Anda di halaman 1dari 13

DASAR DASAR METROLOGI

INDUSTRI

Disusun Oleh:
Angger Tegar Cahyo Setyoko (160322605240)
Angie Safitri (160322605204)
Haidar Ali (160322605231)
Lutfia Kustina Safitri (160322605207)
Tomy Andre Ansyah (160322605237)
Yoga Prawendra (160322605263)
Batasan Metrologi

• Metrologi adalah ilmu yang mempelajari masalah


pengukuran.

• Istilah Metrologi Industri tidak hanya semata-mata ilmu


pengukuran, akan tetapi lebih mengkhususkan pada
pengukuran geometris suatu produk dengan cara dan alat
yang tepat sehingga hasil pengukurannya mendekati
kebenaran dari keadaan yang sesungguhnya.
Tujuan Mempelajari Metrologi
Industri
• Menguasai seluk-beluk pengukuran sehingga bila
diaplikasikan dibidang perindustrian akan diperoleh
hasil/produk yang presisi dengan biaya yang semurah
mungkin.
• Dapat mengelola laboratorium pengukuran baik yang ada di
industri maupun dibengkel kerja pada pendidikan ketrampilan
teknik.
• Dapat menggunakan dan membaca skala alat-alat ukur dengan
tepat dan benar.
• Dapat menentukan dan memilih alat-alat ukur yang tepat
sesuai dengan bentuk dari obyek yang akan diukur.

Next
Tujuan Mempelajari Metrologi
Industri
• Dapat mengkalibrasi dan memelihara alat-alat ukur sehingga
alat-alat ukur tetap terjamin ketepatannya bila digunakan
untuk pengukuran.
• Memiliki pengetahuan tentang sumber-sumber
penyimpangan pengukuran dan dapat menentukan bagaimana
caranya mengurangi seminimal mungkin penyimpangan
tersebut.
• Dapat merendahkan biaya inspeksi semurah mungkin
dengan penggunaan fasilitas yang ada secara efektif dan
efisien.
• Dengan menguasai pengetahuan tentang kontrol kualitas,
maka dapat membantu peningkatan produktifitas hasil kerja,
baik hasil kerja dibidang pendidikan ketrampilan teknik
maupun dibidang peridustrian.
Pengetahuan Penunjangan Dalam
Mempelajari Metrologi Industri
Ilmu pengetahuan lain yang dapat menunjang dalam
mempelajari metrologi industri antara lain adalah:
MATEMATIKA FISIKA STATISTIKA

Bagian matematika Mekanika terapan


yang sering yang mencakup
Banyak digunakan
digunakan dalam hukum gerakan,
dalam mempelajari
proses pengukuran lenturan, tekanan,
masalah kontrol
antara lain puntiran dan
kualitas.
aritmatik, geometri prinsip-prinsip
dan trigonometri optik.
Istilah penting dalam pengukuran

• Adabeberapa istilah yang sering terkait dalam


masalah pengukuran antara lain yaitu:
Ketelitian
Ketepatan
Ukuran Dasar
Toleransi
Harga Batas
Kelonggaran.
Karakteristik geometris

• Pada kualitasgeometris dan kualitas fungsional suatu


komponen terdapat hubungan yang sangat penting. Untuk
mendapatkan kualitas fungsional yang tepat maka kualitas
geometris harus diperhatikan.
• Untuk mendapatkan komponen yang berkualitas
geometris menurut ukuran manusia maka pada proses
pembuatannya harus berusaha mengurangi penyimpangan-
penyimpangan termasuk di dalamnya penggunaan
metode pengukuran. Sudah tentu, untuk dapat
melakukan pengukuran perlu diketahui pula sistem dan
standar pengukuran yang berlaku di bidang industri.
Sistem dan standart pengukuran

• Dalam dunia perindustrian saat ini ada dua sistem


pengukuran yang digunakan yaitu sistem metric dan
sistem inchi (english system).

Sistem Metrik Sistem Inchi

NEXT
Sistem Metrik
• Seperti telah dikemukakan bahwa sistem metrik telah
dikembangkan oleh para ilmuwan Perancis sejak tehun 1790-
an.
• Sistem Metrik merupakan pengukuran desimal yang disetujui
secara internasional.
• Sistem ini mendasarkan pada meter untuk pengukuran
panjang dan kilogram untuk pengukuran massa.
• Memiliki keuntungan:
 Konversinya dan perhitungannya lebih mudah dan
terminologinya lebih mudah dipelajari.
 Memiliki potensi besar untuk mewujudkan adanya hubungan
kerja sama antara industri satu dengan lainnya karena dunia
perdagangan dari negara-negara industri sebagian besar
menggunakan sistem metrik
SYSTEM INCHI

• Sisteminchi, secara garis besar berlandaskan pada


satuan inchi, pound dan detik sebagai dasar satuan
panjang, massa dan waktu.
KONVERSI ANTARA METRIK DAN
INCHI

• Ada tiga (3) macam konversi yang sudah dilakukan


yaitu:
1. Konversi secara matematika,
2. Konversi melalui tabel (chart), dan
3. Konversi dial mesin (convertion dial).
STANDART PENGUKURAN
Dalam pengukuran dikenal ada tiga macam standar
yaitu:
a. Standar Garis, memiliki empat subdivisi:
• Standar Primer
• Standar Skunder
• Standar Tersier
• Standar Kerja
b. Standar Ujung
c. Standar Gelombang.
ORGANISASI STANDAR PENGUKURAN
• Organisasi-organisasiini tumbuh karena kebutuhan
akan suatu wadah yang menangani masalah
standar pengukuran, diantaranya adalah:
 Amerika, National Bureau of Standards (NBS) dan yang
swasta ada American National Standard Institue (ANSI)
 India, Indian Standards Institution (ISI)
 Inggris, British Standards Institution (BSI)
 Perancis, International Organisation of Weight and
Measures