Anda di halaman 1dari 11

KONSEP AQIDAH

ISLAM DALAM
ASSALAMU’ALAIKUM WR.WB

PANDANGAN ISLAM
KIMIA NON REG 2015/2016
PENGERTIAN AQIDAH
AQIDAH MENURUT PARA

BAHASA ARAB ULAMA
Aqidah merupakan aksioma ( kebenaran yang
Maka
dapat Aqidah
di terima secaraadalah
umum ) Sistem
akidah berasal dari kata al-
keyakinan
Aqidah ْ
itu ْ yang
berdasarkan
dapat
terhadap
diterima
Al-qur’an
AqidahETIMOLOGIS/
dan
menurut Dr.Abdullah
ISTILAH
• 'aqdu (ُmenurut
Aqidah ‫ )العَقد‬yangAbdul berarti ikatan,
Wahab al- Azam
oleh
Sunnahakal (ُ
at-tautsiiqu
Musairi dan
‫)الت َّ ْوثِيْق‬wahyu,
yang berarti sehingga
akidah adalah iman yang teguh
• menghilangkan
kepercayaan atau keraguan
Aqidah itu di yakini dalam
keyakinan
hati danAqidah adalah yang
keyakinan kuatada
dan pasti, tidak
yang kuat,
Aqidah adalah al-ihkaamu
hukum (ُ‫)اْ ِإل ْح َكام‬
(aksioma)
berdampak positif pada yang menghilangkan
keraguan sedikit pun bagi orang
yang
yang
• Tidak tidak artinya
menerima menerima mengokohkan
keraguan bagiadanya yang penyimpangan, dan
perbuatan
meyakininya bagi yang yang meyakininya.
(menetapkan),
keraguan bagi ygdanmeyakininya, ar-rabthu mengarahkan pada perbuatan
biquw-wah
dan aqidah meyakininya.
(ُ‫ة‬itu
‫الربْطُ ِبق َّو‬
• Sehingga berdampak pada perbuatan
) yang
َّ menerima baik, yang keduanya disandarkan
berarti mengikat
pendapat akal dan dengan
logika kuat pada jiwa baik berupa perkataan
dan gerakan.
ISTILAH YANG DIGUNAKAN UNTUK
MENYEBUT AJARAN AQIDAH
Aqidah yang artinya
simpul.

Tauhid yang artinya


“esa/tunggal”.

Ushuluddin yang artinya


pokok-pokok agama.

Fiqh akbar yang artinya


pemahaman terbesar, atau
pemahaman yang paling
penting.
RUANG LINGKUP AQIDAH Pembahasan tentang segala sesuatu yang
berhubungan dengan Ilah (Tuhan, Allah)
seperti wujud Allah, nama-nama dan sifat-
sifat Allah, af’al Allah dan lainnya.
Sistimatika Hasaln al-Banna
Pembahasan tentang segala sesuatu yang
berhubungan dengan Nabi dan Rasul,
termasuk tentang Kitab-Kitab Allah, mu’jizat,

1.Ilahiyat.
karamat dan lain sebagainya.

Pembahasan tentang segala sesuatu yang

2. Nubuwat. berhubungan dengan alam metafisik seperti


Malaikat, Jin, Iblis, Syetan, Roh dan lain
sebagainya.

3. Ruhaniyat Pembahasan tentang segala sesuatu yang hanya bisa


diketahui lewat Sam’i (dalil naqli berupa Al-Qur’an
4. Sam’iyyat dan Sunnah) seperti alam barzakh, akhirat, azab
kubur, tanda-tanda kiamat, surga neraka dan lain
sebagainya.
RUANG LINGKUP AQIDAH
KESIMPULAN
SistimatikaRUANG LINGKUP
arkanul iman
AQIDAH ISLAM
(rukun iman)

• Iman kepada Allah


• Iman kepada para malaikat-
Maka ruang lingkup aqidah Islam
Nya
meliputi
• Imanpenanaman, pemahaman,
kepada kitab-kitab suci- dan
Nya terhadap aqidah Islam agar
keyakinan
Iman kepadapada
tetap• terpelihara Rosul-Rosul-Nya
setiap diri orang
• Iman kepada hari akhir
muslim
• Iman kepada takdir Allah
SUMBER AQIDAH

Sumber pengambilan Aqidah MENGAPA AKAL PIKIRAN TIDAK BISA MENJADI SUMBER
Ahlus Sunnah Wal Jamaah AQIDAH ?

Adalah al-Qur-an dan as-Sunnah. Akal pikiran tidaklah menjadi sumber aqidah, tetapi
Karena aqidah adalah sebuah hanya berfungsi memahamai nash-nash yang
keyakinan yang pasti tidak terdapat dalam kedua sumber tersebut, dan
bercampur dengan keraguan mencoba
Artinya : kalau diperlukan, membuktikan secara
Artinya : “Dan
ilmiah Kami
kebenaran
“ Katakanlah: turunkan
yang
“tidak kepadamudi
adadisampaikan
seorangpun al-Qur-an,
oleh danagar
di kamu
Al-Qur`an
langit
sedikitpun dan berhubungan erat menerangkan pada umat perkara
manusia apa yang telah diturunkan
dan sunnah.
bumi yang Itupun
mengetahui harus didasari
yang oleh
ghaib, suatu
kecuali
dengan perkara yang ghaib, kepada mereka dan supaya
kesadaran
Allah”, danbahwa
mereka tidakmereka
kemampuan memikirkan.”
akal
mengetahui sangat (QS.akan
An-Nahl:
terbatas,
bila mereka
sehingga satu-satunya sumber dan sesuai dengan
dibangkitkan. terbatasnya
(an-Naml: 44). kemampuan semua
65)
jalan untuk mengetahui aqidah makhluk
SebenarnyaAllah.
pengetahuan mereka tentang akhirat tidak
tersebut adalah dari al-Qur-an sampai (kesana) Malahan mereka ragu-ragu tentang
dan as-Sunnah. akhirat itu, lebih-lebih lagi mereka buta daripadanya.”
(an-Naml: 66)
FUNGSI AQIDAH
 Menuntun dan mengembangkan
dasar ketuhanan yang dimiliki • Menjauhkan manusia dari pandangan yang sempit
manusia sejak lahir dan picik
• Menanamkan kepercayaan terhadap diri sendiri dan
 Memberikan ketenangan dan
tahu harga diri
ketentraman jiwa
• Menumbuhkan sifat rendah hati dan khidmat
 Memberikan pedoman hidup yang • Membentuk manusia menjadi jujur dan adil
pasti • Menghilangkan sifat murung dan putus asa dalam
menghadapi setiap persoalan dan situasi
• Membentuk pendirian yang teguh, kesabaran,
ketabahan dan optimisme
• Menanamkan sifat ksatria, semangat dan berani;
Aqidah dapat tidak gentar menghadapi resiko, bahkan tidak takut
kepada maut
mempengaruhi • Menciptakan sikap hidup damai dan ridha
kehidupan seorang • Membentuk manusia menjadi patuh, taat dan disiplin
menjalankan peraturan Illahi
muslim
PRINSIP-PRINSIP AQIDAH ISLAM
1. Aqidah Islam sebagai sesuatu yang 2. Aqidah Islam pada
diwahyukan Allah dasarnya tidak berbeda
dengan aqidah yang
Aqidah Islam itu bersumber dari diajarkan oleh para Nabi
wahyu Allah yang diturunkan melalui terdahulu
malaikat Jibril kepada Rasulullah SAW,
untuk diajarkan kepada ummatnya
dan terpelihara kemurniaannya Nabi dan Rasul
sampai hari akhir zaman. bertugas menyampaikan
ajaran-ajaran Allah, oleh
Dia Telah mensyari'atkan bagi kamu tentang
karena sumber ajaran yang
agama apa yang telah diwasiatkan-Nya kepada
dibawakan oleh para nabi Nuh dan apa yang Telah kami wahyukan
dan rasul itu adalah satu, kepadamu dan apa yang Telah kami wasiatkan
yaitu berasal dari Allah, kepada Ibrahim, Musa dan Isa yaitu:
maka isi ajaran yang Tegakkanlah agama dan janganlah kamu
diajarkan sejak nabi Adam berpecah belah tentangnya. .... (QS. As-
hingga Nabi Muhammad Syura:13)
adalah sama, yaitu Islam.
”Dan tiadalah yang diucapkannya itu (Al-
Quran) menurut kemauan hawa nafsunya. Sehingga di antara mereka
Ucapannya itu tiada lain hanyalah wahyu tidak ada perbedaan dalam
yang diwahyukan (kepadanya).” (QS. Al- mengajarkan aqidah kepada
Najm:3-4) ummatnya.
PRINSIP-PRINSIP AQIDAH ISLAM
3. Aqidah Islam melurusan aqidah-
aqidah yang diselewengkan
Aqidah Islam yang dibawa dan
diajarkan Nabi Muhammad bukan aqidah
yang baru atau merombak aqidah yang
diajarkan para nabi dan rasul terdahulu.
Melainkan hanya meluruskan aqidah
yang dibawa mereka setelah
diselewengkan oleh umatnya terdahulu.

Artinya: dan mereka mengikuti apa yang dibaca oleh syaitan-syaitan pada masa kerajaan Sulaiman
(dan mereka mengatakan bahwa Sulaiman itu mengerjakan sihir), Padahal Sulaiman tidak kafir (tidak
mengerjakan sihir), hanya syaitan-syaitan lah yang kafir (mengerjakan sihir). mereka mengajarkan
sihir kepada manusia dan apa yang diturunkan kepada dua orang malaikat di negeri Babil Yaitu Harut
dan Marut, sedang keduanya tidak mengajarkan (sesuatu) kepada seorangpun sebelum mengatakan:
"Sesungguhnya Kami hanya cobaan (bagimu), sebab itu janganlah kamu kafir….". (Qs. Al-Baqoroh : 102)
KESIMPULAN
 Aqidah merupakan aksioma (kebenaran yang dapat diterima secara umum)
 Diyakini di dalam hati
 Perspektif pembuktian:
1. Ainul yakin, keyakinan yang muncul karena kasat mata
2. Haqul yakin, keyakinan yang muncul karena pembuktian
 Tidak menerima keraguan bagi yang meyakininya
 Sehingga berdampak pada perbuatan
 Sumber Aqidah adalah Wahyu: Al-Qur’an dan Sunnah Nabi, Akal: Ilmu Penetahuan
dan logika
 Akal pikiran tidaklah menjadi sumber aqidah, tetapi hanya berfungsi memahami
nash-nash yang terdapat dalam kedua sumber tersebut dan mencoba –kalau
diperlukan – membuktikan secara ilmiah kebenaran yang disampaikan Al-Qur’an
dan Sunnah. Itupun harus didasari oleh suatu kesadaran bahwa kemampuan akal
sangat terbatas. Sesuatu yang terbatas/akal tidak akan mampu menggapai
sesuatu yang tidak terbatas.
 Jadi aqidah berfungsi sebagai ruh dari kehidupan agama, tanpa ruh/aqidah maka
syari’at/jasad kita tidak ada guna apa-apa.