Anda di halaman 1dari 13

Fenomena Seni Rupa Indonesia

Zaman Budha

Anggota Kelompok :
Alifina Nurul Izzah (04)
Azharia Nur Hapsari (08)
Indradewa Andrianto P (15)
Nur Afifah Nabilah (23)
Visbrila Beris Fadlika (30)
Agama Buddha berasal dari India. Buddha masuk ke Indonesia
bersamaan dengan Hindu dimana Hindu berkembang setelah Buddha.
Pada abad ke-7, agama budha menjadi agama resmi Kerajaan
Sriwijaya dan Kerajaan Syailendra. Agama budha berkembang dengan
baik di Indonesia sehingga membawa pengaruh besar, salah satunya di
bidang seni rupa.
Candi
• Candi Budha digunakan tempat ritual untuk berdoa kepada Sang
Buddha.
• Ciri candi budha :
– Sebagai tempat beribadah.
– Candi dibagi ke dalam 3 bagian utama yakni Kamadhatu,
Rupadhatu dan Arupadhatu.
– Bentuk puncaknya stupa. Stupa adalah bangunan dari batu
tempat menyimpan patung Sang Buddha.
– Arca yang ditemukan pada candi Buddha adalah arca Dhayani
yakni patung Buddha yang bersemedi.
– Bentuk candi Buddha cenderung tambun.
– Arah pintu utama menghadap ke timur.
– Bahan yang digunakan adalah batu andesit.
• Tingakatan bangunan candi budha :
– Bangunan candi Buddha terdiri atas 3 tingkatan. Bangunan
bagian dasar disebut kamadatu, bagian tengah disebut rupadatu,
dan bagian atas disebut arupadatu.
– Kamadatu melambangkan hidup yang penuh dosa.
Rupadatu melambangkan hidup yang sudah bisa menghindari
nafsu, tetapi masih terikat pada duniawi. Sedangkan
Arupadatu melambangkan hidup sempurna mencapai nirwana.
• Candi bercorak Budha
No. Nama Candi Lokasi Penemuan Pembuatan Peninggalan

1 Sewu Jawa Tengah Abad ke-7 M Mataram Lama


2 Plaosan Jawa Tengah Abad ke-7 M Mataram Lama
3 Mendut Jawa Tengah Abad ke-7 M Mataram Lama
4 Borobudur Jawa Tengah Tahun 770-842 M Mataram Lama
5 Muara Takus Sumatra Selatan Abad ke-8 M Sriwijaya

6 Jago Malang, Jawa Timur Abad ke-12 M Singasari

7 Sari Jawa Tengah Abad ke-13 M Majapahit


8 Pawon Jawa Tengah Abad ke-13 M Majapahit
Mojokerto, Jawa
9 Tikus Abad ke-13 M Majapahit
Timur
• Candi Borobudur adalah candi Buddha terbesar yang terletak di
Magelang, Jawa Tengah. Candi Borobudur dibangun sebelum
agama Hindu berkembang di Jawa. Relief panjangnya mencapai 4
km. Tinggi Candi Borobudur 42 meter dan terdapat 500 buah arca.
Arca Budha
• Arca merupakan patung yang dibuat untuk keperluan ritual
keagamaan. Arca bercorak Buddha yang ditemukan berupa arca
Sang Buddha Gautama dan arca dewa-dewi perwujudan Buddha
atau boddhisatwa, seperti arca Prajnaparamita.
• Arca Buddha tertua ditemukan di Sikendeng, Sulawesi. Arca yang
terbuat dari perunggu ini diperkirakan buatan sekolah seni
Amarawati, India.
• Arca Buddha di Candi Mendut, Jawa
• Arca Buddha yang ditemukan pada candi, umumnya dalam
posisi duduk atau setengah bersila dengan satu kaki dilipat
dan tangannya melakukan mudra. Mudra merupakan sikap
tangan Buddha yang menunjukkan Sang Buddha itu sedang
apa. Seperti sedang memberi anugerah, sedang bersemedi,
sedang memberi pelajaran, dan lainnya.
• Ciri – ciri archa budha : hidungnya mancung, cuping telinga
lebar dan panjang, bahunya lebar, rambut ikal disanggul ke
atas, ekpresi wajahnya damai, matanya sedikit terbuka
dengan tatapan ke bawah.
• Archa budha Indonesia :
Lokasi
No. Nama Patung Pembuatan Peninggalan
Penemuan
1 Patung Buddha Sikendeng Abad ke-2 M –

2 Arca Bhumisparsa Mudra Jawa Tengah Abad ke-8 M Mataram Lama

3 Arca Dhyana Mudra Jawa Tengah Abad ke-8 M Mataram Lama

4 Arca Abhaya Mudra Jawa Tengah Abad ke-8 M Mataram Lama

5 Arca Vitarka Mudra Jawa Tengah Abad ke-8 M Mataram Lama

6 Dharmacakra Mudra Jawa Tengah Abad ke-8 M Mataram Lama

7 Arca Vara Mudra Jawa Tengah Abad ke-8 M Mataram Lama

8 Arca Buddha Palembang Abad ke-8 M Sriwijaya


• Makna sikap pada arca budha :
– Mudra adalah sikap tangan pada patung Buddha.
– Bhumipasra Mudra adalah Buddha dengan sikap tangan
menyentuh bumi
– Vara Mudra adalah Buddha dengan sikap tangan memberi
anugerah
– Dhyana Mudra dan Abhaya Mudra adalah sikap Buddha sedang
bersemedi dan memberi kedamaian
– Vitarka Mudra sikap tangan Buddha memberi pelajaran
– Dharmacakra Mudra adalah sikap Buddha sedang memutar roda
ajaran
Prasasti
• Prasasti adalah dokumen yang ditulis pada bahan yang keras,
seperti batu atau logam. Di Sumatera, ditemukan prasasti
peninggalan Buddha, seperti Prasati Telaga Batu, Prasasti Talang
Tuwo, Prasasti Kedukan Bukit, Prasasti Karang Brahi, dan Prasasti
KotaKapur. Prasasti-prasasti ini isinya berhubungan dengan
Kerajaan Sriwijaya. Prasasti Telaga Batu merupakan prasasti tertua
abad ke-6.
Karya Sastra (Kitab)
• Kitab Nagarakretagama ditulis oleh Mpu Prapanca pada 1365.
Mpu Prapanca merupakan nama samaran. Berdasarkan analisa
sejarah, nama aslinya adalah Dang Acarya Nadendra, seorang
pembesar urusan agama Buddha di Istana Majapahit.
• Kitab Sutasoma ditulis oleh Mpu Tantular antara tahun 1365 dan
1389 pada masa kejayaan Majapahit dibawah Hayam Wuruk.
Salah satu petikan dari Kitab Sutasoma yang sangat terkenal
adalah "bhinneka tunggal ika" dalam Pancasila. Salah satu
amanat dari Kitab Sutasoma adalah mengajarkan toleransi antar
agama.
• Kitab Pararaton ditulis antara tahun 1481 sampai 1600 dan tidak
diketahui siapa penulisnya. Kitab ini berisi silsilah kerajaan
Singhasari dan Majapahit.
• Kitab agama budha :
Lokasi
No. Nama Kitab Pembuatan Peninggalan
Penemuan
1 Negara Kertagama Jawa Timur Abad ke-13 M Majapahit
2 Sutasoma Jawa Timur Abad ke-13 M Majapahit
3 Pararaton Jawa Timur Abad ke-13 M Majapahit
4 Ranggalawe Jawa Timur Abad ke-13 M Majapahit
5 Arjunawiwaha Jawa Timur Abad ke-13 M Majapahit