Anda di halaman 1dari 17

BIBLIOGRAFI

Kelompok 5 :

A’ay Zainatul Millah 1015001


Cici Nur Indah 1015008
Khilwiyatul Fiqriyah 1015029
Minawati 1015035
Nine Herdiyanti 1015038
Triska Pujiyanti 1015058
Unni Cahyati 1015059
Bibliografi
Bibliografi (dari bahasa Yunani βιβλιογραφία, bibliographia, secara harfiah
"penulisan buku"), sebagai sebuah praktik, adalah buku studi akademis seperti
fisik, benda-benda budaya, dalam pengertian ini, juga dikenal sebagai
bibliology (dari bahasa Yunani-λογία,-logia) . Secara keseluruhan, bibliografi
tidak peduli dengan isi buku-buku sastra, melainkan lebih kepada "bookness"
buku.

Bibliografi adalah daftar buku-buku dalam bidang atau subyek tertentu, di mana
hakekat keberadaan (lokasi) buku-buku tersebut tidak dibatasi pada satu
perpustakaan tertentu. Bibliografi biasanya disusun menurut abjad
pengarang,kronologi atau subyek.
• Fungsi bibliografi
1. Bahan rujukan terhadap koleksi perpustakaan.
2. Daftar koleksi yang dimiliki perpustakaan.
3. Daftar informasi bahan pustaka mengenai suatu bidang kajian tertentu,
dan sebagainya.

• Tujuan bibliografi
Membantu pemakai mengetahui eksistensi sebuah dokumen atau
mengidentifikasi sebuah dokumen atau bahan pustaka lain sesuai dengan
keperluannya.
• Unsur-unsur Bibliografi
1. Nama pengarang
Penulisan nama pengarang pada daftar pustaka harus dikutip secara
lengkap tanpa menyertakan gelar akademik dari pengarang.

2. Judul buku termasuk judul tambahannya


Penulisan judul buku dalam daftar pustaka hendak nya tidak boleh di
singkat.

3. Data publikasi, meliputi :


Tahun penerbitan, kota penerbitan, nama penerbit,cetakan ke-berapa,
nomor jilid, dan tebal (jumlah halaman) buku tersebut.

4. Untuk sebuah artikel diperlukan pula judul artikel yang


bersangkutan, nama majalah, jilid, nomor dan tahun.
• Aturan Penulisan Bibliografi
1. Cara pertama penulisan bibliografi mengikuti aturan berikut :
1) Nama penulis
Urutan penulisan nama penulis dalam daftar pustaka yaitu: nama akhir, nama
awal, dan nama tengah, tanpa gelar akademik. nama akhir diikuti koma, nama
awal (disingkat atau tidak disingkat tapi harus konsisiten dalam satu karya ilmiah)
diakhiri dengan titik.
2) Tahun penerbitan
3) Judul buku
Judul buku ditulis dengan format miring.
4) Kota tempat penerbitan
5) Nama penerbit
Jika penulisnya lebih dari satu orang maka cara penulisan namanya sama
dengan penulis pertama.
Contoh :
DePorter, Bobbi & Mike Hernacki. 2000. Quantum Business, Membiasa-kan
Berbisnis secara Etis dan Sehat. Cet III. Terj. Basyrah Nasution. Bandung:
Kaifa.
2. Cara kedua untuk penulisan bibliografi mengikuti aturan berikut:
1) Nama pengarang (susunan: nama kedua, koma, nama pertama)
2) Judul buku
- Judul artikel, nama jurnal vol. No./ majalah/surat kabar.
- Judul esai, nama buku kumpulan esai.
- Judul karangan/penjelasan kata (istilah), nama ensiklopedia.
3) Nama kota
4) Nama penerbit
5) Tahun penerbitan
Contoh :
Allen, Edward David, and Rebecca M. Valette. Classroom Technique:
Foreign Language and English as a second Language, New York: hartcourt
javanich, Inc., 1997.
• Penulisan Bibliografi Berdasarkan Banyaknya Pengarang
Cara Menuliskan :
1. Urutan nama pengarang disusun dari belakang ke depan mengikuti urutan dalam
buku kecuali nama Tionghoa.
2. Jika penulis adalah satu badan instansi, yayasan, departemen, komite,organisasi, dan
pusat, maka nama badan-badan tersebut menggantikan tempat nama
pengarang/penulis.
3. Jika tidak ada nama pengarang atau penulis, maka dimulai dengan nama buku.
4. Nama buku dicetak miring dalam tulisan tangan atau ketikan nama buku.
5. Urutan tanda baca seperti di atas itulah yang dikehendaki.
6. Jika ada lebih dari satu nama kota, maka diambil nama yang pertama. Jika tidak ada
angka tahun, berilah angka tahun terakhir. Angka tahun biasanya terdapat pada
sampul dalam buku. Jika tidak ada juga, berilah singkatan t.th(tanpa angka tahun).
Contoh satu pengarang :
Munandar, Utami. Pengembangan Kreatifitas Anak Berbakat, Jakarta: Rineka
Cipta,1999.

Contoh dua pengarang :


Arifin, E.Z dan S.A. Tasai. Cermat Berbahasa Indonesia, Jakarta: Akademika
Presendo, 1999.
• Penulisan Bibliografi berdasar Sumber Rujukan
Jika rujukan berupa buku dapat disusun dengan urutan sebagai berikut : Nama penulis.
Tahun penerbitan buku. Judul buku (harus ditulis miring). Volume (jika ada). Edisi atau
cetakan (jika ada). Kota penerbit : Nama penerbit.
Contoh :
Arikunto, S. 2010. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta:
Rineka Cipta.

Jika buku yang dijadikan sumber ditulis oleh orang yang sama dan diterbitkan pada
tahun yang sama maka penulisannya adalah pada data tahun penerbitan diikuti oleh
lambang a, b, c dan seterusnya yang urutannya ditentukan oleh kronologis
atau berdasarkan abjad judul buku-bukunya.
Contoh :
Arikunto, S. 2010a. Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan Edisi Revisi. Jakarta: Bumi
Aksara.

Arikunto, S. 2010b. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka


Cipta.
1. Buku Terjemahan
Nama penulis asli. Tahun terbit buku terjemahan. Judul buku terjemahan (harus
ditulis miring). Volume (jika ada). Edisi (jika ada). Diterjemahkan oleh :
nama penerjemah. Kota penerbit terjemahan : Nama penerbit.
Contoh :
Cushing, B.E. 1991. Sistem Informasi Akuntansi dan Organisasi Perusahaan. Edisi
ke 3. Diterjemahkan oleh : Kosasih. Jakarta : Erlangga.

2. Artikel dalam Buku


Nama penulis artikel. Tahun. Judul artikel (harus ditulis miring). Nama editor. Judul
buku (harus ditulis miring. Volume (jika ada). Kota terbit : Nama penerbit.
Contoh :
Edley, C. 1971. Reading and Language Difficultiesm. Wilson, J.A.R.
Diagnosis of Learning Difficultiesm. Pp135-156. New York : McGraw-Hill.
3. Dari Buku yang Berisi Artikel (ada editor)
Aturannya sama seperti menulis rujukan buku hanya saja ditambah dengan tulisan
(Ed.) jika ada satu editor dan (Eds.) jika editornya lebih dari satu diantara nama penulis
dan tahun penerbitan.
Contoh :
Aminuddin. (Ed.). 1990. Pengembangan Penelitian Kuantitatif dalam Bidang Bahasa dan
Sastra. Malang. HISKI Komisariat Malang dan YA3.

Letheridge, S. & Cannon, C.R. (Eds.). 1980. Bilingual Education: Teacher English as a
Second Language. New York: Praeger.

4. Artikel dalam Buku Kumpulan Artikel (ada Editor)


Nama penulis ditulis paling depan diikuti tahun terbitan. Judul artikel ditulis tanpa cetak
miring. Nama editor ditulis seperti nama biasa, diberi keterangan (Ed.) bila hanya satu
orang dan (Eds.) bila lebih dari satu editor. Judul buku kumpulan ditulis dengan huruf
miring, dan nomor halaman disebutkan dalam tanda kurung.
Contoh :
Hasan, M.Z. 1990. Karakteristik Penelitian Kuantitatif. Dalam Aminuddin (Ed),
Pengembangan Penelitian Kualitatif dalam Bidang Bahasa dan Sastra (hlm.12-25).
Malang: HISKI Komisariat Malang dan YA3.5.
5. Artikel dalam Jurnal
Nama penulis ditulis paling depan diikuti dengan tahun dan judul artikel yang ditulis
dengan cetak biasa dan huruf besar setiap awal kata. Nama jurnal ditulis dengan cetak
miring, dan huruf awal dari setiap kata ditulis dengan huruf besar kecuali kata hubung.
Bagian akhir berturut-turut ditulis jurnal tahun ke berapa, nomor berapa (dalam kurung)
dan nomor halaman dari artikel tersebut.
Contoh :
Siswono, T.Y.E. 2005. Upaya Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa Melalui
Pengajuan Masalah. Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains. X(1):1-9.

6. Karya Terjemahan
Nama penulis asli ditulis paling depan, diikuti tahun penerbitan karya asli, judul
terjemahan, nama penerjemah, tahun terjemahan, nama tempat penerbitan dan
nama penerbit terjemahan. Apabila tahun buku asli tidak dicantumkan maka ditulis
dengan kata “tanpa tahun”.
Contoh :
Russell, B. 1977. Pendidikan dan Tatanan Sosial. Terjemahan oleh A Setiawan Abadi.
1993. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.
7. Skripsi, Tesis atau Disertasi
Nama penulis ditulis paling depan, diikuti tahun yang tercantum pada sampul, judul
skripsi, tesis atau disertai ditulis dengan cetak miring diikuti dengan pernyataan skripsi,
tesis atau disertai tidak diterbitkan, nama kota tempat perguruan tinggi, dan nama
fakultas serta nama perguruan tinggi.
Contoh :
Hairul. 2003. Pengaruh cara belajar efektif terhadap prestasi belajar siswa pada pokok
bahasan persamaan dan pertidaksamaan linier satu peubah di kelas I SLTP Negeri
24 Samarinda Tahun Pembelajaran 2002/2003 (skripsi tidak diterbitkan).
Samarinda: FKIP UNMUL.

8. Disajikan dalam Seminar


Nama penulis ditulis paling depan, dilanjutkan dengan tahun, judul makalah ditulis
dengan cetak miring kemudian diikuti dengan pernyataan “Makalah disampaikan…”,
nama pertemuan, lembaga penyelenggara, tempat penyelenggara, dan tanggal serta
bulannya.
Contoh :
Widdiharto, R. 2004. Model-model Pembelajaran Matematika SMP. Makalah
disampaikan dalam Diklat. Instruktur/Pengembang Matematika SMP Jenjang
Dasar, Pusat Pengembangan Penataran Guru, Yogyakarta, 10-23 Oktober.
9. Internet berupa Karya Individual
Nama penulis ditulis seperti merujuk bahan cetak, dilanjutkan secara berturut-turut oleh
tahun, judul karya tersebut (ditulis dengan cetak miring) dengan diberi keterangan dalam
kurung (Online), dan diakhiri dengan alamat sumber rujukan tersebut disertai dengan
keterangan kapan diakses diantara tanda kurung.
Contoh :
Ismail, I.H. 2011. Cara Menulis Daftar Rujukan (Online).
(http://idmatgokil.blogspot.com/2011/10/cara-menulisdaftar/rujukan.html,diakses 25
Oktober 2011).

10.Internet berupa Artikel dari Jurnal


Nama penulis ditulis seperti merujuk bahan cetak, dilanjutkan secara berturut-turut oleh
tanggal, bulan, tahun, topik bahasan diskusi, nama bahan diskusi (cetak miring) dengan
diberi keterangan dalam kurung (Online), dan diakhiri dengan alamat email sumber rujukan
tersebut disertai dengan keterangan kapan diakses, diantara tanda kurung.
Contoh :
Kamaidi. 1998. Pengukuran Bekal Awal Belajar dan Pengembangan Tesnya. Jurnal Ilmu
Pendidikan (Online), Jilid 5, No. 4, (http://www.malang.ac.id, diakses 20 Januari
2000).
11. Internet berupa Bahan Diskusi
Nama penulis ditulis seperti merujuk bahan cetak, dilanjutkan secara berturut-turut oleh
tanggal, bulan, tahun, topik bahasan diskusi, nama bahan diskusi (cetak miring) dengan
diberi keterangan dalam kurung (Online), dan diakhiri dengan alamat email sumber rujukan
tersebut disertai dengan keterangan kapan diakses, diantara tanda kurung.
Contoh :
Wilson, D. 20 November 1995.Summary of Citing Internet siters.NETTRAIN Discussion List,
(Online), (NETTRAIN@ubvm.cc.buffalo.adu, diakses 22 November 1995).

12.Internet berupa Email Pribadi


Nama pengirim (jika ada) dan disertai keterangan dalam kurung (alamat email pengirim),
dilanjutkan secara berturut-turut oleh tanggal, bulan, tahun, topk isi bahasan (dicetak miring),
nama yang dikirimi serta keterangan dalam kurung (alamat email yang dikirimi).
Contoh :
Pramudjono. (pram57@yahoo.co.id).10 juni 2010. Jurnal Pendidikan Matematika. Email
kepada Idmat Hajar Ismail. (idmathajar@gmail.com).
13.Koran atau Majalah
Nama penulis ditulis paling depan, diikuti oleh tanggal, bulan dan tahun (jika ada). Judul
artikel ditulis dengan cetak biasa dan huruf besar ditiap huruf awal kata kecuali kata
hubung. Nama majalah/Koran ditulis dengan huruf kecil kecuali huruf pada setiap kata
dan dicetak miring. Nomor halaman disebut dibagian akhir.
Contoh :
Huda, M. 13 November, 1991. Menyiasati Krisis Listrik Musim Kering. jawa pos, hal 6.

Jika penulis tidak disebutkan maka cara merujuknya adalah dengan menulis nama Koran
dibagian awal, dilanjutkan berturut-turut oleh tanggal, bulan, tahun dan judul ditulis
dengan cetak miring kemudian diakhiri dengan dengan nomor halaman.

Contoh :
Samarinda Pos. 9 Agustus, 2008. BPOC Bakal Perjuangkan. hlm 3.
Terima Kasih
Contoh penulisan daftar pustaka dari sumber internet

Ismail, I.H. 2011. Cara Menulis Daftar Rujukan [Online]. Tersedia:


http://idmatgokil.blogspot.com/2011/10/cara-menulisdaftar/rujukan.html.diakses
[25 Oktober 2011].