Anda di halaman 1dari 36

LAPORAN KASUS

SEORANG ANAK PEREMPUAN USIA 3


TAHUN DENGAN CORPUS ALIENUM
CAVUM NASI DEXTRA
SKDI

4A : Dokter umum diharapkan dapat


mendiagnosis dan melakukan tatalaksana
secara tuntas
Data Penelitian
“Gawat napas akibat aspirasi benda asing
merupakan penyebab kematian utama pada
bayi <1tahun.” NSC 1981
Dari semua kasus benda asing pada anak
sepertiga kasus tersangkut dalam saluran
napas dan 50 % terjadi pada anak <4tahun.
“1975”

didapatkan insiden kematian mendadak akibat


aspirasi atau tertelan benda asing pada usia
<4tahun lebih tinggi.
Definisi benda asing

Benda asing di dalam suatu organ


ialah benda yang berasal dari luar
tubuh atau dari dalam tubuh yang
dalam keadaan normal tidak ada.
Benda asing
Padat

Eksogen Cair
Benda
Asing
Endogen Gas
kacang-
kacangan
Organic
tulang

Padat
paku

Anorganic Jarum peniti

batu
iritatif Zat kimia
cair
Cairan dengan
Non iritatif
pH 7,4
nanah
Bekuan
darah
Sekret
endogen kental
krusta

mekoneum
Faktor Predisposisi
• Faktor personal (umur, jenis kelamin, pekerjaan, kondisi social, tempat
tinggal)
• Kegagalan mekanisme proteksi normal (keadaan tidur, kesadaran menurun,
alkoholisme, dan epilepsy)
• Faktor fisik (kelainan dan penyakit neurologic)
• Proses menelan belum sempurna
• Faktor dental, medical, dan surgical (belum tumbuhnya gigi molar pada
anak <4tahun)
• Faktor kejiwaan (emosi, gangguan psikis)
• Ukuran dan bentuk benda asing
• Factor kecerobohan
Kasus
IDENTITAS

• Nama : An. N
• Umur : 3 tahun
• Agama : Islam
• Alamat : Bugangan, Semarang Timur
• Pekerjaan : Tidak bekerja
• No. CM : 142588
MASALAH
Masalah Aktif Masalah Pasif

1. Bau pada lubang hidung


kanan  6
2. Keluar cairan kuning
kehijauan kental dari lubang
hidung kanan  6
3. Hidung kanan tersumbat  6
4. Discaj mukopurulen (+/-)  6
5. Plastik pada lubang hidung
kanan 6
6. Corpus alienum cavum nasi
dextra
ANAMNESIS
Aloanamnesis pada tanggal 2 Februari 2016 pukul 11.00 WIB di Poliklinik THT
BKIM Semarang dengan Ny. DI , Ibu pasien.
Keluhan Utama : Bau pada lubang hidung kanan
Riwayat Penyakit Sekarang :
• + 25 hari sebelum masuk rumah sakit pasien mengeluh keluar cairan berwarna
kuning kehijauan kental dari lubang hidung sebelah kanan, bau, terus-menerus,
semakin lama semakin memberat. Hidung tersumbat (+/-) sampai pasien sulit
tidur. Keluhan tersebut disertai rewel terus menerus, bersin–bersin (-), mimisan
(-/-), nyeri hidung dan muka (-), nyeri kepala (-), batuk (-), nyeri telinga (-/-),
demam (-). Keluhan tersebut dirasakan setelah pasien memasukan gulungan
plastik dilubang hidung sebelah kanan 28 hari yang lalu setelah bermain. Pasien
berobat ke dokter umum di Puskesmas, diberi obat minum kemudian keluhan
berkurang.
ANAMNESIS
• + 1 minggu sebelum masuk rumah sakit ibu pasien mencium bau tidak enak
pada lubang hidung kanan pasien disertai keluar cairan berwarna kehijauan, dan
kental dari lubang hidung sebelah kanan. Hidung tersumbat (+/-), rewel (+),
nyeri hidung dan daerah muka (-), demam (-). Pasien berobat kembali ke
Puskesmas, kemudian dirujuk ke BKIM Semarang.
ANAMNESIS
Riwayat Penyakit Lain/sebelumnya
• Riwayat sakit seperti ini sebelumnya (-)
• Riwayat alergi (-)
• Riwayat asma (-)

Riwayat Penyakit Keluarga


• Riwayat alergi pada anggota keluarga (-)
• Riwayat asma (-)
ANAMNESIS

Riwayat Sosial Ekonomi


• Ayah pasien bekerja sebagai buruh
• Ibu pasien tidak bekerja
• Pasien merupakan anak pertama dari dua bersaudara
• Pasien menggunakan biaya umum
• Kesan sosial ekonomi kurang
PEMERIKSAAN FISIK
Tanggal 2 Februari 2016 pukul 11.15 WIB

STATUS PRAESEN
• Keadaan umum : Baik
• Kesadaran : Compos mentis
• Tanda vital : TD : 110/70 mmHg
Nadi : 85 x/menit
Suhu : Afebris
RR : 22x/menit
PEMERIKSAAN FISIK
Pemeriksaan fisik :

• Aktivitas : Normoaktif
• Status gizi : Normoweight
• Kepala : Mesosefal
• Kulit : Turgor cukup
• Leher : Pembesaran limfonodi leher (-/-)
• Thoraks : Jantung : tidak dilakukan
Paru : tidak dilakukan
Abdomen : tidak dilakukan
Ekstremitas : : motorik 555 555
555 555
PEMERIKSAAN FISIK
STATUS LOKALIS Bagian
Telinga kanan Telinga kiri
Telinga
TELINGA Hiperemis (-), nyeri tekan (-), Hiperemis (-), nyeri tekan (-),
Mastoid
nyeri ketok (-), fistel (-) nyeri ketok (-), fistel (-)

Hiperemis (-), edema (-), Hiperemis (-), edema (-),


Preaurikula fistula (-), abses (-), nyeri fistula (-), abses (-), nyeri
tekan tragus (-) tekan tragus (-)
Normotia, Hiperemis (-), Normotia, Hiperemis (-),
Aurikula edema (-), nyeri tarik edema (-), nyeri tarik
aurikula (-) aurikula (-)
Hiperemis (-), edema (-), Hiperemis (-), edema (-),
Retroaurikula fistula (-), abses (-), nyeri fistula (-), abses (-), nyeri
tekan (-) tekan (-)

Serumen (-), edema (-), Serumen (-), edema (-),


CAE / MAE hiperemis (-), furunkel (-), hiperemis (-), furunkel (-),
discharge (-)
discharge (-)
Warna putih mengkilat, Warna putih mengkilat,
Membran
reflek cahaya (+), reflek cahaya (+),
timpani
perforasi (-) perforasi (-)
PEMERIKSAAN FISIK
Pemeriksaan Hidung Kanan Hidung Kiri
Hidung
Inspeksi : Bentuk (N), simetris,deformitas (-),warna
kulit sama dengan sekitar
HIDUNG Hidung Luar
Palpasi : os nasal : krepitasi (-/-), nyeri tekan (-/-)

Sinus Nyeri tekan (-/-), nyeri ketok (-/-)

Rinoskopi Anterior
Discaj Mukopurulen (+) (-)
Hiperemis (-),livid (-) Hiperemis (-),livid (-)
Mukosa
Edema (-), hipertrofi (-) Edema (-), hipertrofi (-)

Konka

Tumor Massa (-) Massa (-)

Septum nasi Deviasi(-) Deviasi(-)

Tampak benda asing (+) tertutup discaj


Lain-lain mukopurulen
PEMERIKSAAN FISIK
Orofaring Keterangan
TENGGOROK
Palatum Bombans (-), hiperemis (-)

Arkus Faring Simetris, uvula ditengah, hiperemis (-)

Mukosa Hiperemis (-), granulasi (-), post nasal drip (-)

Ukuran T1, hiperemis (-


Ukuran T1, hiperemis (-
), permukaan rata,
), permukaan rata,
Tonsil kripte melebar (-),
kripte melebar (-),
detritus (-), membran (-)
detritus (-), membran (-)

Peritonsil Abses (-), udem (-), hiperemis (-), fluktuasi (-)


KEPALA DAN LEHER PEMERIKSAAN FISIK
• Kepala : Mesosefal
• Wajah : Perot (-), simetris, deformitas (-)
• Leher anterior : Pembesaran nnll (-)
• Leher lateral : Pembesaran nnll (-)

GIGI DAN MULUT


• Gigi geligi : Karies (-), gigi lubang (-), gigi goyang (-)
• Lidah : Simetris, tidak ada deviasi
• Palatum : Bombans (-)
• Pipi : Mukosa buccal : hiperemis (-), stomatitis (-)
RINGKASAN
• Seorang pasien An. N usia 3 tahun dengan keluhan keluar discaj
mukopurulen dari cavum nasi dextra, bau, terus-menerus, semakin
memberat. Keluhan tersebut dirasakan + 25 hari yang lalu. Hidung
tersumbat (+/-). Keluhan tersebut dirasakan setelah pasien
memasukan gulungan plastik di cavum nasi dextra + 28 hari yang
lalu. Pasien berobat ke puskesmas, diberi terapi peroral, kemudian
keluhan berkurang.
• + 1 minggu sebelum masuk rumah sakit ibu pasien mencium bau
tidak enak pada lubang hidung kanan pasien disertai keluar cairan
berwarna kehijauan, dan kental dari lubang hidung sebelah kanan.
Hidung tersumbat (+/-), rewel (+). Pasien berobat kembali ke
Puskesmas, kemudian dirujuk ke BKIM Semarang.
• Pemeriksaan Fisik : Rhinoskopi anterior : pada cavum nasi dextra
terdapat discaj mukoporulen dan tampak benda asing berwarna
bening kebiruan tertutup discaj mukopurulen.
DIAGNOSIS

DIAGNOSIS BANDING: -

DIAGNOSIS SEMENTARA :
• Corpus Alienum cavum nasi dextra
RENCANA PENGELOLAAN

• Pemeriksaan Diagnostik
Kontrol 5 hari lagi untuk evaluasi :
Apabila keluhan tidak berkurang  kultur resistensi kuman

• Terapi :
– Ekstraksi corpus alienum di cavum nasi dextra 
Berhasil.
Evaluasi tindakan :
Cavum nasi dextra : udem (-), laserasi (-), perdarahan (-
), discaj mukopurulen (+) di meatus nasi media.
RENCANA PENGELOLAAN

• Pemantauan
- Keadaan Umum
-Keluhan
- Risiko tindakan : epistaksis, nyeri
RENCANA PENGELOLAAN
• Edukasi :
oMenjelaskan kepada orangtua pasien mengenai penyakit yang diderita
pasien dan tindakan yang akan dilakukan yaitu pengambilan benda asing
di dalam lubang hidung kanan.
oMenjelaskan kepada orangtua pasien mengenai komplikasi tindakan yang
akan dilakukan yaitu dapat terjadi perdarahan pada hidung.
oMenjelaskan kepada orangtua pasien untuk menjaga pasien agar tidak
memasukkan benda-benda kecil ke dalam lubang hidung, telinga, mulut,
dan mata.
RENCANA PENGELOLAAN

• Prognosis :
Quo ad sanam – ad bonam
Quo ad vitam – ad bonam
Quo ad fungsionam – ad bonam
PEMBAHASAN

PEMERIKSAAN
FISIK

PEMERIKSAAN
ANAMNESIS
PENUNJANG

DIAGNOSIS
PEMBAHASAN

ANAMNESIS :

• Bau dari lubang hidung kanan pasien.


• Keluar cairan kuning kehijauan kental dari lubang hidung
kanan pasien.
• Ada riwayat kemasukan gulungan plastik 28 hari yang lalu.
• Pasien sulit tidur pada malam hari karena hidung tersumbat
dan rewel..
PEMBAHASAN

• PEMERIKSAAN FISIK  RHINOSKOPI ANTERIOR


Pada lubang hidung kanan ditemukan discaj mukopurulen dan didapatkan ada
benda asing berwarna putih kebiruan yang tertutup discaj mukopurulen.

• Pemeriksaan penunjang tidak dilakukan karena sudah cukup jelas dengan


menggunakan rhinoskopi anterior.
PEMBAHASAN

PEMERIKSAAN
ANAMNESIS
FISIK

CORPUS
ALIENUM
CAVUM
NASI
DEXTRA
KESIMPULAN

• Berdasarkan anamnesis dan pemeriksaan fisik yang telah


dilakukan didapatkan diagnosis bahwa pasien mengalami
masuknya benda asing ke dalam hidung atau corpus alienum
pada cavum nasi dextra.
• Tindakan yang dilakukan adalah ekstraksi corpus alienum
cavum dextra, kemudian diberikan terapi medikamentosa.
TERIMAKASIH