Anda di halaman 1dari 90

DEFINISI PERSONAL HYGIENE

:
• Hygiene berasal dari bahasa Yunani
yang berati sehat.
• Personal berati individu atau
perseorangan.
• personal hygiene adalah suatu
tindakan untuk memelihara
kebersihan dan kesehatan seseorang
utk kesejahteraan fisik dan psikis

Keb. Personal Hygiene - 2014


TUJUAN PERSONAL HYGIENE :

1. Meningkatkan derajat kesehatan


2. Memelihara kebersihan diri
3. Memperbaiki personal hygiene
4. Pencegahan penyakit
5. Meningkatkan percaya diri
6. Menciptakan keindahan

Keb. Personal Hygiene - 2014


FAKTOR –FAKTOR YG MEMPENGARUHI

1. Body image
2. Aktivitas sosial
3. Status sosial –ekonomi
4. Pengetahuan
5. Udaya
6. Kebiasaan seseorang
7. Kondisi fisik

Keb. Personal Hygiene - 2014


Pemeriksaan fisik pada
Personal Hygiene
1. Mulut dan Gigi
2. Rambut
3. Kulit
4. Kaki dan Kuku
5. Mata, Telinga, dan Hidung
6. Genitalia (alat kelamin pria dan
wanita)

Keb. Personal Hygiene - 2014


PENGKAJIAN ORAL
HYGIENE
a)Pengkajian perawat pada klien
1.dimulai
Pengkajian
dari perawat
bibir,gigi,pada klien
mucosa,
dimulai
gusi, dari danbibir,gigi,
langit2, lidah. mucosa,
gusi, langit2, dan lidah.
b)Perhatikan texture, hidrasi, warna,
2.dan
Perhatikan
adanya texture,
luka. hidrasi, warna,
dan adanya luka.
c)Perabaan adanya nyeri oleh
peradangan gusi atau gangguan
pada gigi.
d)Klien yang tidak teratur oral
hygiene
File
Keb.
dapat dikarenakan karies
KDM I/Ellia/2013
Personal Hygiene - 2014
PENGKAJIAN ORAL
HYGIENE
a)Pengkajian perawat pada klien
3. Perabaan adanya nyeri oleh
dimulai dari bibir,gigi, mucosa,
peradangan gusi atau gangguan
gusi, langit2, dan lidah.
pada gigi.
b)Perhatikan texture, hidrasi, warna,
4. Klien yang tidak teratur oral
dan adanya luka.
hygiene dapat dikarenakan karies
c)Perabaan adanya peradangan
gigi, halitosis, nyeri oleh pada
peradangan
gusi gusi atau gangguan
pada gigi.
d)Klien yang tidak teratur oral
hygiene
File
Keb.
dapat dikarenakan karies
KDM I/Ellia/2013
Personal Hygiene - 2014
Masalah – masalah pd
mulut
a. Masalah karies gigi sering terjadi
pada org yg lebih muda.
b. Periodental diseases
c. Halitosis
d. Stomatitis
e. Glosistis
f. Gingivitis

Keb. Personal Hygiene - 2014


Diagnosa Keperawatan
1. Gangguan membran mukosa oral b.d.
trauma mulut, tidak efektifnya kebersihan
mulut,trauma yg dihubungkan dengan
Chemotherapy...
2. Kurangna perawatan diri ( oral hygiene)
b/d penurunan tkt kesadaran, kelemahan
3. Gg. Body Image b.d. halitosis, tidak
adanya gigi.
4. Resiko tinggi infeksi b.d trauma mukosa
mulut.

Keb. Personal Hygiene - 2014


Intervensi

1. Oral hygiene : Menggosok gigi, dental


floss, irigasi diperlukan utk cleaning
mencegah pleque.
2. Diet
a)Rubah kebiasaan makan; mengurangi
karbohidrat, makanan manis buah,
sayuran segar.
b)Setelah makan dianjurkan utk
menggosok gigi.

Keb. Personal Hygiene - 2014


Intervensi

3. Sikatgigi
a) Sikat gigi sedikitnya 4x sehari( setelah
makan/ mandi)
b) Pilihlah sikat gigi yg dpt mencapai
semua gigi
c) Sikat gigi dimulai dari permukaan mulut,
bgn dalam,luar dan pipi
4. Bagi klien yg tidak sadar dpt dilakukan
prosedur oral hygiene.

Keb. Personal Hygiene - 2014


Intervensi

5. Klien yg beresiko Stomatitis. Sebelum atau


sesudah makan gunakan solution berisi garam
dan baking soda.
6. Klien yg Diabetes dianjurkan utk datang ke
praktek dokter setia 3 atau 4bln.
7. Klien yg infeksi oral
a) Jangan gunakan gigi palsu
b) Beri obat kumur–kumur
c) Gunakan liquid topikal antibiotik

Keb. Personal Hygiene - 2014


Evaluasi

1. Inspeksi kondisi lidah, permukaan


gigi, gusi, dan garis pipi.
2. Observasi kondisi bibir
3. Observasi klien saat menyikat gigi.
Hasil yang diharapkan Mukosa, lidah,
dan bibir akan menjadi lembab,
merah muda dan utuh. Inflamasi,
dan lesi tidak ada dan gigi bebas
dari plak.
Keb. Personal Hygiene - 2014
Hair Care
Pengkajian: rambut normal : bersih,
berkilau, tidak kusut dan kulit kepala
bersih, dan bebas dari lesi.
Masalah Rambut:
a) Alopecia
b)Pediculosis
c) Ketombe
Keb. Personal Hygiene - 2014
Diagnosa Keperawatan

1. Gg. Integritas kulit b.d laserasi kulit


kepala, gigitanserangga.
2. Gg. Body Image b.d. penampilan
fisik
3. Kutu menularkan berbagai penyakit
pada manusia

File KDM I/Ellia/2013


Intervensi :

1. Sisir rambut

2. Bershampoo dengan teratur

3. Bercukur

File KDM I/Ellia/2013


Menyisir Rambut

• Adalah mengatur rambut dengan


serapi-rapinya menggunakan sisir
rambut
• Tujuan:
– Memberi rasa senang
– Agar rambut terpelihara dg baik &
tampak rapi
– Merangsang kulit kepala
– Mencegah bersarangnya kutu /
File kotoran
KDM I/Ellia/2013lain
Cont...

• Dilakukan pada:
– Px yang tidak dapat menyisir rambutnya
sendiri
– Setelah selesai mandi & apabila
diperlukan

Keb. Personal Hygiene - 2014


Persiapan Alat

• Sisir, alas handuk, karet gelang


untuk px yang berambut panjang
• Kalau perlu air / minyak, kertas, &
bila rambut px berkutu, sediakan
bengkok yang berisi larutan
desinfektan
• Dekatkan alat pada px

Keb. Personal Hygiene - 2014


Pelaksanaan
1. Kerjakan saat posisi px duduk (jika
bisa), jika tidak, kerjakan sambil px
berbaring
2. Alas/handuk diletakkan diatas
bahu/dibawah kepala sampai belikat
3. Untuk rambut yang panjang dibagi
dua, kemudian sisir perlahan mulai
daru ujung ke pangkal, sedangkan
rambut yang pendek dari pangkal ke
ujung
4. Rambut yang rontok dikumpulkan &
dibungkus kertas lalu dibuang
Keb. Personal Hygiene - 2014
Perhatian!!

1. Berikan bedak / minyak pada rambut


yang kusut lalu urai dengan tangan. Jika
rambut terlalu kusut, minta persetujuan
keluarga untuk dipotong
2. Bila ada kutu, ketombe, & rambut yang
sering rontok harus segera dilaporkan
3. Sisir dengan hati – hati supaya tidak
menyakiti px
4. Sebaiknya tiap px punya sisir sendiri

Keb. Personal Hygiene - 2014


Mencuci Rambut

• Adalah menghilangkan kotoran pada


rambut & kulit kepala dengan
menggunakan sabun / sampo kemudian
dibilas dengan air bersih
• Tujuan:
– Membersihkan rambut & kulit kepala
dari kotoran
– Menghilangkan bau & memberi rasa
segar
– Merangsang peredaran darah dibawah
Keb.kulit kepala
Personal Hygiene - 2014
Dilakukan pada:

• Px yang rambutnya tampak kotor &


jika keadaan memungkinkan
• Sesudah memasang kap kutu
• Pasien yang akan menjalankan
operasi besar
• Menurut kebiasaan rumah sakit

Keb. Personal Hygiene - 2014


Persiapan Alat

1. 2 handuk, perlak panjang untuk alas


2. Waskom berisi air hangat
3. Sampo / sabun, sisir, kain, kasa / kapas
4. Mangkok kosong tempat sabun / sampo
5. Bila ada alat pengering rambut
6. Ember kosong, bengkok, atau tempat
sampah
7. Celemek
8. Sketsel / sampiran
Keb. Personal Hygiene - 2014
Pelaksanaan
1. Beri tahu prosedur yang akan dilakukan
pada px
2. Bila px tidak bisa duduk, atur posisi px
kepinggir tempat tidur
3. Ember diletakkan dibawah TT bagian
kepala
4. Pengalas / perlak dipasang dibawah
kepala, sisi kanan & kiri digulung, &
ujungnya ada dalam ember
5. Telinga disumbat dengan kapas, mata
ditutup dengan kassa basah
Keb. Personal Hygiene - 2014
Cont...

6. Dada ditutupi dengan handuk sampai


leher
7. Rambut disisir kemudian disiram dengan
air hangat
8. Rambut dicuci dengan sampo & digosok
merata dengan jari tangan
9. Bilas beberapa kali dengan air hangat
sampai bersih sambil memijat-mijat kulit
kepala
10.Kepala diangkat & diletakkan handuk
11.Sumbat telinga & penutup mata diambil,
letakkan dalam bengkok, lalu buang
Keb. Personal Hygiene - 2014
Cont...

12.Perlak diangkat & diletakkan dalam


ember
13.Rambut dikeringkan dengan handuk
14.Rambut disisir rapi, kepala px diletakkan
diatas bantal yg telah dialasi dengan
handuk kering
15.Rambut dianginkan / dikreingkan dengan
pengering rambut
16.Alat dirapikan & dikembalikan

File KDM I/Ellia/2013


Perhatian!!

1. Observasi keadaan umum px


2. Jaga jangan sampai px kelelahan atau
kedinginan
3. Jangan sampai membasahi pakaian, TT,
& lantai
4. Jika px bisa berjalan, bisa dilakukan
dikamar mandi

File KDM I/Ellia/2013


Memasang Kap Kutu

• Adalah membungkus rambut yang


sudah diberi obat pembasmi kutu
• Tujuan:
 Membasmi kutu & telurnya serta mencegah
kutu supaya tidak berjatuhan
• Dilakukan pada:
– Px yang mempunyai banyak kutu

File KDM I/Ellia/2013


Persiapan Alat

1. Obat kutu (peditox atau campuran


minyak tanah dengan minyak kelapa
dengan perbandingan 1:1, dicampur
kapur barus yang sudah dihancurkan)
2. Kap kutu khusus atau kain segitiga
3. Pengalas dari karet & kain
4. Peniti, kassa, vaselin
5. Sisir kutu & sisir biasa, kertas koran
6. Ember & bengkok berisi desinfektan
7. Celemek & tutup kepala, sarung tangan
untuk perawat
Keb. Personal Hygiene - 2014
Persiapan Pasien

1. Beri tahukan tindakan yang akan


dilakukan
2. Jika memungkinkan klien
didudukkan

Keb. Personal Hygiene - 2014


Pelaksanaan

1. Dekatkan alat ke px
2. Sebelum bekerja, perawat memakai
celemek, tutup kepala, & sarung tangan
3. Alat dari kain & karet dipasang pada bahu
& diberi peniti agar tidak lepas
4. Kertas koran dilebarkan sampai ember
5. Rambut disisir dengan sisir biasa,
kemudian dengan sisir kutu. Kotoran
dibuang dalam bengkok yang sudah diisi
desinfektan
6. Kulit disekeliling kepala diberi vaselin
Keb. Personal Hygiene - 2014
Cont...

7. Kulit kepala digosok dengan kassa yang


sudah diberi obat kutu
8. Digosok sedikit demi sedikit dari kulit
kepala sampai ujun rambut
9. Setelah merata, pada rambut yang
panjang dijalin longgar & digulung
10.Bungkus dengan kap kutu khusus atau
kain segitiga
11.Ujung kain segitiga disimpulkan diatas
dahi & diberi peniti
Keb. Personal Hygiene - 2014
Cont...

12.Telinga jangan sampai tertutup


13.Alat didesinfeksi & dikembalikan pada
tempatnya
14.Sikap px diperbaiki, kap kutu dibiarkan
selama 12 – 18 jam
15.Rambut dicuci

Keb. Personal Hygiene - 2014


Perhatian!!

1. Observasi keadaan umum & reaksi


px terhadap obat ini
2. Hindarkan penularan pada px yang
lain
3. Hati-hati jangan sampai obat
mengenai mata
4. Alat tenun & sisir diremdam dalam
larutan desinfektan
Keb. Personal Hygiene - 2014
Personal hygiene
Memandikan
pasien dewasa (bathing)
Vulva hygiene
Membantu pasien
BAB dan BAK
Prosedur:
Persiapan alat
Persiapan lingkungan
Persiapan pasien
Pelaksanaan
Evaluasi
Keb. Personal Hygiene - 2014
Keb. Personal Hygiene - 2014
• Menjaga kebersihantubuh.
• Menghilangkan baubadan.
• Mengurangi infeksi akibat
kulit kotor.
• Memperlancar
sistem peredaran darah,syaraf
danmerelaksasikan otot.
• Menambahkenyamanan
pasien.

Keb. Personal Hygiene - 2014


Sebelum melakukan prosedur memandikan,
lakukan pengkajian terhadap:
Kondisi kulit
Faktor fisikal dan emosional
Adanya nyeri dan kebutuhan tindakan
sebelummemandikan pasien
ROM persendian
Aspek lain yang mungkin mempengaruhi
prosesmemandikan

Keb. Personal Hygiene - 2014


Tentukan:
Tujuan dan tipe kebutuhan mandi bagi pasien
Kemampuan self-care
Pergerakan dan positioning
Tingkat kenyamanan pasien bila dimandikan
orang lain
Kebutuhan peralatan mandi dan linen

Keb. Personal Hygiene - 2014


Siapkan alat-alat pada baki / troli berisi :
Satu stel pakaian bersih
Baskom mandi 2 buah masing-masing berisi air
dingin dan air hangat
Dua buah handuk (1handuk sedang, 1handuk
besar)
Selimut mandi
Sabun mandi dalamtempatnya
Waslap (bath mitt) 2 buah
Bedak

Keb. Personal Hygiene - 2014


Sisir
Kapas cebok dalam tempatnya
Botol berisi air untuk cebok
Bengkok
Perlak dan alasnya
Bak instrumen berisi pinset, sarung tangan
Pispot bertutup
Tempat pakaian kotor
Sketsel / sampiran

Keb. Personal Hygiene - 2014


Berikan salam dan perkenalkan diri kepada
keluarga / pasien
Jelaskan tujuan dari tindakan yang akan
dilakukan
Pasang sampiran / tutup pintu dan jendela

Keb. Personal Hygiene - 2014


Cuci tangan.
Dekatkan alat-alat kedekat
pasien.
Ganti selimut dengan
selimut mandi.
Pindahkan bantal pasien
yang tidak digunakan.

Keb. Personal Hygiene - 2014


Pelaksanaan
 Pasang perlak dan alasnya dibawah bokong pasien.
Tanyakan kepada pasien apakah ingin BAB / BAK
(bila ya pasang pispot, kemudian bersihkan pasien
setelah BAB / BAK) bila tidak lakukan tindakan
selanjutnya
 Minta ijin kepada pasien / keluarga untuk membuka
pakaian bagian atas danmasukkan kedalam tempat
pakaian kotor.
 Bentangkan handuk yang satu (ukuran sedang
kecil) di bagian bawah kepala

Keb. Personal Hygiene - 2014


Pelaksanaan
 Gunakan sarung tangan.
 Masukkan waslap kedalam kom berisi air hangat
dan bersihkan muka, telinga, leher.
Tanyakan pada pasien
apakah menggunakan
sabun atau tidak.
 Bersihkan muka pasien
dengan waslap hingga
bersih lalu dikeringkan.

 Angkat handuk yang dibentangkan di bawah kepala

Keb. Personal Hygiene - 2014


Pelaksanaan
 Bentangkan handuk secara
melebar kesamping kiri dan kanan
diatas dada pasien, kedua tangan
diletakkan diatas handuk.

 Bersihkan lengan pasien dari


lengan yang jauh dari petugas,
dimulai dari ujung jari-jari hingga
ketiak menggunakan waslap
kemudian beri sabun dan bersihkan
hingga bersih lalu keringkan dengan
handuk.

 Bersihkan lengan pasien pada


sisi yang lain

Keb. Personal Hygiene - 2014


Pelaksanaan
 Letakkan kedua lengan yang sudah bersih diatas
kepala.

 Bentangkan handuk diatas


dada hingga perut pasien.

 Turunkan selimut mandi


sampai perut bagianbawah.

 Bersihkan bagian dada,perut


dengan waslap yang dibasahi
dengan air hangat,kemudian beri sabun, bilas dengan
waslap bersih yang dibasahi dengan air hangat hingga
bersih lalu keringkan dengan handuk.

Keb. Personal Hygiene - 2014


Pelaksanaan
 Pasang pakaian bagian atas yang bersih lalu pasien
ditidurkanterlentang kembali.

 Buka selimut mandi pada


bagian kaki yang terjauh
dari petugas dan bentangkan
handuk dibawah kaki pasien
secara memanjang,lutut
pasien ditekuk (jika perlu).

 Ambil waslap yang sudah


Dimasukan ke dalam air
hangat,bersihkan kaki yang jauh dari petugas dimulai dari lipatan
paha ke ujung jari-jari kaki,disabun kemudian bersihkan hingga
bersih dan keringkan dengan handuk

Keb. Personal Hygiene - 2014


Pelaksanaan
 Masukkan kaki yang sudah bersih kebawah selimut mandi.

 Buka selimut mandi


pada bagian kaki sisi
yang lain dan bentangkan
handuk dibawah kaki
pasien secara memanjang,
lutut pasien ditekuk
(jika perlu).

 Ambil waslap yang sudah dimasukan ke dalam air hangat,


bersihkan kaki dimulai dari lipatan paha keujung jari-jari kaki, disabun
kemudian bersihkan hingga bersih dan keringkan dengan handuk.

Keb. Personal Hygiene - 2014


Pelaksanaan
Turunkan kedua lengan pasien dan menarik selimut
mandi ke atas sampai menutup dada pasien.

 Miringkan pasien ke arah kiri dan bentangkan handuk


(memanjang) dibagian punggung sampai bokong.

 Bersihkan bagian tengkuk, punggung dan bokong


dengan waslap yang diberi air hangat,kemudian disabun
dan bersihkan hingga bersih,keringkan dengan handuk.

 Miringkan pasien kekanan dan pasang handuk secara


memanjang mulai dari punggung hingga bokong

Keb. Personal Hygiene - 2014


Pelaksanaan
 Bersihkan punggung kiri
dengan waslap yang diberi air
hangat,kemudian sabun dan
bersihkan hingga bersih,
keringkan dengan handuk.

 Bentangkan handuk dibawah


bokong,bersihkan lipatan paha
dan genitalia menggunakan
waslap dan sabun, bersihkan
sampai bersih, keringkan
dengan handuk

Keb. Personal Hygiene - 2014


Pelaksanaan
 Kenakan pakaian bagian bawah pasien.

 Ganti selimut mandi dengan selimut pasien, masukkan


selimut mandi dalam tempat pakaian kotor.

 Rapihkan pasien dan tempat tidur.

 Angkat perlak dan alas bokong,masukkan dalam


tempat pakaian kotor.

 Cuci sarung tangan dalam larutan klorin, melepas


sarungtangan
Keb. Personal Hygiene - 2014
Pelaksanaan
 Beritahu pasien / keluarga bahwa tindakan
telah selesai.

 Ucapkan salam dan terima kasih.

 Rapihkan kembali alat-alat yang telah


digunakan dan kembalikan ketempat semula.

 Cuci tangan.

Keb. Personal Hygiene - 2014


Catat:
1. Perasat yang sudah dilakukan

2. Reaksi atau kelainan-kelainan yang ditemukan


selama bekerja

3. Nama terang dan tanda tangan

Keb. Personal Hygiene - 2014


Tindakan perawatan
membersihkan perineum
dan genitalia untuk
mencegah pertumbuhan
bakteri.

Keb. Personal Hygiene - 2014


Tujuan:
1. Mengurangi pertumbuhan bakteri.
2. Mencegah terjadinya infeksi.
3. Mencegah penyebaran
mikroorganisme (pada pasien yang
terpasang kateter)
4. Menjaga kebersihan pasien.
5. Menghilangkan sekresi yang
berlebihan.
6. Meningkatkan kesembuhan setelah
pembedahan atau melahirkan.
7. Meningkatkan rasa nyaman pada
pasien.

Keb. Personal Hygiene - 2014


1. Kaji keadaan umum pasien.
2. Observasi tanda gatal pada perineal,panas saat
kencing,atau iritasi kulit.
3. Kaji kemampuan pasien untuk mandi sendiri dan
melakukan perawatan perineal.
4. Kaji area perineal / genitalia terhadap sekresi
abnormal,ulserasi, ekskoriasidan sensitivitas
kulit,drainage, bengkak,pembesaran kelenjar limfe,
kondisi kateter,dan kenyamanan.
5. Kaji kebutuhan belajar pasien tentang perawatan
perineal

Keb. Personal Hygiene - 2014


Siapkan alat-alat secara sistematis.:
Baki dan alasnya / troly berisi :
1. Kom berisi kapas savlon steril
2. Bak instrumen berisi sarung tangan, pinset anatomis
3. Perlak dan alasnya
4. Bengkok
5. Celana dalam pasien
6. Pembalut
7. Air DTT
8. Selimut mandi
9. Tissue
10.Pispot
11.Sketsel / sampiran
12.Ember berisi larutan klorin

Keb. Personal Hygiene - 2014


1. Beri salam dan perkenalkan diri pada pasien
2. Jelaskan tujuan yang akan dilakukan.
3. Atur lingkungan disekitar pasien dengan
menutup pintu dan jendela/ pasang sketsel

Keb. Personal Hygiene - 2014


1. Cuci tangan.
2. Letakkan alat-alat didekat pasien.
3. Ganti selimut pasien dengan selimut mandi.
4. Pasang perlak dan alasnya.
5. Lepaskan celana dalam pasien.
6. Atur posisi tidur pasien dengan posisi dorsal
recumbant

Keb. Personal Hygiene - 2014


Pelaksanaan
7. Pasang pispot
8. Buka selimut mandi dari bawah ke bagian atas /
bagian samping.
9. Siapkan alat-alat diantara kedua kaki pasien
sedemikian rupa agar mudah dijangkau.
10. Pasang sarung tangan sebelah kiri.
11. Tangan kiri membuka alat kelamin kemudian tangan
kanan mengguyur genitalia dengan air DTT.
12. Pasang sarung tangan sebelah kanan.

Keb. Personal Hygiene - 2014


Pelaksanaan
13.Bersihkan alat kelamin dimulai
dengan genitalia mayora, minora kiri
dan kanan kemudian bagian tengah
dengan kapas savlon satu usapan
dari atas kebawah, kapas dibuang
kedalam bengkok, lakukan sampai
bersih menggunakan pinset.

Keb. Personal Hygiene - 2014


Pelaksanaan
1. Angkat alat-alat yangada diantara kedua kaki pasien.
2. Angkat pispot, keringkan bagian pantat pasien
dengan tissue
3. Cuci sarung tangan dalam larutan klorin dan
lepaskan secara terbalik dalam larutan klorin.
4. Pasang celana dalam pasien yang sudah diberi
pembalut.
5. Angkat perlak dan alasnya.
6. Ganti selimut mandi dengan selimut pasien.
7. Beritahu pasien bahwat tindakan yang dilakukan
sudah selesai dan tanyakan bagaimana keadaan
pasien.
8. Bersihkan dan rapikan alat-alat dan kembalikan
ketempat semula.
9. Buka kembali pintu / jendela / sampiran.
10.Cuci tangan
Keb. Personal Hygiene - 2014
Lakukan dokumentasi tindakan yangtelah
dilakukan meliputi:

1. Nama petugas
2. Keadaan genitalia (lihat keadaan luka apabila
ada luka jahitan perineum)
3. Reaksi pasien
4. Tanda tangan petugas.

Keb. Personal Hygiene - 2014


Menyiapkan Tempat tidur dengan
segala persiapannya, agar
siap dipakai untuk pasien.

Tujuan:
Menyiapkan tempat tidur agar
siap dipakai.

Dilakukan pada waktu:


 Akan menerima pasien baru
 Setelah pasien pulang atau
meninggal dunia
 Setelah pembersihan besar
Keb. Personal Hygiene - 2014
Jenis Persiapan Tempat Tidur
a). Unoccupied Bed (tempat tidur
yang belum ada klien
diatasnya):
 Closed Bed (tempat tidur
tertutup)
 Open Bed (tempat tidur terbuka)
 Aether Bed (tempat tidur
pascaoperasi)
b). Occupied Bed (mengganti
tempat tidur dengan klien di
atasnya)

Keb. Personal Hygiene - 2014


Prinsip Perawatan Tempat
Tidur
a). Tempat tidur klien harus
selalu bersih dan rapih.
b). linen diganti sesuai
kebutuhan dan sewaktu-
waktu, jika kotor.
c). Pengguaan linan bersih
harus sesuai kebutuhan dan
tidak boros

File KDM I/Ellia/2013


Jenis Persiapan
Hal-Hal Yang Harus Tempat Tidur
diPerhatikan
a). Unoccupied
dalam Perwatan Bed (tempat
Tempat Tidur
tidur
a). yang kontaminasi
Hindari belum ada klien pada linen
diatasnya):
bersih.
Closed
b). KetikaBed (tempat
akan tidur linen
mengganti
tertutup)
pada tmpat tidur klien, bawa
Open Bed
linen (tempat
sesuai tidur terbuka)
kebutuhan.jangan
Aether Bed (tempat
membawa tidur
linen berlebihan
pascaoperasi)
untuk menghindari terjadinya
b).kontaminasi
Occupied Bed (mengganti
kuman atau
tempat tidur dengandan
mikroorganisme klien di
infeksi
atasnya)
nosokimial dari satu klien ke
klien lain.
Keb. Personal Hygiene - 2014
c). Pada saat memasang linen
bersih, bentngkan linen di atas
tempat tidur, jangan di
kibaskan.
d). jangan menempatkan linen
kotor pada tempat tidur klien,
meja atau peralatan klien
lainnya.
e). saat memasang linen atau alat
tenun pada tempat tidur klien,
gunakan cara yang efektif dan
kerjakan pada satu sisi dulu
setelah selesai baru pindah ke
sisi lain.
Keb. Personal Hygiene - 2014
f). Tempatkan linen atau alat
tenun yang kotor pada
tempat yang bertutup (ember
yang ada tutupnya). Bawa
dengan hati-hati jangan
menyentuh pakaian perawat
dan cuci tangan setelahnya.
g). Perawat harus tetap
memperhatikan keadaan
umum klien selama
melaksanakan

Keb. Personal Hygiene - 2014


UNOCCUPIED BED
Ø Tempat Tidur Tertutup (Closed
Bed)
Pengertian
Merupakan tempat tidur yang
sudah disiapkan dan masih tertutup
dengan sprei penutup (over laken)
diatasnya.
Tujuan
 Agar siap pakai sewaktu-waktu
 Agar tampak selalu rapih
 Memberikan perasaan senang
dan nyaman pada klien.
Keb. Personal Hygiene - 2014
Persiapan Alat dan Pasien
Alat:
 Tempat tidur, kasur dan bantal
 Alas kasur
 Laken/Sprei besar
 Perlak
 Stik laken/Sprei kecil
 Boven laken/alas selimut
 Selimut
 Over laken
Pasien:
Jika TT ada pasiennya, maka
diberitahu hal yg akan
dilakukan.
File KDM I/Ellia/2013
1. Cuci tangan
2. Letakkan alat tenun yang telah
disusun sesuai pemakaian didekat
tempat tidur.
3. Pasang alas kasur dan kasur.

Keb. Personal Hygiene - 2014


4. Pasang sprei besar/ laken dengan ketentuan
berikut:
Garis tengah lipatan diletakkan tepat ditengah
kasur. Bentangkan sprei, masukkan sprei bagian
kepala ke bawah kasur ±30cm; demikian juga pada
bagian kaki, tarik setegang mungkin. Pada ujung
setiap sisi kasur bentuk sisi 90°, lalu masukkan
seluruh tepi sprei kebawah kasur dengan rapi dan
tegang.
5. Letakkan perlak melintang pada kasur ±50cm dari
bagian kepala.
6. Letakkan stik laken diatas sprei melintang kemudian
masukkan sisi-sisinya kebawah kasur bersama
dengan perlak.
Keb. Personal Hygiene - 2014
7. Pasang boven pada kasur daerah bagia kaki, pada bagian atas
yang terbalik masukkan kebawah kasur ±10cm kemudian ujung sisi
bagian bawah (kaki) dibentuk 90° dan masukkan kebawah kasur.
Tarik sisi atas sampai terbentang.
8. Pasang selimut pada kasur bagian kaki, pada bagian atas yang
terbalik dimasukkan kebawah kasur ±10cm kemudian ujung sisi-
sisinya dibentuk 90° dan masukkan kebawah kasur. Tarik sisi atas
sampai terbentang.
9. Lipat ujung atas boven sampai tampak garis atau pitanya.
10. Masukkan bantal kedalam sarungnya dan letakkan diatas tempat
tidur dengan Bagian yang terbuka dibagian bawah.
11. Pasang sprei penutup (over laken).
12. Cuci tangan.

Perhatian: Jika tindakan dikerjakan oleh dua perawat, masing-masing


perawat berdiri dikanan dan kiri tempat tidur dan tindakan dikerjakan
bersamaan.
Keb. Personal Hygiene - 2014
Ø Tempat Tidur Terbuka (Open
Bed)
Pengertian
Merupakan tempat tidur yang
sudah disiapkan tanpa sprei
penutup (Over Laken).
Tujuan
Dapat segera digunakan.
Dilakukan
• Jika ada klien baru.
• Pada tempat tidur klien yang
dapat/ boleh turun dari tempat
tidur.

Keb. Personal Hygiene - 2014


Persiapan Alat
 Tempat tidur, kasur, dan bantal
 Alat tenun disusun menurut pemakaiannya.
 Alas kasur
 Laken/ sprei besar
 Perlak
 Stik Laken/ sprei melntang
 Boven Laken
 Selimut dilipat terbalik (bagian dalam selimut dilipatan
luar)
 Sarung bantal

Keb. Personal Hygiene - 2014


Prosedur Pelaksanaan
Seperti menyiapkan tempat tidur tertutup, tetapi tidak
dipasang over laken. Jika telah tersedia tempat tidur
tertutup, angkat over laken kemudian lipat.

Perhatian:
- Alat tenun yang sobek tidak boleh dipakai.
-Memasang alat tenun harus tegang dan rata agar rapih
dan nyaman dipakai.

Keb. Personal Hygiene - 2014


OCCUPIED BED
Ø Mengganti Alat Tenun
dengan Klien Diatasnya
Pengertian
Mengganti alat tenun kotor pada
tempat tidur klien tanpa
memindahkan klien.
Tujuan
 Memberikan perasaan senang
pada klien
 Mencegah terjadinya
dekubitus
 Memelihra kabersihan dan
kerapian
Keb. Personal Hygiene - 2014
Dilakukan Pada
Tempat tidur klien yang tirah
baring total (sakit keras atau
tidak sadar / koma ).

Prosedur
Sama dengan cara mengganti
dan memasang alat tenun pada
tempat tidur, tetapi dilakukan
sebagian-sebagian dari tempat
tidur tersebut.

Keb. Personal Hygiene - 2014


Persiapan Alat
 Alat tenun bersih disusun
menurut pemakaiannya
 Kursi atau bangku
 Tempat kain kotor yang
bertutup
 Dua ember kecil berisi
larutan desinfektan (lisol
1%) dan air bersih

Persiapan Klien
Klien diberitahu jika memungkinkan
(klien sadar).
Keb. Personal Hygiene - 2014
Prosedur Pelaksanaan
1. Cuci tangan.
2. Bawa alat yang telah disiapkan
ke dekat klien.
3. Bersihkan rangka tempat tidur
4. Letakan bantal dan selimut klien
yang tidak perlu dikursi (jika
keadaan klien
memungkinkan/tidak
mengganggu klien
5. Miringkan klien ke satu sisi (jika
perlu, ganjal dengan
bantal/guling supaya tidak jatuh).
Keb. Personal Hygiene - 2014
6. Lepaskan alat tenun pada bagian
yang kosong, dari bawah kasur lalu
gulung satu per satu sampai dengan
di bawah punggung klien.
7. Gulung stik laken ke tengah tempat
tidur sejauh mungkin
8. Bersihkan perlak dengan larutan
desinfektan dan keringkan lalu gulung
ke tempat tidur sejauh mungkin
9. Gulung laken/sprei besar ke tengah
tempat tidur sejauh mungkin
10.Bersihkan alas tempat tidur dan kasur
dengan lap lembab larutan
desinfektan, lalu lap dengan lap
kering.
Keb. Personal Hygiene - 2014
11. Bentangkan sprei besar bersih dan
gulung setengah bagian, letakkan
gulungannya di bawah punggung
klien, ratakan setengah bagian lagi
kemudian pasangkan di bawah
kasur.
12. Gulung perlak dan ratakan kembali
13. Bentangkan stik laken bersih di
atas perlak, gulung setengah
bagian, dan letakkan di bawah
punggung klien, ratakan setengah
bagian lagi di atas perlak, lalu
masukkan di bawah kasur
bersama dengan perlak.

Keb. Personal Hygiene - 2014


14. Setelah selesai dan rapih pada
satu bagian, miringkan klien ke
arah berlawanan yang tadi telah
dibersihkan (ganjal dengan bantal
jika perlu agar klien tidak jatuh).
15. Lepaskan alat tenun yang kotor
dari bawah kasur.
16. Angkat stik laken dan masukkan
pada tempat kain kotor
17. Bersihkan perlak seperti tadi
kemudian gulung ke tengah.
18. Lepaskan laken kotor dan
masukkan ke tempat kain kotor.

Keb. Personal Hygiene - 2014


19. Bersihkan alas tempat tidur dan
kasur seprti tadi.
20.Buka gulungan laken dari bawah
punggung klien, tarik, dan ratakan
setegang mungkin kemudian
masukkan ke bawah kasur.
21.Pasang perlak dan sprei seperti
tadi.
22.Lepaskan sarung bantal dan
guling yang kotor ratakan isinya
kemudian pasang sarung yang
bersih.

Keb. Personal Hygiene - 2014


23. Susun bantal, lalu baringkan
kembali klien dalam sikap yang
nyaman.
24. Ganti selimut kotor dengan yang
bersih.
25. Bereskan alat dan kembalikan
ke tempatnya.
26. Cuci tangan

Keb. Personal Hygiene - 2014


Bed Making…