Anda di halaman 1dari 10

PELUANG, ANCAMAN,

KESEMPATAN, DAN HAMBATAN


Kelompok 3
Abdul rozak
Hamzah azhanur
Dan lain lainya

PROGRAM STUDI TEKNIK INDUSTRI


UNIVERSITAS HARAPAN
MEDAN
2017
• PELUANG, ANCAMAN, KESEMPATAN, DAN HAMBATAN

Dari kasus kelompok I ( Satu )yang membahas tentang masalah internal .


kami akan manlanjutkan hasil dari uraian tersebut tentang masalah
internal. Namun bukan internalnya melainkan PELUANG, ANCAMAN,
KESEMPATAN, DAN HAMBATAN yang menjadi pembahasan poko kami
kelompok 3.

Dalam hal ini kami akan menggunkan metode yaitu ANALISIS SWOT

teknik ini dibuat oleh Albert Humphrey, yang memimpin proyek riset pada
Universitas Stanford pada dasawarsa 1960-an dan 1970-an dengan
menggunakan data dari perusahaan-perusahaan Fortune 500.

https://id.wikipedia.org/wiki/Analisis_SWOT
Pengertian / definisi analisis SWOT (Strength, Weakness, Opportunities, dan
Threats). Analisa SWOT adalah suatu metoda penyusunan strategi perusahaan
atau organisasi yang bersifat satu unit bisnis tunggal. Ruang lingkup bisnis
tunggal tersebut dapat berupa domestik maupun multinasional. SWOT itu
sendiri merupakan singkatan dari Strength (S), Weakness (W), Opportunities (O),
dan Threats (T) yang artinya kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman atau
kendala, dimana yang secara sistematis dapat membantu dalam
mengidentifikasi faktor-faktor luar (O dan T) dan faktor didalam perusahaan (S
dan W). Kata-kata tersebut dipakai dalam usaha penyusunan suatu rencana
matang untuk mencapai tujuan baik untuk jangka pendek maupun jangka
panjang.
Diagram ilustrasi analisis SWOT.
Berikut saya lampirkan pengertiannya menurut salah satu
pakar SWOT Indonesia, yaitu Fredy Rangkuti. Kurang lebih
seperti ini :
“Analisa SWOT adalah identifikasi berbagai faktor secara
sistematis untuk merumuskan strategi perusahaan.
Analisa ini didasarkan pada hubungan atau interaksi
antara unsur-unsur internal, yaitu kekuatan dan
kelemahan, terhadap unsur-unsur eksternal yaitu peluang
dan ancaman”.
Kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman di masa akan
datang (SWOT)

KEKUATAN
Kekuatan dari suatu perusahaan memberikan perusahaan keunggulan
komparatif. Kekuatan Sebu
ah perusahaan yang tidak dapat ditandingi atau ditiru oleh pesaing
secara luas disebut kompetensi sebagai khas. Umumnya, dirasakan
kekuatan yang membangun keunggulan kompetitif dengan
memanfaatkan kompetensi khusus dapat mencakup layanan
pelanggan yang unggul, produk berkualitas tinggi, nama merek yang
kuat, loyalitas pelanggan, inovatif R & D, kepemimpinan pasar, dan /
atau sumber daya keuangan yang kuat. Untuk tetap kekuatan, mereka
harus terus dikembangkan, dipelihara dan dipertahankan.
KELEMAHAN
Kelemahan perusahaan terjadi ketika pesaing memiliki keunggulan berpotensi
dieksploitasi lebih dari perusahaan. Umumnya, kelemahan yang dirasakan dapat
mencakup kurangnya keahlian pemasaran, layanan pelanggan miskin, produk
berkualitas rendah, reputasi yang buruk, produk terdiferensiasi atau jasa dalam
kaitannya dengan persaingan, suatu / atau sumber daya keuangan yang
buruk.Begitu kelemahan diidentifikasi, perusahaan dapat memilih strategi untuk
mengurangi atau memperbaikinya. Misalnya, produsen dalam negeri di pasar global
lebih suka berinvestasi di pasar yang akan memungkinkan untuk mengekspor atau
menghasilkan produk luar negeri. Atau, sebuah perusahaan dengan sumber daya
keuangan yang buruk lebih suka mengadakan usaha patungan dengan perusahaan-
perusahaan finansial kuat.
PELUANG
Peluang, juga dikenal sebagai faktor lingkungan yang mendukung
perusahaan dapat mencakup meningkatnya jumlah kekuatan
eksternal yang mempengaruhi operasi perusahaan. Umumnya,
peluang yang dirasakan dapat mencakup pasar yang berkembang,
pasar global baru, merger, aliansi strategis dan joint venture, dan /
atau memasuki segmen pasar dan ceruk pasar baru. Kekuatan
eksternal yang saling berhubungan dan diterjemahkan ke dalam
perubahan permintaan konsumen diklasifikasikan menjadi kekuatan
ekonomi, sosial, budaya, demografi, dan lingkungan kekuatan,
kekuatan politik, pemerintahan, dan hukum, kekuatan teknologi dan
kekuatan kompetitif.
ANCAMAN
Ancaman adalah faktor lingkungan yang dapat menghambat perusahaan
dalam mencapai tujuannya. Umumnya, ancaman yang dirasakan dapat
mencakup masuknya pesaing baru di pasar domestik, perang harga,
undang-undang negatif yang akan datang, pembeli atau pemasok
berusaha untuk meningkatkan daya tawar mereka, teknologi baru yang
bisa mendahului produk perusahaan, produk inovatif dari kompetisi,
saluran distribusi baru dari pesaing, dan / atau pajak tinggi pada produk
atau jasa perusahaan. Dengan mengenali dan memahami ancaman,
investor dapat membuat keputusan investasi informasi tentang
bagaimana perusahaan dapat mengurangi ancaman di masa depan dalam
rangka untuk mendapatkan keuntungan kompetitif.
Secara keseluruhan, analisis SWOT harus realistis menggambarkan kekuatan
dan kelemahan perusahaan dengan cara tertentu dan berbeda. Jika daerah
abu-abu termasuk, analisis SWOT tidak akan membedakan antara mana
perusahaan berdiri saat ini dan di mana ia bertujuan untuk berdiri di masa
depan. Akhirnya, SWOT harus selalu diterapkan dalam kaitannya dengan
kompetisi untuk menawarkan analisis komparatif dari perusahaan dan
pesaingnya. Melalui analisis SWOT, pengambil keputusan mengevaluasi
tujuan dan strategi mereka dan memutuskan strategi bersaing dengan
mempertimbangkan rekening nasabah segmen, tren dan pesaing.