Anda di halaman 1dari 12

Nama Kelompok :

1. Candra Iriyanto

2. Dimas Bimayakti

3. Gunawan Sudarmono

4. Irma Erviana

5. Meriska Noviana

6. Restu Putri Winahyu

7. Vivi Alvionita
Sindrom pramenstruasi adalah
kumpulan gejala fisik, psikologis,
dan emosi yang terkait dengan siklus
menstruasi perempuan.
(Joseph & Nugroho, 2010)
 Sindrom premenstruasi tipe A
 Sindrom premenstruasi tipe H
 Sindrom premenstruasi tipe C
 Sindrom premenstruasi tipe D
 Faktor hormonal
 Faktor kimiawi
 Faktor genetic
 Faktor psikologis
 Faktor aktivitas
 Vitamin B
Menurut Abraham dikutip Joseph
dan Nugroho (2010), gejala yang
paling sering ditemukan :
o Gejala emosi dan perilaku
o Gejala fisik
 Diet
 Defisiensi zat gizi makro dan mikro
 Status perkawinan
 Usia
 Stress
 Kebiasaan merokok & minum
alkohol
 Kurang berolahraga & aktivitas fisik
Tidak ada tes laboratorium khusus
untuk mendiagnosa wanita
dengan sindroma premenstruasi.
Alat diagnostik yang dapat
membantu adalah catatan
harian menstruasi.
Beberapa praktisi meresepkan
analgesik diutetik dan progesteron
tidak di ketahui. Inhibitor
prostaglansin ( ibuprofen atau
anamox ) juga digunakan seperti
juga anti depresan dan terasqilser,
seperti zanuax dan Prozac.
 Makan banyak serat
 Hindari kelebihan gula
 Kurangi kafein
 Makan kedelai
 Kurangi cemilan asin
 Tambah vitamin B6
 Tambah magnesium & kalsium