Anda di halaman 1dari 16

BAKTERI

PATOGENPENYEBAB
PENYAKIT PADA
MANUSIA
Nafolion Nur Rahmat
• Bakteri patogen merupakan bakteri penyebabpenyakit
pada organisme lain, misalnya saja padamanusia.
Patogenisitas adalah kemampuan untukmenghasilkan
penyakit pada organisme inang.
• Mekanisme Patogenisitas Bakteri
Invasiveness adalah kemampuan untuk menyerang
jaringan. Ini meliputi mekanisme untuk kolonisasi,
produksi zat ekstraselular yang memfasilitasi invasi dan
kemampuan untuk memotong atau mengatasi
mekanisme pertahanan inang.
Toxigenesis adalah kemampuan untuk menghasilkan racun
Bakteri yang Menginfeksi Saluran
Urogenital
1. KlebsiellaKlebsiella pnewnoniae kadang-kadang
menyebabkaninfeksi saluran kemih dan
bakteremia dengan lesi fokalpada pasien yang
lemah. Ditemukan pada selaput lendirsaluran
napas bagian atas, usus dan saluran kemih
danalat kelamin. Tidak bergerak, tumbuh pada
perbenihanbiasa dengan membuat koloni
berlendir yang besar yangdaya lekatnya berlain
lainan
2. Enterobacter AerogenesOrganisme ini dapat
hidup bebas seperti dalamsaluran usus, serta
menyebabkan saluran kemih dansepsis.
Infeksi saluran kemih terjadi melalui
infeksinosokomial.
3. ProteusBakteri ini bakteri patogen oportunis,
dapatmenyebabkan infeksi saluran kemih
atau kelainanbernanah seperti abses, infeksi
luka, infeksi telingaatau saluran napas.
4. Pseudomonas Aeroginosa
Batang gram negatif, 0,5 -1,0 x 3,0 -4,0 um. Umumnyamempunyai
flagel polar, tetapi kadang-kadang 2-3 flagel. Bilatumbuh pada
perbenihan tanpa sukrosa terdapat lapisan lendirpolisakarida
ekstraseluler
Bakteri ini juga dapat menyebabkan infeksi pada
saluranpernapasan bagian bawah, saluran kemih, mata dan lain-
lainnya.
P.aeroginosa bersifat patogen bila msuk ke daerah yangfungsi
pertahannya abnormal, misalnya bila selaput mukosadan kulit
robek karena kerusakan kulit langsung , padapemakaian kateter
intravena atau kateter air kemih atauapabila terdapat netropenia
misalnya pada kemoterapi kanker.Bakteri melekat dan
mengkoloni selaput mukosa ataukulit dan menginvasi secara
lokal dan menimbulkanpenyakit sistemik.
BAKTERI YANG MENYERANG
SALURAN PERNAPASAN
1. Streptococcus pneumoniae
Streptococcus pneumoniae adalah sel gram positif berbentuk bulat
telur atau seperti bola, secara khas terdapat berpasangan atau
rantai pendek.
Streptococcus pneumoniae adalah penghuni normal pada saluran
pernapasan bagian atas manusia dan dapat menyebabkan
pneumonia, sinusitis, otitis, bronchitis, bakteremia, meningitis,
dan proses infeksi lainnya.
Penularan penyakit ini dapat melalui berbagai cara, antara lain:
Inhalasi (penghirupan) mikroorganisme dari udara yang
tercemar, Aliran darah, dari infeksi di organ tubuh yang lain,
Migrasi (perpindahan) organisme langsung dari infeksi di dekat
paru-paru, Menular melalui percikan air ludah
2. Corynebacterium diphtheriae
• Corynebacterium diphtheriae merupakan makhluk
anaerobikfakultatif dan gram positif, ditandai dengan tidak
berkapsul, tidakberspora, dan tak bergerak.
• Corynebacterium diphtheriae terdapat dalam saluran
pernapasan,dalam luka-luka, pada kulit orang yang terinfeksi, atau
orangnormal yang membawa bakteri. Bakteri disebarkan melalui
dropletatau kontak dengan individu yang peka.
• Bakteri kemudian tumbuhpada selaput mukosa atau kulit yang
lecet, dan bakteri mulaimenghasilkan toksin.Bakteri ini ditularkan
melalui percikan ludah dari batuk penderitaatau benda maupun
makanan yang telah terkontaminasi olehbakteri.
3. Mycobacterium tuberculosis
Bakteri ini biasanya berpindah dari tubuh manusia kemanusia
lainnya melalui saluran pernafasan, keluarmelalui udara yang
dihembuskan pada proses respirasidan terhisap masuk saat
seseorang menarik nafas.Habitat asli bakteri Mycobacterium
tuberculosissendiri adalah paru-paru manusia. Droplet
yangterhirup sangat kecil ukurannya, sehingga
dapatmelewati sistem pertahanan mukosillier bronkus,
danterus berjalan sehinga sampai di alveolus dan
menetapdisana. Infeksi dimulai saat kuman
tuberkulosisberhasil berkembang biak dengan cara
pembelahan diridi dalam paru-paru
Bakteri pada Saluran
Pencernaan
1. Escherichia coli
Ciri-ciri dari bakteri ini adalah berbentuk batang, bakteri gram
negatif, tidak memiliki spora, memiliki pili, anaerobik
fakultatif, flagella bertipe peritrikus, dapat memfermentasi
karbohidrat dan menghasilkan gas.
Bakteri ini dapat menyebabkan diare dan Gastroenteritis (suatu
peradangan pada saluran usus). Infeksi melalui konsumsi air
atau makanan yang tidak bersih. Racunnya dapat
menghancurkan sel-sel yang melapisi saluran pencernaan
dan dapat memasuki aliran darah dan berpindah ke ginjal dan
hati.
• 2. Shigella sp.Ciri-ciri bakteri
Shigella sp adalah batang pendek, gram negatif,tunggal, tidak
bergerak, tidak membentuk spora, aerobik atauanaerobik
fakultatif
Patogenesis Shigella sp.
Shigella mempenetrasi intraseluler epitel usus besar,
Terjadiperbanyakan bakteri, Menghasilkan edotoksin yang
mempunyaikegiatan biologis,S. Dysenteriae menghasilkan
eksotoksin yang mempunya sifatneorotoksik dan enterotoksik
Infeksi Shigella sp. dapat diperoleh dari makanan yang
sudahterkontaminasi, walaupun makanan itu terlihat normal.
Air jugadapat menjadi salah satu hal yang terkontaminasi
dengan bakteri ini.
3. Salmonella sp.
Ciri-ciri bakteri Salmonella sp. adalah berupa bakterigram negatif,
tidak berkapsul, tidak membentukspora, memiliki flagela bertipe
peritrikus, dananaerobik fakultatif. Masuk ke tubuh orang
melaluimakanan atau minuman yang tercemar bakteri ini.Akibat
yang ditimbulkan adalah peradangan padasaluran pencernaan
sampai rusaknya dinding usus.
Patogenesis Salmonella sp.
–Menghasilkan toksin LT.
–Invasi ke sel mukosa usus halus.
–Tanpa berproliferasi dan tidak menghancurkan selepitel.
–Bakteri ini langsung masuk ke lamina propria yangkemudian
menyebabkan infiltrasi sel-sel radang.
4. Vibrio colerae
Ciri-ciri bakteri ini adalah bakteri gram negatif,batang lurus dan
agak lengkung, terdapat tunggaldan dalam rantai berpilin, tidak
berkapsul, tidakmembentuk spora, bergerak dengan flagella
bertipetunggal polar, anaerobik fakultatif. Bakteri
inimenyebabkan penyakit kolera (cholera) yangmenginfeksi
saluran usus, bakteri ini masuk kedalam tubuh seseorang melalui
makanan atauminuman yang terkontaminasi. Bakteri
tersebutmengeluarkan enterotoksin (racunnya) pada saluranusus
sehingga terjadilah diare disertai muntah yangakut
• 5. Clostridium botulinum
Bakteri ini sering menimbulkan keracunanmakanan, hal ini karena
bakteri tersebuttumbuh dalam makanan dan
menghasilkantoxin yang berbahaya bagi manusia.
Gejalapenyakitnya berupa tenggorokan terasa
kering,penglihatan menjadi kabur, gangguanakomodasi,
gangguan suara, kelumpuhan otot,gangguan jantung.
Pencegahan denganmenjaga kebersihan makanan dan
memasaknyasampai matang.
Bakteri pada Kulit
1. Clostridium tetani
Penyakit yang ditimbulkan adalah tetanus, dengan infeksi melalui
berbagai cara, yaitu: luka tusuk, patah tulang terbuka, luka
bakar, pembedahan, penyuntikan, gigitan binatang, aborsi,
melahirkan atau luka pemotongan umbilicus. Gejalanya
berupa kaku dan kram pada otot sekitar luka, hypereflexi
pada tendon extremitas yang dekat dengan luka, kaku pada
leher, rahang dan muka, dan gangguan menelan.
2. Bacillus anthracis
Merupakan bakteri penyebab penyakit antrax, yang biasanya
menyerang hewan ternak. Namun pada perkembangannya
penyakit tersebut dapat menular ke manusia melalui luka,
inhalasi dan juga makanan
3. Staphylococcus aureus
Bakteri ini dapat menyebabkan infeksi bernanah dan abses,infeksi
pada folikel rambut dan kelenjar keringat, bisul, infeksipada
luka, meningitis, endokarditis, pneumonia,
pyelonephritis,osteomyelitis. pencegahan dilakukan dengan
meningkatkan dayatahan tubuh, hygene pribadi, dan
sanitasi lingkungan.
4. Mycobacterium leprae
Merupakan bakteri penyebab penyakit lepra, dengan
gejalapertama berupa penebalan pada kulit yang berubah
warna, berupabercak keputih-putihan, hilang perasaannya.
Bakteri ini dapatpula menyerang mata, paru-paru, ginjal dan
sebagainya.Pencegahan dilakukan dengan mencegah kontak
langsungdengan penderita dan meningkatkan daya tahan
tubuh.
TERIMAKASIH