Anda di halaman 1dari 4

UPAYA PEMERINTAH

1. Kebun gizi narang (BUNZIRANG). Kebun gizi ini rencananya akan ditanami sayur-sayuran, umbiumbian,
dan rempah-rempah. Bibitnya akan disediakan oleh tenaga kesehatan, kemudian penduduk akan
diberdayakan untuk memelihara tanaman tersebut. Hasilnya dapat digunakan langsung oleh keluarga
yang memiliki penderita gizi buruk.
2. Penyediaan makanan tambahan untuk ibu hamil kurang energy kronik dari semula 13% (tahun 2015)
menjadi 50% di tahun 2016. Penyediaan makanan tambahan ini untuk membantu memperbaiki
asupan gizi bagi ibu hamil.
3. Penyusunan buku Pedoman Gizi Seimbang untuk kelompok khusus, yang didalamnya termasuk ibu
hamil.
4. Uji coba aplikasi untuk monitoring suplementasi gizi, untuk memantau dan memastikan distribusi PMT
bumil kurang energy kronik sudah sampai ke puskesmas di 14 provinsi, yang meliputi 28 kabupaten
dan 56 puskemas.
5. Perbaikan gizi masyarakat, terutama pada ibu pra-hamil, ibu hamil dan anak melalui peningkatkan
ketersediaan dan jangkauan pelayanan kesehatan berkelanjutan difokuskan pada intervensi gizi efektif
pada ibu pra-hamil, ibu hamil, bayi, dan anak baduta.
6. Mencukupi kebutuhan zat gizi melalui Swasembadapangan
7. Survailans masalah gizi melalui deteksi dini masalah gizi
8. Mendirikan posyandu untuk deteksi dan penanggulangan gizi untuk ibu hamil, Menyusui, bayi, balita
& manula dengan Pengukuran antropometfi
9. Supplementasi ( tambahan zat) seperti zat besi, viramin, yodium bagi ibu hamil
10. Fortifikasi : Garam dibeti yodium, terigu dibeti Vit. A, mentega diberi vit A, susu bubuk DHA
11. Program tanaman perkarangan bagi masyarakat miskin yang memiliki perkarangan
12. Pemberian makan tambahan di posyandu untuk tambahan zat gizi Balita & Ibu Hamil