Anda di halaman 1dari 23

Tantalum

Oleh
Fadly Ghozali
150332605179
Offering H

Dipresentasikan dalam mata kuliah kimia anorganik deskriptif


Sejarah penemuan
Tantalum berhasil ditemukan oleh
1802 Anders Ekeberg di Uppsala University,
Swedia

Berhasil memisahkan tantalum dan


1846 niobium, dan diyakini bahwa dua
Heinrich Rose elemen tersebut berbeda. Namun
elemen tantalum masih belum murni

1903 Tantalum murni di produksi oleh


Werner von Bolton.

Asal kata :
Nama tantalum berasal dari Nama ini berasal dari
tokoh legendaris Yunani Raja Tantalus.
Identitas unsur
• Nama unsur : Tantalum
• Simbol : Ta
• Nomor atom : 73
• Nomor massa : 181
• Golongan :5
• Periode :6
• Blok :d
• Ar : 180,948
• Bilangan oksidasi : +5 (TaF5), +4 (TaCl4), +3 (TaF3),
0 (Ta) ,
• Bilangan oksidasi yang paling Stabil : +5
• Elektronegatifitas : 1,5 (skala Pauling)
• Alotrop : Tidak ada
• E0 Ta3+(aq)ITa(s) : -0,6 V
• Konfigurasi elektron : [Xe] 4f145d36s2
Sifat fisika Tantalum
Fasa (pada suhu 20°C) Solid

Titik leleh (1 atm) 3017°C, 5463°F, 3290 K

Titik Didih (1 atm) 5455°C, 9851°F, 5728 K


Warna
abu abu biru

Densitas 16.4 g cm−3


Kalor Peleburan 36.57 kJ·mol−1

Kalor Penguapan 732.8 kJ·mol−1

Kapasitas kalor 25.36 J·mol−1·K−1

Daya hantar listrik (pada suhu 200 C) 131 nΩ·m


Sifat fisika Tantalum
• Jari-jari atom : 146 pm
• Jari-jari kovalen : 158 pm
• Jari-jari ion Ta5+ : 64 pm
• Jari-jari ion Ta4+ : 68 pm
• Jari-jari ion Ta3+ : 72 pm
• Afinitas elektron ke-1 : 31.068 kJ.mol-1
Ta(g) + e  Ta-(g)
• Energi Ionisasi
– Energi ionisasi pertama : 728.423 kJ.mol-1
Ta(g)  Ta+(g) + e
– Energi ionisasi ke-2 : 1500 kJ.mol-1
Ta+(g)  Ta2+(g) + e
– Energi ionisasi ke-3 : kJ.mol-1
Ta2+(g)  Ta3+(g) + e
– Energi ionisasi ke-4 : kJ.mol-1
Ta3+(g)  Ta4+(g) + e
Momen magnetik
Ta : [Xe] 4f145d36s2 Ta3+ : [Xe] 4f145d2

𝜇 = 𝑛 𝑛 + 2 BM 𝜇 = 𝑛 𝑛 + 2 BM
= 3 3 + 2 BM = 2 2 + 2 BM
= 3,87 BM = 2,82 BM
(paramagnetik) (paramagmetik)
Gambar Jari-jari

Jari-jari atom :
146 pm Jari-jari ion V3+
: 72 pm

Jari-jari ion V4+


Jari-jari ion V5+ : 68 pm
: 64pm
ISOTOP
Kelimpahan di Alam
Isotop Ta (stabil) Massa 1 Atom (sma)
(%)
180mTa 179.947 0.012
181Ta 180.948 99.988

Isotop Ta Massa 1 Atom


Waktu Paruh
(Buatan) (sma)
177Ta 174.944 56.56 jam
178Ta 177.946 2.36 jam
179Ta 178.946 1.82 tahun
180Ta 179.947 8.125 jam
182Ta 181.950 114.43 hari
183Ta 182.951 5.1 hari
𝑚𝑎𝑠𝑠𝑎 𝑟𝑎𝑡𝑎−𝑟𝑎𝑡𝑎 1 𝑎𝑡𝑜𝑚 𝑖𝑠𝑜𝑡𝑜𝑝 𝑇𝑎 (𝑠𝑚𝑎)
Ar Ta = 1
×𝑚𝑎𝑠𝑠𝑎 1 𝑎𝑡𝑜𝑚 12𝐶
12

1
× 𝑚𝑎𝑠𝑠𝑎 1 𝑎𝑡𝑜𝑚 12𝐶 = 1 sma
12
𝑚𝑎𝑠𝑠𝑎 𝑟𝑎𝑡𝑎−𝑟𝑎𝑡𝑎 1 𝑎𝑡𝑜𝑚 𝑖𝑠𝑜𝑡𝑜𝑝 𝑇𝑎 (𝑠𝑚𝑎)
Ar Ta =
1 𝑠𝑚𝑎
(0,012% x179.947sma) + (99,988% x180.948sma)
Massa rata rata 1 atom Ta =
100%
= 0,022 sma + 180,926 sma
= 180,948 sma
𝑚𝑎𝑠𝑠𝑎 𝑟𝑎𝑡𝑎 𝑟𝑎𝑡𝑎 1 𝑎𝑡𝑜𝑚 𝑇𝑎 (𝑠𝑚𝑎)
Ar Ta =
1 𝑠𝑚𝑎
180,948 𝑠𝑚𝑎
= = 180,948
1 𝑠𝑚𝑎
p = 73
181
73𝑇𝑎 n = 108
e = 73
Massa 73 proton Ta = 73 p x massa 1 proton Ta g/p
= 73 p x 1,67262 x 10-24 g/p
= 122,10126 x 10-24 g
Massa 108 neutron Ta = 108 n x maasa 1 neutron Ta g/n
= 108 n x 1,67493 x 10-24 g/n
= 180,89244 x 10-24 g
Massa 73 elektron Ta = 73 e x massa 1 elektron Ta g/e
= 73 e x 9,10939 x 10-28 g/e
= 664,98574 x 10-28 g
Menghitung massa 1 atom Ta dari jumlah massa
proton, elektron dan neutron

Massa 1 atom Ta = jumlah massa proton dan neutron Ta

= 122,10126 x 10-24 g + 180,89244 x 10-24 g

= 302,9937 10-24 g

1 sma
302,9937 10-24 gx = 182,52 sma
1,66 x 10−24 g
Reaksi unsur Tantalum
• Reaksi dengan udara
0 reduksi -2

2Ta(s) + 5O2(g) → Ta2O5(s) (reaksi penggabungan, redoks)

0 oksidasi +5

• Reaksi dengan air


Ta(s) + H2O(l) →

Ta3+ (aq) + 3e → Ta(s) E0 = − 0,6 V


2H2O 𝑙 + 2𝑒→H2(𝑔) + 2OH − 𝑎𝑞 E0 = −0,83 V

E0 Sel = E0 Reduksi – E0 Oksidasi


= – 0,83 V – (– 0,6 V)
= – 0,23 V
• Reaksi dengan halogen
logam tantalum bereaksi dengan halida membentuk tantalum(III) halida
(Reaksi penggabungan, redoks)
0 Reduksi -1

2Ta(s) + 3Br2(g) → Ta2Br3(s)

0 Oksidasi +3

Ta3+ (aq) + 3e → Ta(s) E0 = − 0,6 V


Br2 𝑔 + 2𝑒→2Br − 𝑎𝑞 E0 = −0,08 V
E0 Sel = E0 Reduksi – E0 Oksidasi
= – 0,08 V – (– 0,6 V)
= + 0,52 V
• Reaksi dengan asam
(Reaksi pendesakan, reaksi redoks)
+1 reduksi 0

Ta(s) + 4HCl(aq) → TaCl4(s) + 2H2(g)

0 oksidasi +4

Ta3+(aq) + 3e → Ta(s) E0 = − 0,6 V


2H+(aq) + 2e → H2(g) E0 = 0,0 V
E0 Sel = E0 Reduksi – E0 Oksidasi
= 0,0 V – (– 0,6 V)
= + 0,6 V
Sumber dan kelimpahan
• Kelimpahan unsur Tantalum dalam kerak bumi diduga sekitar 1,7 ppm
• Tantalum sangat jarang ditemukan di alam, logam tantalum terdapat dalam
mineral columbite-tantalite, yang juga mengandung logam lainnya termasuk
niobium. Tantalite memiliki struktur mineral yang sama dengan columbite (Fe,
Mn)(Ta, Nb)2O6 ,
ketika kadar tantalum > niobium disebut tantalite
ketika kadar niobium > tantalum disebut columbite.
• Mineral lain yang juga mengandung Tantalum :
Microlite : (Na,Ca)2Ta2O6(O,OH,F)
Euxenite : (Y,Ca,Ce,U,Th)(Nb,Ta,Ti)2O6 Senyawa
polycrase : (Y,Ca,Ce,U,Th)(Ti,Nb,Ta)2O6

• Tantalum banyak ditemukan di daerah Australia, Kanada dan Brazil


Microlite
Tantalite

Euxenite
Wodginite
Ekstraksi Tantalum
• Langkah pertama yaitu bijih mineral tantalum dan niobium di cuci dengan
larutan HF , Hal ini untuk menghilangkan berbagai kotoran yang menempel
pada bijih tersebut.
Ta2O5(s) + 14 HF(aq) → 2 H2(TaF7)(aq) + 5H2O(l)
Nb2O5(s) + 10 HF(aq) → 2 H2(NbOF5)(aq) + 3 H2O(l)
• Selanjutnya tantalum dan niobium fluorida hidrogen dikeluarkan dari larutan
dengan menggunakan pelarut organik seperti sikloheksanon atau metil
isobutil keton.
• Tantalum dan Niobium dipisahkan dengan penyesuaian pH,
Niobium = lebih asam → tetap larut dalam pelarut organik
Tantalum = kurang asam → dapat dipisahkan dari niobium
• Hidrogen Tantalum fluorida kemudian dinetralkan dengan NH3 berair untuk
mendapatkan tantalum hidroksida (Ta(OH)5) yang selanjutnya dikalsinasi
menjadi Tantalum(V) oksida (Ta2O5)
H2(TaF7)(aq) + 5H2O(l) + 7NH3(aq) → Ta(OH)5(s) + 7NH4F(aq)
2Ta(OH)5(s) → Ta2O5(s) + 5H2O(l)
Ta2O5 , Tantalum(V) oksida
• Rumus formula : Ta2O5
• Nama : Tantalum(V) oksida
• Densitas : 8.18 g/cm3
• Titik leleh (1 atm) : 1872 °C
• Memiliki warna putih, relatif lebih stabil dan sukar tereduksi
• Ta2O5 dapat bereaksi dengan asam pekat HF dan juga dapat
bereaksi dengan basa.
Ta2O5(s) + 14HF(aq) → 2H2(TaF7)(aq) + 5H2O(l)
Ta2O5(s) + 2NaOH(aq) → 2NaTaO3(aq) + H2O(l)
• Kegunaan : sebagai kapasitor tantalum.
TaC , Tantalum karbida
• Rumus formula : TaC
• Nama : Tantalum karbida
• Densitas : 14,3 g/cm3
• Titik leleh (1 atm) : 3880 °C
• Titik didih (1 atm) : 5470 °C
• Memiliki warna coklat-abu abu, berbentuk serbuk

• Digunakan dalam paduan tungsten karbida (WC)


Kegunaan
• penggunaan utamanya saat ini adalah sebagai
kapasitor tantalum dalam peralatan elektronik seperti
ponsel.
• Tantalum digunakan untuk membuat komponen
untuk pabrik kimia, pembangkit listrik tenaga nuklir,
pesawat terbang dan peluru kendali.
• Dapat digunakan untuk membuat peralatan bedah.
Tantalum digunakan sebagai
peralatan bedah

Kegunaan Tantalum sebagai kapasitor


Bahaya
• Pekerja yang terpapar debu tantalum(V) oksida dapat
menyebabkan :
 iritasi mata & kulit
 iritasi selaput lendir & saluran pernapasan
bagian atas.
• The Occupational Safety and Health
Administration (OSHA) telah menetapkan batas
paparan dari debu Tantalum(V) oksida
yaitu sebesar 5 mg/m3
Daftar Pustaka
• Royal society of chemistry. Periodik table. (online).
http://www.rsc.org/periodic table/element/73/Tantalum.
Diakses tgl 3 November 2016.
• Sugiyarto, Kristian H. 2003. Kimia Anorganik II. Yogyakarta:
Jurusan kimia FMIPA Universitas Negeri Yogyakarta
• Wikipedia. Tantalum. (online).
https://en.wikipedia.org/wiki/tantalum. Diakses tanggal 4
november 2016.