Anda di halaman 1dari 31

MANAJEMEN KEUANGAN

INTERNASIONAL

ARBITRASI INTERNASIONAL DAN PARITAS SUKU


BUNGA
SUMBER:
JEFF MADURA
Dr. I MADE ADNYANA, SE,.MM.
ARBITRASI INTERNASIONAL
 Arbitrasi adalah upaya mengambil untung dari
ketidak sesuaian dalam harga-harga aktual.
 Misalnya : toko A menjual suatu koin dengan
harga $ 120 , sementara toko B mau membeli
koin yang sama dengan harga $ 130,
seseorang dapat melakukan arbitrasi dengan
membeli koin tsb dari toko A seharga $120
dan menjualnya
ARBITRASI INTERNASIONAL

ke toko B seharga $130, maka orang


tsb. Memperoleh untung $10.
 Arbitrasi internasional terdiri dari 3
bentuk yaitu :
1. Locational arbitrasi
2. Trianguler arbitrasi
3. Coverage interest arbitrasi
LOCATIONAL ARBITRAGE
 Locational arbitrasi adalah tindakan untuk
mengambil keuntungan dari ketidak sesuaian
dalam kuotasi-kuotasi nilai tukar antar bank.
 Asumsikan tidak ada bid – ask spread,dan
kurs tunggal yg dikuotasikan bank A untuk
pound Inggris adalah $ 1,60, sementara kurs
tunggal yg dikuotasikan oleh bank B adalah $
1,61, jika anda memiliki sejumlah
LOCATIONAL ARBITRAGE
dana , anda bisa menggunakannya untuk
membeli pound pada bank A seharga
$1,60 per pound kemudian menjualnya
pada bank B seharga $ 1,61.
 Dalam kondisi yg tidak mengandung bid-
ask spread dan tidak ada biaya yang
terlibat dalam pelaksanaan strategi
arbitrasi ini anda mendapatkan
keuntung- an $0.01 per pound
LOCATIONAL ARBITRAGE
 Contoh berikutnya :
Anda bisa mendapatkan DM dari bank C
dengan harga ask $ 0,500 dan kemudian
menjualnya ke Bank D dengan harga bid $
0,505. Hal ini mencerminkan satu transaksi
searah dalam locational arbitrage.
 jika memiliki $ 10.000 dan melakukan tran-
saksi berapa dolar AS yang anda akan
hasilkan ?
TRIANGULER ARBITRAGE
 Trianguler arbitrage adalah tindakan untuk
mengambil keuntungan dari ketidak sesuaian
dalam pasar valas, yaitu saat kurs silang yang
dikuotasikan di pasar tidak sama dengan kurs
silang yang seharusnya muncul dalam kondisi
ekuilibrium.
 Kurs silang (cross exchange rate) diguna kan
untuk menentukan hubungan antara dua valuta
non dolar.
TRIANGULER ARBITRAGE
 Asumsikan dua valuta non dolar yaitu X dan Y.
Nilai X dalam hubungannya dengan Y
ditentukan sebagai berikut :
Nilai valuta X dalam unit valuta Y =
Nilai X dalam $
Nilai Y dalam $
 Sebagai contoh , jika pound Inggris berni – lai
$ 1,50 ,sementara DM $ 0,50, maka
TRIANGULER ARBITRAGE
nilai pound Inggris dalam hubungannya de
ngan DM adalah :
Nilai Pound dalam DM = $ 1,50/ $0,50 =3
kemudian, nilai DM dalam unit pound juga
dapat ditentukan memakai formula kurs silang
diatas :
Nilai DM dalam pound = $ 0,50/$1,50= 0,33
TRIANGULER ARBITRAGE
 Perhatikan bahwa nilai DM dalam unit pound
adalah kebalikan dari nilai pound dalam unit
DM.
 Jika suatu kuotasi kurs silang aktual berbeda
dengan kurs silang yang tepat (mengacu pada
formula diatas ) trianguler arbitrasi dapat
digunakan.
 Contoh : asumsikan bahwa sebuah bank
mengkuotasikan pound pada harga $ 2,00
TRIANGULER ARBITRAGE
franc Perancis (FF) pada harga $ 0,20
dan kurs silang antara pound dengan
Franc = FF 11. Tugas pertama anda
adalah menggunakan nilai pound
seharusnya 10 Franc. Pada saat
menggunakan kurs silang 1 pound = FF
11, franc dinilai terlalu rendah oleh bank
relatif terhadap pound.
Berbasis informasi ini , anda bisa
melakukan trianguler arbitrasi dengan
TRIANGULER ARBITRAGE

membeli pound dengan dolar, kemudian


menukarkannya dengan franc, dan
terakhir menukarkannya dengan dolar.
Jika anda memiliki $ 10.000, berapa
banyak laba yang akan anda hasilkan ,
jika anda mengimplementasikan strategi
tri anguler arbitrasi ini ?.
TRIANGULER ARBITRAGE

meminta anda untuk menukarkan dolar ke


pound, pound ke franc, dan terakhir franc
ke dolar.
contoh :
bid ask
Nilai pound dlm $ $ 1,990 $ 2,00
Nilai FF dlm $ $ 0,20 $ 0,21
Nilai pound dlm FF FF 10,8 FF 11,0
TRIANGULER ARBITRAGE

Jika anda memiliki dana sebesar $


10.000, berapa laba yang akan anda
peroleh ?.
Jawab :
COVERED INTEREST ARBITRAGE

 CIA adalah investasi dalam suatu sekuritas


pasar uang luar negeri yang pada saat yg
sama , disertai dengan penjualan forward
valuta yang mendeno-minasi sekuritas yang
dimaksud.
 Contoh :
1. Anda memiliki $ 1.000.000 untuk
diinvestasikan.
COVERED INTEREST ARBITRAGE

2. Kurs spot dari pound adalah $ 2,00.


3. Kurs forward dari pound adalah $ 2,00.
4. Suku bunga deposito berjangka 90 hari di
AS adalah 2%.
5. Suku bunga deposito berjangka 90 hari di
Ingris adalah 4%
6. Berapa keuntungan yang anda peroleh ?
COVERED INTEREST ARBITRAGE

 Contoh :
Nilai awal nilai setelah
dipeng.CIA
kurs spot pound- $ $ 2,00 $ 2,01
kurs forward Pound-
$ jangka 90 hari $ 2,00 $ 1,99
Suku bunga di AS 90 2% 2,47%
Suku bunga Di Ing.90 4% 3,50%
COVERED INTEREST ARBITRAGE

 Investasi awal $ 1.000.000


 Jawab :
DERIVASI PARITAS SUKU BUNGA

 Paritas suku bunga (Interest Rate Parity- IRP)


adalah kondisi ekuilibrium dimana selisih suku
bunga antara dua valuta diimbangi oleh selisih
kurs forward dengan kurs spot.
 Derivasi paritas suku bunga :

Hubungan antara premium atau diskon


forward dengan suku bunga menurut IRP dapat
ditentukan sebagai berikut :
DERIVASI PARITAS SUKU BUNGA

 Asumsikan seorang investor AS yang ingin


melakukan CIA (Covered Interest Arbitrage).
Pengembalian dari CIA ini bagi investor AS
dapat ditentukan jika diketahui
1. Jumlah valuta domestik ( dolar AS dalam
contoh kita) yang awalnya ingin
diinvestasikan (Ah ) .
2. Kurs spot (S) dalam dolar pada saat
DERIVASI PARITAS SUKU BUNGA

valuta asing dibeli.


3. Suku bunga deposito luar negeri (if )
4. Kurs forward ( F )dalam dolar , untuk
mengkonversikan valuta asing kembali ke
dalam dolar.
Jumlah valuta domestik yang diterima pd
akhir periode deposito (Ah ) adalah :
An = ( Ah/S) ( 1 + if ) F
DERIVASI PARITAS SUKU BUNGA

 Karena F adalah S kali (1 + Premium forward,


atau p) , kita dapat menulis persa maan dia
atas menjadi :
An = ( Ah/S) ( 1 + if ) [ S (1 + p)]= Ah ( 1 + if )
(1 + p)
 Tingkat pengembalian dari investasi ini (r)
dapat dihitung sbb. : r = A n – A h / A h
r = [ Ah ( 1 + if ) (1 + p)] – A h / Ah
DERIVASI PARITAS SUKU BUNGA

r = ( 1 + if ) (1 + p) – 1
 Jika paritas suku bunga eksis, maka tingkat
pengembalian dari CIA (r) akan sa- ma
dengan tingkat pengembalian yang bisa
didapat di negara asal. Jika pengembalian
(suku bunga ) di negara asal kita simbolkan
dengan ih , maka :
r = ih , (1 + ij ) ( 1 + p) -1 = ih
DERIVASI PARITAS SUKU BUNGA

 Dengan memecahkan formula tersebut , kita


dapat menentukan besarnya premium forward
dari valas dalam kondisi ekuilibrium (peritas ) :
(1 + ij ) ( 1 + p) -1 = ih
(1 + ij ) ( 1 + p) = (1 + ij )
(1 + p) = ( 1 + i h ) / ( 1 + if )
p = ( 1 + i h ) / ( 1 + if )- 1
DERIVASI PARITAS SUKU BUNGA

 Contoh :
Asumsikan bahwa FF memiliki suku bunga
berjangka waktu 6 bulan sebesar 6%,
sementara dolar AS memiliki suku bunga
berjangka waktu 6 bulan sebesar 5%. Dari
perspektif investor AS, Dolar AS merupakan
valuta asal. Menurut IRP pre- mium kurs
forward dari franc dalam hubungannya
dengan dolar AS haruslah :
DERIVASI PARITAS SUKU BUNGA

 Jawab :

Jadi , franc harus memperlihatkan diskon


forward sebesar 0,94%, ini menyiratkan
bahwa investor2 AS akan menerima 0,94%
lebih sedikit pada saat mereka menjual franc
6 bulan dari sekarang ( pada saat kontrak
forward jatuh tempo),
DERIVASI PARITAS SUKU BUNGA

dibandingkan harga yg mereka bayar saat ini


akan menutupi selisih suku bunga antara franc
dengan dolar . Jika kurs spot franc adalah $
0,10, diskon forward sebesar 0,94% berarti
bahwa kurs forward 6 bulan adalah :
DERIVASI PARITAS SUKU BUNGA

 Contoh berikut membuktikan bahwa jika


paritas suku bunga eksis, CIA tidak
dimungkinkan. Informasi diatas, mengenai kurs
spot dan kurs forward berjangka waktu 6
bulan dari franc , serta suku bunga Perancis ,
digunakan lagi untuk menentukan
pengembalian seorang investor AS dari CIA.
Asumsikan bahwa investor tersebut memulai
investasi dengan nilai $ 1.000.000.
DERIVASI PARITAS SUKU BUNGA

 Langkah 1 : pada hari pertama , investor AS


mengkonversikan $ 1.000.000 kedalam franc
Perancis (FF) dengan kurs $ 0,10 per franc :
$ 1.000.000 / $ 0,10 = FF 10.000.000
 Langkah 2 : pada hari pertama , investor AS

menanda tangani kontrak forward untuk


menjual franc 6 bulan ke depan .
DERIVASI PARITAS SUKU BUNGA

 Jumlah franc yang dijual forward adalah nilai


franc pada akhir periode 6 bulan , setelah
deposito jatuh tempo :
FF 10.000.000 X ( 1 +180/360 X 6%) = $
10.300.000 .
 Langkah 3 , setelah berjalan 6 bulan, investor
AS akan menarik deposito franc beserta
bunganya yang berjumlah total
DERIVASI PARITAS SUKU BUNGA

FF 10.300.000. investor kemudian


mengkonversikan seluruh seluruh franc tsb. Ke
dalam dolar AS , sesuai dengan kontrak
forward yang telah ditandatangani
sebelumnya . Jumlah dolah AS yang diterima
dari konversi yang diterima dari konversi
adalah :
FF10.300.000 X ( $ 0,0 9906 ) =
$ 1.020.318