Anda di halaman 1dari 23

TEKNOLOGI

KATALIS
SYARAT-SYARAT SUATU BAHAN BISA
DIJADIKAN KATALIS
Rebettianti Felicia Aldin
155061101111008

Our
Laras Rahma Hidayati
Team 155061101111014
Layout
Indah Sakina Pansawati
155061101111032.
SYARAT SUATU KATALIS
HIGH ACTIVITY

HIGH SELECTIVITY

REGENERATION CAPABILITY.

DAPAT DIKOMERSIALKAN ATAU EKONOMIS

BERGANTUNG PADA PROSES YANG DILAKUKAN


HIGH ACTIVITY
Aktivitas biasanya dinyatakan dalam persentase konversi atau
jumlah produk yang dihasilkan dari jumlah reaktan yang digunakan dalam waktu reaksi tertentu

Luas permukaan total


High activity dari suatu merupakan kriteria krusial
katalis biasanya untuk katalis padat karena
dipengaruhi oleh luas sangat menentukan jumlah
permukaan dari bahan situs aktif di dalam katalis
tersebut kaitanya dengan aktifitas
katalis.
Reaksi katalitik berlangsung pada permukaan katalis sehingga semakin besar luas permukaan katalis
maka makin banyak molekul yang dapat mengadakan reaksi katalitik. Luas permukaan yang besar
disebabkan banyaknya pori yang berkaitan erat proses difusi reaktan untuk mencapai sisi aktif
katalis sehingga suatu proses dapat berjalan efektif.

Sehingga bahan yang dapat digunakan sebagai katalis adalah bahan yang mempunyai
luas permukaan yang besar sehingga nantinya katalis tersebut dapat memiliki aktifitas
yang tinggi

Katalis Luas permukaan total (𝒎𝟐 /g)


Ga2O3 90
Al2O3 270
BeO 110
La2O3 80
Co3O4 0,316 Qurrota A’yuni , 2017
CaF2 23,61
logam golongan VIIIB seperti Ni, Co, Pd, Ru, dan Rh banyak digunakan sebagai katalis. Urutan aktivitas
katalitik beberapa logam yang telah digunakan adalah:
Ru>Rh>Ni>Fe>Co>Os>Pt>Ir>Mo>Pd>Ag>Au. (Jalama, dkk. 2017)
HIGH SELECTIVITY
Kemampuan suatu katalis untuk menyokong satu atau beberapa macam produk yang
dikehendaki dari keseluruhan macam produk yang mungkin dapat terjadi.
Kualitas katalis menentukan selektivitasnya terhadap produk yang
diinginkan.Selektivitas katalis sangat bergantung pada tekanan,
temperatur reaksi, komposisi reaktan, luas permukaan dan
distribusi ukuran pori serta macam reaksi.

Dalam reaksi yang sama terdapat beberapa kemungkinan


jenis material yang dapat digunakan dalam proses reaksi
tersebut. Misalnya dalam reaksi hidrogenasi dapat
digunakan katalis Fe, Co, Ni (Le Page, 1987). Sehingga untuk
pemilihan bahan katalisnya dilihat yang mempunyai
selektivitas yang paling baik
Reaksi Hidrogenasi
PROSES HIDROGENASI P : 1.0-1.5 bar
Proses hidrogenasi merupakan proses pengolahan minyak/lemak T : 180 C-190 C
dengan cara adisi hidrogen ke ikatan rangkap pada rantai karbon t : 40-60 menit.
asam lemak dengan bantuan katalisator, mengubah asam lemak
tidak jenuh menjadi asam lemak jenuh. Reaksi hidrogenasi Contoh reaksi hidrogenasi:
membentuk asam lemak trans.
(Pangajuanto, T. 2009)

Berdasarkan penelitian urutan selektivitas katalis adalah:


Katalis yang paling sering digunakan adalah nikel Pd>Pt>Ir>Ni>Rh>Co>Fe>Ru>Mo>Ag>Au (Jalama, dkk. 2017)
dibandingkan dengan katalis lain seperti Fe dan Co
Karena lebih ekonomis dan lebih efisien serta
selektivitasnya juga tinggi, sehingga produk yang
dihasilkan juga tinggi
Komersialisasi katalis
Merupakan kecocokan katalis untuk dapat dioperasikan dalam skala besar yang akan
memperhatikan faktor ekonomi

KATALIS
Suatu proses UMUR
SELEKTIFITAS AKTIFITAS
skala besar KATALIS

KATALIS

Sebaiknya terbuat dari bahan yang memiliki nilai ekonomi yang


tinggi  katalis yang dihasilkan harganya lebih murah.

Akan lebih menguntungkan apabila dalam suatu proses tersebut menggunakan katalis dengan harga murah dan
selektivitas tinggi. Namun jika suatu proses hanya dapat menggunakan katalis tertentu walaupun harganya lebih ma
hal katalis tersebut tetap dipilih.
CONTOH :
0,0543 USD/lb
Fe Harga (108,60
USD/t)
Hydrogenation of
coal to Co Harga 43,09 USD/lb
hydrocarbons

Ni Harga 6,06 USD/lb

(http://www.infomine.com/investment/metal-prices/molybdenum-oxide/)
CONTOH KATALIS YANG TELAH COMERSIAL :
NAMA KA
PROSES
TALIS
Nox Lead-chamber process
CuSO4 Chlorine production by HCl oxidation
Pt Contact Process, Nitric Acid by NH3 Oxidation
V2O5 Contact Process, Oxidation of benzene, napththalene to MSA or PSA
Ni Fat hardening, Hydrocarbons from CO/H2 (motor fuels)
Fe Ammonia synthesis from N2, H2, Hydrogenation of coal to hydrocarbons, Hydro
carbons from CO/H2 (motor fuels)
Mo Hydrogenation of coal to hydrocarbons
Sn Hydrogenation of coal to hydrocarbons
ZnO Methanol synthesis from CO/H2
Cr2O3 Methanol synthesis from CO/H2
Co Hydrocarbons from CO/H2 (motor fuels)
Zeolit Methanol conversion to hydrocabons (Hagen,2006)
REGENERASI KATALIS
Tujuan dari regenerasi katalis ialah mengembalikan katalis ke keadaan semula untuk
kembali memperolah kinerja yang tinggi denganmenghilangkan deaktivatornya

Logam harus terdisper


Luas permukaan harus Logam harus berada si pada permukaan Halogen/fungsi asam
besar dalam fasa tereduksi penyangga katalis harus berada
.
pada tingkat yang
sesuai
Contoh Regenerasi Katalis Pt-Pd/Zeolit

1. Regenerasi katalis terdeaktivasi dilakukan dengan metode oksidasi, dan reduksi.


2. Pada proses oksidasi, katalis terdeaktivasi dimasukkan ke dalam reaktor oksidasi kemudian dialiri gas
oksigen dengan kecepatan 10 ml/menit secara kontinu dan dipanaskan dengan tanur pada temperatur
350C selama 2 jam.
3. Kemudian pada proses reduksi, katalis terdeaktivasi dimasukkan ke dalam reaktor reduksi, dialiri gas
hidrogen dengan kecepatan 10 ml/menit secara kontinu dan dipanaskan dengan tanur pada temperatu
r 400 OC selama 1 jam.
Contoh Regenerasi Katalis Pt-Pd/Zeolit
Hasil dari regenerasi katalis dengan proses oksidasi
memiliki luas permukaan yang lebih besar bila dibanding
kan dengan menggunakan proses regenerasi reduksi.

Hal ini disebabkan karena lebih terdistribusinya situs


aktif katalis akibat proses regenerasi dengan metode
oksidasi.

Hasil katalis regenerasi dengan metode reduksi memiliki rerata jejari pori paling tinggi, yaitu sebesar 19,01 Å,
sedangkan metode oksidasi sebesar 18,95 Å. Rerata jejari pori katalis regenerasi lebih tinggi dibandingkan
Dengan katalis bekas (14,62 Å), yang disebabkan karena terjadinya peningkatan jumlah pori pada katalis.
Pembentukan pori ini disebabkan karena adanya penataan ulang struktur.
Regenerasi zeolit dengan menggunakan metode reduksi memiliki nilai keasaman yang lebih tinggi
bila dibandingkan dengan katalis yang baru karena pada reaksi reduksi ini terdapat senyawa
hidrogen yang dilepaskan ke permukaan katalis menjadi senyawa bronsted dari katalis zeolit.

Asnawati, Dina. 2014


BERGANTUNG PADA PROSES YANG
DILAKUKAN
PROSES HYDROCRACKING
Dasar pemilihan katalis dalam proses Hydrocracking

Biasanya, dalam hydrocracking menggunakan


katalis zeolit dengan berbagai pertimbangan

Mempunyai situs asam yang aktif (Dyer, 1998)


Zeolit mempunyai situs asam Bronsted yang ditimbulkan oleh gugus hidroksil dalam
struktur pori zeolit. Gugus hidroksil biasanya dibentuk dengan pertukaran kation
amonium atau polivalen diikuti oleh kalsinasi.

Distabilkan
Selektivitasnya tinggi terhadap reaktan (Dyer, 1998)
Zeolit dengan ukuran pori yang spesifik memiliki sifat selektif
dalam mengadsorpsi molekul. Suatu molekul dapat teradsorpsi
secara baik dalam rongga zeolit. Sifat – sifat zeolit yang demikian,
spesifik untuk satu jenis zeolit dan mengacu pada sifat kristalin
sebagai suatu adsorben. Selama proses katalisis, sifat ini akan
menghasilkan selektivitas katalis yang tinggi.

Stabil terhadap pemanasan tinggi


Reaksi hidrocracking adalah reaksi endoterm sehingga
umumnya membutuhkan temperatur yang tinggi maka
diperlukan katalis yang mempunyai stabilitas terhadap
kerusakan struktur pori pada pemanasan tinggi. Zeolit merupakan unsur yang stabil dalam pemanasan tinggi
Luas permukaannya yang besar
Reaksi katalitik berlangsung pada permukaan katalis
sehingga semakin besar luas permukaan katalis maka makin
banyak molekul yang dapat mengadakan reaksi katalitik. Luas
permukaan yang besar disebabkan banyaknya pori yang
berkaitan erat proses difusi reaktan untuk mencapai sisi
aktif zeolit sehingga proses hidrorengkah dapat berjalan
efektif.
Contact process
. proses kontak dalam pembuatan asam sulfat, katalis yang digunakan pda awalnya platinum. Akan tetapi sebelum
Pada
tahun 1930 katalis platinum digantikan oleh vanadium. Pergantian katalis ini memiliki keuntungan yang besar karena
vanadium merupakan katalis yang lebih ekonomis (memiliki harga yag murah) dan kurang terpengaruh terhadap racun
(halogen, fosfat, arsenik, selenium, tellurium dan merkuri. Katalis vanadium pentoksida mampu menahan efek yang ditim
bulkan dari racun yang ada (memiliki ketahanan yang tinggi), walaupun vanadium akan menjadi volatik ketika ada halogen
(Lloyd,2011)
Kegunaan dalam proses
Semiconducting
Logam Oxide and Insulator Oxide Acid
Sulphides
• Fungsi : • Fungsi : • Fungsi : • Fungsi :
hydrogenation, dehydrogenation, dehydration polymerization,
dehydrogenation, desulphurization • Contoh : Al2O3, isomerization,
hydrogenolysis (hydrogenation) SiO2, MgO cracking,
(oxidation) • Contoh : NiO, alkylation
• Contoh : Fe, Ni, ZnO, MnO2, • Contoh : H3PO4,
Pd, Pt, Ag Cr2O3, Bi2O3- H2SO4, SiO2-
MoO3,WS2 Al2O3, zeolit
Thank you