Anda di halaman 1dari 14

KEPERAWATAN MEDIKAL BEDAH

TEORI PENYAKIT ANEMIA


KELOMPOK 4
PENDAHULUAN
Anemia adalah salah satu penyakit yang sering
diderita masyarakat, baik anak-anak,remaja usia
subur, ibu hamil ataupun orang tua. Penyebabnya
sangat beragam, dari yang karena perdarahan,
kekurangan zat besi, asam folat, vitamin B12, sampai
kelainan hemolitik
DEFINISI ANEMIA
 Anemia adalah keadaan rendahnya jumlah sel
darah merah dan kadar hemoglobin atau
hematokrit di bawah normal (Brunner & Suddarth,
2000:22).
 Anemia adalah suatu keadaan dengan kadar
hemoglobin lebih rendah dari nilai normal (Emma,
1999).
KLASIFIKASI ANEMIA
Secara Patofisiologi :
 Anemia Defisiensi

 Anemia Aplastik

 Anemia Mukolitik

Secara Umum terdiri :


 Anemia Mikrositik hipokrom

 Anemia Makrositik hipokrom

 Anemia karena Pendarahan


 Anemia Mikrositik hipokrom terbagi :
 Anemia Defisiensi Besi
 Anemia penyakit kronis
 Anemia Makrositik hipokrom terbagi :
 Anemia Pernisiosa
 Anemia Defisiensi Asam folat
 Anemia pada pendarahan terbagi :
 Pendarahan akut
 Pendarahan kronis
ETIOLOGI ANEMIA
Pendarahan hebat
 Akut : kecelakaan , pembedahan

 Kronis : pendarahan hidung , wasir

Berkurang nya pembentukan sel darah merah


 Kurang B12, asam folat , vit C

Meningkatnya penghancuran sel darah merah


 Pembesaran limpa
TANDA DAN GEJALA
 Mudah lelah dan kehilangan energy
 Kulit pucat
 Detak jantung yang cepat dan tidak teratur
 Napas sesak, khususnya ketika berolahraga
 Gangguan kognitif (sulit berkonsentrasi, dll.)
 Nyeri pada dada
 Kaki dan/atau tangan terasa dingin dan sering kram
 Pusing, kepala pening, dan penglihatan menjadi
berkunang-kunang
 Sakit kepala
PATOFISIOLOGI ANEMIA
ANEMIA
VISKOSITAS DARAH
MENURUN HIPOKSIA ,
PUCAT , LEMAH
RESISTENSI
ALIRAH DARAH
PERIFER PENURUNAN
TRANSPORT O2 KE
JARINGAN
BEBAN JANTUNG
MENINGKAT

PAYAH JANTUNG KERJA JANTUNG


MENINGKAT
PEMERIKSAAN PENUNJANG
 Pemeriksaan laboratorium hematologi
 Pemeriksaan laboratorium non-hematologi
 Pemeriksaan Radiologi
KOMPLIKASI PADA ANEMIA
 Komplikasi Ringan
 Menurunnya kemampuan fisik olahraga
 Mengakibatkan wajah menjadi pucat
 Komplikasi Berat
 Gangguan sistem imun
 Kelainan darah
 Hipertensi akibat paru paru
PENATALAKSANAAN
 Anemia defisiensi besi
Mengatasi penyebab pendarahan kronik, misalnya :
pada ankilostomiasis diberikan antelmintik yang sesuai
 Anemia Pernisiosa

Pemberian vitamin B12 1.000 mg/hari secara


intramuscular selama 5-7 hari, 1 kali tiap bulan.
 Anemia Defesiensi asam folat
Pengobatan terhadap penyebabnya dan dapat
dilakukan pula dengan pemberian / suplementasi asam
folat oral 1 mg per hari.
 Anemia penyakit kronis

Pada anemia yang mengancam nyawa, dapat


diberikan transfusi darah merah seperlunya.Pengobatan
dengan suplementasi besi tidak diindikasikan. Pemberian
kobalt dan eritropoeitin dikatakan dapat memperbaiki
anemia pada penyakit kronik
 Anemia Aplastik
Transfusi darah, sebaiknya diberikan transfusi darah
merah. Bila diperlukan trombosit, berikan darah segar
atau platelet concentrate
 Anemia Himolitik

anemia hemolitik disesuaikan dengan penyebabnya.


Bila karena reaksi toksik-imunologik, yang dapat
diberikan adalah kortikosteroid ( prednisone, prednisolon
), kalau perlu dilakukan splenektomi. Apabila keduanya
tidak berhasil, dapat diberikan obat-obat sitostatik,
seperti klorambusil dan siklofosfamid.
TERIMAKASIH