Anda di halaman 1dari 22

TONSILITIS

D A N U O C TA V I O D A M AT R A & R I C H E L L A K . L A U D I T TA
I L M U P E N YA K I T T H T R S U D K A R AWA N G
19 FEBRUARI – 25 MARET 2018
DEFINISI
T O N S I L I T I S A D A L A H P E R A D A N G A N T O N S I L PA L AT I N A
YA N G M E R U PA K A N B A G I A N D A R I C I N C I N WA L D E Y E R
Tonsilitis akut

Tonsilitis
TONSILITIS membranosa

Tonsilitis kronis
- TO N S I L I T I S
DIFTERI
- TO N S I L I T I S
SEPTIK
- ANGINA
P L A U T-
VINCENT
TONSILITIS
MEMBRANOSA
( S T O M AT I T
IS ULSERO
MEMBRANO
SA)
- P E N YA K I T
KELAINAN
DA R A H
• Etiologi : Corynebacterium diphteriae
• Anak < 10 tahun (frekuensi tertinggi : 2 – 5 tahun)

TONSILITIS
DIFTERI
GEJALA DAN TANDA

•Demam subfebris,

Gejala umum •Nyeri kepala


•Nyeri menelan
•Badan lemah

•Tonsil membesar ditutupi bercak putih kotor  membentuk

Gejala lokal membran semu


•Membran melekat erat dengan dasar, diangkat mudah berdarah
•KGB membesar  Bull neck

Gejala akibat •Miokarditis  decompensation cordis


•Kelumpuhan otot palatum dan otot –otot pernafasan
eksotoksin •albuminuria
DIAGNOSIS

1 2 3
Anamnesis Pemeriksaan fisik Pemeriksaan
preparat langsung
kuman
Tirah baring

Isolasi

Anti difteri serum (ADS) segera : 20.000 – 100.000 unit

Antibiotika : Penisilin atau eritromisin 25 – 50 mg/kgBB dalam 3 dosis selama 14 hari

Kortikosteroid

Simptomatik

TERAPI
KOMPLIKASI

Laringitis difteri

Miokarditis

Kelumpuhan otot palatum mole, otot mata, otot faring dan laring, dan otot
– otot pernafasan
Albuminuria
TONSILITIS SEPTIK

Etiologi : Streptococcus hemolitikus


Terdapat dalam susu sapi  epidemi
Jarang ditemukan
ANGINA PLAUT VINCENT
STOMATITIS ULSERO
MEMBRANOSA

Etiologi : Spirocheta
atau Triponema

Oral hygiene buruk dan


defisiensi vitamin C
GEJALA

Demam Gangguan
Nyeri kepala Badan lemah
sampai 39 C pencernaan

Gigi dan gusi


Nyeri di
Hipersalivasi mudah
mulut
berdarah
PEMERIKSAAN FISIK

Tampak membrane
putih keabuan di atas Kelenjar
Mukosa mulut dan
tonsil, uvula, dinding Mulut berbau submandibular
faring hiperemis
faring, gusi serta membesar
prosesus alveolaris
TATALAKSANA

Antibiotika Vitamin C
Perbaiki
spektrum dan B
hygiene mulut
luas 1 minggu kompleks
Sebagai tanda pertama : membran semu,
perdarahan di selaput lender mulut dan faring,
serta pembesaran kelenjar submandibula

• Leukemia akut
• Angina agranulositosis
• Infeksi mononucleosis

PENYAKIT KELAINAN DARAH


PENYAKIT KELAINAN DARAH

Leukemia akut Angina agranulositosis Infeksi mononukleosis


- Perdarahan di mukosa mulut, - Keracunan obat gol : - Bilateral
gusi, dan bawah kulit amidopirin, sulfa dan arsen - Membran semu mudah
- Tonsil membengkak ditutupi - Ulkus di mukosa mulut dan diangkat, tanpa timbul
membrane semu, tidak faring perdarahan
hiperemis - Peradangan di sekidtar ulkus - Pembesaran KGB leher, aksila,
- Nyeri hebat di tenggorok - Ulkus dapat ditemukan di dan regio inguinal
genitalia dan saluran cerna - Leukosit mononukleus dalam
jumlah besar
- Reaksi Paul Bunnel
HIPERTROFI
ADENOID
ADENOID
Adenoid ialah massa yang terdiri dari jaringan
limfoid pada dinding posterior nasofaring

Membesar usia 3 tahun  mengecil dan


hilang usia 14 tahun

Hipertrofi  koana dan tuba Eustachius


tersumbat
Sumbatan koana

• Fasies adenoid : hidung tampak kecil, gigi


insisivus ke depan (prominen), arkus faring
tinggi
• Faringitis dan bronchitis
• Gangguan ventilasi dan drainase sinus paranasal
 sinusitis kronik
GEJALA KLINIS Sumbatan tuba Eustachius

• Otitis media akut berulang


• Otitis media kronik
• Otitis media supuratif kronik

Gangguan tidur, mengorok, retardasi


mental, pertumbuhan fisik berkurang
DIAGNOSIS

Rhinoskopi anterior
Pemeriksaan
: tertahannya velum
Anamnesis radiologic : foto
palatum mole pada
lateral kepala
waktu fonasi
INDIKASI ADENOIDEKTOMI

Kecurigaan
Sumbatan Infeksi neoplasma jinak /
ganas

• Sumbatan hidung yang • Adenoiditis berulang/


menyebabkan bernafas kronik
melalui mulut • Otitis media efusi
• Sleep apnea berulang/kronik
• Gangguan menelan • Otitis media akut
• Gangguan berbicara berulang
• Adenoid face
TERIMA K A S IH