Anda di halaman 1dari 33

BIMBINGAN BELAJAR

HARAPAN BANGSA
Sistem Pencernaan Manusia
Materi IPA Kelas VII
BY: Aini Maskuro, S.Pd
Sistem Pencernaan Pada Manusia

Zat makanan disebut juga biomolekul karena merupakan


senyawa atau molekul kimia yang dibutuhkan untuk dapat
hidup dengan baik (bio = hidup; molekul = senyawa). Zat
makanan tersebut dapat dikelompokkan menurut jumlah
yang dibutuhkan oleh makhluk hidup yaitu zat makanan
makro dan zat makanan mikro.
Karbohidrat (Hidrat Arang)
PROTEIN
Fungsi protein
a.Untuk pertumbuhan, perbaikan, dan
pemeliharaan sel-sel tubuh.
b.Merupakan sumber energi, setiap 1 gram
protein menghasilkan energi sebesar 4,1 kalori.
c.Penyusun hormon, zat antibodi, dan organela
lainnya.
d.Menjaga keseimbangan asam basa dalam
tubuh.
Berdasarkan asalnya, protein dapat dibedakan
menjadi dua sebagai berikut.
a.Protein hewani,
berasal dari hewan. Umumnya mengandung
protein yang lengkap, terdapat pada ikan,
daging, susu, telur, larva serangga, lebah,
belalang, laron, kepompong, dan lain-lain.
b.Protein nabati,
berasal dari tumbuh-tumbuhan. Protein
nabati terdapat pada kacang-kacangan,
sayuran, dan biji-bijian. Pada umumnya protein
nabati mengandung protein yang tidak
lengkap, kecuali pada kacang-kacangan yaitu
LEMAK

Fungsi lemak adalah


1. sebagai pelarut vitamin (A, D, E, dan K),

2. penahan rasa lapar karena lemak membutuhkan waktu yang


lama untuk dicerna dan sebagai penyedap makanan
3. Pelindung alat-alat tubuh
vitamin
Berdasarkan kelarutannya, vitamin dapat
dibedakan menjadi 2, yaitu
Vitamin yang larut dalam lemak (vitamin A, D,
E, dan K) dan larut dalam air (vitamin B dan
C).

vitamin berfungsi sebagai pengatur proses-proses kimia


dalam tubuh
Mineral
• Garam mineral mudah larut dan mudah diserap tubuh tanpa
proses pencernaan. Berdasarkan jumlah kebutuhan
dalam tubuh, mineral dapat dibedakan menjadi dua,
yaitu makroelemen dan mikroelemen.
• a.Makroelemen adalah mineral yang diperlukan tubuh dalam
jumlah besar. Makroelemen meliputi kalium (K), kalsium (Ca),
natrium (Na), fosfor (P), magnesium (Mg), belerang (S), dan
klor (Cl).
• b.Mikroelemen yaitu mineral yang diperlukan tubuh dalam
jumlah sedikit. Misalnya besi (Fe), mangan (Mn), kobalt (Co),
molebdenum (Mo), dan selenium (Se).
Syarat-syarat makanan yang baik

1. Bergizi
2. Cukup mengandung kalori
3. Mudah dicerna
4. higenis
Sistem Pencernaan Pada Manusia

Saluran Pencernaan…> mulut, kerongkongan, lambung, usus


halus, usus besar, anus.

Kelenjar pencernaan….> organ tubuh yang menghasilkan getah


tertentu

Kelenjar ludah, kelenjar getah lambung, hati, pankreas, dan


kelenjar usus halus.
Sistem Pencernaan Pada Manusia

1. Kelenjar ludah
2. Parotis
3. Submandibularis (bawah rahang)
4. Sublingualis (bawah lidah)
5. Rongga mulut
6. Amandel
7. Lidah
8. Esofagus
9. Pankreas
10. Lambung
11. Saluran pankreas
12. Hati
13. Kantung empedu
14. duodenum
15. Saluran empedu
Sistem Pencernaan Pada Manusia

16. Kolon
17. Kolon transversum
18. Kolon ascenden
19. Kolon descenden
20. Ileum
21. Sekum
22. Appendiks/Umbai cacing
23. Rektum/Poros usus
24. Anus
Proses pencernaan makanan
1. Mulut
a. Gigi (pencernaan mekanik)
Susunan gigi tetap
Jenis gigi
Fungsi dan stuktur gigi
Akar adalah bagian tertanam dalam rahang. Ini
jangkar gigi dalam soketnya tulang dan
biasanya tidak terlihat.
Enamel Lapisan luar yang keras dari mahkota.
Enamel adalah zat yang paling sulit dalam
tubuh.
Dentin , Dantin tidak sekeras enamel,
membentuk sebagian besar gigi dan bisa
sensitif jika perlindungan enamel hilang.
Pulp, jaringan lunak yang berisi darah dan saraf
pasokan untuk gigi. Pulp memanjang dari
mahkota ke ujung akar. Sementum lapisan
jaringan tulang seperti menutupi akar. Hal ini
tidak sesulit enamel.
b. Lidah
Fungsi....> membantu mengecap/merasakan
makanan, membantu menempatkan makanan
sehingga mudah dikunyah dan membantu
mendorong makanan masuk kedalam
kerongkongan.
c. Kelenjar ludah…> menghasilkan air liur
3 kelenjar air ludah: kelenjar parotis(kl dekat
telinga), kelenjar submaksilaris (bawah rahang
atas), dan kelenjar sublingualis (kl bawah lidah)
Kelenjar ludah berfungsi untuk mensekresi
saliva/ludah. Di dalam rongga mulut terdapat 3
kelenjar ludah. Ketiga kelenjar ludah tersebut
menghasilkan ludah setiap harinya sekitar 1
sampai 2,5 liter ludah. Kandungan ludah pada
manusia adalah : air, mucus, enzim amilase, dan
zat antibakteri.enzim ptealin…> mencerna zat
tepung menjadi gula/maltose. Fungsi ludah
adalah melumasi rongga mulut serta mencerna
karbohidariat menjadi disakarida
Peta lidah
• Faring
Faring merupakan percabangan 2 saluran, yaitu saluran pernapasan
(nasofaring) pada bagian depan dan saluran pencernaan (orofaring) pada
bagian belakang. Udara dari rongga hidung masuk ke faring. Faring berbentuk
seperti tabung corong, terletak di belakang rongga hidung dan mulut, dan
tersusun dari otot rangka
• Esofagus
Esofagus merupakan tabung muskular dari laringofaring ke orifisium kardiak lambung
terletak di belakang trakhea dan di depan tulang punggung dan memiliki panjang 20-
25 cm. Dinding terdiri dari 4 lapis yaitu lapisan jaringan ikat yang renggang, lapisan
otot yang terdiri dari 2 lapis serabut otot (sirkular dan longitudinal), 1 buah lap
submukosa dan paling dalam –selaput lendir/mukosa. Proses menelan dilakukan
setelah mengunyah yang terdiri darigerakan membentuk makanan bolus dengan
bantuan lidah dan pipi , kemudian pada faring palatum lunak naik-turun menutup
nares posterior otot konstriktor faring dan mendorong makanan ke
esofagus. Makanan masuk ke esofagus dengan kerja peristaltic. Gerak peristaltic
adalah gerak meremas-remas dan bergelombang yang tidak disadari sehingga
makanan terdorong ke bagian lambung. Zat makanan dalam esofagus tidak mengalami
proses pencernaan.
Lambung
kelanjutan dari esofagus, berbentuk seperti
kantung. Lambung dapat menampung makanan
1 liter hingga mencapai 2 liter. Dinding lambung
disusun oleh otot-otot polos yang berfungsi
menggerus makanan secara mekanik melalui
kontraksi otot-otot tersebut. Ada 3 jenis otot
polos yang menyusun lambung, yaitu otot
memanjang, otot melingkar, dan otot
menyerong.
Makanan yang masuk ke dalam lambung akan
menyentuh dinding lambung dan akan mengeluarkan
hormone gastrin. Hormon gastrine terbawa aliran
darah dan merangsang dinding lambung untuk
menghasilkan asam lambung (HCL). HCl berfungsi
mengaktifkan pepsinogen menjadi pepsin dan
mengaktifkan prorenin menjadi rennin. Renin disini
akan berfungsi mengendapkan protein pada susu
(kasein) dari air susu (ASI) dan hanya dimiliki oleh bayi.
Pada lambung juga dihasilkan senyawa kimia enzim
lipase yang berfungsi memecah lemak menjadi asam
lemak dan gliserol.
HCL juga berfungsi bagian disinfektan, serta
merangsang pengeluaran hormon sekretin dan
kolesistokinin pada usus halus. Di dalam
lambung, dihasilkan ion-ion anorganik seperti
Na, Mg, K, fosfat, dan sulfat
Usus halus
Usus halus terdiri atas tiga bagian yakni
duoedenum (usus 12 jari), jejunum, ileum. Usus
halus ememiliki panjang 5,5 – 8 m, dimana
panjang duoedenum kurang lebih 25 cm,
jejunum 7 m, dan ileum kurang lebih 1 m. Usus
12 jari merupakan muara saluran yang berasal
dari hati yaki duktus koleodokus dan yang
berasal pancreas yakni duktus pankreatikus
Duodenum merupakan organ
terpenting dan bagian terpendek dari
usus kecil, secara fungsional sangat
penting karena sebagian besar dari
pencernaan kimia terjadi di sini.
Panjangnya bervariasi dari 10 sampai
15 sentimeter

jejunum adalah bagian kedua dari


usus halus Anda, terletak antara
duodenum dan ileum, rata-rata
panjang dalam manusia dewasa
adalah sekitar 8,4 kaki atau dua
setengah meter.

leum adalah bagian akhir dari usus


halus, di satu sisi, terhubung dengan
jejunum, sedangkan di sisi lain
membuat koneksi dengan usus
melalui katup ileocecal. Pada manusia
dewasa, panjang ileum bervariasi dari
7 sampai 14 meter,
Usus besar
Panjang usus besar (kolon dan rectum) 1.500 cm, yang
terdiri dari sekum, kolon asenden, kolon tranversum,
kolon desenden, kolon sigmoid dan rektum.
Sisa makanan yang telah mengalami pembusukkan
akan menjadi feses atau tinja. Feses atau tinja terdiri
atas bahan makanan sisa atau makanan yang tidak
sempat dicernakan, bakteri yang sudah mati, serta gas
berupa NH3 dan H2S. Selain itu, feses juga mengandung
sel-sel epitel khusus yang mengelupas dan pigmen
empedu yang berwarna kuning coklat. Feses akan
keluar dari usus melalui anus yang dinamakan defekasi.
Rektum/Anus
Merupakan lubang tempat pembuangan feses
dari tubuh. Sebelum dibuang lewat anus, feses
ditampung terlebih dahulu pada bagian rectum.
Apabila feses sudah siap dibuang maka otot
spinkter rectum mengatur pembukaan dan
penutupan anus.
Kelainan sistem pencernaan makanan
1.Appendiksitis
Gangguan ini disebut juga radang usus buntu.
Gangguan ini terjadi pada umbai cacing atau
apendiks. Umbai cacing mengalami peradangan
akibat infeksi oleh bakteri.
2. Diare
Diare adalah penyakit yang disebabkan oleh
infeksi bakteri maupun protozoa pada usus
besar. Karena infeksi tersebut, proses
penyerapan air di usus besar terganggu,
akibatnya feses menjadi encer.
• 3. Konstipasi
Konstipasi atau sembelit terjadi akibat penyerapan air yang
berlebihan pada sisa makanan di dalam usus besar. Akibatnya,
feses menjadi sangat padat dan keras sehingga sulit dikeluarkan.
Untuk mencegah sembelit dianjurkan untuk buang air besar
teratur tiap hari dan banyak makan sayuran atau buah-buahan
• 4. Maag
Gangguan ini dapat terjadi karena produksi asam lambung
berlebih. Gejala dari gangguan ini, yaitu terasa mual dan perih
pada lambung. Untuk menghindari gangguan tersebut, dapat
dilakukan dengan pola makan yang teratur dan tepat waktu.