : 307/100.000 KH

 SDKI 2007 : 228/100.000/KH

 SDKI 2012: 359/100.000 KH

Penyebab utama : eklamsi, perdarahan, infeksi,


PENDAHULUAN
 Proses kehamilan  proses fisiologis yang normal
dialami wanita
 Bidan merupakan tenaga kesesehatan yang
memfasilitasi seorang ibu hamil haruslah faham dan
mengerti dengan benar tentang konsep kehamilan
dan asuhannya sehingga dapat memberikan asuhan
sesuai dengan batas kewenangannya.
PENGERTIAN ANTERNAL CARE

 Asuhan yang diberikan dari mulai konsepsi


sampai sebelum kelahiran, untuk memantau
perkembangan kehamilan dan berorientasi
kepada promosi kesehatan melalui pendidikan
kesehatan.
ASUHAN BERKUALITAS :

1. Minimal sesuai standar pelayanan


antenatal /4 kali selama kehamilan
2. Memahami standar profesi bidan (SPB -
Kepmenkes 369/2007)

3. Mengerti target standar pelayanan


minimal (SPM – Kepmenkes 1457/2003)
4. Disesuaikan dengan lingkungan kerja dan
bersifat individual  perlu memahami berbagai
macam teknik pemeriksaan tambahan.
FILOSOFI
1. Proses kehamilan hal normal dan alami
2. Pemberayaan wanita dan keluarga
3. Otonomi klien dan keluarga dalam pengambilan
keputusan
4. Tak memberikan asuhan yang menyakitkan pasien
5. Memberi asuhan yang bertanggungjawab
berorientasi kebutuhan klien
PELAYANAN ANTENATAL YANG
BERKUALITAS

Pengertian
Suatu layanan antenatal yang memiliki
karakteristik:
Dibutuhkan
Ditentukan oleh profesi
Diinginkan pasien/konsumen/ masyarakat
Terjangkau oleh masyarakat.
PERSYARATAN PELAYANAN KEBIDANAN YANG
BERKUALITAS

 Adanya kebijakan tentang pelayanan


kebidanan.
 Tenaga bidan yang kompeten.
 Sarana dan prasarana yang sesuai standar
 Lingkungan kerja yang kondusif.
 Tersedianya standar asuhan kebidanan.
Pelayanan berkualitas  Kepuasan pasien

Kebutuhan
Sk Menpan no 23 th 2004
Pasien Survey kepuasan
masyarakat

Permenkes 1464 th 2010


UU no 8 th 1999
tentang ijin dan
Hak-hak konsumen
penyelenggaraan praktik
bidan
TUJUAN ANTENATAL CARE (ANC):
 Mempromosikan dan menjaga kesehatan fisik dan mental ibu
dan bayi dengan memberikan pendidikan mengenai nutrisi,
kebersihan diri dan proses kelahiran bayi
 Mendeteksi dan menatalaksana komplikasi medis, bedah
ataupun obstetri selama kehamilan.
 Mengembangkan persiapan persalinan serta kesiapan
menghadapi komplikasi.
 Membantu menyiapkan ibu untuk menyusui dengan sukses,
menjalankan nifas normal, dan merawat anak secara fisik,
psikologis dan sosial.
SEPERTI APAKAH ANC YANG EFEKTIF?

 Asuhan diberikan oleh petugas yang terampil dan


berkesinambungan.
 Persiapan menghadapi persalinan dan kesiapan menghadapi
komplikasi.
 Mempromosikan kesehatan dan pencegahan penyakit 
Tetanus Toksoid, Suplemen nutrisi, konsumsi alkohol,
tembakau dll
 Mendeteksi penyakit yang diderita dan perawatannya  HIV,
sifilis, tuberkulosis, penyakit medis lain yang diderita (misal
hipertensi, diabetes)
 Deteksi dan penatalaksanaan komplikasi secara dini.
PRINSIP POKOK ASUHAN KEHAMILAN

 1.Proses kehamilan adalah proses yg fisiologis


; kehamilan bukan suatu penyakit, tapi
kehamilan adalah proses yg normal dan wajar
dialami wanita
 Namun demikian dalam melalui proses
tersebut bidan perlu memfasilitasi agar proses
yang akan dilalui dipahami dan diterima dg
baik
 2.Non intervensi dan sederhana
LANJUT
 3.Aman berdasarkan evidence based
 4.orientasi pada ibu secara komprehensif
 5. menjaga kerahasiaan ibu
 6. Bantu ibu menciptakan proses fisiologis
 7. memberikan informai dan konseling yg
 sesuai
 8. mensuport ibu dan keluarga supaya aktif memberdayakan
keluarga dalam asuhan yg diberikan
 9. menghormati praktik adat
 10. menghormati kesehatan fisik,psikologis spiritual dan sosial
ibu
 11. usaha promosi dan preventive
PENGETAHUAN DASAR

 Anatomi dan fisiologi tubuh manusia


 Siklus menstruasi dan proses konsepsi
 Tumbuh kembang janin dan proses-proses
yang mempengaruhinya
 Tanda-tanda dan kehamilan
 Mendiagnosa kehamilan
 Perkembangan normal kehamilan Komponen riwayat
kesehatan
 Komponen pemeriksaan fisik yang berfokus selama
antenatal Menentukan umur kehamilan dari riwayat
menstruasi , pembesaran dan atau tinggi fundus uteri
 Mengenal dan tanda dan gejala anemia berat dan
ringan , hyperemisis gravidarum, kehamilan ektopik
terganggu, abortus imenen, mola hydatidosa dan
komplikasinya, dan kehamilan ganda kelainan letak
serta preeklamsi.
• Nilai normal dari pemeriksaan laboratorium
seperti haemoglobin dalam darah, test gula,
protein, aseton dan bakteri dalam urine.
• Perkembangan normal dari kehamilan :
perubahan bentuk fisik, ketidak nyamanan yang
lazim, pertumbuhan fundus uteri yang
diharapkan.
• Perubahanan psikologis yang normal dalam
kehamilan dan dampak kehamilan terhadap
keluarga
• Penyuluhan dalam kehamilan , perubahan
fisik, perawatan buah dada,
ketidaknyamanan , kebersihan seksualitas,
nutrisi ,pekerjaan dan aktivitas (senam
hamil)
• Kebutuhan nutrisi bagi wanita hamil.
Penatalaksanaan Imunisasi bagi wanita hamil
Pertumbuhan dan perkembangan janin.
Persiapan persalinan, kelahiran dan menjadi orang
tua.
Persiapan keadaan & rumah/keluarga untuk
menyambut kelahiran bayi
Tanda-tanda dimulainya persalinan
Promosi dan dukungan pada ibu menyusui
Teknik rileksasi dan strategi meringankan nyeri pada
persiapan persalinan dan kelahiran
 Mendokumentasikan temuan dan asuhan yang
diiberikan
 Mengurangi ketidaknyamanan selama masa
kehamilan
 Penggunaan obat-obatan tradisional yang untuk
mengurangi ketidak nyamanan selama kehamilan
 Akibat yang di timbulkan dari merokok, penggunaan
alkohol dan obat-obat terlarang bagi wanita hamil
dan janin .
 Akibat yang ditimbulkan/tularkan binatang tertentu
terhadap kehamilan misalnya toxoplasmosis.
 Tanda-tanda dan gejala dari komplikasi kehamilan
yang mengancam jiwa, seperti pre eklamsi,
perdarahan pervaginam, kelahiran prematur, anemia
berat.
 Kesejahteraan janin termasuk DJJ dan pola altivitas
janin r)
 Resusitasi kardiopulmonar
PENGETAHUAN TAMBAHAN

 Tanda, gejala dan indikasi rujukan pada


komplikasi tertentu dalam kehamilan, seperti
asma, infeksi HIV, infeksi menular (IMS),
diabetes , kelaianan jantung , post matur/
serotinus.
 Akibat dari penyakit akut dan kronis yang
disebut diatas bagi kehamilan dan janinnya.
KETERAMPILAN DASAR

• Mengumpulkan data dan riwayat kesehtan


dan kehamilan serta menganalisis pada
setiap kunjungan / pemeriksaan
kehamilan
• Melaksanakan pemeriksaan fisik umum
secara sistematis dan lengkap
• Melakukan pemeriksaan abdomen secara
lengkap termasuk pengukuran tinggi
fundus uteri/posisi/presentasi dan
penurunan janin
• Melakukan pemeriksaanpelvik termasuk
ukuran dan struktur tulang panggul
• Menilai keadaan janin selama kehamilan
termasuk detak jantung janin dengan
menggunakan fetoscope(pinard) dan
gerak janin dengan palpasi uterus.
• Mengitung usia kehamilan dan
menentukan perkiraan persalinan
 Mengkaji status nutrisi ibu hamil dan hubungan nya dengan
petumbuhan janin .
 Mengkaji kenaikan berat badan ibu dan hubungannya
dengan komplikasi kehamilan
 Memberikan penyuluhan pada klien/keluarga mengenai
tanda-tanda berbahaya serta bagaimana menghubungi
bidan
 Melakukan penatalaksanaan kehamilan dengan anemia
ringan, hyperemisis gravidarum TK I, abortus imminen dan
pre eklamsia ringan
 Menjelaskan dan mendemonstrasikan cara mengurangi
ketidak nyamanan yang lazim terjadi dalam kehamilan
memberikan imunisasi pada ibu hamil
• Mengidentifikasi penyimpangan kehamilan normal dan
melakukan penanganan yang tepat termasuk merujuk
kefasilitas pelayanan yang tepat
• Memberikan bimbingan & persiapan persalinan, kelahiran
& menjadi orang tua
• Memberikan bimbingan dan penyuluhan mengenai
prilaku kesehatan selama nutrisi seperti nutrisi, latihan
(senam), keamanan dan berhenti merokok Penggunaan
cara aman jamu/obat-obat tradisional yang tersedia
KETERAMPILAN TAMBAHAN
 Memberikan pengobatan dan atau kolaborasi
terhadap penyimpangan dari keadaan normal
dengan menggunakan standar lokal dan sumber
daya yang tersedia
 Melaksanakan kemampuan asuhan paska
keguguran
PRINSIP ASUHAN KEHAMILAN
 Proses kehamilan merupakan hal alam dan fisiolohis
 Menggunakan cara sederhana/ menghindari
intervensi
 Bersifat aman ditunjang eviden based medicine
 Menjaga privasi
 Membantu klien aman, nyaman penuh dukungan
 Memberi informasi, KIE yang cukup
 Klien dan keluarga berperan aktif mengambil
keputusan
 Menghormati agama dan budaya setempat
 Memelihara kesehatan fisik, psiko, sosial
spiritual klien dan keluarga
 Melakukan promotif preventif
TUJUAN ASUHAN KEHAMILAN
 Memantau kemajuan kehamilan, memastikan
kesejahteraan ibu dan janin
 Meningkatkan dan mempertahankan kesehatan fisik,
mental, sosial ibu dan bayi
 Deteksi dini masalah/komplikasi
 Menyiapkan kehamilan, persalinan aman
 Menyiapkan nifas dan ASI Eksklusif
 Mempersiapkan ibu berperan baik dalam tumbang
bayi
HAK IBU HAMIL
1. Memperoleh pendidikan dan informasi
2. Mendapat jaminan dari pemerintah
mendapat yang benar tentang info kehamilan
tanpa resiko
3. Memperoleh gizi yang cukup
4. Tidak dikeluarkan dari pekerjaan
5. Tidak mendapat diskriminasi dan hukum
6. Mengambil keputusan atas kesehatannya
APAKAH TANDA KEHAMILAN?

 Tanda tidak pasti Cari


 Tanda mungkin referensinya
 Tanda pasti
Bagaimana proses
kehamilan?
Pertumbuhan dan Perkembangan
Hasil Konsepsi
BAGIAN BAGIAN SPERMA
BERTEMUNYA OVUM DENGAN
SPERMA
A. PEMBUAHAN (KONSEPSI)

 Peristiwa penyatuan antara sel mani dengan sel telur di


tuba falopi
 Saat ovulasi ovum akan diliputi oleh corona radiata,
spermatozoa mempunyai enzim Hyaluronidase yang
berfungsi untuk mencairkan corona radiata
 Setelah sperma melintasi zona pelusida akan masuk ke
vitelus ovum sehingga zona pelusida mengalami
perubahan sehingga tidak dapat dilalui oleh sperma lain.
KRITERIA TERJADINYA KONSEPSI:

 Intercourse pada saat tepat memperhatikan


masa subur
 Ovarium melepaskan ovum siap dibuahi

 Sperma cukup: jumlah(300 juta/ejakulasi),


aktif, tidak cacat
 Tak ada barrier
 Sperma mampu hidup 3 hari dalam vagina
 Ovum dapat hidup 12-24 jam setelah ovulasi
FERTILISASI
 Sperma masuk melalui vagina
 Proses kapasitasi (proses kimiawi shg kuat mencapai ampula
tuba)
 Reaksi akromosom (mengeluarkan enzim hyaluronidase dan
tripsin shg menembus dinding ovum)
 Memasuki zona pelusida dan korona radiata
 Reaksi granula kortikal ( saat sperma 1 masuk akan tertutup)
 Fertilisasi (kepala sperma membentuk pronukleus pria, inti
ovum membentuk pronukleus wamita bergabung membentuk
zigot)
LANJUTAN….

 Bila lahir anak perempuan, terdiri dari 22


pasang kromosom + xx
 Bila lahir anak laki-laki, terdiri dari 22
pasang kromosom + xy
 Zigot terdiri dari 46 kromosom, 23 dari sel
mani dan 23 nya lagi dari sel telur.
SEL OVUM YANG SUDAH DIBUAHI
 Beberapa jam setelah konsepsi akan terjadi
pembelahan zigot
 Tiga hari akan terbentuk klp sel yang sama
besarnya disebut MORULLA
 Morulla berangsur menjadi BLASTULA
NIDASI/ IMPLANTASI

Masuknya/tertanamnya hasil konsepsi ke endometrium.


Normalnya nidasi akan berimplentasi disebelah anterior atau
posterior fundus uteri
Blastula diselubungi simpai trofoblast Blastula masuk ke
endometrium yang mengandung nutrisi untuk tumbuh
kembang buah kehamilan.
Blastula yang berisi masa sel (inner cell mass) masuk ke
desidua (melukai dan akan segera sembuh) perdarahan
sedikit (tanda Hartman)
PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN
DARI EMBRIO S.D FETUS

1. Massa Embrional :
pertumbuhan intrauterin s.d usia
kehamilan 8 minggu
minggu ke-0/bulan ke-1 :
sperma membuahi ovum
 Fertilisasi
 Pembelahan zigot
 Implantasi
2 SEL
4 SEL
16 SEL
MORULA

Sumber : Miracle of Man’s Creation


PERKEMBANGAN EMBRIO
MINGGU KE-8/BULAN KE-2 :
PERKEMBANGAN CEPAT, JANTUNG MEMOMPA DARAH,
ANGGOTA BADAN TERBENTUK DENGAN BAIK

2. MASSA FETAL
MASSA PERTUMBUHAN INTRAUTERIN ANTARA USIA
KEHAMILAN ANTARA MINGGU KE-8 DAN 12, S.D MINGGU
KE-40
Minggu ke-12/ bulan ke-3

Embrio menjadi janin. Denyut jantung dapat terlihat dengan


ultrasound Gerakan pertama dimulai selama minggu ke-12
jenis kelamin dapat diketahui. Ginjal memproduksi urine.

Minggu ke-16/bulan ke-4

Semua organ mulai matang dan tumbuh berat janin sekitar 0,2
kg. Denyut jantung janin dapat didengar dengan Doppler.
Pankreas memproduksi insulin.
MINGGU KE-20/BULAN KE-5
VERNIKS MELINDUNGI TUBUH . LANUGO MENUTUPI
TUBUH DAN MENJAGA MINYAK PADA KULIT. ALIS, BULU
MATA DAN RAMBUT TERBENTUK. JANIN
MENGEMBAGKAN JADWAL YANG TERATUR UNTUK
TIDUR, MENELAN DAN MENENDANG.

MINGGU KE-24/BULAN KE-6


KERANGKA BERKEMBANG DENGAN CEPAT KARENA SEL
PEMBENTUKAN TULANG MENIBGKATKAN AKTIFITASNYA.
PERKEMBANGAN PERNAFASAN DIMULAI. BERAT JANIN
0.7-0,8 KG.

MINGGU KE-28/BULAN KE-7


JANIN DAPAT BERNAFAS, MENELAN DAN MENGATUR
SUHU “ SURFACTAN” TERBENTUK DI DALAM PARU-PARU.
MATA MULAI TERBUKA DAN MENUTUP. UKURAN JANIN
2/3 UKURAN SAAT LAHIR.
Minggu ke-32/bulan ke-8
Simpanan lemak coklat berkembang di bawah kulit untuk
persiapan pemisahan bayi setelah lahir. Bayi sudah
tumbuh 38-43 cm. Mulai menyimpan zat besi, kalsium
dan fosfor.

Minggu ke-36/bulan ke-9


Seluruh uterus terisi dengan bayi sehingga ia tidak bisa
bergerak/berputar banyak. Antibodi ibu ditransfer ke bayi.
Hal ini akan memberikan kekebalan untuk 6 bulan
pertama sampai sistem kekebalan bayi bekerja sendiri.

Minggu ke-40/bulan ke-10


Pada waktu ini janin telah berkembang sempurna, dengan
gambaran-gamabaran khas bayi baru lahir.